Burgerkill siap tur Amerika Serikat

Burgerkill siap tur Amerika Serikat

iMusic – Sejak pertama didirikan 24 tahun silam. Burgerkill ini tak pernah berhenti untuk bergerak, tak berhenti untuk berinovasi, sandungan demi sandungan dilewati dan dihadapi dengan jawaban sebuah karya tak ada kata lelah dalam kamus Eben (gitar) sebagai penggerak utama dari band ini. Hambatan selama ini menjadi tantangan tersendiri buat buat Vicky (vokal), Agung (Gitar), Ramdan (Bass), dan si bontot Putra Pra Ramadhan (drum) sebagai penjaga beat dalam setiap panggung dan semangat baru tentunya bagi Burgerkill.

Tahun ini Eben dkk. begitu serius menembus sela-sela riuhnya industri musik metal dunia. Sejak tahun 2000-an Burgerkill sudah mulai menjajaki ranah-ranah baru di benua tempat kelahiran musik extreme ini, dimulai dengan beberapa festival di Australia (Soundwave Fest 2009 dan Big Day Out 2010). Memicu adrenalin mereka untuk mewujudkan berkeliling dunia. Di 2013 setelah mendapatkan  Golden Gods Awards kategori “Metal As Fuck” dari majalah Metal Hammer (Inggris) menjadi penetrasi paling serius, berlanjut di 2015 secara  mengejutkan bisa menembus festival musik metal tertua, Wacken Open Air. Merupakan impian band-band extreme untuk bermain disana. Kemudian mendapatkan kesempatan mencicipi sebuah festival di Inggris Raya tepatnya Bloodstock Festival. Dalam rangkaian selama dua minggu itu membuka celah, membuka peluang untuk meneruskan mimpi-mimpi Burgerkill untuk bisa berkeliling dunia.

Tiga tahun berselang, cukup untuk mempersiapkan tur panjang keliling dunia dan segera terwujud. Di mulai 2018 sejak awal telah direncanakan sebuah tur panjang menuju benua Eropa, Amerika, Asia dan terakhir di Australia. Sayang setelah tur Eropa kendala segera muncul untuk ditengah jalan, keberangkatan ke benua Amerika tertunda karena masalah legal. Butuh 6 bulan untuk menyiapkan surat-surat, tapi tidak surut sedikitpun. Setelah interview panjang di Kedutaaan, masalahpun selesai.

Hari ini sebuah awal dari mimpi Burgerkill segera berlanjut. Dan seiring promo album paling anyar dari Burgerkill secara resmi merilis “Adamantine American Tour 2019”. Segera menghajar jalanan 14 kota negara bagian dengan 16 titik venue, dimulai dari tanggal 16 sampai dengan 31 Oktober 2019. Burgerkill tidak sendirian di Amerika. Tur kali ini akan ditemani band asal Indonesia yang sudah di naturalisasi, Suaka!! (FE)


Related Articles

Menuju Babak Akhir Planetrox Indonesia

Kompetisi musik kelas dunia menuju babak ahir, dimana tersisa 5 finalis Indonesia yang nantinya akan mewakili Indonesia ke Kanada. Seperti

Konser “All Time Low – Young Renegade” Di Jakarta Batal Di Laksanakan

iLive – Konser “All Time Low Young Renegade Tour” yang sedang berjalan di beberapa negara nampaknya harus tercoreng dengan batalnya

lbanez Flying Fingers Kembali Digelar Tahun ini.

iMusic – Kompetisi gitar online terbesar di Indonesia, Ibanez Flying Fingers tahun ini kembali digelar. Kompetisi gitar online yang diciptakan