Connect with us

iMusic

“Cinta Di Hatiku” Single Terbaru “Crevanya”.

Published

on

iMusic  – Awalnya kita hanya biasa saja Berteman saja menjadi bait pembuka pada lagu ciptaan Choki Cassandra yang dinyanyikan penyanyi Muda Crevanya yang berjudul  Cinta Di Hatiku

Sebagai composer music yang sebelumnya sukses menciptkan lagu hits Teman Bahagia yang dibawakan Jaz dan Nyaman Andmesh Kamaleng, membuat Choki tertantang untuk kembali membuat sebuah karya baru berkejasama dengan Crevanya

“Saat pertama kita bertemu dan ngobrol-ngobrol bareng, dari situ gw langsung ngasih dia lagu Cinta Di Hatiku, karena temanya lagunya dan karakter vokalnya pas banget buat Vanya bawain” ungkap Choki

Lagu Cintaku Di Hatiku sendiri menceritakan kisah cinta seorang wanita kepada sahabatnya dekat yang awalnya hanya sebatas teman biasa namun karena seringnya bertemu membuat rasa cinta dan rindu pun akhir muncul di antara mereka

Lagu Cinta Di Hatiku ini menjadi karya kedua Crevanya di industri musik tanah air bersama  Mount Mary Music setelah sebelumnya pada tahun 2018 merilis single pertamanya Bersamamu, dimana saat waktunya senggangnya  aktif juga sebagai  Entrepreneur dengan bisnis di bidang perikanan  yang juga aktif di ranah sosial media dan youtube

“Jadi lagu ini tuh menceritain hubungan dua orang, antara si cowok dan si cewek, karena mereka sering ketemu dan juga sahabat jadilah dalam hubungan persahabatannya mulai tumbuah rasa cinta gitu, tapi namanya juga mulai dari sahabat untuk mengungkapkan rasa cinta gitu hanya  bisa lewat kode-kode gitu dulu,” jelas Crevanya

Bagi penyanyi lulusan Lasalle College of the Arts Singapura dan Goldsmith University of London ini dirinya cukup puas dalam penggrapan lagu Cinta Di Hatiku ini karena banyak di bantu nama-nama besar yang sudah sangat berpengalaman dalam dunia musik

“Sebagai penyanyi baru, terus terang gw merasa senang banget proses produksi lagu Cinta Di Hatiku ini banyak dibantu orang-orang yang memang profesional di industri musik mulai dari Choki Cassandra sebagai produser dan Irvant yang jadi vokal director yang ngaraahin bagaimana menyanyikan lagu ini dengan enak.” ungkap Crevanya

Dalam penggrapan Music Video Cinta Di Hatiku ini di tangani seorang Director muda Arief Wicaksono yang banyak berkecimpung membuat shoot movie dengan konsep menceritakan hubungan cinta antara dua orang sahabat yang akhir menjadi sepasang kekasih

“Konsep Music Videonya sendiri, ini memang mengambarkan sesuai lirik lagunya, dimana menceritakan gimana awal bertemu, jadi semakin dekat dan akhir jadi sepasang kekasih, dan yang jadi tantangan sih, karena ini proses shooting sedang pendemi jadi kita pakai timnya hanya mengunakan tim kecil yang tentunya sesuai dengan protokoler Covid ,” ujar Arief

Dengan dirilisnya single keduanya ini Crevanya berharap bagi yang sedang merasa jenuh atau bosen dalam menjalin hubungan cinta dapat kembali mengingat masa-masa awal pendekatan, perjuangan hingga menjadi sepasang kekasih

“Intinya sih semoga lagu ini dapat di terima oleh semua orang, dan buat yang sedang melakukan pendekatan dengan sahabatnya sendiri semoga lagu ini bisa jadi kode perasaan kalian, nah yang terpenting juga nih kalau kalian sedang jauh dan mulai bosen dengan pasangan kalian semoga lagu ini bisa mengingatkan bagaimana awal-awal kalian jatuh cinta.” tutup Crevanya

Cinta Di Hatiku akan dirilis serentak di Radio dan berbagai platform music seperti Spotify, iTunes, Deezer, Joox, Langit Musik dan lain-lain,

tanggal 11 September 2020 dan Music Video disaksikan di channel YouTube Crevanya. (FE)

iMusic

“Sasa Puspa” Rilis Debut Single-nya “Menunggu di Batas Rindu”.

Published

on

iMusic.idSasa Puspa merilis debut Single-nya yang berjudul “Menunggu di Batas Rindu”. Single debut ini bercerita tentang kerinduan dan menunggu seseorang yang tidak ada secara fisik, tetapi ingatannya selalu ada dalam pikiran.

Ekspresi emosi kerinduan, gelisah, dan perjuangan untuk tetap berharap dan sabar saat menantikan kedatangan mereka. Liriknya juga menggambarkan perasaan hangat dan nyaman dalam mengenang momen-momen bersama orang tersebut, meskipun dihadapkan pada tantangan jarak dan waktu.

Produksi Single ini melibatkan Sasa Puspa (vocal), Theja Fatassena (Writer dan Composer) dan Asback (Arranger). Musik dengan vibes melankolis ini didampingi oleh artwork dari Lulu Khansa dan Indrayadi Ganefi.

Shot with OldRoll Classic M.

Tentang Sasa Puspa

Seorang solois berbasis di Jakarta Selatan, Sasa Puspa memancarkan suara lembut. Sasa menginterpretasikan lagu dengan yang penuh emosi, mempersembahkan setiap lirik dengan kelembutan.

Dengan akar musik yang kaya dari Indonesia, Sasa menggabungkan elemen-elemen folk, indie, dan R&B untuk menciptakan suara yang memikat dan otentik. (FE)

Continue Reading

iMusic

Luncurkan Album Kedua, “Everlast”, “Fabio Asher” Mengeksplorasi Perasaan.

Published

on

iMusic.idFabio Asher, salah seorang musisi yang tak asing lagi di dunia musik, akan meluncurkan album keduanya yang sudah sangat dinantikan bertajuk “Everlast“. Dalam pernyataannya, Fabio menyampaikan bahwa album ini menjadi sebuah manifestasi dari harapannya untuk menciptakan suatu karya yang abadi, sebuah karya yang dapat dikenang selamanya.

Dengan mengangkat single “Mahir Memberi Luka” secara fokus single, kali ini Fabio Asher juga memberikan sebuah jembatan yang manis menuju album Everlast yang menjadi rumah juga bagi single ini

“Everlast” tidak sekadar menjadi judul album, tetapi juga menjadi inti dari pesan yang ingin disampaikannya. Ada 10 lagu yang sudah dipersiapkan, setiap lagu memiliki ciri khasnya sendiri, mulai dari aransemen yang menawan, tema lagu yang mendalam, hingga genre yang beragam, yang belum pernah ditunjukkan oleh Fabio sebelumnya.

Fabio berharap agar setiap Lagu yang ditulis dan dinyanyikannya menjadi sebuah pesan yang tak akan pernah pudar, melainkan akan terus hidup dan dikenang di masa depan. Ia percaya bahwa musik memiliki kekuatan untuk menghubungkan manusia dengan berbagai cerita kehidupan, dan album ini merupakan upayanya untuk menjadi bagian dari suatu kenangan yang abadi bagi para pendengarnya.

Melalui album ini, pendengar akan diantar melalui perjalanan emosional yang mendalam, dari lantunan melodi yang menggetarkan hati hingga lirik yang mendalam.

Setiap lagu dalam “Everlast” bukan hanya sekedar rangkaian nada dan lirik, tetapi juga memiliki cerita yang akan meresap ke dalam ruang hati pendengar, siap untuk menemani mereka dalam setiap fase kehidupan.

Fabio mengajak para pendengar untuk meluapkan perasaan mereka melalui karyanya. Ia berharap bahwa album ini akan menjadi bagian dari perjalanan hidup mereka, menjadi sebuah jawaban dan penghiburan yang abadi. Seperti hal nya lagu “Mahir Memberi Luka” yang menjadi single andalan di album ini, yang juga memberi sebuah cerita yang berbeda dalam album ini.

Lagu “Mahir Memberi Luka” dari album “Everlast” ini sudah bisa didengarkan secara serentak di seluruh platform musik digital. Semoga kalian semua bisa suka dengan lagu-lagunya dan tiap lagu bisa mewakili berbagai perasaan kalian. Selamat mendengarkan ! (FE)

Continue Reading

iMusic

Lanjutkan Perjalanan EP “Sejiwa”, “The Groove” Perkenalkan “Jangan Tanya”.

Published

on

iMusic.id – Melanjutkan perjalanan EP ‘SEJIWA’ yang rilis tahun lalu, THE GROOVE ingin memperkenalkan ‘JANGAN TANYA’ sebagai single ketiga setelah “Lebih Indah” dan “Sejiwa” yang sebelumnya sukses diterima dengan baik oleh pecinta musik Indonesia.

Lagu yang dibawakan bersama Tiara Effendy sebagai featuring vocalist ini memliki cerita yang sangat relate-able dengan banyak pendengar. Tentang sepasang kekasih yang mengawali hubungannya sebagai teman baik, saling mengagumi dan tanpa disadari perlahan cintapun menghampiri di antara mereka. Ketika cinta itu terjadi, tidak usah dipertanyakan mengapa? Ikuti saja arahNya, jalani saja .

‘JANGAN TANYA’ merupakan lagu pertama yang direkam untuk EP ‘SEJIWA’, dikomposisikan Reza (vokal) bersama Ari Firman (bass) yang didukung oleh deretan musisi di divisi string yang diaransemen oleh Ari Firman dan Ava Victoria serta direkam secara live oleh string quartet asal Bandung : Widya (cello), Rama (violin), Fadliansyah (violin 2) dan Agung (viola).

Aransemen vokal yang indah jugad didukung oleh Irvnat sebagai vocal director yang menambah suasana romansa untuk merepresentasikan pesan yang ingin disampaikan.

Perilisan lagu ini bersamaan dengan tayang perdana video lirik yang sudah bisa ditonton di kanal Youtube THEGROOVE Channel 1997 yang dikerjakan bersama Team Heijmma Collective Production dan Dichod.

Semua lagu di EP Sejiwa juga sudah dibisa didengarkan di semua Digital Store Platform dan semoga dapat dinikmati dengan baik oleh pecinta musik Indonesia. (FE)

Continue Reading