Fade2Black Merilis Album Pertamanya Tanpa Bondan “Tabik!”

Fade2Black Merilis Album Pertamanya Tanpa Bondan “Tabik!”

Setelah resmi melepas kerjasama dengan Bondan akhirnya Fade2Black merilis album pertamanya di bawah naungan Sony Music Entertainment Indonesia, album “Tabik!”  berisikan sebelas lagu yang mereka buat selama kurun waktu tiga bulan. Fade2Black juga mendaur ulang lagu lama mereka yang diciptakan pada tahun 2007 – 2008. Menurut Fade2Black mengaransemen kembali lagu lama karena mereka mengaggap tema track tersebut masih relevan dengan keadaan saat ini.

Dalam album pertama mereka, Fade2Black juga menggandeng produser hip – hop lokal favorit mereka berasal dari Yogyakarta bernama Lacos. Bekerjasama bersama Lacos, Fade2Black berhasil meramu karakter suara yang raw khas album – album hip – hop keluaran tahun 90 sekaligus memadukannya dengan harmonisasi suara yang masih empuk untuk didengar. Dan untuk desain cover albumnya juga dipercayakan kepada seniman asal Yogyakarta bernama Helly KKK, ia juga yang mengerjakan cover album untuk Superman Is Dead, DubYouth dan masih banyak band – band besar yang cover albumnya digarap olehnya.

“Kami menggandeng Lacos sebagai produser untuk album kami karena Lacos mengerti karakter yang kami inginkan, dan cover album ini dikerjakan oleh seniman asal Jogja bernama Helly KKK, ia adalah salah satu seniman yang hebat menurutku, ia menggambar langgsung dengan menggunakan tangannya” Ucap Tito frotman fade2Black saat ditemu disalah satu cafe didaerah Cikini, Jakarta Pusat (29/11/17)

Tiga single sudah keluar dahulu di tahun 2014 berjudul “Pasti Bisa”, lalu 2015 “Saat Hujan” dan terakhir “Cukup Dia” yang rilis 29 September 2017. Dengan tiga single sebelumnya, berarti masih ada delapan track lainnya yang di suguhkan di album ini.

 

@memet_gokil


Related Articles

Stellar Fest, Festival Bagi Kaum Muda Masa Kini

iMusic – Musik, fesyen, dan kuliner merupakan salah satu bagian yang terdapat pada kaum muda masa kini, karena itulah STELLAR

Dieng Culture Festival 2018 Suguhi Suhu Minus 4 Derajat

iLive – Dieng Culture Festival (DCF) 2018 tahun ini diselenggarakan secara berbeda dari DCF tahun lalu, acara yang digelar diatas

Indra Lesmana Project Persiapkan Album “Scared Geometry”

iMusic – Indra Lesmana, tak puas dengan mengadakan audisi yang cukup panjang bertajuk ILP (Indra Lesmana Project), dan akhirnya mendapatkan