Connect with us
Paranoia Paranoia

iMovies

“Paranoia”, film terbaru produksi Miles Films, meluncurkan official trailer.

Published

on

iMusic – Setelah merilis teaser trailer awal Juli lalu, hari ini Paranoia, film drama thriller pertama produksi Miles Films, dari sutradara Riri Riza dan produser Mira Lesmana, meluncurkan official trailer-nya.

Adegan trailer dibuka dengan DINA (Nirina Zubir) dan LAURA (Caitlin North-Lewis) di dalam mobil sedang tertawa, diiringi musik bernada gembira. Namun hanya berlangsung beberapa saat, kemudian nuansa adegan-adegan berikutnya mulai berubah.

Nada musik yang memburu berpadu dengan suara detak jarum jam yang semakin kencang menambah nuansa cerita makin mencekam. Ketegangan demi ketegangan meliputi para tokohnya, yang nampaknya adalah sebuah keluarga inti dengan seseorang yang tak dikenal. Sekelebat adegan perkelahian yang menjadi penutup trailer meninggalkan pertanyaan tersirat dari keseluruhan trailer seperti tertulis pada tagline di poster film Paranoia – ‘Husband. Wife. Daughter. Stranger. Who do you trust?’

Sebagai pengembangan dari teaser trailer yang sebelumnya diluncurkan, official trailer ini memberikan gambaran cerita dari film Paranoia; tentang DINA yang melarikan diri dari suaminya, GION (Lukman Sardi). Ia diburu karena selain lari bersama anak mereka, LAURA, ia juga membawa sebuah barang berharga. Dalam persembunyiannya, seorang pria tak dikenal yang bernama RAKA (Nicholas Saputra), muncul dan mengusik hubungan Dina dan Laura. Situasi menjadi bertambah sulit dan ancaman semakin mendekat.

“Menonton trailer ini, dari beberapa detik pertama orang pasti langsung mengenali, ini film produksi Miles Films. Sebuah keluarga, ibu dan anak, senyum. Lalu yang remaja menari ceria. Tapi begitu masuk detik berikutnya, wow! Sesuatu yang baru nih dari Mas Riri dan Mbak Mira,” ujar Lukman Sardi, salah satu pemeran utama film Paranoia. “Ada ketegangan yang terus memuncak sampai akhir trailer dan membuat kita jadi penasaran,” lanjutnya menggoda.

Sutradara Riri Riza menceritakan tentang proses pembuatan official trailer film Paranoia. “Bagi saya film Paranoia adalah pengalaman baru dalam bercerita karena ini adalah film genre pertama saya. Dan senang sekali saya dapat mengajak Ratrikala Bhre Aditya untuk mengerjakan trailer ini karena dia tahu persis keinginan saya untuk memastikan elemen perasaan dan hubungan manusia, yang adalah bagian penting dalam film Paranoia, dapat terasa dalam trailer ini,” ujarnya.

Film Paranoia diproduksi di tengah masa pandemi pada akhir tahun 2020 dan telah diputar perdana pada 25th Bucheon International Fantastic Film Festival (BIFAN) 2021, salah satu ajang festival film internasional bergengsi di Korea Selatan pada Juli 2021 lalu. “Saat kami merilis poster dan teaser, senang sekali dengan sambutan yang antusias dari publik dan teman-teman.

Saya sendiri tidak sabar ingin film drama thriller pertama kami ini bisa segera dinikmati juga di Indonesia. Semoga masih bisa bersabar sedikit lagi dalam menantikannya dengan menikmati trailer yang sudah kami siapkan dan luncurkan hari ini,” tutur produser Mira Lesmana.

Nantikan film Paranoia yang akan segera menemui penontonnya di Indonesia. Ikuti perkembangannya melalui akun-akun sosial media Miles Films. (FE)

iMovies

“Lutesha Sadhewa” berani ungkap tak ingin berkomitmen di film terbarunya.

Published

on

iMusic – Lutesha atau yang akrab disapa Uthe adalah aktris wanita berdarah Indonesia-Belanda yang mulai dikenal lewat perannya di film horor “Keramat 2” dan film aksi komedi “The Big 4”. Ia juga bermain di sejumlah film seperti “Penyalin Cahaya”, “My Generation”, “Ambu”, “Bebas” dan “Sebelum Iblis Menjemput Ayat 2”.

Kini namanya semakin dikenal dan ia pun mulai mencoba beberapa genre film yang menantang. Jika di film “Keramat 2” ia berperan sebagai anak indigo yang akrab dengan hal berbau mistis, dan di “The Big 4” berperan sebagai Alpha yang merupakan komplotan penjahat, kini ia mencoba bermain di film bergenre romance untuk pertama kalinya, berjudul “Panduan Mempersiapkan Perpisahan”.

Film tersebut hasil adaptasi dari buku terbitan Mojok, yang juga merupakan karya dari Arman Dhani yang berjudul “Eminus Dolere”. Di film ini, Lutesha berperan sebagai Demi wanita yang independent, tahu apa yang dia mau, bahkan sampai rela bolak-balik Yogyakarta demi menemui Bara, laki-laki spesial baginya. Namun dibalik itu semua, Demi justru menemukan dilema di dalam hubungannya, karena enggan berkomitmen.

“Peran Demi memang abu-abu, dia ada, ingin selalu bersama, tapi tidak ingin terikat atau berkomitmen dalam satu hubungan. Film ini perjalanan Demi mencari tau apa yang sebetulnya dia inginkan dan butuhkan dari seorang Bara,” ungkap Lutesha.

Lebih lanjut cerita film ini tentang seorang pria bernama Bara yang selama bertahun-tahun memiliki hubungan tanpa status dengan seorang wanita bernama Demi. Ceritanya dimulai dari pertemuan, kisah kebersamaan hingga perpisahan mereka.

Di sini kita akan mendengar kisah-kisah tersebut dalam sebuah fragmen memori. Memori mengenai bagaimana keduanya kerap menghabiskan waktu bersama dan jatuh cinta. Hingga akhirnya, Barra mulai memiliki ekspektasi untuk hubungan yang lebih. Meski begitu Demi memiliki ketakutan untuk memiliki komitmen dengan seseorang.

Film “Panduan Mempersiapkan Perpisahan” disutradarai oleh Adriyanto Dewo, yang sebelumnya juga menyutradarai film “Sanubari Jakarta” dan “One Night Stand”. Film “Panduan Mempersiapkan Perpisahan” sendiri akan tayang mulai 16 Februari 2023 mendatang dan bisa disaksikan di Bioskop Online dengan harga Rp 15.000,-.

Nantikan terus info terbaru seputar film “Panduan Mempersiapkan Perpisahan” di seluruh platform sosial media Bioskop Online. Sambil menunggu penayangan film Panduan Mempersiapkan Perpisahan, kamu dapat menyaksikan karya orisinil Bioskop Online lainnya seperti Ratu Dansa dan Rumah Kaliurang. Film-film di Bioskop Online dapat diakses melalui situs www.bioskoponline.com, atau lewat aplikasi yang bisa diunduh melalui App Store atau Google Play Store.

SEKILAS TENTANG BIOSKOP ONLINE

Bioskop Online adalah sebuah layanan TVOD (Transaction Video On Demand) yang menawarkan kurasi film dari berbagai produser film lokal dengan harga yang terjangkau, mulai dari Rp5.000,- dan masa sewa selama 48 jam.

Bioskop online bisa diakses langsung melalui situs www.bioskoponline.com, atau lewat aplikasi yang bisa diunduh melalui App Store atau Google Play Store. Konten-konten di Bioskop Online terdiri dari antara lain film panjang, konten original dengan durasi mid-feature, serta special show. (FE)

Continue Reading

iMovies

Trailer “Waktu Maghrib” film horror terbaru Rapi Films dan Sky Media.

Published

on

By

iMusic – Mengawali tahun 2023, Rapi Films meluncurkan trailer film horor terbarunya, WAKTU MAGHRIB. Film hasil kerja sama Rapi Films dengan Sky Media ini disutradarai oleh Sidharta Tata dan diproduseri oleh Gope T. Samtani.

WAKTU MAGHRIB yang berkisah tentang terror supranatural yang dialami oleh tiga orang sahabat di sebuah desa terpencil, dibintangi oleh sederet aktor, antara lain Aulia Sarah, Taskya Namya, Ali Fikry, Bima Sena, Nafiza Fatia Rani, dan Andri Mashadi.

Adegan trailer WAKTU MAGHRIB dibuka dengan seorang anak perempuan yang mengajak pulang dua orang temannya karena sudah masuk waktu Maghrib dan khawatir diculik hantu. Adegan berikutnya diwarnai teror demi teror yang terus menghantui warga desa.

Trailer semakin menengangkan ketika tiga anak desa Adi (Ali Fikry), Saman (Bima Sena), dan Ayu (Nafiza) mengalami teror yang tak hanya mengancam fisik tapi juga jiwa mereka. Trailer yang penuh dengan adegan mencekam dan penuh darah ini ditutup dengan Adi yang keluar dari liang lahat dan Saman yang terusik sesuatu dari balik pintu yang tiba-tiba tertutup. Skenario film WAKTU MAGHRIB ditulis oleh Agasyah Karim, Khalid Kashogi, Bayu Kurnia, dan Sidharta Tata.

Menurut Sidharta Tata, sutradara film WAKTU MAGHRIB, “Dulu semasa kecil, seringkali orang tua kami marah-marah untuk segera menyuruh kami masuk ke dalam rumah sebelum Maghrib menjelang. Ada hal-hal yang waktu itu belum bisa kami cerna walau kisah-kisah seram tentang masa menjelang malam itu selalu bergulir di telinga kami.

Trailer dan cerita ini adalah sajian untuk mengulik kembali memori kolektif seluruh masyarakat Indonesia yang sangat dekat dengan kisah-kisah pada saat Maghrib menjelang sekaligus menjadi tontonan yang menghibur.”

Sunil T. Samtani, produser eksekutif film WAKTU MAGHRIB, juga menambahkan, “Saya percaya dengan naskahnya. Mengangkat cerita horor yang dekat dengan masyrakat soal keseraman yang terjadi di Waktu Maghrib. Dengan arahan Tata, saya yakin ini akan jadi horor pembuka 2023 dari Rapi Films yang mencekam, seru dan bikin sulit tidur penontonnya.”

Film WAKTU MAGHRIB rencananya akan tayang di bioskop pada tanggal 9 Februari 2023. Pantau terus akun media sosial Rapi Films untuk informasi terkini film WAKTU MAGHRIB. (FE)

Tentang Rapi Films

Berdiri sejak tahun 1968, Rapi Films adalah salah satu rumah produksi Indonesia yang telah menghasilkan lebih dari 180 film untuk pasar lokal dan internasional. Rapi Films didirikan oleh Gope T. Samtani dan saat ini dijalankan oleh generasi kedua, Sunil G. Samtani sebagai Produser Eksekutif. Dari ratusan karya, genre horor bisa dibilang mendominasi filmografi Rapi Films. Beberapa yang paling sukses, di antaranya Sundel Bolong (1981), Ratu Ilmu Hitam (2019), Pengabdi Setan (2017), dan Pengabdi Setan 2: Communion (2022). Selain film layar lebar, Rapi Films juga memproduksi webseries untuk platform OTT.

Tentang Sky Media

Sky Media adalah perusahaan film yang sebelumnya telah membuat film Jailangkung 2 (2018), Sebelum Iblis Menjemput (2018), Sebelum Iblis Menjemput Ayat 2 (2020), dan Jailangkung 3: Sandekala (2022).

Continue Reading

iMovies

Hitmaker Studios mempersembahkan film ARGANTARA yang merupakan adaptasi dari novel best seller.

Published

on

By

iMusic – Menutup tahun 2022 Hitmaker Studios mempersembahkan film ARGANTARA yang merupakan adaptasi dari novel best seller karya dari Falistiyana yang telah dibaca lebih dari 48 juta kali dan di sutradarai dengan sangat baik oleh Guntur Soeharjanto. Ini pertama kali nya Hitmaker Studios membuat film bergenre romance action.

Rocky Soraya sebagai Produser film Argantara, mempersiapkan film ini dengan sepenuh hati, mulai dari pemilihan pemain, pembuatan script dan juga fokus mengedepankan kualitas gambar agar film ini mendapatkan hasil yang maksimal untuk dinikmati para pecinta film Indonesia serta penggemar novel Argantara.

Totalitas para pemain film ARGANTARA sungguh luar biasa dari mulai proses reading hingga syuting mereka bekerja keras untuk menghasilkan sebuah karya yang dapat di terima oleh masyarakat luas.

Film ARGANTARA mempunyai cerita yang kuat, tidak hanya konflik remaja tetapi terdapat juga konflik keluarga dan persahabatan yang sangat kental sehingga Film ARGANTARA dekat dengan realitas kehidupan metropolitan. Film bergenre romance action ini menceritakan bagaimana kisah Argantara sang ketua geng motor Agberos, yang menikah muda di usia 16 tahun dengan Syera dan kemudian hamil sebelum lulus sekolah.

Bagaimana kehidupan mereka selanjutnya?

Nantikan film ARGANTARA tayang di Bioskop mulai 29 Desember 2022.

SINOPSIS

Kehidupan SYERA, seorang siswi SMA berusia 16 tahun mendadak berubah ketika ia menikah muda dengan ARGANTARA, seorang cowok bandel yang dibencinya di sekolah dan juga ketua geng Agberos. Sifat dan sikap keduanya yang bertolak belakang membuat rumah tangga mereka penuh pertengkaran. Arga pun sering tidak ada di rumah kerena teman gengnya terbunuh ketika tawuran besar-besaran dengan geng lain bernama Baron.

Pernikahan Argantara dan Syera dirahasiakan dari sekolah. Tidak ada satu pun teman mereka yang tahu. Mereka harus berhati-hati karena kalau sampai rahasia ini terbongkar, mereka bisa dikeluarkan dari sekolah. Tapi tiba-tiba Syera hamil! Sampai kapan rahasia mereka bisa tersimpan? Apakah pernikahan dan kehamilan dengan segala tanggung jawabnya adalah sesuatu yang bisa mereka jalani di usia 16 tahun? (FE)

Pemain :

• Aliando Syarief as ARGANTARA REYNAND

• Natasha Wilona as SYERA JEHANI

• Teuku Rassya as ALDI MAHENDRA

• Fattah Syach as JOHAN ADIBASKARA

• Samudra Taylor as ANDRE GALAKSA

• Ahmad Pule as ZIKO HAEDAR

• Ryuken Lie as ELANG PRADIPTA

• Jefan Nathanio as AZKA JANUAR

• Annette Edoarda as GHEA SALSABILA

• Renald Ramadhan as BARA KSATRIA

• Shan Ryadi as PANDJI GEMILANG

Continue Reading