Connect with us

Uncategorized

Berawal Dari Perusahaan Sound, Kini Doni Dss Menaungi Banyak Musisi Termasuk Krakatau Band

Published

on

Imusic.id – Malang melintang di dunia perusahaan sound terbesar di Indonesia yang berdiri sejak tahun 1995 dinaungan PT Don Sistem Suara atau DSS Sound. Kini Dss Sound telah mengembangkan sayapnya ke ranah yang lebih luas lagi yaitu membuka jalur DSS Music ( Recording Label, Artis Management Service & Production Hause).

Dengan tujuan awalnya sebagai Rumah untuk reuni band legendaris Indonesia,’Krakatau’ yang terdiri dari Indra Lesmana, Tri Utami, Dwiki Dharmawan, Donny Suhendra, Pra Budidharma dan Gilang Ramadhan.

Tak hanya itu selain reuni kini DSS Music telah siap menjadi sebuah label yang nantinya akan melahirkan nama nama besar musisi di Indonesia. Diantaranya yang sekarang di naungan DSS music yaitu KRLY, BIAGI, Indonesia Kita, Yongky Vincent, Gya, Expint Band, Kubi, Audensi Band, Dua Drum Spirit dan Prass Audiensi.

Tidak berhenti sampai disitu kedepannya selain DSS Music dan juga DSS Sound akan divisi divisi lainnya yang siap memberikan experience maksimal dalam menikmati musik. Divisi divisinya yaitu DSS LIGHTING akan bergerak dalam bidang Lighting Equipment Rental, DSS Rigging sebagai Stage/ Rigging Equipment Rental, Dss Production sebagai Full Event Production Services, hingga DSS Concert sebagai Concert Promoter.

Uncategorized

Konser “ONE PIECE Music Symphony 25th Anniversary World Tour: mampir di Jakarta

Published

on

iMusic.id Ciputra Artpreneur dalam menyambut Hari Jadi yang ke-10 tahun dengan bangga menghadirkan “ONE PIECE Music Symphony 25th Anniversary World Tour” di Indonesia pada tanggal 10 & 11 Agustus 2024. Konser Orkestra global ini merupakan konser istimewa yang hanya akan hadir di tahun 2024 khusus untuk merayakan hari jadi serial TV ONE PIECE ke-25. Ini merupakan pertama kalinya konser orkestra resmi ONE PIECE dibawah lisensi Sound of Faeries dan TOEI Animation hadir di Indonesia.

Konser “ONE PIECE Music Symphony 25th Anniversary World Tour” ini akan dihadirkan dalam format Film Concert atau Live Scoring dimana musik dari adegan film One Piece akan dimainkan secara live secara sinkron dengan adegan di layar oleh 50 musisi multi-nasional, di bawah pimpinan konduktor internasional yang ditunjuk resmi oleh ONE PIECE.

Kehadiran konser “ONE PIECE Music Symphony 25th Anniversary World Tour” ini juga merupakan pertama kalinya Ciputra Artpreneur kembali mendatangkan pertunjukan berkelas dari luar negeri setelah masa pandemi. Selama satu dekade, Ciputra Artpreneur telah mendatangkan berbagai pertunjukan internasional seperti Disney’s Beauty & the Beast (2015), Shrek the Musical (2016), Annie (2016), dan masih banyak lagi.

ONE PIECE Music Symphony 25th Anniversary World Tour akan menampilkan semua momen paling berkesan selama 25 tahun terakhir serial TV One Piece — mulai dari berkumpulnya seluruh anggota Kru Topi Jerami hingga episode terbaru — dalam konser film dengan tayangan di layar raksasa! Pertunjukkan ini akan menampilkan lagu- lagu favorit penggemar, seperti “We Are!,” “Sai sai saikyo!!!,” “Oitsumerareta,” dan “Binks no Sake”, dan beberapa lagu baru yang khusus dibuat untuk perayaan.

Konser Perayaan 25 Tahun One Piece ini akan digelar di seluruh dunia, mulai dari Amerika (Shrine Auditorium Los Angeles, Davies Symphony Hal San Fransiscol, Morton H. Meyerson Symphony Center Dallas…)hingga Eropa (Eventim Apollo London, Palais des Congrès Paris, Köln Philharmonie Jerman…) hingga Asia (Esplanade Concert Hall Singapore, KBS Hall Seoul, Ciputra Artpreneur Theater Jakarta..).

ONE PIECE Music Symphony adalah satu-satunya konser resmi One Piece dengan musik yang diaransemen dan dikurasi melalui kolaborasi langsung dengan komposer asli Kohei Tanaka di bawah lisensi dari TOEI ANIMATION.

Tahun 2024 akan menjadi tahun ke-11 ONE PIECE Music Symphony di Asia, tahun ke-10 di Eropa, dan tahun ke-2 di Amerika. Pertunjukan ini sudah pernah terjual habis di beberapa tempat konser paling terkenal di dunia, seperti Dolby Theater di Los Angeles, Philharmonie di Paris, dan Beijing Worker’s Stadium. Konser ini telah dimainkan oleh banyak orkestra nasional, seperti Royal Philharmonic Concert Orchestra, Aarhus Symfoniorkester, dan orkestra nasional Strasbourg, Marseille dan Mulhouse di Perancis. Dengan video yang disinkronkan secara sempurna dengan soundtrack antologi dan ditayangkan ke layar video raksasa dengan kualitas HD, aksi, petualangan, dan emosi selalu ada dalam program! Diperkuat oleh kekuatan megah orkestra simfoni yang terdiri lebih dari 50 musisi, setiap pertunjukan adalah waktu untuk menikmati musik paling terkenal dari serial TV One Piece secara langsung!

Tiket konser “ONE PIECE Music Symphony 25th Anniversary World Tour” sudah dapat dibeli melalui tautan https://bit.ly/ONEPIECEMS25JKT. Tiket juga tersedia dalam jumlah terbatas pada platform TRAVELOKA.

Hadir selama 2 hari pada tanggal 10 & 11 Agustus 2024, konser di Indonesia menghadirkan jumlah pertunjukan terbanyak dalam rangkaian tur dunia “ONE PIECE Music Symphony”, yakni 4 pertunjukan dengan program yang sama pada setiap pertunjukan :

• Sabtu 10 Agustus, 2024 (14.00 & 19.00)

• Minggu 11 Agustus, 2024) (14.00 & 19.00)

Continue Reading

Uncategorized

Gelaran Hardcoustic di Twalen Warong Jadi Etalase Pekarya Musik Independen

Published

on

By

Jakarta – Dua penyanyi solo, yakni Aip DPO dan Qiyansyah, sukses menjajakan karyanya di gelaran Hardcoustic besutan Dapurletter yang dihelat di Twalen Warong, kawasan M Bloc, Jakarta Selatan pada Kamis malam, 18 Agustus 2022.

Sejumlah lagu dibawakan dengan maksimal oleh Aip, di antaranya single-single miliknya yang masing-masing berjudul Rambu Riot, Cerita Si Alan, serta Kau Bilang Aku Jahat.

Tak hanya membawakan lagu-lagu milik sendiri, pria bernama asli Hadi Arif ini juga menyanyikan tembang cover dari single milik Rage Againt The Machine (RATM) berjudul Killing the Name, menggunakan sebuah gitar listrik tanpa pengiring apapun.

Sementara Qiyansyah yang menjadi penampil kedua di gelaran Hardcoustic malam itu, membawakan pula tembang-tembang karyanya yang telah dirilis sebelumnya.

Single macam Kau Butuh Tuhan, Jangan Mati Dulu, dan Tatap Muka, dibawakan pria yang baru mulai berkarya sebagai solois sejak 2020 itu dengan sempurna bersama dua pengiringnya di posisi bas gitar dan cajon.

Aip DPO dan Qiyansyah kemudian menyepatkan diri berkolaborasi. Keduanya, menutup pentas dengan membawakan single milik Bob Marley berjudul Redemption Song.

Gelaran Hardcoustic sendiri merupakan acara rutin yang dibesut Daputletter, media musik bentukan Aziz. Program ini diinisiasi sebagai wadah bagi para pekarya musik yang ingin menampilkan karyanya.

Selain itu, keriaan Hardcoustic juga diisi sesi obral-obrol bertajuk Ngopi (Ngobrol Pinter) yang rencananya bakal diasuh Eno Suratno Wongsodimedjo, bersama sederet narasumber yang diundang bergantian ke acara tersebut.

Acara yang dijadwalkan berlangsung setiap Kamis malam, mulai pukul 19.00 WIB hingga 22.00 WIB ini, mendapat dukungan penuh dari Twalen Warong, Aracbica, dan manajemen M Bloc.

Continue Reading

Uncategorized

Solois muda “Satine Zaneta” dan rintik hujan pertamanya.

Published

on

By

iMusic – Satine Zaneta Putri Hujan atau biasa disapa dengan nama Satine Zaneta adalah seorang solois muda yang memiliki platform Social Media dan YouTube dengan nama ‘Dikala Hujan’. Gadis yang memang menyukai dunia musik sejak usia dini ini siap menjejakan kaki di industri musik dengan melepas singel perdana  berjudul ‘Utuh’.

Singel ‘Utuh’ dirasa menjadi lagu yang tepat untuk diawal perjalanan karier bermusiknya karena Satine amat sangat dekat dan tumbuh besar mendengarkan lagu yang ditulis oleh Abimana Aryasatya dan Ario Bayu pada tahun 2008. Lagu ini menceritakan tentang keinginan untuk dimengerti dan didengarkan dalam sebuah hubungan.

Lagu ‘Utuh’ ini juga menjadi salah satu soundtrack dalam Film ‘Virgo and The Sparklings’ yang dimana Satine juga terlibat menjadi salah satu pemainnya.

Singel ‘Utuh’ sudah dapat dinikmati di seluruh platform musik digital mulai tanggal 9 Juni 2021, dan Lagu ini juga akan menjadi pembuka dari mini album Satine yang berjudul ‘Rintik Hujan’ yang sedang dalam proses penggarapan.

Semoga lagu ini bisa menjadi pintu pembuka dan awal yang baik untuk karier Satine di Industri musik kedepannya. (FE)

Continue Reading