BCL Perankan 3 Karakter Di  Klip “Memilih Dia”

BCL Perankan 3 Karakter Di Klip “Memilih Dia”

iMusic – Setelah merilis single “memilih dia” ciptaan Lale Iman Nino tepat pada hari ulang tahunnya yang jatuh pada bulan Maret kemarin, kini Bunga Citra Lestari atau yang lebih kerap disapa BCL merilis video klip untuk single “memilih dia” ini.

Tak mau sendiri, dalam klip tersebut BCL menggandeng aktor ternama serta sahabatnya juga, yaitu Chicco Jerikho untuk menjadi lawan mainnya, serta Katinka Pulungan sebagai sutradara. Selain memerankan sendiri, BCL juga berperan besar sebagai konseptor dalam produksi klip terbaru ini.

“Aku gak pengin video klip ini menjadi kehidupan keluarga dari BCL, aku pengin agar penonton lebih dapat mengerti tentang maksud dari video klip ini, makanya aku memilih Chicco, selain karena memang temen, lebih mudah juga untuk membangun chemistry bareng dia”ungkap BCL saat menjelaskan mengapa ia memilih untuk menolak Ashraf Sinclair untuk menjadi lawan mainnya.

Tak jauh berbeda dari konsep single “memilih aku” yang bercerita tentang proses pendewasaan diri. Klip ini menceritakan tentang kekuatan perempuan, bagaimana seorang perempuan itu harus kuat, bagaimana perempuan harus memilih jalan kehidupan yang akan ia jalani nantinya.

Totalitas juga dijalani BCL agar hasil klip bisa membuahkan hasil yang maksimal. “Aku rela gonta ganti make up sampe 8 kali agar dapat merealisasikan konsep awal” ucap BCL.

Ia juga memerankan 3 sosok yang berbeda, yaitu BCL, Bunga, dan Unge dalam klip “memilih dia” ini.

(Tito/iMusic)


Related Articles

Ayah Komedian Sule Meninggal Dunia

Kabar duka datang dari ayahanda Sule, Dodo Mulyana meninggal dunia di Cimahi, Jawa Barat, Rabu (11/102017) pukul 07.00 wib. Hal

Konser LCLR 2019 Siap Bawa Suasana Nostalgia Ke Era Milenial

iMusic – Tak terasa sudah 3 tahun berlalu sejak terakhir konser Lomba Cipta Lagu Remaja (LCLR) digelar. Konser LCLR sendiri

Konser Amal Lintas Agama Untuk Galang Dana Palu, Donggala Siap Digelar

iMusic – Belakangan ini banyak isu tentang pertentangan politik hingga perbedaan pendapat agama, ditambah lagi dengan terjadinya bencana alam gempa