Raisa Jadi Produser Bareng Dipha Barus Dan Marco Barasuara

Raisa Jadi Produser Bareng Dipha Barus Dan Marco Barasuara

iMusic – Juni Records, label yang menaungi Raisa Andriana mengumumkan sebuah divisi baru di bawah bendera Juni yaitu Juni Studio. Inisiatif ini merupakan sebuah music camp yang mengumpulkan tiga produser yaitu Raisa, Marco Steffiano (drummer Barasuara), dan Dipha Barus.

“Juni Records punya tiga produser ada, Marco Dipha Barus, dan tahun ini Raisa mendeklarasikan sebagai produser juga,” kata Adryanto saat jumpa pers Juni’s Day di kawasan Bangka, Jakarta Selatan, Kamis (22/2/2018).

Tahun ini Raisa melebarkan sayap menjadi seorang producer musik. Ini menjadi kejutan yang baru bisa di ungkap sekarang.

“Buat Dipha sama Marco mungkin sudah pernah nge-produce lagu aku. Aku sendiri pun belum pernah mem-produce lagu, dan kalau pun menulis lagu juga buat lagu aku sendiri. Tahun ini aku mau belajar jadi producer” ujar Raisa.

Perbedaan referensi musik di antara ketiga produser itu juga menjanjikan variasi hasil karya musik yang menarik. Dan tidak menutup kemungkinan akan muncul kerjasama dalam bentuk lain di antara ketiga musisi tersebut.

“Ada rencana ke depannya kami bertiga mau bikin showcase atau konser gitu. Enggak cuma kita bertiga aja, konsep dasarnya sih pengin ada musisi-musisi lain juga, yang dibungkus satu konsep seru gitu,” cerita Dipha Barus.

Selain itu harapannya juga bisa ada karya kolaborasi antara aku, Marco sama Dipha yang bisa di rilis ke publik” pungkas Raisa.

 

(dyk)


Related Articles

Galuh Adiwinata Perkenalkan single kedua “Bila Ku Hidup Tanpamu”

iMusic – Setelah sukses merilis debut single “Ku Tak Ingin” beberapa waktu lalu, kini penyanyi asal Prabumulih, Sumatera Selatan, Galuh

“Neonomora” Akan Merilis Album Ketiga “Inflammable”.

iMusic – Inflammable adalah album studio ketiga Neonomora. Suara di album ini kontras dengan rekaman sebelumnya (SEEDS dan Waters) yang

Wayang Kulit Kembali Go-Internasional

iMusic – Nama lndonesia kembali harum dengan digelarnya pertunjukan wayang kulit di negara Belanda yang bertajuk “Shadow of Java”. Pertunjukan