Band Asal Manado “Fight For Another Hero”, Dengan Full Album Perdana Mereka “SWEET AFFECTION IN YOUR EYES”.

Band Asal Manado “Fight For Another Hero”, Dengan Full Album Perdana Mereka “SWEET AFFECTION IN YOUR EYES”.

iMusic – Setelah mengeluarkan dua single sebagai penanda bangkitnya mereka dari hiatus yang panjang, akhirnya menuju tahun ke-10 mereka di scena music manado pada tanggal 21 maret 2020 “Fight For Another Hero” merilis FULL ALBUM pertama mereka yang berjudul “SWEET AFFECTION IN YOUR EYES”.

“SWEET AFFECTION IN YOUR EYES” mulai digarap sejak awal tahun 2019, proses penggarapan Album ini dilakukan di “Nocturn” records studio – tomohon mulai dari proses rekaman / tracking, Mixing dan mastering yang terhitung sejak bulan april 2019 dengan bantuan Engineer Davejapra”. Masih dengan nuansa Emo Rock/ Post-hardcore yang sempat ramai di tahun 2000-an. Hingga 2010-an, album ini sekaligus ingin membuktikan bahwa genre ini belum “mati”.

Dalam album ini sebagian besar masih bercerita tentang patah hati khas music “emo” yang diambil berdasarkan pengalaman percintaan yang dialami oleh beberapa personil dan orang-orang terdekat. Kalimat “SWEET AFFECTION IN YOUR EYES” sendiri merupakan gambaran umum dari jatuh cinta yang memang berawal dari tatapan.

Walau album ini bias dikatakan masih jauh dari sempurna, semoga album ini bisa menambah kaya warna music emo rock/ post-hardcore tanah air.

Fight For Another Hero – Sweet Affection In Your Eyes sudah bias dinikmati di spotify, iTunes, amazon, dan diberbagai aplikasi layanan music digital lainnya. (FE)


Related Articles

Single Ke Empat “Assalova Bertitel “Langit Dan Senja”.

iMusic – “Langit Dan Senja” merupakan single ke-4 Assalova setelah sebelumnya merilis single religi berjudul “Bersyukur Pada-Mu” yang dirilis pada

“BILA CINTA TERBAGI” Single Lagu Terbaru Dari GANDARA featuring INNO SENSIA.

iMusic – GANDARA yang merupakan nama dari sebuah project musik dari seorang penulis lagu dan arranger yaitu Dalyes Romeldy Luhulima,

Payung Teduh Perkenalkan Single Baru

iMusic – Setelah lima tahun terakhir mengeluarkan album, band Payung Teduh yang berdiri pada tahun 2007 dan di di gawangi Mohammad