Connect with us

iMusic

Judika Rilis Dua Single Sekaligus Dari Album Terbarunya

Published

on

Jakarta – Seorang musisi tidak akan pernah berhenti untuk selalu mengasah kreativitas. Malang melintang selama lebih dari dua dasawarsa di dunia musik, Judika selalu berusaha memberikan yang terbaik untuk para pecinta musik.  Ini dia wujudkan melalui album terbarunya yang berjudul namanya sendiri, JUDIKA, dimana peluncurannya secara resmi dilakukan di KFC Kemang pada Rabu, 26 April 2017. Acara peluncuran album ini juga dijadikan sebagai momen pemberian penghargaan multi platinum atas kesuksesan yang didapatkan Judika untuk 3 albumnya yang dirilis bersama KFC & Jagonya Musik & Sport Indonesia.

Ada banyak sisi menarik yang bisa dieksplorasi dari album JUDIKA ini. Judika bekerja sama dengan musisi – musisi dan produser dari negeri sendiri.

“Konsep album baru ini dibuat dengan mengedepankan rasa se-lokal mungkin. Maka aku menjalin kerja sama dengan semua musisi Indonesia. Dan yang menarik, aku menggandeng komposer yang sudah punya nama maupun pendatang baru,” jelasnya.

Adapun para komposer bertangan dingin yang dia ajak kolaborasi yaitu Badai ex-Kerispatih, Bebi Romeo, Lale, Ilman, Nino, serta Aldi Nada Permana. Tak ketinggalan Judika sendiri juga menyumbang satu lagu di album ini. Selain itu Judika juga menggandeng arranger arranger kenamaan Indonesia seperti Tohpati, Andi Rianto, Irwan Simanjuntak,  hingga Ari Aru, Ricky (Five Minutes) dan juga Trio Lale, Ilman, Nino.

Dan hal yang unik dari album terbaru Judika ini, adalah cara Judika untuk mendapatkan komposer baru, dengan berkolaborasi dengan sebuah stasiun TV nasional untuk membuat program khusus. Dari ajang pencarian itu, terjaringlah lima komposer baru, salah satunya adalah Drajat, yang menciptakan single jagoan berjudul “Jadi Aku Sebentar Saja” (JASS).

Kolaborasi istimewa dengan para musisi di atas tentu saja menjadikan album ini sangat menarik. Namun proses penggarapan album ini penuh tantangan. Kesibukan dari setiap musisi dan juga kesibukan Judika sendiri, menjadi PR tersendiri dalam penggarapannya. Namun dalam tempo tiga bulan akhirnya album ini pun dirampungkan.

Berisikan 10 lagu dengan beragam nuansa dan keunikan pada setiap lagunya. Tak tanggung tanggung, Judika langsung merilis 2 single sekaligus untuk album ini. “Lebih Dari Cinta” dan “I Love You.” Video yang penggarapannya dilakukan di Jepang ini akan mempunyai konsep yang unik, yang saling berhubungan antara lagu satu dengan lagu berikutnya. Sebagai informasi saja, “I Love You” adalah lagu yang didedikasikan Judika untuk  istrinya  tercinta, Duma Riris serta dua buah hatinya, Cleo dan Judeo.

Mengingat pentingnya arti penggemar buat Judika, tidak ketinggalan dia juga mempersembahkan sebuah lagu khusus untuk para Judikaholic berjudul “Masih Disini” Bagi Judika, penggemar adalah pendorong semangatnya dan menjadi inspirasi dalam bekerja. Begitu pentingnya arti penggemar, sehingga akan selalu di hati Judika. Dan di album ini lah, para pecinta musik akan melihat seorang Judika yang baru dengan logo dan image yang menampilkan seorang musisi yang mumpuni dan mempunyai perjalanan musik yang panjang. [siaran pers resmi]

 

iMusic

Sabaton rilis single “Yamato” lengkap dengan video musiknya.

Published

on

iMusic.id – Band heavy metal asal Swedia, Sabaton, kembali menghadirkan karya terbaru mereka lewat single ‘Yamato’, yang dirilis bersamaan dengan video musik resmi hasil kolaborasi bersama game naval populer, World of Warships. ‘Yamato’ terinspirasi dari kapal perang legendaris Jepang yang dikenal sebagai salah satu simbol kekuatan terbesar dalam sejarah perang laut. Lagu ini jadi kelanjutan spiritual dari ‘Bismarck’, sekaligus memperkuat ciri khas Sabatondalam mengangkat kisah sejarah militer ke dalam musik yang epik dan penuh energi.

Joakim Brodén mengungkapkan bahwa kisah kapal perang selalu menjadi bagian menarik dalam perjalanan musikal Sabaton, sementara Pär Sundström menambahkan bahwa ‘Yamato’merupakan jawaban atas permintaan panjang para penggemar yang ingin melihat kelanjutan cerita dari ‘Bismarck’. Kolaborasi ini juga menghadirkan pengalaman unik di dalam game, di mana pemain dapat menikmati ‘Yamato’ sebagai bagian dari gameplay, lengkap dengan elemen khusus yang terinspirasi dari Sabaton.

Video musik ‘Yamato’ turut memperkuat nuansa dramatis lagu ini, menampilkan band yang berada di atas kapal dalam momen pertempuran terakhir yang penuh intensitas. Proses produksi sendiri dilakukan dengan tantangan ekstrem, mulai dari suhu dingin hingga efek air yang mensimulasikan kondisi laut sebenarnya. Dikenal dengan pendekatan sinematik dan tema sejarah yang kuat, Sabatonterus memperluas jangkauan mereka sebagai salah satu band heavy metal paling berpengaruh saat ini, dengan miliaran stream dan basis penggemar global yang solid.

Continue Reading

iMusic

Hampir menyerah di industri musik, Joanna Andrea rilis single “Tenanglah”

Published

on

iMusic.id – Di tengah hiruk pikuk kehidupan yang penuh tekanan dan ketidakpastian, Joanna Andrea menghadirkan karya terbarunya yang berjudul “Tenanglah”, sebuah lagu yang menjadi pelukan hangat bagi siapa pun yang sedang berada di titik terendah dalam hidupnya.

Ditulis sendiri oleh Joanna Andrea, “Tenanglah” lahir dari pengalaman personal yang penuh pergulatan. Lagu ini menggambarkan fase ketika harapan terasa memudar dan kekhawatiran mengambil alih, namun di saat yang sama juga menjadi pengingat lembut bahwa setiap badai pasti berlalu. Melalui lirik yang jujur dan emosional, Joanna mengajak pendengarnya untuk tetap bertahan, melangkah, dan tidak menyerah pada kehidupan yang hanya datang satu kali.

Sebagai solois perempuan Indonesia yang tengah bersinar, Joanna Andrea terus menunjukkan konsistensinya dalam berkarya. Namanya mulai dikenal luas lewat deretan lagu seperti “Lepaskan, Tak Bertahan Lama, Hanya Satu” dan “Wajah Yang Membawa Aku Pulang”. Sebelumnya, ia juga telah merilis single “Dinikmati Saja” yang semakin memperkuat identitas musikalnya.

Mengusung genre pop yang hangat dan relatable, “Tenanglah” menjadi salah satu karya paling jujur dalam perjalanan karier Joanna Andrea. Lagu ini ditulis di masa ketika ia hampir menyerah pada mimpinya di industri musik. Setelah melewati berbagai pasang surut, Joanna berhasil bangkit, menemukan kembali semangatnya, dan kini semakin mantap menapaki jalannya sebagai musisi dengan karakter yang kuat.

“Tenanglah” resmi dirilis sebagai single ke-6 pada Maret 2026 dan menjadi bagian dari rangkaian menuju album perdana Joanna Andrea yang akan dirilis di tahun yang sama.

Kini, “Tenanglah” sudah dapat dinikmati di seluruh platform musik digital, menjadi teman setia di saat-saat paling sunyi, ketika yang dibutuhkan hanyalah sedikit ketenangan dan harapan.

Continue Reading

iMusic

Femm Chem luncurkan single baru berjudul “Nasida Liar”

Published

on

iMusic.id – Femm Chem merupakan band indie rock yang telah aktif sejak tahun 2022 dan menjadi bagian dari dinamika skena musik Semarang. Mengusung lagu-lagu original, Femm Chem dikenal melalui pendekatan musik yang sederhana, fun, dan jujur, terinspirasi dari British indie rock seperti Wet Leg serta nuansa psychedelic dan garage pop ala band Australia Nice Biscuit.

Femm Chem digawangi oleh Isa Pradana sebagai lead guitar dan vokal, Vajra Aoki pada vokal dan gitar, Dimas Sadewa pada bass, Ferdinandus Erdin pada drum sekaligus artwork, serta Zuma Mahardika pada synth dan vokal. Perbedaan latar belakang serta referensi musik masing masing personel menjadi elemen penting yang membentuk karakterFemm Chem sederhana namun lantang, ironis, playful, dan perlahan menghanyutkan.

Melalui semangat tersebut,Femm Chem resmi merilis single terbaru berjudul “Nasida Liar” yang sekaligus menjadi lagu pertama Femm Chem yang ditulis dan dibawakan dalam Bahasa Indonesia. Langkah ini menandai fase baru dalam perjalanan kreatif mereka sekaligus membuka ruang ekspresi yang lebih dekat dengan realitas pendengar lokal.

“Nasida Liar”dari Femm Chem merepresentasikan kegelisahan hidup di tengah dunia yang terasa semakin ramai oleh arus informasi, media, dan tuntutan eksistensi. Lagu ini menangkap potongan potongan kehidupan modern mulai dari konsumsi berita, konten yang berulang, hingga isu personal yang kerap membuat ruang batin terasa penuh dan melelahkan.

Secara lirik, “Nasida Liar” hadir dengan pendekatan puitis dan satir menggambarkan usaha individu untuk mencari jeda di tengah hiruk pikuk tersebut. Lagu ini berbicara tentang kebutuhan untuk berhenti sejenak, menarik napas, dan mensyukuri momen kecil tanpa harus terjebak dalam kerumitan yang berlebihan. BagiFemm Chem, lagu ini menjadi bentuk refleksi sekaligus terapi personal.

Dari sisi musikal, “Nasida Liar” diramu dengan aransemen yang lugas dan enerjik menegaskan identitasFemm Chem yang mengedepankan kesederhanaan tanpa kehilangan daya ekspresif. Permainan gitar yang ringan, ritme yang dinamis, serta lirik lirik ironis menjadi kekuatan utama yang membuat lagu ini terasa dekat dengan realitas pendengarnya.Sebagai bagian dari perilisan single ini,Femm Chem juga akan menjalankan rangkaian promosi melalui platform digital dan media sosial guna menjangkau audiens yang lebih luas.

Lagu ini direkam pada bulan April 2025 dan dikerjakan oleh mereka sendiri, hingga proses mixing dan mastering dikerjakan oleh Pandu Fuzztoni, seorang musisi, producer dan engineer yang turut mengerjakan artis seperti Dongker, Grrrl Gang, Skandal dan masih banyak artis lainnya. Single terbaru Femm Chem berjudul “Nasida Liar” tersedia di kanal digital stores pada Maret 2026.

Continue Reading