iMusic.id – Kolaborasi Andi Rianto dan Rony Parulian kembali menghasilkan sebuah single apaik berjudul “Sampai Disini”, Dimana single yang baru saja dirilis tersebut bisa disimak video musiknya di kanal youtube resmi milik Rony Parulian.
Lagi sayang-sayangnya, eh dibikin sakit hati sama pasangan. Apa yang kamu lakukan? Pisah, mungkin menjadi jalan yang bisa dipilih. Setidaknya, itu yang diungkapkan oleh Rony Parulian dalam lirik lagu “Sampai Di Sini” tersebut.
Lagu yang dirilis di bawah label musik Universal Music Indonesia ini diciptakan oleh Andi Rianto berkolaborasi dengan Rony Parulian untuk menyanyikan dan juga penulisan liriknya. Lagu “Sampai Di Sini” juga menjadi salah satu lagu yang ada di track list album milik Andi Rianto bertajuk “Symphony From The Heart”.
Ini juga menjadi kolaborasi ke tiga di antara keduanya. Sebelumnya, Andi Rianto juga pernah berkolaborasi dengan Rony Parulian di lagu “Sepenuh Hati” dan “Kau Selalu Di Hati” bersama dengan Lyodra.
“Saya memang sudah memikirkan untuk kembali berkolaborasi dengan Rony Parulian. Tetapi, kali ini saya ingin men-challenge dia untuk pembuatan seluruh liriknya. Dan, ternyata berhasil,” ujar Andi Rianto.
“Saat saya diberikan tantangan untuk membuat lirik lagu “Sampai Di Sini” awalnya sempat khawatir, takut aja kalau enggak sesuai ekspektasi. Namun, mas Andi Rianto ternyata puas dengan hasilnya, dan saya pun senang bisa memberikan hasil yang terbaik,” kata Rony Parulian.
Lagu “Sampai Di Sini” merupakan lagu pop ballad yang memiliki nuansa sendu. Menceritakan tentang seseorang yang telah mengakhiri hubungannya dengan pasangannya karena dikecewakan.
“Di liriknya sangat tegas, kekecewaannya sudah sangat menusuk hati, ada perlakuan mendua di sana. Jadi perpisahan adalah jalan terbaik yang dipilih karena rasa kecewa itu,” tegas Rony.
Sementara, untuk aransemennya, Andi Rianto menyajikan nuansa melodis dari nada-nada indah suara piano yang dominan. Ditambah lagi kehadiran Budapest Scoring Orchestra yang membuat musiknya terkesan megah namun tetap menyayat hati. Sempurna!
Untuk musik videonya, Eropa menjadi tempat terbaik sebagai latar belakangnya. Dengan arsitektur bangunan klasik yang ditonjolkan, musik videonya seolah menjadi kesatuan yang pas dengan musik yang disajikan.
Baik Andi Rianto maupun Rony Parulian berharap lagu ini bisa diterima oleh para penggemar musik di tanah air. Dan, bisa menjadi semacam soundtrack untuk mereka yang tengah atau pernah merasakan sakit hati yang mendalam.
“Menurut saya lagu ini sangat deep banget, baik musik dan liriknya. Semoga dapat didengarkan dan dinikmati oleh banyak penggemar,” harap Andi Rianto.
“Buat mereka yang relate, ini bisa menjadi cara untuk kalian bisa move on, dan menjadikannya sebagai cerita lama dari perjalanan cinta kalian. Selamat mendengarkan, semoga suka,” harap Rony Parulian.
iMusic.id – Band heavy metal asal Swedia, Sabaton, kembali menghadirkan karya terbaru mereka lewat single ‘Yamato’, yang dirilis bersamaan dengan video musik resmi hasil kolaborasi bersama game naval populer, World of Warships. ‘Yamato’ terinspirasi dari kapal perang legendaris Jepang yang dikenal sebagai salah satu simbol kekuatan terbesar dalam sejarah perang laut. Lagu ini jadi kelanjutan spiritual dari ‘Bismarck’, sekaligus memperkuat ciri khas Sabatondalam mengangkat kisah sejarah militer ke dalam musik yang epik dan penuh energi.
Joakim Brodén mengungkapkan bahwa kisah kapal perang selalu menjadi bagian menarik dalam perjalanan musikal Sabaton, sementara Pär Sundström menambahkan bahwa ‘Yamato’merupakan jawaban atas permintaan panjang para penggemar yang ingin melihat kelanjutan cerita dari ‘Bismarck’. Kolaborasi ini juga menghadirkan pengalaman unik di dalam game, di mana pemain dapat menikmati ‘Yamato’ sebagai bagian dari gameplay, lengkap dengan elemen khusus yang terinspirasi dari Sabaton.
Video musik ‘Yamato’ turut memperkuat nuansa dramatis lagu ini, menampilkan band yang berada di atas kapal dalam momen pertempuran terakhir yang penuh intensitas. Proses produksi sendiri dilakukan dengan tantangan ekstrem, mulai dari suhu dingin hingga efek air yang mensimulasikan kondisi laut sebenarnya. Dikenal dengan pendekatan sinematik dan tema sejarah yang kuat, Sabatonterus memperluas jangkauan mereka sebagai salah satu band heavy metal paling berpengaruh saat ini, dengan miliaran stream dan basis penggemar global yang solid.
iMusic.id – Di tengah hiruk pikuk kehidupan yang penuh tekanan dan ketidakpastian, Joanna Andrea menghadirkan karya terbarunya yang berjudul “Tenanglah”, sebuah lagu yang menjadi pelukan hangat bagi siapa pun yang sedang berada di titik terendah dalam hidupnya.
Ditulis sendiri oleh Joanna Andrea, “Tenanglah” lahir dari pengalaman personal yang penuh pergulatan. Lagu ini menggambarkan fase ketika harapan terasa memudar dan kekhawatiran mengambil alih, namun di saat yang sama juga menjadi pengingat lembut bahwa setiap badai pasti berlalu. Melalui lirik yang jujur dan emosional, Joanna mengajak pendengarnya untuk tetap bertahan, melangkah, dan tidak menyerah pada kehidupan yang hanya datang satu kali.
Sebagai solois perempuan Indonesia yang tengah bersinar, Joanna Andrea terus menunjukkan konsistensinya dalam berkarya. Namanya mulai dikenal luas lewat deretan lagu seperti “Lepaskan, Tak Bertahan Lama, Hanya Satu” dan “Wajah Yang Membawa Aku Pulang”. Sebelumnya, ia juga telah merilis single “Dinikmati Saja” yang semakin memperkuat identitas musikalnya.
Mengusung genre pop yang hangat dan relatable, “Tenanglah” menjadi salah satu karya paling jujur dalam perjalanan karier Joanna Andrea. Lagu ini ditulis di masa ketika ia hampir menyerah pada mimpinya di industri musik. Setelah melewati berbagai pasang surut, Joanna berhasil bangkit, menemukan kembali semangatnya, dan kini semakin mantap menapaki jalannya sebagai musisi dengan karakter yang kuat.
“Tenanglah” resmi dirilis sebagai single ke-6 pada Maret 2026 dan menjadi bagian dari rangkaian menuju album perdana Joanna Andrea yang akan dirilis di tahun yang sama.
Kini, “Tenanglah” sudah dapat dinikmati di seluruh platform musik digital, menjadi teman setia di saat-saat paling sunyi, ketika yang dibutuhkan hanyalah sedikit ketenangan dan harapan.
iMusic.id – Femm Chem merupakan band indie rock yang telah aktif sejak tahun 2022 dan menjadi bagian dari dinamika skena musik Semarang. Mengusung lagu-lagu original, Femm Chem dikenal melalui pendekatan musik yang sederhana, fun, dan jujur, terinspirasi dari British indie rock seperti Wet Leg serta nuansa psychedelic dan garage pop ala band Australia Nice Biscuit.
Femm Chem digawangi oleh Isa Pradana sebagai lead guitar dan vokal, Vajra Aoki pada vokal dan gitar, Dimas Sadewa pada bass, Ferdinandus Erdin pada drum sekaligus artwork, serta Zuma Mahardika pada synth dan vokal. Perbedaan latar belakang serta referensi musik masing masing personel menjadi elemen penting yang membentuk karakterFemm Chem sederhana namun lantang, ironis, playful, dan perlahan menghanyutkan.
Melalui semangat tersebut,Femm Chem resmi merilis single terbaru berjudul “Nasida Liar” yang sekaligus menjadi lagu pertama Femm Chem yang ditulis dan dibawakan dalam Bahasa Indonesia. Langkah ini menandai fase baru dalam perjalanan kreatif mereka sekaligus membuka ruang ekspresi yang lebih dekat dengan realitas pendengar lokal.
“Nasida Liar”dari Femm Chem merepresentasikan kegelisahan hidup di tengah dunia yang terasa semakin ramai oleh arus informasi, media, dan tuntutan eksistensi. Lagu ini menangkap potongan potongan kehidupan modern mulai dari konsumsi berita, konten yang berulang, hingga isu personal yang kerap membuat ruang batin terasa penuh dan melelahkan.
Secara lirik, “Nasida Liar” hadir dengan pendekatan puitis dan satir menggambarkan usaha individu untuk mencari jeda di tengah hiruk pikuk tersebut. Lagu ini berbicara tentang kebutuhan untuk berhenti sejenak, menarik napas, dan mensyukuri momen kecil tanpa harus terjebak dalam kerumitan yang berlebihan. BagiFemm Chem, lagu ini menjadi bentuk refleksi sekaligus terapi personal.
Dari sisi musikal, “Nasida Liar” diramu dengan aransemen yang lugas dan enerjik menegaskan identitasFemm Chem yang mengedepankan kesederhanaan tanpa kehilangan daya ekspresif. Permainan gitar yang ringan, ritme yang dinamis, serta lirik lirik ironis menjadi kekuatan utama yang membuat lagu ini terasa dekat dengan realitas pendengarnya.Sebagai bagian dari perilisan single ini,Femm Chem juga akan menjalankan rangkaian promosi melalui platform digital dan media sosial guna menjangkau audiens yang lebih luas.
Lagu ini direkam pada bulan April 2025 dan dikerjakan oleh mereka sendiri, hingga proses mixing dan mastering dikerjakan oleh Pandu Fuzztoni, seorang musisi, producer dan engineer yang turut mengerjakan artis seperti Dongker, Grrrl Gang, Skandal dan masih banyak artis lainnya. Single terbaru Femm Chem berjudul “Nasida Liar” tersedia di kanal digital stores pada Maret 2026.