Adaptasi Industri Musik ala Shaggydog

Adaptasi Industri Musik ala Shaggydog

iMusic – Shaggydog genap berumur 20 tahun dalam berkarya di dalam industri musik Indonesia. Seperti yang kita ketahui, Shaggydog tidak hanya bertahan selama 20 tahun terakhir ini tetapi Shaggydog eksis dan aktif memberikan kontribusi terhadap musik Indonesia. Terbukti dengan puluhan lagu hits yang sudah mereka lahirkan. Shaggydog sudah melewati beberapa macam sistem industri musik yang mereka geluti.

Sempat diprediksi tidak akan bisa bertahan setelah era musik ska berlalu, apalagi setelah Shaggydog keluar dari major label dan mendirikan label sendiri, DoggyHouse Records.

Band yang berasal dari pinggir sungai Code, Sayidan, Jogjakarta ini mampu beradaptasi dengan lingkungan industri musik yang cepat berubah. “Kondisi industri musik Indonesia sekarang seperti menemukan pilihan lain tanpa harus terlalu banyak bergantung pada modal yang besar seperti di era sebelumnya. Internet juga membuat para penikmat musik serta musisi untuk bisa mempunyai lebih banyak akses pilihan baik untuk membeli maupun merilis sebuah album. Hal tersebut (apabila pandai memanfaatkannya) bisa memberikan jalur alternatif yang lain di dalam industri musik Indonesia yang keras ini” ungkap Heru Frontman Shaggydog.

Heru juga mengungkapkan cara bertahan dan beradaptasi juga dilakukan dengan menekan ego masing masing personil demi kepentingan bersama serta berani mencoba bereksprimen dengan musisi lintas genre.

“Kuncinya mungkin karena setiap personel Shaggydog selalu berusaha menekan ego dengan lebih mementingkan kepentingan bersama. Selain juga menyadari bahwa ini bukanlah hanya sebuah grub band tetapi juga keluarga sehingga tetap solid hingga 20 tahun ini. Dalam hal musik, Shaggydog selama ini berani untuk mencoba ber-eksperimen dan berkolaborasi dengan musisi dari genre musik lain maupun melakukan adaptasi dengan hal yang baru sehingga bisa tetap fresh. Hal tersebut bisa dilihat dari kolaborasi dengan Rapper Iwa.K, mini album Rock da Remix maupun single Ambilkan Gelas bersama NDX A.K.A” ujar Heru menutup perbincangan dengan team iMusic.id

 

(@dykdyka)


Related Articles

‘Mental Budak Jiwa Penjilat’ Album Debut Group Grindcore “Denied”

iMusic – Krisis multi-dimensional yang tak kunjung usai melanda negeri ini secara langsung menghasilkan bibit unggul bagi pertumbuhan subur band-band

Ost Gila Lu Ndro Sudah Dirilis, Buruan Dengerin Biar Ga Ketingalan

iMusic – Masih ingatkah kalian dengan lirik lagu “Yang Baju Merah Jangan Sampe Lolos” ? yaps Warkop Reborn yang berisikan

Nagita Slavina dan Marshanda Rilis Lagu “Antara Ada Dan Tiada”

iMusic – Lagu “Antara Ada Dan Tiada” yang pernah dipopulerkan oleh band Utopia, kini di-remake oleh artis Nagita Slavina dan Marshanda,