Connect with us

iMusic

“Anneth Delliecia” rilis album perdana “And The Story Begins”, berikut single “Warna Favorit”.

Published

on

iMusic – Penyanyi muda berbakat penuh talenta, ANNETH DELLIECIA, terus memantapkan langkahnya di industri musik Indonesia. Keberhasilan 100 Juta Viewers (youtube) pada lagu “Mungkin Hari Ini Esok Atau Nanti” membuatnya digemari para penikmat musik hingga dikenal sampai ke negara tetangga seperti Malaysia, Singapura, Brunei Darussalam. Fans Anneth (Annetherz) pun turut punya andil besar dalam karir Anneth, yang sangat antusias mengikuti perjalanan Anneth sejak ia masih menjadi juara Idol Junior 2018 hingga sekarang.

Lewat lagu “Mungkin Hari Ini Esok Atau Nanti” yang ditulisnya sendiri, Anneth semakin memperlihatkan kualitas terbaiknya sebagai penyanyi sekaligus penulis lagu. Terbukti Anneth mampu memperoleh banyak penghargaan yang membanggakan di bidang musik seperti AMI AWARDS 2021, Langit Musik: Indonesian Music Awards, JOOX Indonesia Music Award, dan MAMA (Mnet Asian Music Award) 2021 untuk kategori Artis Asia Terbaik dari Indonesia. Bahkan, Anneth menjadi satu-satunya penyanyi yang mewakili Indonesia di Asia Song Festival 2021.

Pada tanggal 22 April 2022 ini Anneth kembali mengeluarkan karya terbarunya, yaitu meluncurkan album perdananya bertajuk “And The Story Begins”, sekaligus merilis single yang akan menjadi pembuka dalam album ini yang berjudul “Warna Favorit”.

Lagu ini kembali diciptakan oleh Anneth sendiri, dibantu oleh Co-Writer dan penata musiknya, Jeffrey Stefanus. Lagu ini cukup berbeda dengan lagu-lagu Anneth sebelumnya yang bernuansa mellow dengan tempo pelan. Lagu “Warna Favorit” hadir dengan nuansa akustik dengan balutan tempo sedang. Bercerita tentang seorang yang selalu memberikan dukungan positif kepada teman dan orang-orang disekelilingnya. Anneth terinspirasi membuat lagu ini dari sebuah film yang ditontonnya.

“Lagu ini adalah ungkapan kasih sayang yang bukan hanya berupa kata-kata, tapi juga tindakan. Jadi di lagu ini aku pengen kasih pesan buat semua orang untuk selalu menyayangi orang-orang yang mereka sayang dengan hati yang tulus dan lakukanlah hal-hal baik buat mereka. Intinya selalu memberikan versi terbaik dari diri kita aja, misalnya memberitahu mereka kalo aku akan selalu ada disaat kamu butuh aku yah”, jelas Anneth tentang lagu barunya ini.

Produktivitas Anneth di dalam album “And The Story Begins” ini pun sangat maksimal. Workshop yang mendalam dimanfaatkan Anneth sebaik-baiknya ditengah aktifitasnya yang padat. Menurut A&R dari Rans Music, Dinno Taruprajoko, album ini betul-betul memaksimalkan kemampuan Anneth dalam membuat nada dan lirik. Karena sejak lagu “Mungkin Hari ini, Esok Atau Nanti” menjadi viral, tentu ini menjadi momentum penting bagi karir Anneth sebagai pencipta lagu muda yang dapat diperhitungkan kelak di masa mendatang.

“Jarang sekali anak muda berusia belum 17 menciptakan lagu indah dan viral, sekaligus ia menyanyikannya. Anneth punya itu semua dan itu yang membedakannya dengan artis-artis seusianya, ujar Dinno.

Album ini akan menjadi album pertama Anneth dan nantinya bisa didapatkan di semua gerai KFC seluruh Indonesia. Ini adalah album dengan kisah rasa Anneth yang akan ia bagi kepada semua pendengarnya. Berisi 10 lagu dengan 8 lagu ciptaan Anneth didalamnya dan akan ada cukup banyak kejutan, salah satunya pada lagu “How?”, dimana memperlihatkan kemampuan Anneth menulis lirik dalam Bahasa Inggris.

Anneth berharap karyanya ini bisa mengobati kerinduan dan mimpi dari Annetherz yang memang sudah cukup lama menantikan albumnya. “Lagu-lagu di album ini aku buat dengan proses yang cukup panjang, menyendiri, berkali-kali nulis lirik, curhatan aku. Semoga bisa diterima dengan baik dan semua pendengar ngerasain apa yang sudah aku buat disini. Semoga dengan mendengarkan album ini bisa memberikan hal-hal positif dan warna dikehidupan orang-orang yang mereka sayang”, tutup Anneth. (FE)

iMusic

Sabaton rilis single “Yamato” lengkap dengan video musiknya.

Published

on

iMusic.id – Band heavy metal asal Swedia, Sabaton, kembali menghadirkan karya terbaru mereka lewat single ‘Yamato’, yang dirilis bersamaan dengan video musik resmi hasil kolaborasi bersama game naval populer, World of Warships. ‘Yamato’ terinspirasi dari kapal perang legendaris Jepang yang dikenal sebagai salah satu simbol kekuatan terbesar dalam sejarah perang laut. Lagu ini jadi kelanjutan spiritual dari ‘Bismarck’, sekaligus memperkuat ciri khas Sabatondalam mengangkat kisah sejarah militer ke dalam musik yang epik dan penuh energi.

Joakim Brodén mengungkapkan bahwa kisah kapal perang selalu menjadi bagian menarik dalam perjalanan musikal Sabaton, sementara Pär Sundström menambahkan bahwa ‘Yamato’merupakan jawaban atas permintaan panjang para penggemar yang ingin melihat kelanjutan cerita dari ‘Bismarck’. Kolaborasi ini juga menghadirkan pengalaman unik di dalam game, di mana pemain dapat menikmati ‘Yamato’ sebagai bagian dari gameplay, lengkap dengan elemen khusus yang terinspirasi dari Sabaton.

Video musik ‘Yamato’ turut memperkuat nuansa dramatis lagu ini, menampilkan band yang berada di atas kapal dalam momen pertempuran terakhir yang penuh intensitas. Proses produksi sendiri dilakukan dengan tantangan ekstrem, mulai dari suhu dingin hingga efek air yang mensimulasikan kondisi laut sebenarnya. Dikenal dengan pendekatan sinematik dan tema sejarah yang kuat, Sabatonterus memperluas jangkauan mereka sebagai salah satu band heavy metal paling berpengaruh saat ini, dengan miliaran stream dan basis penggemar global yang solid.

Continue Reading

iMusic

Hampir menyerah di industri musik, Joanna Andrea rilis single “Tenanglah”

Published

on

iMusic.id – Di tengah hiruk pikuk kehidupan yang penuh tekanan dan ketidakpastian, Joanna Andrea menghadirkan karya terbarunya yang berjudul “Tenanglah”, sebuah lagu yang menjadi pelukan hangat bagi siapa pun yang sedang berada di titik terendah dalam hidupnya.

Ditulis sendiri oleh Joanna Andrea, “Tenanglah” lahir dari pengalaman personal yang penuh pergulatan. Lagu ini menggambarkan fase ketika harapan terasa memudar dan kekhawatiran mengambil alih, namun di saat yang sama juga menjadi pengingat lembut bahwa setiap badai pasti berlalu. Melalui lirik yang jujur dan emosional, Joanna mengajak pendengarnya untuk tetap bertahan, melangkah, dan tidak menyerah pada kehidupan yang hanya datang satu kali.

Sebagai solois perempuan Indonesia yang tengah bersinar, Joanna Andrea terus menunjukkan konsistensinya dalam berkarya. Namanya mulai dikenal luas lewat deretan lagu seperti “Lepaskan, Tak Bertahan Lama, Hanya Satu” dan “Wajah Yang Membawa Aku Pulang”. Sebelumnya, ia juga telah merilis single “Dinikmati Saja” yang semakin memperkuat identitas musikalnya.

Mengusung genre pop yang hangat dan relatable, “Tenanglah” menjadi salah satu karya paling jujur dalam perjalanan karier Joanna Andrea. Lagu ini ditulis di masa ketika ia hampir menyerah pada mimpinya di industri musik. Setelah melewati berbagai pasang surut, Joanna berhasil bangkit, menemukan kembali semangatnya, dan kini semakin mantap menapaki jalannya sebagai musisi dengan karakter yang kuat.

“Tenanglah” resmi dirilis sebagai single ke-6 pada Maret 2026 dan menjadi bagian dari rangkaian menuju album perdana Joanna Andrea yang akan dirilis di tahun yang sama.

Kini, “Tenanglah” sudah dapat dinikmati di seluruh platform musik digital, menjadi teman setia di saat-saat paling sunyi, ketika yang dibutuhkan hanyalah sedikit ketenangan dan harapan.

Continue Reading

iMusic

Femm Chem luncurkan single baru berjudul “Nasida Liar”

Published

on

iMusic.id – Femm Chem merupakan band indie rock yang telah aktif sejak tahun 2022 dan menjadi bagian dari dinamika skena musik Semarang. Mengusung lagu-lagu original, Femm Chem dikenal melalui pendekatan musik yang sederhana, fun, dan jujur, terinspirasi dari British indie rock seperti Wet Leg serta nuansa psychedelic dan garage pop ala band Australia Nice Biscuit.

Femm Chem digawangi oleh Isa Pradana sebagai lead guitar dan vokal, Vajra Aoki pada vokal dan gitar, Dimas Sadewa pada bass, Ferdinandus Erdin pada drum sekaligus artwork, serta Zuma Mahardika pada synth dan vokal. Perbedaan latar belakang serta referensi musik masing masing personel menjadi elemen penting yang membentuk karakterFemm Chem sederhana namun lantang, ironis, playful, dan perlahan menghanyutkan.

Melalui semangat tersebut,Femm Chem resmi merilis single terbaru berjudul “Nasida Liar” yang sekaligus menjadi lagu pertama Femm Chem yang ditulis dan dibawakan dalam Bahasa Indonesia. Langkah ini menandai fase baru dalam perjalanan kreatif mereka sekaligus membuka ruang ekspresi yang lebih dekat dengan realitas pendengar lokal.

“Nasida Liar”dari Femm Chem merepresentasikan kegelisahan hidup di tengah dunia yang terasa semakin ramai oleh arus informasi, media, dan tuntutan eksistensi. Lagu ini menangkap potongan potongan kehidupan modern mulai dari konsumsi berita, konten yang berulang, hingga isu personal yang kerap membuat ruang batin terasa penuh dan melelahkan.

Secara lirik, “Nasida Liar” hadir dengan pendekatan puitis dan satir menggambarkan usaha individu untuk mencari jeda di tengah hiruk pikuk tersebut. Lagu ini berbicara tentang kebutuhan untuk berhenti sejenak, menarik napas, dan mensyukuri momen kecil tanpa harus terjebak dalam kerumitan yang berlebihan. BagiFemm Chem, lagu ini menjadi bentuk refleksi sekaligus terapi personal.

Dari sisi musikal, “Nasida Liar” diramu dengan aransemen yang lugas dan enerjik menegaskan identitasFemm Chem yang mengedepankan kesederhanaan tanpa kehilangan daya ekspresif. Permainan gitar yang ringan, ritme yang dinamis, serta lirik lirik ironis menjadi kekuatan utama yang membuat lagu ini terasa dekat dengan realitas pendengarnya.Sebagai bagian dari perilisan single ini,Femm Chem juga akan menjalankan rangkaian promosi melalui platform digital dan media sosial guna menjangkau audiens yang lebih luas.

Lagu ini direkam pada bulan April 2025 dan dikerjakan oleh mereka sendiri, hingga proses mixing dan mastering dikerjakan oleh Pandu Fuzztoni, seorang musisi, producer dan engineer yang turut mengerjakan artis seperti Dongker, Grrrl Gang, Skandal dan masih banyak artis lainnya. Single terbaru Femm Chem berjudul “Nasida Liar” tersedia di kanal digital stores pada Maret 2026.

Continue Reading