HALUS LEMBUT adalah band Indonesia asal Jakarta yang mulai eksis di industri musik nasional sejak tahun 2015. Di dirikan oleh Ongko (gitar) yang kemudian merekrut Zulaika Nafira (Zula) sebagai vokalis dan Julian (drum) setahun kemudian, HALUS LEMBUT memainkan musik pop yang dikemas agak berbeda melalui aransemen – aransemen unik yang di ciptakan Ongko, Zula dan Julian di setiap lagunya.
iMusic.id berkesempatan mendengarkan lagu ini beserta video klip lagu Kapal Miring. Sekilas tampak unik dengan musik minimalis dan sound keyboard 70-80an, tapi tetap enak didengar. Nampaknya HALUS LEMBUT ingin menghadirkan suasana “jadul” tapi dengan gaya mixing era jaman now. Vokal yang khas juga menambah keunikan sendiri dari band dengan musik yang ga terlalu “halus dan lembut” ini, malah menambah warna dan ciri khas tersendiri.
Trio Ongko, Zula dan Julian tidak hanya mengemas musik pop yang mereka mainkan dengan beragam unsur sound dan aransemen musik yang unik saja melainkan juga menciptakan lirik – lirik yang beragam dan kebanyakan mencakup kehidupan sehari-hari anak muda jaman sekarang yang penuh lika-liku dan kontroversi di full album mereka yang akan rilis pada Februari 2019 tahun depan. HALUS LEMBUT menjuluki musik yang mereka mainkan dengan nama “Party Pop Music”
Tema cerita dan lirik yang penuh lika-liku dan kontroversi kehidupan anak muda masa kini tergambar jelas melalui single perdana HALUS LEMBUT berjudul “KAPAL MIRING” yang resmi dirilis tanggal 20 Desember 2018 melalui siaran pers resmi ini. Single “KAPAL MIRING” yang di produksi oleh Cadaazz Pustaka Musik, Melpro dan Halus Lembut ini bercerita tentang kehidupan malam anak muda jaman now yang suka party dan penuh dengan rasa ingin tahu plus ingin mencoba berbagai hal dalam pergaulannya.
Single “KAPAL MIRING” dari trio HALUS LEMBUT ini sudah bisa bisa di unduh di banyak digital store resmi seperti : Joox, iTunes, Apple Music, Deezer, Spotify, Amazon, Google Play Music, Napster dan lain – lain dan sudah bisa di request di radio – radio nasional, sementara itu, video klip single ini bisa di simak langsung di channel youtube resmi HALUS LEMBUT MUSIC. Semoga teman – teman media cetak dan elektronik berkenan mensupport dan menyiarkan press rilis ini serta memberikan komentar setelah menyimak audio dan video single ”KAPAL MIRING” dari HALUS LEMBUT di pemberitaannya masing – masing. Terima Kasih dan Salam Musik Indonesia !!
iMusic.id – “Karena Kita Adalah Ratu” adalah sebuah single pertama sebagai pembuka tahun 2026 ini dari pasangan musisi Tya Subiakto dan Alex Kuple. Melodi dan liriknya ditulis oleh Tya sejak tahun 2012, namun baru menjadi sebuah lagu utuh dalam aransemen ciamik dari Alex Kuple.
“Karena Kita Adalah Ratu” menceritakan tentang kehidupan sosialita dan juga para wanita yang mencari kemewahan dan ketenaran. Tya Subiakto menulis lirik ini berkaca dari peristiwa kehidupan yang dilihatnya ketika para sahabatnya sering mengajaknya menikmati dunia malam.
Tya Subiakto dan Alex Kuple mengerjakan musik single ini sejak bulan Desember 2025. Mereka sepakat memberikan warna musik rentang tahun 1980 – 1990, di mana City Pop dan Fusion pertama kali muncul. Uniknya, mereka berdua memainkan synthesizer juga, ditambah permainan piano Alex Kuple yang menambah manisnya lagu ini.
“Karena Kita Adalah Ratu” dari Tya Subiakto dan Alex Kuple telah hadir di tanggal 16 Januari 2026 dan Lagu ini bisa didengarkan di seluruh paltaform digital.
iMusic.id – Band metalcore REVIND resmi mengumumkan perilisan single ketiga mereka yang berjudul “Darkest Hour”, yang akan dirilis hari ini 16 Januari 2026. Lagu ini melanjutkan perjalanan musikal REVIND setelah sebelumnya merilis single kedua “Hands of Hope” pada Juli 2025.
“Darkest Hour” menghadirkan sisi paling gelap dan emosional dari REVIND. Lagu ini mengangkat tema kesepian, ketakutan, kehilangan arah, serta pergulatan batin yang dialami seseorang ketika berada di titik terendah dalam hidupnya. Dengan lirik yang intens dan atmosfer kelam, REVIND mengekspresikan konflik antara keputusasaan dan harapan untuk menemukan jalan pulang.
Secara musikal, “Darkest Hour” memadukan karakter khas metalcore: riff agresif, scream yang penuh emosi, serta chorus melodik yang kuat, menciptakan dinamika antara amarah dan kerentanan. Lagu ini menjadi refleksi jujur dari REVIND tentang “sisi gelap” manusia, sekaligus jeritan untuk keluar dari penderitaan.
Single ini juga menjadi bagian penting dari rangkaian menuju album penuh debut REVIND yang berjudul “Chronosphere”. Setelah “Darkest Hour”, REVIND telah menjadwalkan perilisan single keempat bertajuk “Forever Still” pada Februari 2026, yang akan menjadi hidangan penutup sebelum album panjang tersebut resmi diperkenalkan ke publik.
Melalui “Chronosphere”, REVIND ingin mengajak pendengar menyusuri perjalanan waktu emosional dari kehancuran, harapan, hingga penerimaan dengan “Darkest Hour” sebagai salah satu titik tergelap dalam narasi tersebut.
Single “Darkest Hour” akan tersedia di seluruh platform streaming digital mulai 16 Januari 2026.
Credits“Darkest Hour”
Written by Riza Novandra
Produced by Edwin Satria at Rmera Studio
Mixing & Mastering at Torch Production Studio by Awang Pratama
iMusic.id – Creator Media dengan bangga mengumumkan peluncuran Original Motion Picture Soundtrack untuk film horor terbaru “Penunggu Rumah : Buto Ijo”, sebuah reimajinasi modern dari cerita rakyat Timun Mas. Lagu berjudul “Suatu Hari Kamu Akan Mengerti” dibawakan oleh Ardina Rasti, menghadirkan nuansa emosional yang kelam, intim, dan penuh ketegangan.
Mengusung genre Dark Pop / Pop, lagu yang berhasil dibawakan Arina Rasti dengan baik ini menjadi elemen penting yang memperkuat atmosfer film—bukan hanya sebagai pengiring, tetapi sebagai representasi batin tokoh utama yang dibalut rasa cinta, pengorbanan, dan luka masa lalu yang tak pernah benar-benar sembuh.
Diciptakan oleh Riani Sovana, dinyanyikan oleh Ardina Rasti dengan produksi musik oleh Denny Chasmala dan Riani Sovana, “Suatu Hari Kamu Akan Mengerti” menyajikan komposisi yang minimalis namun menghantui, sejalan dengan tema horor psikologis yang diusung film “Penunggu Rumah : Buto Ijo”. Liriknya merefleksikan janji, perlindungan, serta konsekuensi dari pilihan-pilihan kelam yang diambil demi orang yang dicintai.
Keterlibatan Ardina Rasti sebagai pengisi soundtrack memberikan dimensi emosional yang kuat. Karakter vokalnya yang lembut namun tegas berhasil menangkap rasa getir, harap, dan ancaman yang menjadi inti cerita film ini.
Single “Suatu Hari Kamu Akan Mengerti” dirilis di bawah label Creator Media, dengan dukungan Bersama Entertainment, dan kini telah tersedia di berbagai platform digital, termasuk Spotify.
Penunggu Rumah: Buto Ijo merupakan film horor modern yang mengadaptasi secara bebas legenda rakyat Timun Mas, menghadirkan kisah teror, perjanjian masa lalu, dan konsekuensi yang menagih korban. Film ini menggabungkan elemen horor folklor Indonesia dengan pendekatan sinematik kontemporer.