Connect with us

iLive

25 Tahun berkarya, Diva Indonesia “Rossa” gelar “Rossa 25 Shining Years Concert”.

Published

on

iMusic – Konser 25 Tahun berkarya Rossa tinggal menghitung hari. konser yang berjudul “Rossa 25 Shining Years Concert” yang di gelar di Istora Senayan Jakarta pada 27 Mei 2022, yang akan di saksikan lebih dari 5000 penonton.

Rossa akan menggelar konser solo pertama dan terbesar sejak pandemic 2020. Persiapan matang sudah di lakukan konser dan sudah mendekati 905, baik itu dari persiapan lagu-lagu hits yang akan ditampilkan, maupun kesiapan para musisi yang turut memeriahkan konser.

Dalam konser kali ini rossa melibatkan empat music director yaitu: Dandy lasahido, Risyanda, Eka Gustiwana, Andi Rianto beserta Magenta Orchestra dalam mengaransemen lebih dari 25 lagu lagu hits nya. Tidak hanya itu, seperti konser sebelum nya Rossa mengajak teman teman musisi untuk berkolaborasi yaitu: Afgan, Ariel, Lyodra dan Boy William. Tak ketinggalan team konser yang handal seperti Taba sehagai art director dan Ineth Leimena yang di dapuk menjadi show director.

“Alhamdulillah aku bersyukur, akhirnya yang ditunggu-tunggu hampir tiba, sudah tidak sabar ingin ketemu dengan para fans. Setelah menahan rindu selama dua tahun akibat pandemi, seneng banget rasanya suuah bisa konser offline lagi.” kata Rossa kepada awak media saat menggelar konpers di Jakarta pada Selasa (17/5/2022).

Antusiasme penggemar Rossa dan penikmat konser terbukti sangat tinggi dengan tiket konser berhasil habis terjual dalam kurun waktu sangat singkat hanya beberapa minggu.

Konser “Rossa 25 Shining Years Concert” dipromotori oleh Inspire Production bekerja sama dengan tiket.com, dan di dukung oleh Scarlett, Ceria Bank BRI, Ximivouge Indonesia, Speedlab, dan Cityvision sebagai sponsor.

“Kami bersyukur, akhirnya bisa menggelar konser solo terbesar pertama di masa akhir pandemic, kami berharap konser ini bisa menjadi inspirasi dan semagat bagi para musisi Indonesia untuk tetap berkarya sehingga bisa menunjukan kepada musisi dan investor dari luar indonesia untuk membuka peluang kerja sama di indonesia dalam bidang Ekonomi Kreatif, khususnya di bidang Entertainment” ungkap Intan CEO dari inspire production selaku promotor konser.

Pertunjukan musik Rossa ini direspon sangat positif oleh pemerintah. Menteri Investasi/Kepala BKPM Bahlil Lahadalia mengungkapkan bahwa hal ini menjadi sinyal positif pemulihan ekonomi. “Sebagai salah satu negara dengan penanganan pandemi terbaik di dunia, Indonesia terus bergerak agar ekonomi bisa pulih dan bangkit, termasuk di sektor industri kreatif. Konser Rossa harus kita jadikan momentum sebagai bangkitnya dunia hiburan, khususnya musik di Indonesia,” ujar mantan Ketua Umum Himpunan Pengusaha Muda Indonesia (HIPMI) ini.

Felicya, pemilik dari brand Scarlett menyampaikan dukungan diberikan kepada Rossa atas karirnya yang gemilang dan selalu bersinar “Rossa adalah sosok penyanyi yang selalu bersinar di sepanjang karirnya, hal ini yang merjadi kesamaan dengan brand kami Scarlett yang ingin selalu bersinar”, ujarnya.

“Pesona seorang Rossa sebagai salah satu bintang tanah aii terus terasa hingga saat ini. Antusiasme masyarakat terhadap konser akbar Rossa 25 Shining Years semakin tinggi. Kami di tiket.com berterima kasih kepada Rossa dan tim karena telah dipercaya sebagai mitra OTA resmi dalam penjualan tiket konser spektakuler ini. Oleh karena itu, kami mengundang penggemar Rossa untuk segera klik aplikasi tiket.com untuk mendapatkan tiket konser Rossa 25 Shining Years agar bisa menyaksikan secara langsung performa salah satu Diva temama tanah air dalam konser yang tentunya sudah sangat kita nantikan ini.

Konser Rossa juga menjadi. salah satu momentum pemulihan ekonomi kreatif di Indonesia, dan kami sungguh bangga dapat menjadi bagian dari ajang bersejaran ini,” ungkap Maria Risa Puspitasari, VP of Brand Marketing, tiket.com.

selama 25 tahun berkiprah di dunia music tanah air, Rossa tidak hanya Kerap berhasil menggelar konser di negeri sendiri tetapi juga di negara tetangga seperti Malaysia, Singapore, Brunai dengan tiket yang selalu habis terjual.

Rossa 25 Shining Years Concert juga akan di gelar di kota lain nya antara lain: Surabaya 25 Jun 2022 , Bandung 29 Juli 2022 dan beberapa kota besar lain nya.

Penyelenggaran event konser “Rossa 25 Shining Years Concert” ini juga didukung oleh BRI. Sama halnya dengan Rossa yang terus menghasilkan karya, BRI pun juga akan terus berkarya dalam menghasilkan produk dan layanan keuangan yang inovatif dengan memanfaatkan kemajuan teknologi digital. Salah satunya adalah CERIA yang merupakan aplikasi pinjaman digital untuk transaksi pembayaran di merchant ecommerce dan layanan API Kartu Kredit Co-Branding BRI ysng memungkinkan berbagai layanan kartu kredit BRI dapat diakses melalui aplikasi partner dari BRI.

Dalam kegiatan ini, BRI memberikan penawaran menarik khusus nasabah setianya melalui program diskon hingga 1596 untuk pembelian tiket konser dengan Kartu Kredit “BRI dan aplikasi pinjaman digital CERIA, hal tersebut disampaikan Direktur Bisnis Konsumer BRI Handayani. “Ini kali kedua BRI memberi dukungan untuk Event Konser Rossa yang sebelumnya diadakan secara online, melihat antusiasme para fans Rossa terhadap event ini membuat kami tidak ragu untuk memberikan dukungan kembali di konser yang pada akhirnya bisa diadakan secara offline ini. Kami harap dengan promo pembelian Tiket dengan Kartu Kredit BRI dan CERIA, nasabah BRI dan juga para fans Rossa dapat mengobati kerinduan akan suasana konser offline ini”, ujar Handayani.

Rossa 25 Shining Years Concert ini semakin mengukuhkan nama Rossa dalam sejarah industri musik tanah air, dan semoga Rossa terus selalu memberikan karya karya terbaiknya dalam karirnya kedepan.

TRANSFORMASI ROSSA DI KANCAH FASHION

Dikenal sebagai pribadi yang senang mengeksplorasi gaya, Rossa memang mempunyai ambisi dan hasrat untuk menggunakan fashion sehagai medium dalam menyalurkan ekspresi dirinya. Sehingga Rossa selalu menelurkan karya musik yang tak hanya sekadar menyajikan melodi indah di telinga, namun juga mengemas visualnya secara sempurna lewat estetika fashion yang memanjakan mata.

Sampai akhirnya di awal tahun 2022 Rossa mengajak salah satu Fashion Director berskala internasional yaitu Faye Liu, untuk mewujudkan metamorfosis dan perjalanan baru di dunia mode. Faye yang juga merupakan founder dari The Cligue, dikenal sukses membawa karya desainer-desainer Indonesia ke dunia Hollywood, salah satunya adalah head piece Rinaldy A. Yunardi yang pemah dipakai oleh Madonna.

Di konser perayaan 25 tahun berkarya ini, fashion tentu menjadi elemen visual dan hiburan yang paling digarisbawahi. Rossa ingin membuat pertunjukan mahakarya yang akan memuaskan para penggemarnya. Faye yang bertindak sebagai Image Director mengkurasi segala busana dan aksesori dari para desainer mode papan atas untuk memaksimalkan aksi Rossa di atas panggung.

Para desainer yang terlibat di antaranya tiga desainer Tanah Air, yakni perancang busana Didi Budiardjo dan Monica Ivena, kemudian desainer aksesori Rinaldy A. Yunardi.

Didi Budiardjo, seorang Isgenda di industri mode Indonesia ini dikenal dengan siluet feminin ala Parisian yang menyuguhan lekuk klasik penuh keanggunan dan dipadukan bersama unsur glamor. “Pertama kalinya bagi saya memakai rancangan Didi Budiardjo untuk konser tunggal, saya selalu mengagumi karyanya yang lekat dengan citra classic goddess. Saya akan mengenakan busana Didi untuk penampilan bersama Andi Rianto.” ungkap Rossa. Di sisi lain, Rossa memilih Monica Ivena yang rancangannya pernah dipakai oleh Taylor Swift dan Khloe Kadarshian untuk dipakai pada sesi dance di tengah konser.

ROSSA MENGGANDENG PERANCANG BUSANA INTERNASIONAL DAN SEORANG COUTURIER, IRIS VAN HERPEN

Dengan bangga Rossa juga mengumumkan jika ia akan memakai busana dari seorang fashion designer intemasional yang karyanya kerap muncul di perhelatan bergengsi dunia, ialah Iris van Herpen.

Perancang busana dan sekaligus seorang couturier asal Belanda ini populer lewat desain dengan detail rumit dan acap kali menghasilkan potongan yang memukau mata. Iris begitu piawai dalam memadukan teknologi bersama teknik haute couture tradisional. Tak heran jika karya-karya Iris yang luar biasa tersebut belakangan muncul di atas karpet merah Met Gala, Grammy, sampai piala Oscar, dan dikenakan oleh sederet A-lister dunia semisal Jennifer Lopez, Lady Gaga, serta Grimes

“Busana Iris van Herpen akan saya pakai sebagai pembuka konser, sehingga harus Spektakuler dan memikat mata penonton yang menyaksikannya secara langsung. Ini adalah momen yang cukup mendebarkan, sebab butuh waktu tiga bulan buat saya mendiskusikan perihal busana konser ini, terutama karya Iris yang dirancang khusus untuk membalut tubuh petite saya. Cara pengambilan gaunnya juga tidak mudah, diperlukan qhand carry dan dijinjing melintasi benua,” cerita Rossa.

Tak sampai di situ saja, demi memanjakan para penggemar setianya Rossa secara spesial membangun area memory lane yang memuat perjalanannya dari tahun 1996 sampai 2022,

letaknya persis di Lobby Istora Senayan. “Di memory lane akan saya perlihatkan galeri yang berisi foto-foto konser memajang beberapa penghargaan, rekaman video klip, dan oh, saya juga akan memajang beberapa koleksi busana yang pernah dipakai saat konser!” tutupnya.

Melalui fashion, Rossa berharap penampilan segarnya yang lebih berani, edgy serta tetap  glamor dapat membawa transformasi dan koneksi baru dengan para penggemarnya. (FE)

iLive

“San.gita” Gelar Babak Pertama “Tur Lelaku” Di Jawa Tengah.

Published

on

iMusic.id – Setelah merilis album pertama berjudul Martyapada di layanan digital streaming pada 24 November 2023, dilanjutkan dengan rilis fisik album tersebut dalam bentuk cakram padat digital (digital CD) 24 Februari lalu, band dari kota Salatiga, San.gita (baca: sanggita) akan menjalankan tur memperkenalkan karyanya melalui penampilan live dalam tur mandiri ke beberapa daerah di wilayah Jawa Tengah pada bulan Maret hingga Mei 2024.

Tur ini diberi nama Tur Lelaku. Lelaku sendiri adalah program yang San.gita jalankan secara mandiri setiap dua/ tiga bulan menampilkan hasil olah daya mereka dalam bentuk penampilan musik secara live di tempat – tempat yang sedia bersinergi bersama.

Program rutin ini telah berlangsung sebanyak lima kali di tahun 2023 di dalam kota Salatiga. Menindaklanjuti rilis debut albumnya San.gita meluaskan Lelakunya ke daerah dan kota lain di luar Salatiga. “Kami antusias sekali bermain secara live memperkenalkan karya kami kepada khalayak yang lebih luas lagi.

Lelaku adalah program mandiri kami yang mengakomodasi keseruan ini. Untuk babak pertama ini kami akan jalan ke venues di daerah-daerah yang masih relatif dekat dari Salatiga.

Kami akan melakukannya di wilayah Jawa Tengah dan Yogyakarta.”, jelas Bonita (vokalis San.gita) tentang rencana jalannya Tur Lelaku babak pertama. Sepuluh tempat direncanakan untuk San.gita singgahi di babak pertama Tur Lelaku ini yaitu di daerah: Ambarawa, Boyolali, Ungaran, Semarang, Temanggung, Pati, Magelang, Solo, Klaten, dan Yogyakarta.

“Sebisa mungkin kami berkolaborasi dengan kolektif atau komunitas di masing-masing tempat untuk pelaksanaan tur ini. Beberapa tempat sedang dan masih kami pastikan jadwal serta bentuk kolaborasinya. Ini juga salah satu upaya meluaskan jejaring untuk kelangsungan San.gita bermusik.”, ujar Meilana (manajer San.gita) mengenai kerjasama yang dijalin dalam Tur Lelaku.

Tidak hanya menampilkan musiknya secara live, di setiap singgahnya San.gita juga akan mendisplay dan menjual CD album Martyapada serta beberapa merchandise. Selain demajors yang memproduksi CD “Martyapada”, dengan sukacita San.gita mengajak dan turut didukung oleh beberapa unit produksi di kota Salatiga untuk berlangsungnya babak pertama Tur Lelaku ini.

Mereka adalah: Lanna (pembuat kerajinan berbahan kulit dan kain tenun), Sibuk Santai (pembuat t-shirt merchandise), Kopi Pialang (usaha mikro penyedia biji kopi hijau dan kopi sangrai), dan Trustindo Akomodasi Services (penyedia layanan akomodasi dan transportasi) yang akan menyertai kegiatan San.gita ini.

“Kami sadar bahwa kemandirian merupakan sebuah proses yang harus dijalani dengan sinergi antar beberapa pihak. Oleh karenanya, bukan hanya sebagai kanal ekspresi estetis, San.gita juga terus belajar menjadi bagian atau salah satu titik simpul sinergi yang bermartabat, paling tidak bagi rekan-rekan dan komunitas -komunitas di mana kami tinggal.”, jelas Adoi (gitaris San.gita) tentang dukungan untuk Tur Lelaku.

“Untuk babak pertama tur ini kami singgah-tampil di tiap akhir minggu, wilayahnya masih relatif dekat-dekat. Di babak keduanya nanti kami akan ke wilayah yang agak jauh, mungkin Jabodetabek dan Jawa Barat.

Nah di waktu itu kami akan meninggalkan Salatiga dalam kurun waktu sekitar dua mingguan berpindah-pindah kota atau daerah untuk singgah tampil di beberapa venue.”, tutur Sunu (basis San.gita) tentang rencana babak berikut dari Tur Lelaku. “Kan tidak mudah ya bisa singgah tampil live di tempat – tempat apalagi luar kotanya jauh dari tempat kami tinggal.

Dengan menjalankan babak pertama tur ini kami juga mengajak pihak-pihak lain untuk turut mendukung jalan dan berlanjutnya kegiatan ini. Kami yakin ini adalah hubungan yang mutual. Karena yang kami bawa adalah musik dan daya yang hidup. Jadi yuk turut Tur Lelakunya San.gita.

Ayo!”, ujar Michael (drummer San.gita) mengutip salah satu judul lagu di album Martyapada, mengajak pihak-pihak lain untuk berpartisipasi di Tur Lelaku ini. Berikut ini adalah jadwal Tur Lelaku 2024 babak-1:

16 Maret, 16:00 WIB di Angkringan Mbah Dharmo, Ambarawa

23 Maret, 16:00 WIB di Sasana Noegraha Desa Tanduk, Ampel, Boyolali

30 Maret Ungaran *

6 April Semarang *

20 April Temanggung *

27 April Pati *

4 Mei Magelang *

11 Mei Solo *

18 Mei Klaten *

25 Mei Yogyakarta *

* = masih dalam konfirmasi waktu dan tempat. Jadwal akan terus dimutakhirkan dan dapat dilihat di akun media sosial San.gita Mari TURut ‘berLELAKU’ menjadi bagian dari perjalanan musik San.gita. Ayo! (FE)

Continue Reading

iLive

Tutup rangkaian tur di Jakarta, konser Arch Enemy tawarkan harga tiket terjangkau

Published

on

iMusic.id – Band melodic death metal asal Swedia, Arch Enemy memastikan akan hadir dan menutup rangkaian rangkaian “Decievers” Asia Tour 2024 di Jakarta, Indonesia pada 23 Mei 2024. Info ini dibagikan oleh penyelenggara yaitu kolaborasi antara 1011 Media, Stayounxfest dan Noxafest pada press conference resminya di bilangan Kemang, Jakarta Selatan, Jumat 8/3/24.

“Kami sangat excited membawa Arch Enemy ‘Deceivers’ Asia Tour di Jakarta, dimana konser ini sekaligus menjadi penutup Tur mereka. Jadi kami dituntut agar membuat tur ini tidak hanya berkesan untuk para metalhead, tapi juga harus berkesan untuk Arch Enemy sendiri”, ujar Frans Silalahi selaku CEO of 1011 Media & Stayounx fest.

Kehadiran Arch Enemy yang akan manggung di lokasi yang terbilang anyar yaitu “Taman Kota Peruri, Blok M” diharapkan bisa menjadi sebuah konser yang mampu menarik kehadiran para komunitas metalhead untuk ikut menyemarakan acara konser music keras tersebut, oleh karena itu panitia penyelenggara juga akan melibatkan 6 group band cadas lokal menjadi pembukanya.

Ade Noxa selaku musisi dan CEO dari Noxa Fest mengumumkan bahwa ada 5 band underground ternama dari tanah air yang terpilih plus dipastikan ikut meramaikan tur konser Arch Enemy yaitu : Burgerkill, Noxa, Konfliktion, Straightout, Modern Guns serta Ejakula La Vampira, Pemilihan ke 5 group band tersebut tentu sudah melalui proses kurasi yang penuh pertimbangan dari penitia penyelenggara.

Konser Arch Enemy ‘Deceivers’ Asia Tour adalah sebuah persembahan kolaborasi antara 1011 Media, Stayounxfest dan Noxafest untuk komunitas penikmat musik keras Indonesia. Konser musik metal ini ditargetkan dapat menambah ukiran sejarah konser musik Indonesia, sekaligus sajian penutup sempurna dari rangkaian sejumlah konser musik keras di bulan Mei”, jelas Ade Noxa.

“Keputusan band Arch Enemy untuk menutup tur 16 kota dalam 7 negara Asia di Jakarta menunjukkan kalau kota Jakarta termasuk sebagai salah satu pusat berkembangnya musik metal di Asia”, tambah Ade lagi.

Untuk harga tiket, berita yang dilansir dari panitia penyelenggara menjelaskan bahwa harga tiket yang telah di tentukan oleh penyelenggara merupakan harga teiket termurah sedunia bila dibandingkan dengan harga tiket di negara – negara lain,

“Kami disini mencoba membawa semangat dari komunitas untuk komunitas, oleh karena itu kami mencoba menjual tiket dari show Arch Enemy ini dengan bandrol tiket yang kami harap dapat dijangkau oleh semua kalangan pecinta metal khususnya.” Ujar Ade Noxa.

Tiket untuk Tur Asia 2024 “Decelvers” Arch Enemy Jakarta ini tersedia untuk dibeli dengan harga Presale 1 seharga 285 ribu rupiah (belum termasuk pajak), Presale 2 seharga 400 ribu rupiah (belum termasuk pajak), tiket On The Spot seharga 550 ribu rupiah (belum termasuk pajak) dan kelas VIP seharga 1 juta rupiah (belum termasuk pajak) dengan benefit pemegang tiket VIP bisa bertemu langsung dan foto bersama personil Arch Enemy.

Tiket Tur Asia 2024 “Decelvers” Arch Enemy Jakarta ini bisa dipesan melalui Loket.com/ dan sudah bisa di pesan sejak berita ini dirilis.

Continue Reading

iLive

PAPPRI, RRI Jakarta didukung Pertamina dan Kemenparekraf gelar rangkaian acara memperingati Hari Musik Nasional 2024

Published

on

iMusic.id – Kebangkitan nasionalisme musik di Indonesia ditandai dengan tumbuhnya semangat membuat komposisi musik dan syair lagu yang sesuai dengan tradisi, bahasa dan karakteristik kebangsaan Indonesia sekaligus musik menjadi identitas kolektif yang menyatukan suatu bangsa.

Salah satu lagu bernuansa nasionalis adalah lagu Indonesia Raya yang diciptakan oleh WR Soepratman, seorang komponis yang aktif dalam pergerakan kebangsaan. Setelah dinyanyikan pada Kongres ke 2 Pemuda Indonesia pada 28 oktober 1928, lagu tersebut menjadi terkenal dan dijadikan Lagu Kebangsaan Indonesia setelah bangsa ini merdeka. Atas jasa-jasanya menciptakan lagu kebangsaan Indonesia dan menjadikan musik sebagai penggerak Semangat kebangsaan, maka 9 Maret hari lahir WR Soepratman dijadikan sebagai Hari Musik Nasional.

Dewan Pimpinan Pusat PAPPRI (Persatuan Artis Penyanyi, Pencipta Lagu dan Pemusik Republik Indonesia) bersama LPP Radio Republik Indonesia (RRI), didukung oleh Pertamina, Direktorat Perfilman, Musik dan Media, Direktorat Jenderal Kebudayaan, Kementerian Pendidikan, Kebudayaan, Riset dan Teknologi RI bekerja sama untuk merayakan Hari Musik Nasional 2024 dengan menghelat “KONSER MUSIK UNTUK SEMUA” pada Hari Sabtu, 9 Maret 2024, pukul 14.00 – 17.30 WIB di Auditorium Abdulrachman Saleh RRI Jakarta.

Pada hari Selasa tanggal 5 Maret 2024 Jam 13:30 – 16:00 WIB diselenggarakan Talkshow yang didukung oleh Kementerian Pariwisata dan Ekonomi Kreatif dan Pertamina di Auditorium Yusuf Ronodipuro RRI. Pada Sesi ke 1 mengambil tema “Direct Licensing” antara Manfaat dan Mudharat, dengan narasumber Candra Darusman, Dr Mohammad Amin, Prof Dr Agus Sardjono, Sahat M Sidabukke SH, Satriyo Yudi Wahono (Piyu) dan Dharma Oratmangun dengan moderator Johnny Maukar. Sedangkan Sesi 2 mengambil tema “Roadmap Musik Indonesia, peluang ekspor musik” dengan narasumber Jinan Laetittia, Dino Hamid, Kadri Mohamad dan Dwiki Dharmawan dan moderator Budi Ace. Baik Talkshow maupun Konsernya disiarkan secara Live oleh Pro 1 RRi serta Live Streaming oleh RRI Net.

“Ada puluhan penyanyi dan musisi lintas genre dan lintas generasi yang akan akan berkolaborasi menampilkan musik pop, jazz, rock, musik nusantara, musik berbahasa daerah, hingga dangdut. Semuanya mencerminkan tekad kita bersama, bahwa Musik Untuk Semua,” jelas Once Mekel, Ketua Bidang Program PAPPRI. Terlebih di tahun politik ini Musik dapat menyatukan kita semua dalam alunan harmoni, ritmis dan melodi yang indah.

Sekilas sejarah lahirnya Hari Musik Nasional, tidak lepas dari peran aktif PAPPRI sebagai organisasi berhimpunnya para pemusik nasional. Tahun 2013, di era Presiden Susilo Bambang Yudhoyono, peringatan hari musik pun ditetapkan sebagai perayaan hari nasional, melalui Keppres No.10 Tahun 2013, dengan nama HARI MUSIK NASIONAL, yang kini semakin marak dirayakan oleh berbagai elemen masyarakat.

Musik memiliki peran strategis dalam pembangunan. Musik juga berperan merekatkan dan mempererat kesatuan dan persatuan bangsa. Keragaman seni dan budaya nusantara menjadi modal terbesar kita dalam mewujudkan peran strategis musik. Ketua Umum PAPPRI Tony Wenas, mengemukakan bahwa PAPPRI sebagai wadah organisasi para artis, penyanyi, pencipta lagu dan pemusik tanah air memiliki peran penting dalam mendorong perbaikan ekosistem musik di tanah air.

“PAPPRI yang turut menginisiasi dan mendorong penetapan Hari Musik Nasional berkepentingan memanfaatkan momentum Hari Musik Nasional untuk lebih menggerakkan kesadaran dan apresiasi segenap elemen masyarakat mengenai pentingnya musik dalam keseharian, untuk masa depan serta menjaga kesatuan dan persatuan,” simpul Tony Wenas.

Konser Hari Musik nasional Ke 21 tahun 2024 akan menjadi bukti kongkrit, seberapa kuat dan solid peran para musisi, baik secara kualitas maupun secara kuantitas. Deretan penyanyi dan grup musik yang akan tampil adalah : Once Mekel, Andy Rif. Kaka Slank, Saykoji, Che Cupumanik, Syaharani, Netta KD, Monita Tahalea, Ita Purnamasari, Ikke Nurjanah, Dwiki Dharmawan, Yovie Widiyanto, Candra Darusman, Adi Adrian, Andre Hehanusa, Marcel Siahaan, Husein Al Atas, Barry Likumahuwa, Dira Sugandi, Sundari & Intan Soekotjo, Tony Wenas, Keenan Nasution, Makara, Faye Risakota, Anna Cassandra, Rina Nose, Novalinda Kolobonso, Rizki Ablah, Sandy Canester, Rayen Pono, 3 Composers, Mansen Munthe, Jimmo, Eka Deli, Konspirasi, Methosa, Lantun Orchestra, Jimbo and Prodigy, Kadri Mohamad, Lita Zen & Dudy Oris.

Melalui musik pesan Kebangsaan dapat diterima dengan penuh suka cita oleh masyarakat, khususnya anak-anak muda. Melalui musik pula semangat patriotisme dan nasionalisme akan terus tumbuh sehingga eksistensi dan ketahanan bangsa akan dapat dipertahankan. Inilah pentingnya peran dan posisi musik dalam gerakan Kebangsaan Indonesia.

Konser ini dipersembahkan untuk memeriahkan hari musik nasional yang ke 21, sebagai langkah untuk mencapai cita-cita besar, mengajak segenap rakyat Indonesia bernyanyi di setiap perayaan Hari Musik Nasional, setiap tanggal 9 Maret, serta menjadi momentum kearifan lokal menjadi basis utama Industri Musik Indonesia,” simpul Dwiki Dharmawan, Sekjen PAPPRI.

Selamat Hari Musik Nasional! Musik Untuk Semua !!

Continue Reading