Connect with us

iMusic

Curahan Perjalanan Hidup “Witri Mayangsari” Dalam E.P “Kembali Tenang.”

Published

on

iMusic.id – Dalam mini album bertajuk “Kembali Tenang.”,  Witri Mayangsari menceritakan kisah hidupnya dalam 6 lagu, yang berjudul “My Eyes Started Glazed Over”, “Gemuruh”, “The Night We Met”, “Dreamer”, “Growing Older” dan “Tenang”.

Dalam mini album ini, Witri Mayangsari ingin mengajak pendengarnya untuk lebih percaya pada potensi diri, dan menerima rasa sakit, sedih, marah dan bahagia.

Hingga di dalam lagu “Tenang”,  Witri Mayangsari pun mengajak pendengarnya untuk larut dalam perjalanan Spiritual yang Witri alami selama ini, pencarian Tuhan dan rasa nyaman, hingga jawaban-jawaban atas doa-doa yang pernah Witri panjatkan kepada Sang Pencipta.

Dalam lagu “My Eyes Started Glazed Over”, Witri Mayangsari mengajak pendengarnya untuk merasakan apa yang Witri rasakan dan menceritakan kisah mempertahankan hubungan yang sudah rumit dan hingga akhirnya Witri pergi untuk mengakhiri hubungan tersebut.

Dan di dalam lagu Gemuruh, Witri juga kembali meluapkan rasa sedihnya, yang pada saat itu Witri menghadapi hubungan yang tak berarti. Dan di lagu “The Night We Met”, Witri mencoba untuk melangkah dan menjadi awal baru untuk Witri dapat menerima keadaan yang sudah terjadi.

Dalam kacamata Witri, Witri menemukan rasa nyaman dari Tuhan, tetapi secara general lagu ini menceritakan tentang sepasang manusia yang saling jatuh hati tapi tidak untuk di lanjutkan ke hubungan yang serius.

Dan di lagu “Dreamer” meyakinkan diri untuk tetap teguh kepada mimpi-mimpi yang sedang diraih. Lagu “Growing Older” menceritakan kisah Witri yang sudah muak dengan sistem kehidupan yang penuh drama, dan menegaskan ternyata menjadi dewasa itu rumit dan ada beberapa hal yang menyenangkan juga.

Di lagu terakhir ini Witri meluapkan segala perasaannya, Witri menceritakan pencarian Tuhan dan akhirnya Witri menemukan Tuhan dengan cara-Nya, dan Witri mendapatkan ketenangan dengan cara-Nya, Tuhan menghadirkan Teja Kalandara dalam hidup Witri Mayangsari suatu kebahagiaan yang tak bisa di ukur.

Album “Kembali Tenang.” dirilis secara digital di tanggal 26 April 2024, bisa dinikmati di semua platform digital yang kalian suka. (FE)

https://youtu.be/GP4rraWyAS0?si=iAEfh65wj4CAEktm

iMusic

Pagi Nyanyi luncurkan single easy listening berjudul “Pastikan Dia Untukku”

Published

on

iMusic.id – Kota Bandung tidak pernah kekurangan talenta – talenta yang bagus dalam urusan tarik suara, terbukti selalu saja ada pendatang baru yang hadir menunjukan kreatifitasnya lewat perilisan single atau mini album ataupun full album seperti trio vokal ‘Pagi Nyanyi’ yang baru saja merilis single ketiga berjudul “Pastikan Dia Untukku”.

Di produksi oleh trio ‘Pagi Nyanyi’ dan di produseri oleh mereka bersama Erik Suhendri dan Adi Prisada, trio Nonnie, Uchi dan Renjana memperkenalkan single yang nge pop dan easy listening pada aransemen musiknya yang ditangani oleh pencipta dan penulis lagunya langsung yaitu Suci Rahayu Dewi yang dibantu juga oleh Erik Suhendri.

Trio ‘Pagi Nyanyi’ yang terbentuk di tahun 2020 dikarenakan hobi yang sama dalam berolahraga pagi dan bernyanyi ini sebelumnya sudah merilis dua single yaitu : “Untukku Kamu Mati” dan “Womens’s Always Right”. Dua lagu tersebut masih bernuansa pop, namun single kedua yang berjudul “Womens’s Always Right” tercatat lebih up beat daripada single pertama mereka “Untukku Kamu Mati” dan single ketiga “Pastikan Dia Untukku” agak – agak mirip dengan single pertama mereka yang lebih easy listening.

Single ketiga ‘Pagi Nyanyi’ berjudul “Pastikan Dia Untukku” ini mengangkat tema cinta yang sederhana, yang bercerita tentang bagaimana orang yang sedang jatuh cinta dengan rasa sedih dan gembira yang bercampur aduk. Melalui single “Pastikan Dia Untukku” ini, ‘Pagi Nyanyi’ berharap dapat diterima dan dinikmati oleh seluruh pecinta musik  dimanapun berada dan turut mewarnai dunia musik Indonesia.

Single ‘Pagi Nyanyi’ – Pastikan Dia Untuku” sudah bisa disimak di seluruh Digital Store Platform kesayangan teman – teman pecinta musik nasional ya.

Continue Reading

iMusic

Ras Gito sebarkan “Hal Baik” di debut karirnya

Published

on

iMusic.id – Bulan ini industri musik Indonesia kembali diwarnai penyanyi pendatang baru, ialah Ras Gito yang akan baru saja merilis single pertamanya berjudul “Hal Baik”. Menyimak lagu debut dari Ras Gito ini mengingatkan kita akan lagu – lagu pop ala Kerispatih namun Ras Gito mempunyai karakter tersendiri yang mampu membuat lagu ini menjadi terasa dalam.

Lagu yang ditulis dan diproduseri oleh Nanda Wijoyo ini mengusung tema melanjutkan hidup, menemukan kedamaian dan sembuh dari luka hati. Menggandeng musisi berbakat tanah air yaitu, Afif Gifano sebagai Music Director yang berperan penuh dalam hal aransemen dan produksi musik, lagu ini siap menggugah hati yang mendengarnya.

“Lagu ini nggak cuma sangat personal bagi saya, tapi saya juga yakin bahwa apa yang akan saya sampaikan di lagu ini bisa relate dengan banyak orang, terutama mereka yang sudah pernah melalui beratnya masa-masa perjuangan after breakup atau hal-hal menyakitkan lainnya. Saya senang punya kesempatan berkolaborasi dengan teman-teman saya untuk karya pertama saya ini dan saya tidak sabar membagikan ‘Hal Baik’ kepada dunia”, ujar Ras.

Debut Ras Gito ‘Hal Baik’ sudah bisa dinikmati di berbagai platform musik streaming sejak 21 Juni 2024.

Continue Reading

iMusic

Hubungan penuh keraguan Mudhofar di single baru “Jalan Buntu”

Published

on

iMusic.id – Setelah merilis single “Peran Utama”, Mudhofar melanjutkan perjalanannya menuju album perdananya. Setelah sekian lama bermain-main dengan perasaan, akhirnya Mudhofar berhasil jatuh cinta lagi. Tetapi, kisah cinta sang Peran Utama justru harus berakhir di “Jalan Buntu”. Karakter ‘Redflag’ yang ia ciptakan saat ini, membuatnya tidak ingin pusing dengan drama dalam satu hubungan, apalagi drama yang tidak penting.

“Jalan Buntu” merupakan sebuah lagu yang menceritakan tentang hubungan yang selalu penuh keraguan. Pasangannya yang haus akan validasi, membuat Mudhofar lelah dan semakin hilang perasaannya. Menurutnya, hubungan yang dewasa adalah hubungan yang yakin satu sama lain tanpa harus mempertanyakan perasaan sayangnya. Jika terus menerus mempertanyakan hal yang sama, artinya tidak ada rasa yakin dan lebih baik diakhiri.

“Semakin lama semakin jelas, kalo gue gak ngelihat orang ini ada di masa depan gue.”, jelas Mudhofar.

Selain itu, Mudhofar juga merasa jika di hubungannya pada saat itu tidak membuat dirinya berkembang karena pasangannya terlalu menjadi penghambat. Dengan nuansa musik Pop/Rock, solois 24 tahun ini berharap dapat memuaskan para pendengar musik dari berbagai kalangan serta dapat memberikan kontribusi positif terhadap industri musik tanah air.

Tentang Mudhofar

Mudhofar sebelumnya tidak menyangka akan menjatuhkan pilihan hidupnya di musik. Sebelumnya, ia hanya hobi menulis puisi, sajak, dan semacamnya. Memulai debutnya di single “Hilang Diri” (2020), Mudhofar kecanduan di musik dengan merilis 6 single, dan 2 EP. Singer-songwriter kelahiran tahun 2000 ini, telah menjadi musisi independen sampai saat ini dengan total 13 lagu di DSP.

Continue Reading