Connect with us

iMusic

Cerita Penutup Hari yang Dituangkan oleh “Nisa Haryanti” lewat EP “Sejenak”.

Published

on

iMusic – Setelah merilis single kelimanya di bulan Juni 2020 lalu, ini Nisa Haryanti hadir dengan EP terbarunya yang berjudul ‘Sejenak’. EP ini berisikan 5 lagu, dimana dua lagu sebelumnya sudah dirilis sebagai single, yaitu ‘Sepi Dalam Keramaian’ dan ‘Rindu

Lagu yang menjadi focus track di EP ini berjudul ‘Jenuh’. Lagu ini mengekspresikan rasa jenuh akan rutinitas yang berulang. Lagu ini dapat mewakili perasaan banyak dari kita yang merasa jenuh karena kondisi pandemic yang mengharuskan kita banyak menghabiskan waktu di rumah, membatasi kegiatan diluar rumah.

EP ‘Sejenak’ bercerita tentang pengalaman pribadi Nisa Haryanti tentang malam-malam melelahkan. Emosi dan perasaan yang timbul diekspresikan oleh lagu ‘Jenuh’, ‘Rindu’, dan juga ‘Sepi Dalam Keramaian’, dimana pada ketiga lagu tersebut nuansa gloomy dan dark nya lebih dominan. Untuk track penutup yang berjudul ‘Jeda’ nuansa yang dibawakan lebih bright dan ceria, karena lagu ini berpesan bahwa ada saatnya untuk kita berhenti dan rehat sejenak ketika sedang lelah, selama kita tetap bersyukur dan yakin bahwa hari esok akan lebih baik.

Proses penggarapan EP ini berlangsung sekitar delapan bulan, dimulai dari proses penulisan lagu dan aransemen yang dimulai pertengahan tahun 2019, sampai proses mixing dan mastering yang selesai di bulan April 2020. Nisa Haryanti bekerjasama dengan Jonathan Prawira dalam pembuatan aransemen musik, dan Geddi Membummi yang berperan sebagai recording & mixing engineer. Untuk proses keseluruhan rekaman diproduseri oleh Nugi Wicaksono, pemain bass dari grup band Reality Club.

Nisa Haryanti telah menyelesaikan studi pada jurusan Arsitektur di Institut Teknologi Bandung tahun 2016, Nisa Haryanti memulai karirnya pada industri musik dimulai dengan memerankan Ibu Darmawan pada Musikal Petualangan Sherina (2017 & 2018). Nisa Haryanti juga mengisi vokal di beberapa lagu soundtrack dari musikal tersebut, salah satunya adalah duet dengan Maisha Kanna pada lagu ‘Lihatlah Lebih Dekat’, yang memenangkan kategori ‘Duo/Grup/Grup Vokal/ Kolaborasi Anak-Anak Terbaik’ pada AMI Awards 2018. Nisa Haryanti telah merilis lima buah single; Makna Hadirmu (2018), Kau Tak Sendiri (2019), Kau Tak Sendiri Live (2020), serta dua single yang mendahului EP ini yaitu Sepi Dalam Keramaian (2020) dan Rindu (2020). (FE)

iMusic

Pagi Nyanyi luncurkan single easy listening berjudul “Pastikan Dia Untukku”

Published

on

iMusic.id – Kota Bandung tidak pernah kekurangan talenta – talenta yang bagus dalam urusan tarik suara, terbukti selalu saja ada pendatang baru yang hadir menunjukan kreatifitasnya lewat perilisan single atau mini album ataupun full album seperti trio vokal ‘Pagi Nyanyi’ yang baru saja merilis single ketiga berjudul “Pastikan Dia Untukku”.

Di produksi oleh trio ‘Pagi Nyanyi’ dan di produseri oleh mereka bersama Erik Suhendri dan Adi Prisada, trio Nonnie, Uchi dan Renjana memperkenalkan single yang nge pop dan easy listening pada aransemen musiknya yang ditangani oleh pencipta dan penulis lagunya langsung yaitu Suci Rahayu Dewi yang dibantu juga oleh Erik Suhendri.

Trio ‘Pagi Nyanyi’ yang terbentuk di tahun 2020 dikarenakan hobi yang sama dalam berolahraga pagi dan bernyanyi ini sebelumnya sudah merilis dua single yaitu : “Untukku Kamu Mati” dan “Womens’s Always Right”. Dua lagu tersebut masih bernuansa pop, namun single kedua yang berjudul “Womens’s Always Right” tercatat lebih up beat daripada single pertama mereka “Untukku Kamu Mati” dan single ketiga “Pastikan Dia Untukku” agak – agak mirip dengan single pertama mereka yang lebih easy listening.

Single ketiga ‘Pagi Nyanyi’ berjudul “Pastikan Dia Untukku” ini mengangkat tema cinta yang sederhana, yang bercerita tentang bagaimana orang yang sedang jatuh cinta dengan rasa sedih dan gembira yang bercampur aduk. Melalui single “Pastikan Dia Untukku” ini, ‘Pagi Nyanyi’ berharap dapat diterima dan dinikmati oleh seluruh pecinta musik  dimanapun berada dan turut mewarnai dunia musik Indonesia.

Single ‘Pagi Nyanyi’ – Pastikan Dia Untuku” sudah bisa disimak di seluruh Digital Store Platform kesayangan teman – teman pecinta musik nasional ya.

Continue Reading

iMusic

Ras Gito sebarkan “Hal Baik” di debut karirnya

Published

on

iMusic.id – Bulan ini industri musik Indonesia kembali diwarnai penyanyi pendatang baru, ialah Ras Gito yang akan baru saja merilis single pertamanya berjudul “Hal Baik”. Menyimak lagu debut dari Ras Gito ini mengingatkan kita akan lagu – lagu pop ala Kerispatih namun Ras Gito mempunyai karakter tersendiri yang mampu membuat lagu ini menjadi terasa dalam.

Lagu yang ditulis dan diproduseri oleh Nanda Wijoyo ini mengusung tema melanjutkan hidup, menemukan kedamaian dan sembuh dari luka hati. Menggandeng musisi berbakat tanah air yaitu, Afif Gifano sebagai Music Director yang berperan penuh dalam hal aransemen dan produksi musik, lagu ini siap menggugah hati yang mendengarnya.

“Lagu ini nggak cuma sangat personal bagi saya, tapi saya juga yakin bahwa apa yang akan saya sampaikan di lagu ini bisa relate dengan banyak orang, terutama mereka yang sudah pernah melalui beratnya masa-masa perjuangan after breakup atau hal-hal menyakitkan lainnya. Saya senang punya kesempatan berkolaborasi dengan teman-teman saya untuk karya pertama saya ini dan saya tidak sabar membagikan ‘Hal Baik’ kepada dunia”, ujar Ras.

Debut Ras Gito ‘Hal Baik’ sudah bisa dinikmati di berbagai platform musik streaming sejak 21 Juni 2024.

Continue Reading

iMusic

Hubungan penuh keraguan Mudhofar di single baru “Jalan Buntu”

Published

on

iMusic.id – Setelah merilis single “Peran Utama”, Mudhofar melanjutkan perjalanannya menuju album perdananya. Setelah sekian lama bermain-main dengan perasaan, akhirnya Mudhofar berhasil jatuh cinta lagi. Tetapi, kisah cinta sang Peran Utama justru harus berakhir di “Jalan Buntu”. Karakter ‘Redflag’ yang ia ciptakan saat ini, membuatnya tidak ingin pusing dengan drama dalam satu hubungan, apalagi drama yang tidak penting.

“Jalan Buntu” merupakan sebuah lagu yang menceritakan tentang hubungan yang selalu penuh keraguan. Pasangannya yang haus akan validasi, membuat Mudhofar lelah dan semakin hilang perasaannya. Menurutnya, hubungan yang dewasa adalah hubungan yang yakin satu sama lain tanpa harus mempertanyakan perasaan sayangnya. Jika terus menerus mempertanyakan hal yang sama, artinya tidak ada rasa yakin dan lebih baik diakhiri.

“Semakin lama semakin jelas, kalo gue gak ngelihat orang ini ada di masa depan gue.”, jelas Mudhofar.

Selain itu, Mudhofar juga merasa jika di hubungannya pada saat itu tidak membuat dirinya berkembang karena pasangannya terlalu menjadi penghambat. Dengan nuansa musik Pop/Rock, solois 24 tahun ini berharap dapat memuaskan para pendengar musik dari berbagai kalangan serta dapat memberikan kontribusi positif terhadap industri musik tanah air.

Tentang Mudhofar

Mudhofar sebelumnya tidak menyangka akan menjatuhkan pilihan hidupnya di musik. Sebelumnya, ia hanya hobi menulis puisi, sajak, dan semacamnya. Memulai debutnya di single “Hilang Diri” (2020), Mudhofar kecanduan di musik dengan merilis 6 single, dan 2 EP. Singer-songwriter kelahiran tahun 2000 ini, telah menjadi musisi independen sampai saat ini dengan total 13 lagu di DSP.

Continue Reading