iMusic – Lagu Bertepuk Sebelah Tangan liriknya bercerita tentang cinta yang sudah tidak dianggap oleh pasangannya, sehingga seperti bertepuk sebelah tangan tidak terbalaskan cintanya. Ada perubahan sikap dari si cewek yang di kenal dulu kini sudah tidak seperti dulu lagi, tanpa tahu sebabnya kenapa hingga membuat dia begini. Jadi untuk apa dipertahankan kalau ternyata hanya membuat hancur cintanya, dan sakit hati,bagai cinta bertepuk sebelah tangan.
Awalnya Andi Merpati membuat lagu ini sesuai request dari Keizo yang minta dibuatkan lagu Mellow sedih, patah hati dan bikin baper. Andipun sempat riset untuk mengetahui bagaimana karakter suara keizo. Keizo yang sebelumnya sempat rilis single dengan genre Dancedhut Anak Siapa & Jamu Gendong, apakah mungkin mau mencoba keluar dari comport zonenya?. Setelah lagunya jadi, ternyata Keizo langsung suka dan Bapak Rahayu Kertawiguna selaku CEO NAGASWARA, merestu Keizo untuk menyanyikan lagu tersebut.
Secara musik arransemen di kerjakan oleh Jaya RPH, dan khusus Biola String Sectionnya di isi oleh Hendri Lamiri, sesuai keinginan Keizo agar musiknya dibikin Full orchestra dan Overtunes di akhir buat dapat klimaks nya.
Setelah
aransemennya rampung, Keizopun take vocal sesuai kebutuhan lagunya biar mood
vocal dapat nuansa sedihnya. Dan Andi Merpati yang mengarahkan dan memastikan
langsung sampai benar-benar menyanyinya Keizo dapat menyentuh dan menggetarkan
hati. Terlebih lagi ada sentuhan Biola Hendri Lamiri, cukup membuat merinding
yang mendengarkannya.
Pria
tampan, klimis dan murah senyum ini memang dikenal multi talenta. Bernama
lengkap Hendra Mckeizo atau biasa disapa Keizo adalah penyanyi solo NAGASWARA,
ia merupakan lelaki kelahiran Bangka, namun berkarir di Jakarta.
Keizo
mengenal dunia tarik suara sejak kecil, dan SMP kelas 1 ia sudah mulai menyanyi
dari panggung ke panggung untuk event-event di sekitaran Bangka. Menginjak
dewasa ia mulai hijrah berkarir ke Jakarta, selain bernyanyi ia aktif menjadi
MC (Master Of Ceremony).
Bernyanyi
bagi Keizo merupakan bakat alami yang diturunkan dari kedua orang tuanya. Dan
untuk menunjang bakat alaminya ini, ketika kuliah ia sempatkan untuk kursus les
vokal. Semua ia lakukan untuk mengejar mimpinya. Single Perdananya di NAGASWARA
berjudul Anak Siapa ciptaan Yogi RPH. Single ini menjadi awal pembuka Keizo
dalam menginjakkan kakinya di blantika industri musik Indonesia.
Semoga
single terbarunya Keizo Bertepuk Sebelah Tangan dapat menjadi lagu yang hits
dan disukai banyak orang, sehingga dapat menaikkan pamor Keizo sejajar dengan
penyanyi papan atas lainnya. (FE)
iMusic.id – Band heavy metal asal Swedia, Sabaton, kembali menghadirkan karya terbaru mereka lewat single ‘Yamato’, yang dirilis bersamaan dengan video musik resmi hasil kolaborasi bersama game naval populer, World of Warships. ‘Yamato’ terinspirasi dari kapal perang legendaris Jepang yang dikenal sebagai salah satu simbol kekuatan terbesar dalam sejarah perang laut. Lagu ini jadi kelanjutan spiritual dari ‘Bismarck’, sekaligus memperkuat ciri khas Sabatondalam mengangkat kisah sejarah militer ke dalam musik yang epik dan penuh energi.
Joakim Brodén mengungkapkan bahwa kisah kapal perang selalu menjadi bagian menarik dalam perjalanan musikal Sabaton, sementara Pär Sundström menambahkan bahwa ‘Yamato’merupakan jawaban atas permintaan panjang para penggemar yang ingin melihat kelanjutan cerita dari ‘Bismarck’. Kolaborasi ini juga menghadirkan pengalaman unik di dalam game, di mana pemain dapat menikmati ‘Yamato’ sebagai bagian dari gameplay, lengkap dengan elemen khusus yang terinspirasi dari Sabaton.
Video musik ‘Yamato’ turut memperkuat nuansa dramatis lagu ini, menampilkan band yang berada di atas kapal dalam momen pertempuran terakhir yang penuh intensitas. Proses produksi sendiri dilakukan dengan tantangan ekstrem, mulai dari suhu dingin hingga efek air yang mensimulasikan kondisi laut sebenarnya. Dikenal dengan pendekatan sinematik dan tema sejarah yang kuat, Sabatonterus memperluas jangkauan mereka sebagai salah satu band heavy metal paling berpengaruh saat ini, dengan miliaran stream dan basis penggemar global yang solid.
iMusic.id – Di tengah hiruk pikuk kehidupan yang penuh tekanan dan ketidakpastian, Joanna Andrea menghadirkan karya terbarunya yang berjudul “Tenanglah”, sebuah lagu yang menjadi pelukan hangat bagi siapa pun yang sedang berada di titik terendah dalam hidupnya.
Ditulis sendiri oleh Joanna Andrea, “Tenanglah” lahir dari pengalaman personal yang penuh pergulatan. Lagu ini menggambarkan fase ketika harapan terasa memudar dan kekhawatiran mengambil alih, namun di saat yang sama juga menjadi pengingat lembut bahwa setiap badai pasti berlalu. Melalui lirik yang jujur dan emosional, Joanna mengajak pendengarnya untuk tetap bertahan, melangkah, dan tidak menyerah pada kehidupan yang hanya datang satu kali.
Sebagai solois perempuan Indonesia yang tengah bersinar, Joanna Andrea terus menunjukkan konsistensinya dalam berkarya. Namanya mulai dikenal luas lewat deretan lagu seperti “Lepaskan, Tak Bertahan Lama, Hanya Satu” dan “Wajah Yang Membawa Aku Pulang”. Sebelumnya, ia juga telah merilis single “Dinikmati Saja” yang semakin memperkuat identitas musikalnya.
Mengusung genre pop yang hangat dan relatable, “Tenanglah” menjadi salah satu karya paling jujur dalam perjalanan karier Joanna Andrea. Lagu ini ditulis di masa ketika ia hampir menyerah pada mimpinya di industri musik. Setelah melewati berbagai pasang surut, Joanna berhasil bangkit, menemukan kembali semangatnya, dan kini semakin mantap menapaki jalannya sebagai musisi dengan karakter yang kuat.
“Tenanglah” resmi dirilis sebagai single ke-6 pada Maret 2026 dan menjadi bagian dari rangkaian menuju album perdana Joanna Andrea yang akan dirilis di tahun yang sama.
Kini, “Tenanglah” sudah dapat dinikmati di seluruh platform musik digital, menjadi teman setia di saat-saat paling sunyi, ketika yang dibutuhkan hanyalah sedikit ketenangan dan harapan.
iMusic.id – Femm Chem merupakan band indie rock yang telah aktif sejak tahun 2022 dan menjadi bagian dari dinamika skena musik Semarang. Mengusung lagu-lagu original, Femm Chem dikenal melalui pendekatan musik yang sederhana, fun, dan jujur, terinspirasi dari British indie rock seperti Wet Leg serta nuansa psychedelic dan garage pop ala band Australia Nice Biscuit.
Femm Chem digawangi oleh Isa Pradana sebagai lead guitar dan vokal, Vajra Aoki pada vokal dan gitar, Dimas Sadewa pada bass, Ferdinandus Erdin pada drum sekaligus artwork, serta Zuma Mahardika pada synth dan vokal. Perbedaan latar belakang serta referensi musik masing masing personel menjadi elemen penting yang membentuk karakterFemm Chem sederhana namun lantang, ironis, playful, dan perlahan menghanyutkan.
Melalui semangat tersebut,Femm Chem resmi merilis single terbaru berjudul “Nasida Liar” yang sekaligus menjadi lagu pertama Femm Chem yang ditulis dan dibawakan dalam Bahasa Indonesia. Langkah ini menandai fase baru dalam perjalanan kreatif mereka sekaligus membuka ruang ekspresi yang lebih dekat dengan realitas pendengar lokal.
“Nasida Liar”dari Femm Chem merepresentasikan kegelisahan hidup di tengah dunia yang terasa semakin ramai oleh arus informasi, media, dan tuntutan eksistensi. Lagu ini menangkap potongan potongan kehidupan modern mulai dari konsumsi berita, konten yang berulang, hingga isu personal yang kerap membuat ruang batin terasa penuh dan melelahkan.
Secara lirik, “Nasida Liar” hadir dengan pendekatan puitis dan satir menggambarkan usaha individu untuk mencari jeda di tengah hiruk pikuk tersebut. Lagu ini berbicara tentang kebutuhan untuk berhenti sejenak, menarik napas, dan mensyukuri momen kecil tanpa harus terjebak dalam kerumitan yang berlebihan. BagiFemm Chem, lagu ini menjadi bentuk refleksi sekaligus terapi personal.
Dari sisi musikal, “Nasida Liar” diramu dengan aransemen yang lugas dan enerjik menegaskan identitasFemm Chem yang mengedepankan kesederhanaan tanpa kehilangan daya ekspresif. Permainan gitar yang ringan, ritme yang dinamis, serta lirik lirik ironis menjadi kekuatan utama yang membuat lagu ini terasa dekat dengan realitas pendengarnya.Sebagai bagian dari perilisan single ini,Femm Chem juga akan menjalankan rangkaian promosi melalui platform digital dan media sosial guna menjangkau audiens yang lebih luas.
Lagu ini direkam pada bulan April 2025 dan dikerjakan oleh mereka sendiri, hingga proses mixing dan mastering dikerjakan oleh Pandu Fuzztoni, seorang musisi, producer dan engineer yang turut mengerjakan artis seperti Dongker, Grrrl Gang, Skandal dan masih banyak artis lainnya. Single terbaru Femm Chem berjudul “Nasida Liar” tersedia di kanal digital stores pada Maret 2026.