5000 Penari Peringati Hari Tari Dunia

5000 Penari Peringati Hari Tari Dunia

iLive – Institute Seni Indonesia Surakarta (ISI SURAKARTA) tahun ini kembali menggelar pentas tari 24 jam nonstop. Tahun ini merupakan acara yang ke-12 kalinya digelar, dan bertujuan untuk memperingati Hari Tari Dunia yang diperingati setiap tanggal 29 April.

Berbeda dengan tahun lalu yang menampilkan 3000 penari, tahun ini akan menampilkan penari lebih banyak, yaitu 5000 penari Gambyong yang nantinya akan disebar sepanjang jalan Slamet Riyadi, Surakarta. Tak hanya itu, belasan bahkan ratusan penari dari berbagai sanggar tari dan komunitas dari dalam negeri maupun luar negeri juga akan tampil menghibur penonton yang datang di Theater Besar, Theater kecil, Pendopo, Theater Kapal, hingga area parkir ISI Surakarta.

Pembukaan akan dibuka jam 6 pagi oleh Guntur, Rektor ISI Surakarta, kemudian dilanjutkan dengan sajian komunitas dari berbagai daerah di Nusantara, seperti Jawa Timur, Kalimantan, Sumbawa, Sumatra, Banyumas, NTT, Sunda, Bali, Nias, hingga Papua sebagai pembukaan acara sakral ini.

Acara yang ditutup pada 30 April ini juga menghadirkan nilai positif dan mengajak kita untuk ikut melestarikan tari-tarian asli Indonesia ditengah maraknya budaya asing yang sedang naik daun dikalangan masyarakat Indonesia. Tak hanya itu, hiasan-hiasan yang indah serta menarik juga ditampilkan disekitar area acara ini digelar untuk menambah keseruan dan menjadi daya tarik orang untuk datang menyaksikan acara yang digelar setahun sekali ini.

 

(Tito/iMusic)


Related Articles

Puguh Kribo, Pemain Gitar Berkepala 6 Pecahkan Rekor MURI

Puguh Kribo berhasil memecahkan rekor dunia pertama dari Museum Rekor Indonesia (MURI) sebagai ‘PEMAIN PERTAMA GITAR BERKEPALA ENAM” bertempat di

Tiket Band Kembali Kebelantika Musik Indonesia Dan Merilis Album Baru

Tiket band akhirnya kembali ke belantika musik Indonesia setelah sekian lama vakum dan mengeluarkan album terbaru bertajuk “Istimewa“. Album ini

D’Ark Legal Society Wakil Indonesia ke Kanada

D’ark Legal Society band asala Jakarta ini berhak mewakili Indonesia pada festival musik terbesar di Kanada “Planerox”. Setelah berjibaku dengan