“Semestinya”, Perjalanan “Teddy Adhitya” Kembali ke jati diri.

“Semestinya”, Perjalanan “Teddy Adhitya” Kembali ke jati diri.

iMusic – “Semestinya” merupakan rilisan kedua dalam rangkaian Trilogi “3” dari Teddy Adhitya yang terdiri dari tiga lagu yang saling berkaitan.

Jika “Langit Favoritku” adalah sebuah narasi tentang merayakan rasa dan melepaskan kenangan masa lalu, “Semestinya.” bercerita tentang sudut pandang dalam pencarian kembali jati diri yang terlupakan.

Melepas keterikatan terhadap kenangan dan masa lalu bukanlah sesuatu yang mudah. Nostalgia yang terlalu berlarut bisa membuat kita lupa atas identitas jiwa dalam menjalani hidup yang terus bergerak dan berubah.

Meskipun menjadi single kedua, “Semestinya.” adalah lagu pertama yang terlahir dalam rangkain Trilogi ini. “Ambil alih kendali diri, kembali semestinya” adalah sebuah pesan dan pengingat yang disampaikan kepada diri sendiri, bahwa setelah lepas dari belenggu masa lalu yang membuat kehilangan jati diri, kita harus kembali “Semestinya.”

Teddy Adhitya adalah seorang storyteller, penyanyi, penulis lagu, produser musik, dan pengembara yang merintis karir bermusiknya sejak tahun 2008. Di tahun 2016, Teddy merilis single pertamanya sebagai solois berjudul “In Your Wonderland”. Semenjak itu, Teddy sudah merilis dua buah album yaitu “Nothing is Real” (2017) dan “Question Mark” (2019).

“Semestinya.” sudah dapat dinikmati di berbagai layanan musik digital di tanggal 1 September 2021. Berikutnya lagu ketiga dan penutup rangkaian Trilogi “3” dari Teddy Adhitya akan dirilis di tanggal 8 September 2021. (FE)


Related Articles

“Ninety” Band Alternative Rock Rilis Album “Sekarang”.

iMusic – Di tengah kejamnya masa pandemi bagi para seniman, tidak sedikit musisi yang nekat melepas karyanya, sebut saja Kelompok

“Awan Hitam”, Jadi Album Perdana Yang Disuguhkan Oleh “Benten +62”, Band Alternative Asal Bali.

iMusic – Pada bulan April 2019 Benten +62 merilis single pertama yang berjudul “And This”, yang dirilis via YouTube dan

Karya Perdana Dini Fransiska Di Industri Musik Dangdut Indonesia.

iMusic  – DINI FRANSISKA MARPAUNG, dara muda berumur yang baru genap 16 tahun, yang dahulu lebih dikenal dengan DINI LIDA