Connect with us

iLive

Boleh Gig serie ke 3 tampilkan Elmatu, Avolia dan Aulia Rahman

Published

on

imusic.id – Boleh Gig edisi ketiga sukses berlangsung pada hari Rabu, 8 Februari  2022 lalu. Acara kolaborasi antara Boleh Music, MoreHope Café dan Selecta Pop ini telah memasuki gelaran yang ketiga.  Seperti juga di edisi sebelumnya, ‘Boleh Gig #3’ juga  menampilkan musisi-musisi lintas genre dengan karya terbarunya, juga akan diselingi tanya jawab dengan para awak media yang hadir.

Boleh Gig edisi ketiga kembali berlangsung tempat yang sama, tepatnya di MoreHope Café, Duren Tiga Selatan, Jakarta Selatan. Boleh Gig kali ini menghadirkan 3 penampil yang membawakan karya-karya terbaru mereka dan juga beberapa cover dari musisi dan band tanah air. Boleh Gig edisi ketiga menghadirkan Elmatu Avolia dan Aulia Rahman.

Sekitar jam 8 malam, acara dibuka oleh dua host yang juga penggagas ‘Boleh Gigs’, Angga dan Qenny. Sebelum memanggil penampil malam itu, Angga dan Qenny juga memberi kesempatan untuk Tephi dari Indosemar Sakti yang membawahi Avolia dan Aulia Rahman tentang beberapa rilisan yang akan hadir di blantika musik tanah air. Selain itu, David dari Sinjitos Records juga mengungkapkan tentang rilisan dan talent mereka ke depan.

Penyanyi asal kota Samarinda, Kalimantan Timur, Aulia Rahman menjadi penampil pertama di ‘Boleh Gig #3’. Aulia Rahman membuka penampilan dengan single terbarunya, “Kamulah Yang Bisa”. Suara Aulia Rahman yang mendayu membuat suasana semakin hangat. Aulia kemudian melanjutkan dengan cover lagu dari Mario G Klau, “Semata Karenamu” dilanjtukan dengan “Belum Siap Kehilangan” milik Stevan Pasaribu dan ditutup dengan ditutup dengan “Tidak Baik-Baik Saja” –nya Judika.

Avolia, penyanyi cantik ini menjadi penampil kedua ‘Boleh Gigs #3’. Penyanyi yang mempunyai panggilan Avo tersebut,  langsung membawakan single pertamanya yang telah rilis, “Masih Sama” dilanjutkan dengan single keduanya yang juga  telah rilis beberapa waktu lalu, “Masih Sayang Kamu” yang bercerita tentang sebuah rasa cinta yang besar terhadap seseorang. Seperti Aulia Rahman, Avolia juga tampil tampil dengan konsep full band.  Malam itu Avolia juga mengcover lagu dari band Geisha, “Jika Cinta Dia” yang dimedley dengan “Lumpukanlah Ingatanku”. Avolia menutup penampilan di Boleh Gigs dengan lagu yang covernya di TikTok telah disaksikan 22 juta kali, “Hey Ladies” dari Rossa.

Boleh Gig #3 ditutup dengan penampilan penyanyi yang sudah malan melintang di berbagai panggung dan kafe di Jakarta, Elmatu. Elmatu yang kini tampil dengan berbeda dan lebih mature tersebut tampil hanya ditemani gitar akustik yang ia mainkan sendiri. Elmatu membuka penampilan dengan medley beberapa karyanya termasuk “Bukan Dia Untukku” yang terasa lebih syahdu dibawakan secara akustik. Berikutnya giliran single terbaru Elmatu yang dirilis bersama Sinjitos Records, “Patah Hati”. Lagu yang aslinya ngebeat tersebut, dibawakan lebih santai oleh penyanyi yang merupakan jebolan ajang pencarian bakat tersebut. Suasana semakin riuh saat Elmatu membawakan lagu dari band Padi, “Menanti Sebuah Jawaban” yang menurutnya selalu dinyanyikan oleh sang bunda. Elmatu membuat suasana semakin panas saat membawakan “Aku Yang Salah” yang sudah akrab di telinga penonton yang ikut bernyanyi bersama. Elmatu menutup penampilan dengan lagu milik almarhum Glenn Fredly, “My Everything”.Sampai jumpa di Boleh Gig selanjutnya.

iLive

Komunitas Salihara dan Goethe Institut pentaskan “Pertunjukan Hujan”

Published

on

iMusic.id Komunitas Salihara bekerja sama dengan Goethe Institut mempersembahkan sebuah pertunjukan dengan judul “Hutan”. Pertunjukan ini merupakan instalasi suara performatif di mana pengunjung akan menikmati pengalaman suara yang diambil dari hutan Rungan, Kalimantan Tengah, dengan koreografi yang imajinatif dan eksploratif.

“Hutan” merupakan karya dari Katia Engel dan Ari Ersandi yang dikerjakan oleh para seniman dari penari, koreografer serta penata suara dan masing-masing berasal dari Long Penaneh (Kalimantan Tengah), Lampung, Berlin, Budapest, dan Yogyakarta ketika mendengarkan rekaman suara hutan Rungan di Kalimantan Tengah.

Karya ini merupakan sebuah kontemplasi tentang krisis saat ini, yang bukan melulu tentang lingkungan, tetapi juga perseptual. “Hutan” mengajak kita untuk merasakan suasana hutan Rungan yang diputar terus selama delapan jam di dalam Teater Salihara di mana pengunjung bebas keluar masuk dari 14:00 – 22:00 WIB. Tidak hanya menampilkan instalasi suara, karya ini juga menghadirkan koreografi tiga penari yang bisa dinikmati oleh pengunjung.

“Hutan” merupakan sebuah jawaban atas rangkaian pertanyaan tertulis oleh Katia dan Ari sebagai latar belakang dari karya yang akan dipresentasikan di Salihara,

“Jika hutan bisa bersuara, apa yang bisa ia ungkapkan tentang eksistensi kita, manusia? Dapatkah paduan suara hutan yang kompleks ditimbang sebagai bagian ingatan kolektif tubuh kita semua? Apakah mendengarkan irama dan frekuensi non-manusia di dalam hutan menciptakan pergeseran di dalam indra pendengaran kita?”

Berbeda dengan beberapa pertunjukan di Teater Salihara sebelumnya, karya yang berlangsung selama delapan jam ini mereplika siklus hari dari sebelum matahari terbit hingga gelap malam. Pengunjung bebas untuk masuk dan keluar ruang teater selama durasi; dan di dalam, mereka pun bebas berdiri, duduk atau berbaring, menikmati.

Untuk bisa menikmati pengalaman ini secara langsung, calon pengunjung bisa melakukan pemesanan tiket di tiket.salihara.org dengan harga Rp110.000 (umum) dan Rp55.000 (pelajar/mahasiswa). Instalasi suara performatif ini akan dilangsungkan pada 22-23 Juni 2024 di mana pada 15:00 – 17:00 WIB merupakan waktu yang terbaik bagi pengunjung anak-anak.

Continue Reading

iLive

Java Pop Festival 2024 siap roadshow di 6 kota

Published

on

iMusic.id – Kabar baik untuk para pencinta musik pop Jawa! Java Pop Festival kembali digelar tahun ini dengan skala yang lebih besar dan meriah. Setelah sukses menggelar acara perdananya pada 8 dan 9 Juli 2023 di Stadion Madya Gelora Bung Karno, DKI Jakarta, yang menampilkan lebih dari 10 pengisi acara terbaik dan dihadiri lebih dari 10.000 pengunjung, Java Pop Festival 2024 akan hadir tidak hanya di Jakarta, namun juga di lima lokasi lainnya seperti di Banyuwangi, Cilacap, Tangerang, Semarang dan Solo.

Diselenggarakan oleh Kaya Pro dengan inisiatornya, Pulung Agustanto, Java Pop Festival 2024 kembali menjanjikan pengalaman tak terlupakan bagi para pengunjung. Festival ini akan menggabungkan suasana musik pop Jawa dengan aransemen kontemporer dan visual yang kekinian, ideal untuk berfoto, menikmati kuliner, maupun berekreasi bersama teman dan keluarga.

Sebagai suku etnis terbesar di Asia Tenggara, suku Jawa memiliki kekayaan budaya yang luar biasa, termasuk dalam bidang musik. Java Pop Festival 2024 akan menampilkan sederet artis ternama seperti Damara De, Gilga Sahid, Gildcoustic, Guyon Waton, Happy Asmara, Jogja Hip Hop Foundation, Nabila Maharani & Tri Suaka, Ndarboy Genk, 3 Pemuda Berbahaya feat. Salsa Bintan, serta beberapa seniman musik dari kota tempat Java Pop Festival diadakan. Seniman-seniman kreatif ini akan memikat penonton dengan interpretasi unik mereka terhadap musik Jawa, menghadirkan aransemen yang menyegarkan dan lirik-lirik yang mencerminkan dinamika kehidupan sehari-hari.

Selain sajian musiknya, Java Pop Festival memiliki tujuan yang lebih dalam. Acara ini bertujuan untuk mengangkat potensi ekonomi dan pariwisata dari kota-kota yang menjadi tuan rumah Java Pop Festival 2024. Bazaar kuliner dari para UMKM akan menambah semarak acara dan bisa menjadi salah satu daya tarik utama bagi para pengunjung. Perhelatan musik ini juga bertujuan untuk menyatukan berbagai ras, genre musik, umur, dan latar belakang, sehingga semangat persatuan dapat tercipta secara menyeluruh.

“Kali ini kami ingin menghadirkan Java Pop Festival di enam kota di Indonesia agar semakin banyak lapisan masyarakat dapat menikmati keindahan musik pop Jawa yang unik dan menyegarkan,” ujar Pulung Agustanto.

“Misi kami tidak hanya untuk merayakan musik Jawa tetapi juga untuk mempromosikan potensi ekonomi dan pariwisata, sekaligus mengembangkan seniman-seniman berbakat dari berbagai kota di Indonesia.”

Java Pop Festival 2024 akan diadakan pada 31 Agustus 2024 di Cilacap, 14 September 2024 di Semarang, 21 September 2024 di Banyuwangi, 28 September 2024 di Solo 5 Oktober 2024 di Tangerang, , dan sebagai penutup di 30 November 2024 di Jakarta. Datang dan nikmatilah sebuah perayaan budaya dan musik Jawa yang semakin beragam, yang dapat menyatukan individu untuk pengalaman luar biasa yang memadukan tradisi namun modern, serta kekuatan musik dan visual yang tak terlupakan.

Untuk informasi lebih lanjut dan update tentang festival, silakan cek Instagram Official @JavaPopFest dan untuk pemesanan tiket, kunjungi www.tiketapasaja.com.

Continue Reading

iLive

Setengah kuota tiket dijual di bawah 500 rb, “Panggung Musikal Keluarga Cemara” siap menggeliat

Published

on

iMusic.id – Pementasan perdana Pertunjukan “Panggung Musikal Keluarga Cemara” di Ciputra Artpreneur, Jakarta semakin dekat. Untuk itu, Visinema Studios dan www.indonesiakaya.com bersama Teater Musikal Nusantara (TEMAN) mengadakan Jumpa Pers sekaligus Press Preview bersama rekan-rekan media pada 18 Juni 2024 serta Gala Premiere pada 19 Juni 2024 dengan penampilan lengkap bersama kostum meriah dan set panggung spektakuler.

Seluruh cast dan crew beserta tamu undangan sangat antusias menyambut pertunjukan “Panggung Musikal Keluarga Cemara” yang akan berlangsung mulai tanggal 21 Juni hingga 14 Juli 2024 ini. Karena dalam penayangan khusus media pada 18 Juni 2024, terungkap bahwa selain dimeriahkan oleh seniman-seniman yang berdedikasi tinggi di bidang teater musikal, pertunjukan ini juga memiliki beberapa hal yang sangat spesial. Salah satunya suguhan visual panggung yang dinamis, di mana properti-properti yang ada di dalamnya terlihat bergerak menyesuaikan dengan alur cerita. Misalnya pergerakan transisi set rumah dari kota ke desa, hingga pohon Cemara yang bertumbuh di sepanjang pertunjukan.

Selain itu, kostum para pemain juga sangat penuh warna yang cantik berkat wardrobe dari Hagai Pakan dengan didukung make up yang dipersembahkan dari BLP Beauty, kosmetik lokal berkualitas besutan makeup artist terkenal Lizzie Parra. Tentunya ini menjadi bagian yang sangat sayang untuk dilewatkan dari Pertunjukan “Panggung Musikal Keluarga Cemara”. Hagai Pakan, penata busana pemenang Piala Citra Festival Film Indonesia 2020 mengungkapkan bahwa ia membuat konsep yang merespon cerita Keluarga Cemara dengan beberapa sentuhan baru yang kekinian dan kontemporer, agar tetap terlihat relevan dengan kondisi saat ini.

“Konsep keseluruhan styling dan penataan busananya aku buat jadi kontemporer. Jadi kalau dilihat kasat mata, untuk kehidupan sehari-hari masih believable tapi tetap sesuai untuk kebutuhan panggung,” ungkap Hagai Pakan.

Lebih lanjut, ia juga menyampaikan hal yang spesial di Pertunjukan Panggung Musikal Keluarga Cemara.

“Panggungnya akan sangat memanjakan mata. Secara universe akan jauh berbeda dari filmnya, penonton akan mendapatkan pengalaman visual yang berbeda. Di mana aku bermain dengan banyak motif banyak warna, banyak unsur kearifan lokal yang selalu aku mainkan, dan ini akan tumpah ruah. Dengan persiapan 3-4 bulan, kami menyiapkan sekitar 400 lebih looks pakaian. Ada yang dibuat dari nol, ada juga yang di-recycle dari thrift untuk memperlihatkan kesan yang sesuai,” tutupnya.

Para cast yang hadir di acara jumpa pers, seperti Simhala Avadana dan Taufan Purbo yang berperan sebagai Abah, Galabby, dan Andrea Miranda sebagai Emak, Amira Karin dan Aisyah Fadhila sebagai Euis, serta Quinn Salman dan Fazka yang memerankan Ara. Nantinya mereka akan terbagi menjadi dua tim, tim pertama yaitu Keluarga Berharga yang akan dibawakan oleh Simhala Avadana sebagai Abah, Galabby sebagai Emak, Aisyah Fadhila sebagai Euis dan Quinn Salman sebagai Ara.

Sementara Tim Keluarga Bahagia akan menampilkan Taufan Purbo sebagai Abah, Andrea Miranda sebagai Emak, Amira Karin sebagai Euis dan Fazka sebagai Ara. Di press preview pada 18 Juni 2024, Tim Keluarga Bahagia berhasil mementaskan Pertunjukan Panggung Musikal Keluarga Cemara dengan penampilan yang luar biasa. Mereka pun tak menyangka bahwa apa yang mereka lakukan saat latihan dan saat pementasan terasa sangat berbeda.

“Kami sangat nggak menyangka karena benar-benar terasa magical sekali bisa membawakan pertunjukan ini di depan penonton. Selama ini kami latihan nggak ada yang menonton dan rasanya kami sudah sangat siap. Tapi ternyata ketika bertemu dengan penonton tetap ada rasa deg-degan di atas panggung. Tapi ini jadi candu, dan kami nggak sabar bertemu dengan penonton di sepanjang pertunjukan-pertunjukan berikutnya,” ungkap Taufan Purbo pemeran Abah, mewakili cast lainnya.

Cristian Immanuel, salah satu produser sekaligus Head of Studios Visinema Pictures yang juga hadir di jumpa pers mengungkapkan, “Kami mengajak semua keluarga di Indonesia untuk menjadi yang pertama merasakan pengalaman emosi secara langsung bersama karakter-karakter dalam pertunjukan ini. Karena kami sudah menyiapkan semua dengan cermat, baik dari segi musik, tarian, desain, hingga tata panggung untuk menghadirkan setiap detail yang terbaik dengan lighting yang ciamik. Kami berharap dengan ini, kami bisa menciptakan pengalaman yang sungguh menyentuh dan spektakuler bagi penonton,”, ujarnya.

Melanjutkan pernyataan tersebut, Anggia Kharisma, selaku Produser Eksekutif Pertunjukan Panggung Musikal Keluarga Cemara ikut memberikan pernyataannya. “Bukan hanya bisa terhibur dengan tata panggung dan terkesan dengan serunya lagu-lagunya dihadirkan, kami berharap pertunjukan ini bisa menjadi moment untuk berkumpul bersama keluarga dan sahabat. Terlebih lagi, momennya pas sekali dengan libur sekolah sehingga bisa menjadi pilihan aktivitas yang dilakukan bersama keluarga. Tiketnya pun dijual di Loket.com yang bisa diakses dengan mudah, dan hampir setengah kapasitas dijual di bawah Rp500,000. Sehingga pertunjukan ini sangat memungkinkan untuk dinikmati oleh berbagai kalangan,” ungkapnya.

Tiket pertunjukan dijual di Loket.com dan hampir setengah kapasitas tiket akan dijual di bawah Rp 500.000, dengan rincian harga sebagai berikut; Weekdays: Bronze Rp 174.900, Silver Rp 299.900, Gold Rp 399.900, Platinum Rp 599.900, VIP Rp 799.900, VVIP Rp 1.299.900. Sementara untuk weekends: Bronze Rp 249.900, Silver Rp 349.900, Gold Rp 499.900, Platinum Rp 799.900, VIP Rp 999.900, VVIP Rp 1.449.900. Harga tersebut diharap dapat memberikan akses yang lebih luas bagi masyarakat untuk menikmati pementasan ini.

Pertunjukan Panggung Musikal Keluarga Cemara juga menonjolkan pesan #KembalikeKeluarga yang menghangatkan hati dan relevan di tengah kehidupan masyarakat modern yang semakin kompleks. Kasih sayang dan kehangatan keluarga ini akan diceritakan penuh tawa, drama dan akan menginspirasi para penonton. Salah satu yang menjadi daya tarik di pertunjukan ini adalah akan menampilkan lagu-lagu karya Ifa Fachir dan Simhala Avadana, yang akan menjadi official song Pertunjukan Panggung Musikal Keluarga Cemara. Dengan kombinasi antara musik, tarian, dan narasi yang menyentuh hati, pementasan ini akan membawa penonton pada sebuah perjalanan emosional yang penuh makna.

Kehangatan keluarga, tawa, dan inspirasi menanti Anda. Saksikanlah Pertunjukan Panggung Musikal Keluarga Cemara dan rasakan pesan #KembalikeKeluarga yang akan menyentuh hati penonton. Untuk informasi terbaru mengenai Pertunjukan Panggung Musikal Keluarga Cemara, penonton dapat mengikuti akun media sosial resmi @musikalkeluargacemara.

Jadilah yang pertama merasakan pengalaman panggung spektakuler dan mengangkatkan hati bersama keluarga dan orang-orang tercinta! Jangan lewatkan kesempatan untuk menjadi bagian dari pengalaman teater yang memukau ini. Dapatkan tiket Musikal Keluarga Cemara segera di Loket.com sebelum kehabisan!

Continue Reading