Connect with us

iLive

ANUGERAH MUSIK INDONESIA Usung Tema “MUSIK MENYATUKAN KITA” Untuk Bisa Tetap Berdaya dan Berkarya.

Published

on

iMusic – Tahun 2020 menjadi tahun yang penuh tantangan. Pandemi virus corona (covid-19) memberi dampak pada segala bidang secara global, tak terkecuali Indonesia yang masih berjuang keras untuk menanggulagi pandemi sekaligus menangkis merosotnya ekonomi akibat terdampak pandemi.

Tidak hanya pemerintah, semua lapisan masyarakat turun tangan bekerja keras menghadapi situasi ini sesuai dengan tugas dan kemampuannya masing-masing. Sektor industri musik termasuk yang terpukul akibat pandemi, konser-konser musik terpaksa dihentikan. Banyak musisi dan jajaran kru produksi yang terdampak dan banting setir untuk bisa bertahan.

Namun demikian tidak mengurangi semangat solidaritas para musisi dalam membantu sesama. Pertunjukan musik secara virtual digelar dari rumah sekaligus menjadi ajang pengumpulan donasi. Jam Session bareng secara virtual dan berbagai diskusi online juga diadakan.

Donasi yang terkumpul disalurkan untuk membantu masyarakat terdampak dan pengadaan APD para tenaga medis. Sejumlah band besar dan penyanyi turut berkiprah dengan merilis karya yang kemudian dilelang yang hasilnya untuk membantu ekonomi kru produksi musik yang tidak bisa bekerja selama pandemi. Melalui musik, semua orang merasakan semangat baru untuk bisa bertahan dan berdaya bersama. 

Anugerah Musik Indonesia (AMI Awards) adalah ajang penghargaan tertinggi bagi industri musik Indonesia yang diberikan oleh Yayasan Anugerah Musik Indonesia (YAMI). Seiring dengan usianya yang di tahun 2020 ini memasuki tahun ke-23, YAMI berharap bahwa eksistensi yayasan ini bisa terus memberikan kontribusi nyata kepada khasanah musik Indonesia.

Ditengah keterbatasan karena pandemi, YAMI tetapi berkomitmen untuk menjalankan tugasnya. Justru sekarang ini banyak karya baru lahir di situasi yang sulit. Ternyata daya kreatifitas meningkat pada saat orang diminta untuk tinggal di rumah saja untuk mengikuti protokol kesehatan.

Tahun ini jumlah entry yang masuk terjadi peningkatan sekitar 50 persen, dari 1973 karya di tahun 2019, menjadi 2971 karya di tahun 2020 ini. Di samping itu jumlah kategori ada penambahan dan penyesuian.

“Kami sangat bersyukur bahwa pandemi tidak menghentikan para seniman musik untuk berkarya. Justru ditengah keterbatasan dan diharuskan untuk tinggal di rumah saja, kreatifitas meningkat. Kami sangat memberikan apresiasi kepada semua musisi yang telah berpartisipasi. Kami tetap mempertahankan proses seleksi secara ketat dan transparan sehingga hasilnya dapat dipertanggungjawabkan kepada masyarakat, ” ungkap Dwiki Dharmawan, Ketua Umum Yayasan Anugerah Musik Indonesia.

Tahun 2019 AMI mengusung tema “Musik Bahasa Dunia”, di tahun ini tema yang diusung adalah “Musik Menyatukan Kita”. Ini adalah sebuah ajakan kepada semua musisi dan para pelaku industri musik tanah air untuk jangan patah semangat dan terus berkarya dan berdaya.  

Dari kurun waktu Juli 2019 – Juni 2020 telah terhimpun 2971 karya yang dikurasi secara kompeten oleh para anggotanya, di mana anggotanya terbagi dalam dua keanggotaan yaitu  “Anggota Reguler” dan “Anggota Swara.” Di tahun ini ada penyesuaian kategori seiring dengan perubahan trend yang terjadi dalam industri  musik. Total ada  53 kategori dan 2 penghargaan khusus yaitu Legenda Musik Indonesia dan Lifetime Achievement.

Kehadiran AMI ini semoga menjadi suntikan semangat kepada para musisi untuk tetap bisa berkarya. Teriring doa semoga pandemi semoga barakhir dan masyarakat bisa beraktifitas seperti semula.

DAFTAR LENGKAP NOMINASI 23RD AMI AWARDS

BIDANG POP

ARTIS SOLO WANITA POP TERBAIK

Eva Celia – Love Within

Isyana Sarasvati – Untuk Hati Yang Terluka

Lyodra – Mengapa Kita #terlanjurmencinta

Mawar de Jongh – Lebih Dari Egoku

Raisa – Teristimewa

Tiara Andini – Maafkan Aku #terlanjurmencinta

ARTIS SOLO PRIA POP TERBAIK

Andmesh – Nyaman

Fiersa Besari – Pelukku Untuk Pelikmu (OST. Imperfect)

Glenn Fredly – Kembali ke Awal (OST. Twivortiare)

Judika – Tak Mungkin Bersama

Nino – Pergilah

Tulus – Adaptasi

DUO/GRUP POP TERBAIK

Eclat Story – Bentuk Cinta

Fourtwnty – Nematomorpha

HIVI! – Bumi dan Bulan

Noah – Kala Cinta Menggoda

RAN – Saling Merindu

PENCIPTA LAGU POP TERBAIK

Andmesh Kamaleng – Kumau Dia

Isyana Sarasvati – Untuk Hati Yang Terluka

Laleilmanino – Rayu

Raisa Andriana, Haris Pranowo, Marco Steffiano – Teristimewa

Yovie Widianto – Maafkan Aku #terlanjurmencinta

PENATA MUSIK POP TERBAIK

Aldi Nada Permana – Biar Waktu Hapus Sedihku

Andi Rianto – Selesai

Laleilmanino – Rayu

Tohpati – Menunggu Jadi Pacarmu (Menjamu)

Yovie Widianto, Adrian Kitut – Maafkan Aku #terlanjurmencinta

ALBUM POP TERBAIK

Cinta Luar Biasa – Andmesh (Hits Records)

Keterkaitan Keterikatan – Noah (Musica Studios)

Marion – Marion Jola (Universal Music Indonesia)

Romansa ke Masa Depan – Glenn Fredly (Musik Bagus Indonesia)

Selamat Ulang Tahun – Nadin Amizah (Sorai)

BIDANG ROCK

ARTIS SOLO PRIA/WANITA ROCK/INSTRUMENTALIA ROCK TERBAIK

Aldrian Risjad – State of Uncertainty

Andre Dinuth – Aeonian

Bondan Prakoso – Sunrise

Marcello Tahitoe – Hanyut

Once Mekel – Musisi

DUO/GRUP/KOLABORASI ROCK TERBAIK

Cokelat – Anak Garuda

Endank Soekamti – Bisa

Kelompok Penerbang Roket – Dikejar Setan

Kotak – Hoax

Slank – Bercinta di Sorga

ALBUM ROCK TERBAIK

Air – Endank Soekamti

Antistatis – Marcello Tahitoe

GBS Fest – Gugun Blues Shelter

Roda Roda Gila – The Flowers

Slanking Forever – Slank

BIDANG JAZZ

ARTIS JAZZ INSTRUMENTALIA TERBAIK

Agam Hamzah – Evening Jam

Barry Likumahuwa – Trust and Faith

Dewa Budjana, Tohpati – Janapati

Dimas Pradipta, Barry Likumahuwa, Martin Siahaan, Zorsy, Bass G – 3 Days Before

Jeane Phialsa – Let There Be Light

ARTIS JAZZ KONTEMPORER TERBAIK

Adikara Fardy – Secret Admirer

Ardhito Pramono – Fine Today (OST. Nanti Kita Cerita Tentang Hari Ini)

Mondo Gascaro, Rien Djamain – Dian Asmara

Syaharani and Queenfireworks – Apa Daya

Yongky Vincent, Elfa’s Singers – Terindah

ALBUM JAZZ TERBAIK

#Introducing… – Aditya Ong Trio (Aditya Ong Production)

Aloha! – Syaharani and Queenfireworks (Queenfireworks)

I Don’t Smoke – Zefanya Putra (Prasajazz)

Janapati – Dewa Budjana, Tohpati (POS Records)

Kangenku – Dony Koeswinarno (DK Music Production)

BIDANG SOUL/R&B

ARTIS SOLO PRIA/WANITA SOUL/R&B TERBAIK

Audrey Tapiheru – Daisy

Cantika – Start Over

Marion Jola – Damba

Raisa – You

Rinni Wulandari – Born Ready

Teddy Adhitya – Everything is Everything

DUO/GRUP/KOLABORASI SOUL/R&B TERBAIK

Dead Bachelors – A Kiss You Can’t Take Back

Elfa Zulham , Teddy Adhitya – You Are Too Beautiful

Marion Jola, Tuan Tigabelas – Favorite Sin

Soundwave – Inikah Cinta

Vidi Aldiano, Raline Shah, A. Nayaka – Ready For Love

BIDANG DANGDUT

ARTIS SOLO PRIA/WANITA DANGDUT TERBAIK

Iis Dahlia – Mengapa

Ikke Nurjanah – Air Surgawi Berubah Api Neraka

Lesti – Tirani

Rhoma Irama – Virus Corona

Rita Sugiarto – Cerai

ARTIS SOLO PRIA/WANITA DANGDUT KONTEMPORER TERBAIK

Dewi Perssik – Mari Berdendang

Erie Suzan – Perlakukan Aku Dengan Indah

Inul Daratista – Jangan Ada Mantan Diantara Kita

Nella Kharisma – Ada Gajah Dibalik Batu (New Original)

Tasya Rosmala – Harusnya Aku

DUO/GRUP/KOLABORASI DANGDUT TERBAIK

Adibal, Erie Suzan – Bahagia Selamanya

Putri, Tasya – Ajari Aku

Rhoma Irama, Anisa Rahman – Rabbanaa

Ridho Rhoma & Sonet 2 Band – Tiada Mungkin Lagi

Rita Sugiarto, Rhoma Irama – Tulus Hati Luhur Budi

ARTIS SOLO PRIA/WANITA/GRUP/KOLABORASI DANGDUT ELEKTRO TERBAIK

Duo Serigala  – Yang Enak Enak Saja

Fitri Karlina, Kania – Goyang Gagak

Putri KDI – Cucok Meong

Siti Badriah – Pipi Mimi

Zaskia Gotik – Ayo Turu

ARTIS SOLO PRIA/WANITA/GRUP/KOLABORASI DANGDUT BERBAHASA DAERAH TERBAIK

Dara Ayu, Bajol Ndanu – Loro Pikir

Denny Caknan – Los Dol

Didi Kempot – Tulung

Fitri Carlina – Alon Alon Wae

Ndarboy Genk – Balungan Kere

PENCIPTA LAGU DANGDUT TERBAIK

Adibal Sahrul – Ajari Aku

B. Makayock – Air Surgawi Berubah Api Neraka

Hendro Saky – Tirani

Rhoma Irama – Virus Corona

Rita Sugiarto – Setan Apa

PENATA MUSIK DANGDUT TERBAIK

Arief Iskandar – Bahagia Selamanya

Hendro Saky – Air Surgawi Berubah Api Neraka

Maspri – Ditikam Asmara

Rhoma Irama – Virus Corona

Ridho Rhoma & Sonet 2 Band – Tiada  Mungkin Lagi

BIDANG LAGU ANAK-ANAK

ARTIS SOLO LELAKI/PEREMPUAN ANAK-ANAK TERBAIK

Abbey Ibrahim – Adikku Tersayang

Dru – Namaku Dru

Kila – Buku Harianku

Neona – Kepompong

NKJ – Go Thomas

Raina Gumay – Pelangiku

DUO/GRUP/KOLABORASI ANAK-ANAK TERBAIK

3Hompimpa – Hompimpa

Diandra Edrania, Bintang Bumi – Indonesia 1 Indonesia

Ghea & Ghia – Akhir Pekan

Jo’Arc Voice Kids – Satu Nada Cinta Indonesia

Kotak, Nussa – Bundaku

PENCIPTA LAGU ANAK-ANAK TERBAIK

Andi Rianto, Monty Tiwa – Pelangiku

Baim, Artika Sari Devi – Adikku Tersayang

Cynthia Lamusu – Selamat Pagi #Acinguing

Nareswara Parama Garjita – Bundaku

Simhala Avadana, Duhita Panchatantra – Asyik Aja

Widi Mulia Sunarya – Namaku Dru

PENATA MUSIK LAGU ANAK-ANAK TERBAIK

Andi Rianto – Pelangiku

Ava Victoria – Namaku Dru

Baim – Adikku Tersayang

Cynthia Lamusu, Cincin Lopez – Selamat Pagi #Acinguing

Dimas Wibisana, Bianca Nelwan – Kepompong

Tantri Syalindri, Swasti Sabdastantri, Mario Marcella Handika Putra, Nico Veryandi – Bundaku

BIDANG URBAN

ARTIS SOLO PRIA/WANITA URBAN TERBAIK

Ardhito Pramono – Trash Talkin’

Eva Celia – All About You

Gamaliel – /forever more/

Gloria Jessica – Buka Mata

Rendy Pandugo – Love Coaster

DUO/GRUP/KOLABORASI URBAN TERBAIK

Andien, Dekat – Somewhere in Tajikistan

Coldiac – No Make Up

Dead Bachelors – Summertime Fling

Mantra Vutura, Bam Mastro – Moonlight

Svmmerdose – Break My Walls

BIDANG ALTERNATIF

ARTIS SOLO PRIA/WANITA ALTERNATIF TERBAIK

Danilla – Batas (OST. KKN di Desa Penari)

Hindia – Rumah ke Rumah

Mondo Gascaro – Lebuh Rasa (OST. Aruna dan Lidahnya)

Monita Tahalea – Laila

Sal Priadi – Nyala

Tanayu – Beautiful

DUO/GRUP/KOLABORASI ALTERNATIF TERBAIK

.Feast – Tarian Penghancur Raya

Efek Rumah Kaca – Tiba Tiba Batu

Goodnight Electric – Dopamin

Reality Club – Telenovia

Tashoora – Surya

BIDANG KERONCONG

ARTIS SOLO PRIA/WANITA/GRUP/KOLABORASI KERONCONG/STAMBUL/LANGGAM/ASLI TERBAIK

Anna Lidya – Lgm. Kau Putus Harapanku

Arfetya Wulan – Kr. Kasmaran

Irene Mus Mulyadi , Mus Mulyadi – Dinda Bestari

Ninuk Herdjini – Kr. Indahnya Negeriku

Nuswa, Sekar Kalyana, Soladi – Nabuh Keroncong

Tuti Maryati – Kr. Patriot Bangsa

ARTIS SOLO PRIA/WANITA/GRUP/KOLABORASI KERONCONG /STAMBUL /LANGGAM /EKSTRA / KONTEMPORER TERBAIK

Gusfu dan Kroncong Milenial – Cinta Ini Gemblung

Keroncong Pemuda Kekinian – KPK Dalam Berita

Krontjong Toegoe – Hasratku

Mamiek Prasitoresmi – Eling Lan Waspada

Sekolah Dasar Warga Surakarta – Thank You 3000

Sruti Respati – Hujan Pagi

BIDANG DANCE & ELEKTRONIKA

ARTIS SOLO PRIA/WANITA/GRUP/KOLABORASI DANCE TERBAIK

Alffy Rev, Kaye – Mother Earth

Dipha Barus, Monica Karina – You Move Me

Midnight Quickie – Somebody Else

RAN, Ramengvrl – Ain’t Gonna Give Up

Weird Genius, Sara Fajira – Lathi

ARTIS SOLO PRIA/WANITA/GRUP/KOLABORASI ELEKTRONIKA TERBAIK

Kuntari – Ankle Twister

Mahamboro – Ambigu

Mataharibisu, Logic Lost – Gone For Good

Rishanda Singgih, Adeavery – It’s a One Way Ticket

Sri Hanuraga Trio, Dira Sugandi – Rangkaian Melati

BIDANG KARYA PRODUKSI

KARYA PRODUKSI METAL TERBAIK

Andyan Gorust – Rimba Khalayak

Divide, Tuan Tigabelas – Heavy Lies

Kapital – Mantra

Logamulia – Sang Penghasut

Revenge The Fate – Katarsis

KARYA PRODUKSI PROGRESSIVE TERBAIK

Demas Narawangsa – Alternate Reality

Isyana Sarasvati – Sikap Duniawi

Mad Madmen – 5’s & 7’s

Murphy Radio – Autumn

Sri Hanuraga Trio, Dira Sugandi – Ampar – Ampar Pisang

KARYA PRODUKSI RAP/HIPHOP TERBAIK

A. Nayaka – Gimme The Keys

Adrian Khalif, A. Nayaka – WYD?

Iwa K, Matthew Sayersz – I Wish

Rayi Putra – Apa Kabar?

Roy Ricardo – Luhalu

Tuan Tigabelas – Move

KARYA PRODUKSI REGGAE/SKA/ROCKSTEADY TERBAIK

Denny Frust – Mari Bergerak Kawan!

Ivan Nestorman – Komodo Sunset

Shaggydog – Jangan Gontok-Gontokan

Skastra – Cepat-Cepat

Steven & Coconuttreez – Fallin

KARYA PRODUKSI KOLABORASI TERBAIK

7 Bintang + – Buatlah Dunia Tersenyum Kembali

Arsy Widianto, Brisia Jodie – Rindu Dalam Hati

Bunga Citra Lestari, Ariel NOAH – Menghapus Jejakmu

Diskoria, Dian Sastrowardoyo – Serenata Jiwa Lara

Iwa K, Sheryl Sheinafia, Maizura, Agatha Pricilla & Cast – Bebas (OST. Bebas)

Marion Jola, Laleilmanino – Rayu

Weird Genius, Sara Fajira – Lathi

KARYA PRODUKSI ORIGINAL SOUNDTRACK TERBAIK

Ardhito Pramono – Fine Today (OST. Nanti Kita Cerita Tentang Hari Ini)

Fiersa Besari – Pelukku Untuk Pelikmu (OST. Imperfect)

Glenn Fredly – Kembali Ke Awal (OST Twivortiare)

Iwa K, Sheryl Sheinafia, Maizura, Agatha Pricilla & Cast – Bebas (OST. Bebas)

The Panasdalam Bank, Vanesha Prescilla – Bunyi Sunyi (OST. Milea : Suara Dari Dilan)

KARYA PRODUKSI GRUP VOKAL TERBAIK

JKT48 – Rapsodi

Lingua – Bila Kuingat (2019 Version)

M.E Voices – Sepenuh Hatiku

Project Pop – Gara Gara Corona

SMASH – Jadi Milikku

Trisouls – Cinta Keadaan

KARYA PRODUKSI LAGU BERBAHASA DAERAH TERBAIK

Aftershine – Yowes Modaro

Denny Caknan – Los Dol

Didi Kempot, Yuni Shara – Kapusan Janji

Ivan Nestorman – Mata Leso Ge

Judika – Bege Ma Hasian

KARYA PRODUKSI INSTRUMENTALIA TERBAIK

5Petani – Perjalanan

Aksan Sjuman & The Committee Of The Fest – Multiverse

Erwin Gutawa – Kala Sang Surya Tenggelam

The Bakuucakar – Timur

Tohpati – Jatuh Cinta

KARYA PRODUKSI WORLD MUSIC TERBAIK

Anuhyang – Hade Hate

Gus Teja – On Fire

Keubitbit – Saban Sabee

Sambasunda – Kukupu

Wofton – Pedestrian Paddy

KARYA PRODUKSI RE-ARANSEMEN TERBAIK

Arsy Widianto – Yovie Widianto (Cerita Cinta)

Ita Purnamasari – Tohpati (Semua Jadi Satu)

Iwa K, Sheryl Sheinafia, Maizura, Agatha Pricilla & Cast – Yudis Dwiko (Bebas)

Kunto Aji – Kunto Aji, Dwi Novianto, Octa Simatupang (Pilu Membiru (Live Experience))

Noah – Nazril Irham, Loekman Hakim, David Kurnia Albert (Kala Cinta Menggoda)

KARYA PRODUKSI FOLK/COUNTRY/BALADA TERBAIK

Donne Maula, Marchella FP – Nanti Kita Pergi Yang Jauh Ya

Hindia, Rara Sekar – Membasuh

Ify Alyssa, Adhitia Sofyan – Dua Insan

Nadin Amizah – Bertaut

Payung Teduh – Renung

KARYA PRODUKSI LAGU BERLIRIK SPIRITUAL ISLAMI TERBAIK

Anisa Rahman – Berakhir Dalam Taubat

Putih Abu-Abu – Assholatu Imaduddin

Rhoma Irama, Anisa Rahman – Rabbanaa

Sabyan, Nagita Slavina – Ramadan

Selfi, Lesti, Rara, Putri, Aulia, Fildan, Faul, Reza – Ramadan Berkah

Titi DJ – Tuhan Jaga Diriku

Ungu – Jalan Panjangku

KARYA PRODUKSI LAGU BERLIRIK SPIRITUAL NASRANI TERBAIK

Alena Wu – Mengejar HadirMu

Citra Scholastika – SertaMu

Clarisa Dewi – Tuhan Selalu Menolongku

GMS Live – Tenang

JPCC Worship – Kau Ada

BIDANG PENUNJANG PRODUKSI

PRODUSER REKAMAN TERBAIK

Andre Dinuth – Lebih Dari Egoku (Mawar de Jongh)

Ardhito Pramono – Fine Today OST. NKCTHI (Ardhito Pramono)

Eka Gustiwana Putra, Gerald Prayogo Pangestu Wibowo, Reza Oktovian – Lathi (Weird Genius, Sara Fajira)

Laleilmanino – Rayu (Marion Jola, Laleilmanino)

Nazril Irham, Loekman Hakim, David Kurnia Albert – Kala Cinta Menggoda (Noah)

Yovie Widianto, Adrian Kitut – Maafkan Aku #terlanjurmencinta (Tiara Andini)

GRAFIS DESAIN ALBUM TERBAIK

Fahreza Aditya – Di Dalam Rebahan (Mafia Pemantik Qolbu)

Garis Edelweis – Dua Buku (Pusakata)

Muhammad Fatchurofi – Human (Mantra Vutura)

Rachel Ajeng – Dari Balik Jendela (Monita Tahalea)

Saskia Gita Sakanti – Luhur (Tohpati)

Thovfa – Keterkaitan Keterikatan (Noah)

TIM PRODUKSI SUARA TERBAIK

Aldi Nada Permana – Fine Today Ost NKCTHI (Ardhito Pramono)

Eka Gustiwana Putra, Gerald Prayogo Pangestu Wibowo, Reza Oktovian, Dhandy Annora – Lathi (Weird Genius, Sara Fajira)

Eko Sulistyo, Beni – Janapati (Dewa Budjana, Tohpati)

Mohammed Kamga, Moko Aguswan – Somewhere in Tajikistan (Andien, Dekat)

Stephan Santoso – Hanyut (Marcello Tahitoe)

BIDANG UMUM

PENDATANG BARU TERBAIK TERBAIK

Chintya Gabriella – Percaya Aku

Dead Bachelors – A Kiss You Can’t Take Back

Mahen – Pura Pura Lupa

Reza Chandika, Rendha Rais – Sampai Kapan

Tiara Andini – Gemintang Hatiku

Ziva Magnolya – Tak Sanggup Melupa #terlanjurmencinta

ALBUM TERBAIK TERBAIK

Cinta Luar Biasa – Andmesh (Hits Records)

Keterkaitan Keterikatan – Noah (Musica Studios)

Lexicon – Isyana Sarasvati (Sony Music Entertainment Indonesia)

Marion – Marion Jola (Universal Music Indonesia)

Menari Dengan Bayangan – Hindia (Sun Eater)

Romansa ke Masa Depan – Glenn Fredly (Musik Bagus Indonesia)

Selamat Ulang Tahun – Nadin Amizah (Sorai)

KARYA PRODUKSI TERBAIK TERBAIK

Fine Today (OST. Nanti Kita Cerita Tentang Hari Ini) – Ardhito Pramono (Sony Music Entertainment Indonesia)

Kala Cinta Menggoda – Noah (Musica Studios)

Lathi – Weird Genius, Sara Fajira (Weird Genius, Astralwerks)

Lebih Dari Egoku – Mawar de Jogh (Trinity Optima Production)

Maafkan Aku #terlanjurmencinta – Tiara Andini (Universal Music Indonesia)

Rayu – Marion Jola, Laleilmanino (Universal Music Indonesia). (FE)

iLive

Musikal Perahu Kertas segera digelar sebentar lagi, yuk ramaikan!!

Published

on

iMusic.id – Kisah Kugy dan Keenan, dua tokoh ikonis dari novel legendaris “Perahu Kertas” karya Dee Lestari akan segera hadir dalam format pertunjukan musikal. Dipersembahkan oleh Indonesia Kaya dan Trinity Entertainment Network berkolaborasi dengan Trinity Youth Symphony Orchestra (TRUST), “Musikal Perahu Kertas” akan dipentaskan pada 30 Januari hingga 15 Februari 2026 di Ciputra Artpreneur, Jakarta, dengan total 21 pertunjukan.

“Musikal Perahu Kertas” akan membawa penonton kembali pada kisah Kugy dan Keenan, dua jiwa muda yang sama-sama lahir dengan darah seni. Kugy, yang sadar bahwa realita tak seindah itu, memilih untuk menciptakan dongeng sebagai zona nyamannya. Sementara Keenan, pelukis muda yang jenius, hidup di bawah bayang ekspektasi ayahnya, mencari jalan untuk bebas mengekspresikan diri meskipun dunia menuntutnya menjadi orang lain. Ketika keduanya bertemu di antara miliaran manusia, seolah semesta memberi jeda. Keduanya bertemu dalam perjalanan hidup yang penuh pilihan, mimpi, dan perasaan yang tidak selalu mudah diungkapkan. Tapi jauh di dalam hati, mereka percaya bahwa suatu hari nanti cerita dan karya mereka akan saling menemukan, seperti hati dan mimpi yang ditakdirkan untuk bertemu.

Mengangkat tema ‘Hidupkan Lagi Mimpi-Mimpi’, “Musikal Perahu Kertas” ini menjadi debut Trinity Entertainment Network di panggung musikal, sekaligus wujud komitmen jangka panjang Indonesia Kaya dalam menumbuhkan seni pertunjukan Indonesia. Adaptasi ini menghadirkan pengalaman panggung yang memadukan musik, sastra, dan teater, dalam satu perjalanan emosional yang hangat dan relevan bagi banyak orang.

Selain dua tokoh utama, Alya Syahrani, yang memerankan Kugy dan Dewara Zaqqi, pemeran Keenan, “Musikal Perahu Kertas” juga melibatkan 38 orang pemeran dan 20 orang tim kreatif yang ikut menyemarakkan panggung dan menguatkan kisah dan pesan yang disampaikan oleh cerita ini.

Keseluruhan proses produksi hingga kelancaran hari pertunjukan ini tak lepas dari tangan para produser pementasan ini, yaitu Billy Gamaliel, Eunike Elisaveta dan Chriskevin Adefrid. Sementara itu dari sisi artistik, “Musikal Perahu Kertas” menghadirkan konsep panggung berputar dengan permainan layer dan transisi visual yang dinamis.

Musikal Perahu Kertas akan menampilkan 21 lagu yang memperkuat narasi, termasuk dua lagu yang telah dirilis di berbagai platform digital, Miliaran Manusia dan Agency, dengan video lirik yang tersedia di YouTube. Untuk menjaga stamina dan kualitas penampilan selama rangkaian pertunjukan, tim produksi menerapkan sistem alternate cast pada empat jadwal pertunjukan, yaitu 3, 4, 10, dan 11 Februari 2026 pukul 19.30 WIB, serta menyiapkan swing performer dari Swargaloka.

Sebanyak 21 pertunjukan Musikal Perahu Kertas akan dapat disaksikan oleh lebih dari 23.000 penonton. Tiket pertunjukan masih tersedia dan dapat dibeli melalui loket.com/musikalperahukertas. Sebagai salah satu momen istimewa, penonton juga akan disuguhkan penampilan spesial dari Dee Lestari pada pertunjukan tanggal 30 dan 31 Januari 2026.

Dengan kolaborasi lintas disiplin, eksplorasi artistik yang matang, serta semangat untuk menghidupkan kembali mimpi-mimpi, Musikal Perahu Kertas diharapkan menjadi tonggak penting dalam perjalanan industri musikal Indonesia.

Continue Reading

iLive

Buitenstage Vol 2, satukan band band indie berbagai daerah

Published

on

iMusic.id – Platform live performance terkurasi ‘Buitenstage’ yang memasuki volume ke-2, sukses digelar pada hari Jumat, tanggal 16 Januari 2026 lalu. Bertempat di Kopi Wangsa Bogor, acara yang digagas oleh Buitenfest dan Cadaazz Pustaka Musik ini menghadirkan sederet musisi indie lintas generasi dari berbagai kota, diantaranya Swazta dan Man Sinner asal Jakarta, Hurtslaves asal Depok, serta USIX dan Ambarila mewakili tuan rumah Bogor.

Sesuai dengan jargon ‘Buitenstage’ yaitu “Amplify Your Music”, platform ini kembali menegaskan perannya sebagai ruang temu bagi musisi, media dan audiens dalam menghadirkan pengalaman live yang intim, relevan, dan berakar pada semangat skena independen.

“Acara ini adalah konser musik dengan konsep gigs, digelar se-intim mungkin tanpa jarak antara musisi yang tampil dan penonton yang hadir. ‘Buitenstage’ di dukung oleh teman – teman jurnalis musik nasional yang selama ini selalu support terhadap musisi tanah air lewat tulisan, jadi kalau teman – teman musisi punya karya baru bisa menjadikan “Buitenstage” sebagai etalase dan ruang memperkenalkan karya barunya”, jelas Fransiscus Eko dari Cadaazz Pustaka Musik. 

Edisi kedua Buitenstage yang dipandu host Qenny Alyano (Bolehmusic) dan Yogi Hutabarat (Buitenfest) ini dibuka dengan penampilan Swazta, unit city pop asal Jakarta yang langsung menghangatkan malam itu dengan barisan lagu yang easy listening namun penuh energi. Band yang dibentuk pada akhir 2025 ini membawakan lagu-lagu yang masuk dalam debut EP mereka dengan rapi dan terkonsep, termasuk lagu andalan “Di Bawah Langit Senja” yang menampilkan tema refleksi dan mimpi.

Tanpa jeda panjang, setelah Swazta giliran Man Sinner mengambil alih panggung. Tanpa basa-basi, ‘laga tandang’ kuartet asal Cakung (jakarta Timur) pengusung skate punk ini langsung menggetarkan panggung Buitenstage dengan barisan lagu bertempo cepat dan penuh energi, termasuk nomor kolaborasi mereka dengan vokalis Rebellion Rose. Band yang konsisten menyuarakan isu-isu sosial, lingkungan, perlawanan terhadap diskriminasi dan pesan perdamaian ini seakan menjadi penghangat cuaca Bogor yang malam itu cukup dingin menusuk.

Tensi tidak lantas menurun saat Man Sinner turun panggung dan digantikan oleh Hurtslaves dengan musik yang sarat gitar terdistorsi, dentuman bass dan drum yang menghentak. Unit alternative rock asal Depok yang dikenal dengan lirik emosional dalam benang merah musik rock ini sukses membawakan materi orisinil mereka, termasuk single debut yang berjudul “I See A Stranger” dan single terbaru “Kelu” dengan rapi dan solid.

Setelah adrenaline audiens dipacu dengan setlist bertempo rapat, tiba giliran band-band tuan rumah Bogor membawa suasana ke dimensi yang berbeda. USIX yang mengusung musik bernuansa jazzy ini membuat suasana ‘mencair’. Tanpa malu-malu, USIX langsung membawakan single terbaru mereka yang berjudul “Pupus” sebagai pembuka dan ‘memaksa’ audiens untuk sing a long – membawa suasana semakin intim.

Ambarila yang didaulat menjadi penutup Buitenstage volume ke-2 ini tampil dengan deretan lagu bernuansa vintage, termasuk diantaranya single terbaru ‘Hajumari’ dan ‘Tuning Song’. Unit yang memasuki fase baru perjalanan dari format duo dan kini berkembang menjadi band penuh ini tampil interaktif dengan pendekatan ‘story telling’ khas mereka. Hal ini membuat audiens bukan sekedar menonton, tapi bagian menjadi bagian dari show mereka.

Melihat antusiasme penonton yang hadir pada malam itu, semakin menegaskan bahwa ruang kreatif seperti ini sangat dibutuhkan. Kolaborasi antara venue yang suportif, line up yang terkurasi dengan baik, penyajian acara yang terorganisasi dengan bapik serta antusiasme sambutan hangat penonton menjadikan platfom ini sebagai salah satu agenda musik yang patut dinantikan kehadirannya kembali.

“Buitenstage lahir dari pemikiran sederhana; momen dan emosi saat musisi memainkan karya secara langsung di depan audiens adalah sesuatu yang tak bisa digantikan oleh layar apapun. Digital itu penting, tapi koneksi langsung antara musisi dan pendengarnya adalah yang utama. Melalui kolaborasi antara musisi, media, label musik dan manajemen artis dalam Buitenstage ini harapannya dapat memperluas jangkauan karya musisi independent dan ngasi dampak positif bagi ekosistem musik”, tutup Anang dari Buitenfest.

Salam musik dan musisi Indonesia.

Continue Reading

iLive

Kolaborasi para Beauty Pageant dan Safari Bazaar 16 berlangsung meriah

Published

on

iMusic.id – Safari Bazaar yang di inisiasi oleh Rahasia Investasi Sukses (RINS) dan Komunitas Bisnis (Kombis) telah memasuki putaran ke 16. Digelar serentak mulai tanggal Rabu – Kamis, 26-27 November 2025 di hunian Sahid Sudirman Residence, Jumat – Sabtu, 28 – 29 November 2025 di hunian Maple Park Sunter dan di hunian Signature Park Grande, Cawang, Jaktim, Sabtu – Minggu, 29 – 30 November 2025 di Victoria Square, Tangerang dan Jumat – Sabtu, 5 – 6 Desember 2025 di Permata Hijau Suites, Jaksel.

Kegiatan Safari Bazaar ini masih terus dilaksanakan untuk mendukung pergerakan perekonomian nasional dan memberikan kesempatan bagi pelaku bisnis dari berbagai sektor usaha untuk memasarkan produk mereka plus tetap selalu konsisten mendukung perputaran perekonomian nasional melalui kegiatan yang mempertemukan pelaku usaha dagang dan konsumen di areal proyek hunian atau apartemen tersebut,

Ruby Herman selaku Presdir RINS Kombis melihat kegiatan yang berdampak baik bagi para pelaku UMKM tersebut terus mengalami peningkatan dari mulai antusiasme pengunjung, konsep acara bazaar dan peserta nya,

“Perkembangan Safari Bazaar ini sangatlah seru, kegiatan ini bisa meningkatkan omzet serta networking pesertanya. Antusiasme pengunjung sampai di putaran 16 ini juga sangat luar biasa, Selain bisa menjadi wadah penggerak ekonomi lokal, seluruh rangkaian Safari Bazaar dari awal sampai sekarang jadi sarana memperluas ekosistem bisnis yang berkelanjutan apalagi bazaar ini juga dikemas sedemikian rupa menyajikan banyak acara – acara menghibur Lainnya”, tegas Ruby Herman.

Ruby Herman juga menjelaskan bahwa Safari Bazaar putaran 16 ini masih di meriahkan dengan berbagai konsep hiburan termasuk tetap hadirnya para beauty pageant sebagai partner yang ikut terlibat di berbagai kegiatan seperti putaran – putaran sebelumnya.

“Banyak kejutan seru serta promo – promo menarik saat Safari Bazaar putaran 16 berlangsung. Banyak performance dari Anak – anak muda yang menunjukan bakat mereka saat acara ini digelar. Pada Safari Bazaar kali ini kita tetap berkolaborasi dengan para beauty pageant yang mana para beauty pageant tersebut kita beri ruang untuk Beauty bisa menunjukan bakat mereka seperti nyanyi menari dan juga main angklung bersama plus bisa bertemu dengan fans – fans mereka. Kita open network dan kolaborasi mendukung potensi bakat dan minat serta menjadi platform buat networking di market place. Jadi bisa berkolaborasi mewujudkan advokasi masing masing Beauty Pageant. Beauty pageant tetap jadi salah satu highlight untuk untuk nambah daya tarik acara, kita libatkan aura elegan plus hospitality dari teman-teman pageant. Support dari RINS Kombis buat para beauty pageant juga masih kuat, baik dari fasilitas, kesempatan tampil, sampai ruang untuk publikasi personal branding. Kita saling support sih, intinya mereka bantu meramaikan dan mempercantik event, dan event bantu mereka bangun exposure. Win-win vibes banget khan”, tambah Ruby Herman.

Sementara itu Nagia Halisa, Miss Tourism International Indonesia 2024 sebagai Juru Bicara RINS Kombis yang terlibat di Safari Bazaar putaran 16 ini mengaku sangat excited terlibat dan berkolaborasi di ajang bazaar yang berlangsung dua bulan sekali ini.

“Safari Bazaar putaran 16 ini vibes-nya makin matang, makin rapi, dan makin “kebaca” aura event yang udah punya karakter sendiri. Mayoritas peserta yang udah ikut dari putaran sebelumnya sih happy, mereka bilang Safari Bazaar itu crowd-nya “aman,” penjualan Bagus, dan ambience-nya bikin mereka betah. Banyak juga yang bilang kalau Safari Bazaar itu jadi tempat yang pas buat naikin exposure bisnis mereka, apalagi buat UMKM yang baru mulai, yang paling sering mereka apresiasi tuh : keramahan panitia plus adanya hiburan dan aktivitas yang bikin venue nggak flat”, jelas Nagia Halisa.

Selain Nagia Halisa, beberapa beauty pageant yang  menyemarakkan Safari Bazaar putaran 16 adalah : Lulu Zaharani (Putri Indonesia Pariwisata 2023), Karen Nijsen (Model Dan Influencer) Priskila Jelita (Miss Favorite Universe Indonesia Jabar 2023), Ratih Widiartha (Miss Universe Jabar Indonesia 2023)

Noland Liberty (Puteri Pariwisata Indonesia 2021), , Monica (Finalis Miss Grand Tourism Indonesia 2024), Hilda Karolina (Miss Teen Tourism 2024), Yudha Ariyanto (Duta Kopi Indonesia lingkungan 2025), Iqbal Syammarry (Putra Pariwisata Nusantara Kesehatan Indonesia 2024), Mahadewi Mega (Putri Wastra Nusantara 2024), Najwa (Miss Cultural Indonesia 2025).

Di Safari Bazaar putaran 16 ini ada berbagai trik baru yang mulai diterapkan penyelenggara demi membuat ajang bisnis ini makin menarik.

“Di Safari Bazaar putaran 16 ini ada konsep atau strategi baru biar penghuni dan masyarakat umum tertarik untuk datang, kita lagi push konsep experience-based bazaar, jadi bukan cuma datang-belanja–pulang, contohnya : ada small performance atau mini talent show, jadi crowd  dengan tenant berkolaborasi buat bikin promo bareng, intinya, Safari Bazaar putaran 16 ini pengen lebih “ramai tapi terarah dan lebih fun”, ujar Ruby Herman.

Menghadapi Safari Bazaar putaran 17 yang akan berlangsung di bulan Ramadhan tahun depan, pihak RINS Kombis dan lima proyek hunian tentu saja telah menyiapkan beberapa terobosan.

“Safari Bazaar putaran 17 akan berlangsung di akhir february dan awal maret 2026, banyak ide – ide yang pasti akan lebih seru, lebih heboh karena akan kolaborasi dengan Pihak Perbankan dan juga para Gen Z yang Kreatif. Karena bazar ke 17 diadakan pada Bulan Ramadhan kemungkinan kita akan berikan Idea baru agar bazaar ke 17 ini akan semakin Maksimal dan menarik, dan untuk Safari Bazaar ke depan nanti kita bakal bikin tema khusus per-putaran biar lebih fresh (misalkan “Tropical Market”, “Glow Up Fest”, yang dimana kita lakukan antara 2 atau 3 bulan sekali, atau ada nya konsep baru biar menarik gen Z buat datang ditambah dengan kita akan coba terus berkolaborasi dengan komunitas, entah komunitas seni, UMKM muda, sampai mengajak juga gen alpha bisa diajak. Oya, kita dari tim internal juga melakukan evaluasi kecil tiap putaran—lebih ke apa yang bikin crowd antusias, apa yang kurang “nendang,” dan apa yang bisa dibuat lebih fun.Sejauh ini yang paling kelihatan tuh pengunjung makin stabil, tenant makin percaya sama event-nya, dan manajemen booth serta alur pengunjung juga jauh lebih tertata dibanding putaran – putaran awal”, tutur Nagia Halisa.

Sampai Jumpa di Safari Bazaar RINS Kombis di putaran ke 17.

Continue Reading