iReview
Evoria, Exploraja! Platform Inkubasi Musisi Pendatang Baru Telah Diluncurkan.
iMusic – Kabar gembira bagi para musisi independen dan band-band pendatang baru di seluruh Indonesia! Platform inkubasi musisi bernama Evoria yang bertujuan menjaring para pendatang baru dan memberdayakan mereka dengan pengetahuan, kemampuan kreatif serta bisnis agar berhasil di industri musik telah diluncurkan secara resmi pada hari ini di Urban Forest Cipete, Jakarta Selatan.
Evoria yang digagas oleh M Bloc Entertainment dengan dukungan M Bloc Xperience dan Alive Indonesia ini akan memilih 10 artis pendatang baru yang mendaftar dan lolos kurasi untuk mengikuti program inkubasi musisi bersama para profesional industri musik nasional yang berasal dari berbagai bidang. Beberapa nama praktisi yang telah dikonfirmasi bakal mendukung Evoria menjadi mentor atau pemateri workshop di antaranya adalah Endah N Rhesa, Eka Annash (vokalis, pencipta lagu The Brandals), Jimi Multhazam (vokalis, pencipta lagu The Upstairs dan Morfem), Lafa Pratomo (produser Danilla dan Iwan Fals), Wendi Putranto (Co-founder M Bloc dan Manager Seringai), Ardy Siji (promotor musik), Dahlia Wijaya (Believe Country Director), hingga Satria Ramadhan (SRM).
Para artis pendatang baru yang lolos kurasi ini nantinya selain digembleng dengan berbagai materi pengembangan skill kreatif dan bisnis musik melalui bootcamp diskusi, workshop, serta showcase juga akan dibuatkan video live performance yang dapat digunakan salah satu marketing tool mereka dalam berkarier. Beberapa materi workshop yang telah dipersiapkan untuk diajarkan di antaranya adalah Live From Music, Songwriting Process, Music Production, Artist Management & Booking Agency, Digital Music Distribution, IP & Copyrights, Live Music Performance, Touring, hingga Performing Rights Organizations.
Proses pendaftaran artis-artis pendatang baru untuk mengikuti Evoria akan dibuka mulai Kamis (10 November 2022) hingga Minggu (11 Desember 2022) pukul 23:59 WIB melalui situs resmi Evoria.id dan via aplikasi M Bloc Xperience. Pendaftaran ini bersifat gratis dan wajib menyertakan Electronic Promo Kit (EPK) yang berisikan Foto, Logo, Bio, Link Video Performance, Link Album/Single, dan Contact Person.
“Untuk menjadi musisi sukses, kita harus mau belajar apa yang ada di dalam ekosistemnya, khususnya ‘area belakang panggung.’ Sebuah album rekaman yang sukses atau konser yang mampu mengubah hidup banyak orang merupakan hasil akhir dari sebuah proses penting, yaitu perencanaan yang matang dan strategi yang jitu. Platform Evoria melalui eksplorasi ini akan menjaring musisi pendatang baru, membuat inkubasi serta mempertemukan mereka dengan para praktisi industri musik yang sangat berpengalaman. Mereka akan berbagi teori, praktik, mengulas studi kasus, hingga menganalisa kisah-kisah sukses nama-nama besar di industri,” ujar Ardy Siji, CEO M Bloc Entertainment sekaligus promotor festival musik Rock in Celebes.
“Platform Evoria merupakan pengembangan mutakhir konsep Emerging Showcase yang telah dijalankan oleh M Bloc Entertainment sejak tahun 2019. Kami melakukan kurasi musisi/band sekaligus menyediakan panggung dengan dukungan akustik ruangan, tata suara, tata cahaya, tata visual terbaik bagi para artis pendatang baru untuk tampil live di hadapan para praktisi industri musik nasional seperti eksekutif label rekaman, jurnalis musik, manager artis, hingga produser ternama.
Beberapa nama baru yang tengah naik daun serta merupakan alumni Emerging Showcase di antaranya adalah Fleur, Perunggu, Sunwich hingga Irama Pantai Selatan. Kerap kali setelah tampil di Emerging Showcase para band ini juga diundang untuk mengisi panggung berbagai event di jaringan venue M Bloc Group. Kini bersama Evoria kami tingkatkan lagi programnya dengan menghadirkan talkshow dan workshop yang menampilkan pemateri para artis ternama dan profesional di industri musik nasional,” ujar Wendi Putranto, co-founder M Bloc Group sekaligus manager Seringai.
“Evoria ingin membangkitkan semangat kebersamaan melalui aktivitas yang dilakukan secara kolektif. Dengan spirit ini, Evoria dapat menjadi katalis bagi individu maupun kelompok untuk mengeksplor banyak hal bersama-sama menjadi lebih kuat, percaya diri dan tumbuh menjadi lebih baik. Dengan Evoria, kami percaya bahwa banyak hal-hal yang dapat dicapai jika dikerjakan bersama-sama,” jelas Edric Chandra dari Evoria selaku pihak yang mendukung penuh terwujudnya platform bagi para musisi pendatang baru ini.
“Saya dan Rhesa senang sekali terlibat dengan program platform Evoria. Sepanjang pengalaman kami di dunia musik, kami menyadari pentingnya memiliki waktu dan energi yang fokus dalam pembuatan karya hingga membangun perencanaan karier ke depan. Platform ini membantu memfasilitasi para musisi baru untuk meningkatkan kualitas karya, membangun jejaring, menambah jam terbang, hingga bertemu orang-orang yang berpengalaman di bidangnya. Semoga setelah mengikuti platform ini akan muncul musisi-musisi baru dengan karya serta karier yang panjang dan cemerlang,” jelas Endah Widiastuti dari duo Endah N Rhesa mengungkapkan dukungannya bagi platform Evoria.

Mengapa Penjaringan dan Inkubasi Musisi?
Penjaringan adalah proses menemukan talenta-talenta baru, kemudian dikurasi dengan baik, yang selanjutnya melalui proses inkubasi musisi untuk memberikan banyak pelajaran dan pengalaman untuk terjun ke industri musik menjadi artis profesional.
Melalui platform Evoria kami berharap akan banyak musisi pendatang baru profesional bermunculan di seluruh pelosok Nusantara dan mempercepat terjadinya regenerasi yang sehat dan berkelanjutan pada ekosistem musik. M Bloc Entertaiment, M Bloc Xperience, dan Alive Indonesia akan memfasilitasi sekaligus memberikan pengalaman tersebut secara terintegrasi.
Ada apa di Evoria Exploreaja?
Kami menyusun detail program Evoria sebagai berikut:
- Tujuannya agar para musisi baru berani meng-explore konsep, gagasan, praktik bermusik mereka secara lebih berdaya dengan bergabung bersama platform ini.
- Kick-off program dengan gathering, workshop, talkshow dan showcase musik serta jumpa pers; yang menghadirkan tamu partisipan dari label rekaman, kolektif musik, musisi, dan wartawan/media musik.
- Submission dengan penjaringan melalui registrasi via situs evoria.id dan aplikasi M Bloc Xperience mulai 10 November hingga 11 Desember 2022.
- Mempromosikan musisi-musisi terpilih dalam submission tersebut;
- Mengkurasi dan memilih 10 musisi atau band untuk diberikan reward melalui proses inkubasi musisi;
- Menghadirkan proses inkubasi musisi dengan memberikan kesempatan para musisi yang terpilih lolos kurasi untuk mengikuti mentoring bersama para musisi ternama dan praktisi industri musik profesional dengan latar belakang teori dan praktik yang beragam, sesuai dengan kebutuhan inkubasi (pendidikan musik, infrastruktur musik, jejaring relasi, dan pengembangan yang berkesinambungan).
- Proses inkubasi musisi menghadirkan 9 sesi khusus yaitu: Life From Music, Songwriting Process, Music Production, Live Performance, Digital Music Distribution, Artist Management & Booking Agency, IP & Copyrights, Music Bussiness, hingga Performing Rights Organization.
- Memberikan rewards dari partner dan kesempatan tampil dalam berbagai showcase musik.
Semoga program ini dapat menjawab kebutuhan yang tepat sasaran bagi para pelaku dan ekosistem musik Indonesia. Salam Evoria, Exploraja!
Tentang Evoria
Evoria merupakan platform penjaringan musisi sekaligus inkubasi musisi pendatang baru yang bertujuan memberdayakan mereka dengan beragam pengetahuan, kemampuan kreatif serta pemahaman bisnis agar berkembang menjadi musisi profesional dan berhasil di industri musik local, nasional, regional maupun internasional. Informasi lebih detail tentang platform Evoria bisa didapatkan via situs evoria.id.
Tentang M Bloc Entertainment
M Bloc Entertainment adalah perusahaan hiburan nasional berlokasi di Blok M, Jakarta Selatan yang didirikan di antaranya oleh profesional industri musik Wendi Putranto dan Ardy Siji. Fokus bergerak dalam memproduksi konser, tur, festival, venue operator, merchandise hingga manajemen artis. MBE merupakan anak usaha dari M Bloc Group (PT Radar Ruang Riang).
Tentang M Bloc Xperience
M Bloc Xperience merupakan sebuah aplikasi yang akan memberikan pengalaman baru online dan offline. Kami akan membangun tembok yang menjembatani antara dunia fisikal dengan digital dan menjadi open innovation lab dan experience aggregator platform terbesar di Indonesia. M Bloc Xperience (PT Ruang Meta Bloc) merupakan anak usaha dari M Bloc Group (PT Radar Ruang Riang).
Tentang Alive Indonesia
Alive Indonesia adalah creative agency yang merupakan group dari Mahaka Media. (FE)
iMusic
Dari Wayang ke Panggung Solo: Wahyudiramdan Rilis “JALANI SAJA” sebagai Babak Baru Perjalanan Musik
Setelah dikenal sebagai vokalis dari Wayang Band, Wahyudiramdhan kini melangkah ke fase baru dalam karier bermusiknya dengan merilis single solo berjudul “JALANI SAJA” pada 30 April 2026. Mengusung nama yang telah lama ia gunakan sejak awal berkarier, langkah ini menjadi penegasan identitas personalnya sebagai musisi.
Peralihan dari band ke solo bukanlah keputusan yang dirancang secara khusus, melainkan proses yang terjadi secara natural. Bagi Wahyudiramdhan, musik adalah bagian yang tidak terpisahkan dari hidupnya, sehingga proses berkarya terus berjalan seiring waktu.
“Musik sudah menjadi bagian dari hidup saya. Ketika ada materi, saya hanya menjalani dan mewujudkannya,” ujar Wahyudiramdhan.
Eksplorasi Personal dalam Format Solo
Dalam project solonya, Wahyudiramdhan memiliki ruang yang lebih luas untuk mengeksplorasi ide dan konsep musik secara menyeluruh. Ia terlibat langsung dalam setiap aspek kreatif, mulai dari penulisan lagu hingga aransemen.
Meski demikian, untuk kebutuhan penampilan langsung, ia tetap melibatkan additional band guna menjaga energi dan dinamika musikal di atas panggung.
Secara musikal, warna yang dihadirkan masih memiliki benang merah dengan karya-karya sebelumnya, namun dengan pendekatan yang lebih personal dan mengalir tanpa tekanan.
“JALANI SAJA”: Refleksi Perjalanan Hidup
Single “JALANI SAJA” menjadi titik awal dari perjalanan solo ini. Lagu tersebut mengangkat tema tentang dinamika kehidupan—proses jatuh bangun, kelelahan, hingga perjuangan yang menjadi bagian dari perjalanan seseorang.
Dalam proses produksinya, Wahyudiramdhan bekerja sama dengan Aris dari Lab Record, yang berperan sebagai sound engineer sekaligus produser. Kolaborasi ini mencakup seluruh tahap produksi, mulai dari rekaman hingga mastering. Dan untuk distribusinya dipercayakan kepada Musicblast.id.
Lagu ini tidak hanya bersifat personal, tetapi juga dirancang agar dapat dirasakan secara universal oleh pendengar.
Kejujuran sebagai Nilai Utama
Wahyudiramdhan menekankan pentingnya kejujuran dalam setiap karya yang ia ciptakan. Ia percaya bahwa kejujuran dalam lirik dan aransemen akan memudahkan pesan lagu tersampaikan kepada pendengar.
“Ketika karya dibuat dengan jujur, pendengar bisa lebih mudah terhubung,” jelasnya.
Selain aspek musikal, Wahyudiramdhan juga memberikan perhatian khusus pada elemen visual. Mulai dari artwork, video klip, hingga materi promosi lainnya dipersiapkan untuk mendukung narasi yang ingin disampaikan melalui lagu. Pendekatan ini dilakukan untuk memperkuat pengalaman audiens dalam menikmati karya secara menyeluruh. Ke depan, Wahyudiramdhan berencana untuk terus merilis karya secara konsisten dalam format single. Ia berharap dapat menjangkau pendengar yang lebih luas, tanpa meninggalkan identitas musikal yang telah ia bangun.
Sebagai penutup, Wahyudiramdhan merangkum perjalanan barunya dalam satu ungkapan sederhana:
“Jalani saja.”
Sebuah pesan yang sekaligus menjadi refleksi dari perjalanan hidup dan arah musikal yang ia pilih saat ini.
Informasi:
Instagram : https://www.instagram.com/ramdhanwahyudhi?igsh=MW9ic2l1MmZlOXlqaA==
Kontak Manager : liza ( 087888494812 )
Music Aggregator : Musicblast.id
iReview
Defend IT360 punya kemampuan mendeteksi dini berbagai ancaman keamanan siber
iMusic.id – Banyak perusahaan merasa sistem mereka sudah cukup aman, hingga suatu hari operasional terganggu, data tidak dapat diakses, atau bahkan kepercayaan pelanggan menurun akibat insiden siber yang tidak terdeteksi sejak awal.

Di tengah meningkatnya kompleksitas ancaman digital, kebutuhan akan sistem keamanan yang proaktif dan berkelanjutan kini menjadi semakin krusial bagi bisnis modern. Tantangannya, tidak semua organisasi memiliki visibilitas penuh terhadap aktivitas ancaman di dalam sistem mereka. Keterbatasan sumber daya, minimnya tenaga ahli, serta tingginya biaya untuk membangun sistem keamanan internal seringkali membuat perusahaan berada dalam posisi rentan tanpa disadari.
Perusahaan keamanan siber Defend IT360 resmi menginjak usia dua tahun pada Jumat (3/4/2026). Didirikan pada 2024 lalu, Defend IT360 (PT Data Enkripsi Informasi Teknologi) hadir membawa solusi keamanan siber yang adaptif dan relevan dengan kebutuhan bisnis yang semakin terdigitalisasi.
Tak hanya berfokus pada perlindungan, Defend IT360 juga mengedepankan strategi keamanan yang mampu memastikan keberlanjutan dan ketangguhan bisnis di tengah ancaman siber global yang terus berkembang.
Pada 2025, kerugian global akibat serangan siber diperkirakan telah mencapai USD 10,5 triliun per tahun menurut Cybersecurity Ventures. Biaya ini mencakup berbagai aspek, mulai dari investigasi insiden, downtime operasional, kehilangan pelanggan, hingga denda regulasi dari otoritas terkait.
Di Indonesia, Kementerian Komunikasi dan Digital (Kemkomdigi) mencatat kerugian akibat penipuan dan serangan siber telah menembus Rp476 miliar pada periode November 2024 hingga awal 2025. Tingginya angka ini semakin menegaskan bahwa ancaman siber bukan lagi risiko potensial, melainkan realitas yang harus dihadapi oleh setiap organisasi.
Kondisi inilah yang mendorong kebutuhan akan solusi keamanan yang tidak hanya reaktif, tetapi juga mampu memberikan pemantauan dan perlindungan secara real-time.
Sebagai pihak yang terlibat langsung dalam berbagai implementasi keamanan, Defend IT360 melihat bagaimana lanskap ancaman terus berkembang dan semakin kompleks. CEO Defend IT360, Sudino Oei, mengungkapkan bahwa pihaknya telah menangani klien dari berbagai sektor, mulai dari finansial, BUMN, hingga kesehatan, yang menghadapi tantangan keamanan dan compliance yang semakin tinggi.
“Seiring meningkatnya kompleksitas ancaman, kami melihat bahwa banyak organisasi mulai menyadari pentingnya investasi pada sistem keamanan yang lebih komprehensif. Tidak hanya untuk proteksi, tetapi juga untuk memastikan keberlangsungan bisnis,” ujar Sudino.
Sepanjang operasionalnya, Defend IT360 telah melakukan analisis terhadap 3.824 target Vulnerability Assessment & Penetration Testing (VAPT), dengan pemantauan lebih dari 5,9 miliar event log dan 750 endpoint oleh tim Security Operation Center (SOC). Dari hasil tersebut, sebanyak 16.248 alarm teridentifikasi sebagai indikasi ancaman yang memerlukan tindak lanjut melalui pemanfaatan teknologi threat intelligence.

Memasuki tahun keduanya, Defend IT360 terus memperkuat posisinya sebagai mitra strategis dalam menghadapi tantangan keamanan digital. Salah satu langkah yang diambil adalah dengan menghadirkan layanan monitoring keamanan terbaru, yaitu Virtual SOC Essential.
Banyak perusahaan telah memahami pentingnya memiliki Security Operation Center (SOC), namun seringkali terhambat oleh kompleksitas implementasi serta kebutuhan investasi yang besar. Virtual SOC Essential hadir sebagai solusi yang lebih fleksibel dan efisien, memungkinkan bisnis mendapatkan perlindungan menyeluruh tanpa harus membangun tim SOC internal.
Layanan ini mengandalkan teknologi Security Information and Event Management (SIEM) yang berjalan selama 24/7 untuk mendeteksi ancaman secara real-time. Sistem ini mampu memonitor berbagai perangkat penting dalam infrastruktur IT, seperti firewall, server (Windows/Linux), Active Directory, VPN, hingga endpoint security.
Melalui pemantauan tersebut, berbagai aktivitas mencurigakan dapat terdeteksi sejak dini, mulai dari upaya login gagal berulang (brute force), privilege escalation, port scanning, hingga aktivitas malware dan akses data yang tidak biasa.
Jika terdeteksi adanya potensi ancaman, sistem akan secara otomatis memberikan notifikasi kepada klien, disertai ringkasan insiden yang dapat segera ditindaklanjuti. Selain itu, klien juga akan menerima laporan keamanan bulanan yang mencakup rangkuman insiden, tren ancaman, serta aktivitas keamanan utama yang terjadi dalam sistem mereka.
Tidak hanya berhenti pada deteksi, layanan ini juga memberikan rekomendasi peningkatan keamanan yang mencakup aspek people, process, dan technology, sehingga perusahaan dapat terus meningkatkan postur keamanan mereka secara berkelanjutan.
Layanan seperti Virtual SOC Essential menjadi semakin relevan, terutama bagi perusahaan dengan skala menengah hingga enterprise yang tengah berkembang, namun belum memiliki sumber daya atau kebutuhan untuk membangun tim keamanan internal secara penuh. Hal ini juga dirasakan oleh berbagai industri seperti finansial, kesehatan, manufaktur, hingga perusahaan berbasis teknologi yang menghadapi tuntutan keamanan termasuk compliance yang semakin tinggi.
Dengan pendekatan yang lebih adaptif dan komprehensif, bisnis kini dapat memiliki visibilitas penuh terhadap ancaman sekaligus meningkatkan kesiapan dalam menghadapi risiko siber tanpa harus menghadapi kompleksitas operasional yang tinggi.
Ke depan, Defend IT360 berkomitmen untuk terus menghadirkan inovasi layanan keamanan siber yang relevan dan berdampak nyata bagi bisnis. Dengan mengedepankan kolaborasi dan teknologi, Defend IT360 optimis dapat menjadi mitra terpercaya dalam membantu organisasi tidak hanya bertahan, tetapi juga tumbuh dengan aman di era digital.
Untuk informasi lebih lanjut mengenai layanan dan pembaruan terbaru, kunjungi website resmi Defend IT360 di https://defendit360.co.id/ atau kanal media sosial LinkedIn dan Instagram @defendit360.
iReview
Segera, FENIX360 Gelar Konser Gratis Dengan Penampil Lintas Generasi.
iMusic.id – FENIX360 – sebuah aplikasi media sosial generasi terbaru, mengumumkan konser yang akan digelar secara gratis untuk para penggunanya. Konser tersebut akan dilaksanakan di Bengkel Space SCBD pada tanggal 9 Januari 2024, dengan penampil lintas genre dan lintas generasi dengan tajuk FENIX360 Live! Indonesia, yang akan menampilkan deretan penampil seperti ST12, Voice of Baceprot, Raffa Affar, Dimansyah Laitupa, Goliath, Hijau Daun, Nirwana, Angkasa, Oomleo Berkaraoke dan dengan pemandu acara, Adit Insomnia.
Bukan tanpa alasan FENIX360 mengundang para penampil lintas generasi tersebut, “Kami ingin menyajikan sajian musik langsung yang menampilkan keberagaman musik Indonesia dari berbagai generasi, mulai dari ST12 yang berkiprah sejak awal tahun 2000-an sampai Raffa Affar dan Dimansyah Laitupa, dua solois muda yang sedang memulai perjalanan musik mereka di industri musik Indonesia” ujar Sandy Monteiro, selaku CEO Asia Pacific dari FENIX360.
Selain perbedaan generasi dalam line-up konser ini, perbedaan genre juga diharapkan akan menjadikan konser ini sebagai ajang showcase bakat-bakat musisi tanah air, salah satunya adalah Voice of Baceprot, band beraliran metal yang berisikan tiga wanita muda asal Garut yang sudah menorehkan nama mereka sebagai line-up festival-festival besar di Dunia. Voice of Baceprot sendiri sudah menjajal salah satu festival metal terbesar di dunia, Wacken Open Air pada tahun 2022 lalu, dan tidak hanya itu, mereka juga sudah pernah menjalankan tur di Amerika dan Eropa tidak lama ini.
“Voice of Baceprot menjadi contoh generasi para seniman muda Indonesia yang sukses mendunia, kami di FENIX360 akan terus mendukung seniman-seniman di Indonesia dan seluruh Dunia untuk dapat mencapai tujuan mereka” lanjut Sandy Monteiro.
Untuk dapat memberikan kesempatan luas kepada para penikmat musik, FENIX360 menjadikan konser ini gratis, dengan syarat sangat mudah, yaitu dengan mengunduh aplikasi FENIX360 di Google Play Store atau Apple App Store dan mendaftar menjadi pengguna tanpa dipungut bayaran.
Informasi lebih lanjut kunjungi Instagram dan Tiktok FENIX360 Indonesia di @fenix360.id.
Tentang FENIX360
FENIX360 Pte Ltd, adalah perusahaan media sosial generasi berikutnya yang berkantor pusat di Singapura.
Inti dari upaya inovatifnya adalah aplikasi FENIX360, sebuah platform media sosial perintis yang berpusat pada seniman. Aplikasi ini dibuat dengan cermat untuk memberdayakan para seniman dan kreator, menawarkan mereka peluang yang tak tertandingi untuk memaksimalkan pendapatan dari upaya artistik karya mereka.
Sebagai perusahaan media sosial yang mutakhir, FENIX360 mengubah pengalaman pengguna dengan memadukan kreativitas dengan teknologi. Sebelum diluncurkan, platform ini telah diperjuangkan oleh lebih dari 7.000 duta seniman global, yang masing-masing berkomitmen penuh untuk meningkatkan hasil karya kreatif mereka.
FENIX360 menonjol di ranah digital dengan integrasi teknologi blockchain. Langkah strategis ini menempatkan FENIX360 pada posisi yang unik di antara aplikasi terdesentralisasi konsumen global, yang membentuk kembali bagaimana seniman terhubung, berkreasi, dan menghasilkan uang di era digital. (FE)

