Connect with us

iMusic

“Diserojakan” resmi luncurkan album penuh bertajuk “Bunga dan Roti”.

Published

on

iMusic.id – Setelah merilis dua single berjudul Lagu Paling Cinta dan Rampai pada bulan Agustus dan September 2023 sebagai tanda akan hadirnya album anyar dari Diserojakan, pada 6 Oktober 2023 Diserojakan resmi merilis album penuh bertajuk Bunga dan Roti yang berisi 11 lagu format akustik yang sudah tersebar di beragam platform musik digital. Album ini dirilis secara mandiri oleh Diserojakan dengan nama label karangan yakni Saprem Stud Records.

Album bertajuk Bunga dan Roti diambil dari frasa Mawar dan Roti yang mana adalah simbol protes revolusi kaum buruh perempuan. Lewat album Bunga dan Roti solois asal Bogor yang aktif sejak 2016 ini ingin mengucap bentuk syukur sekaligus dedikasi untuk para perempuan yang terus berjuang atas hak hidupnya, dan senantiasa miliki peran besar baik dalam skala global maupun personal. Dan Bunga dan Roti pun sepertinya tidak berhenti pada istilah revolusi perempuan saja, melainkan meluas sebagai simbol atas perjuangan kaum tertindas.

Proses pengerjaan album menghabiskan waktu sekiranya dua minggu. Satu minggu dilakukan untuk menulis lagu, dan satu minggu setelahnya untuk merekam. Proses rekaman album Bunga dan Roti dikerjakan di dalam kamar studio sederhana milik Ruang Imaginakal yang dibantu oleh Rivan Alviansyah sebagai operator, pengisi lead gitar, dan mixing juga mastering.

Walau hanya menonjolkan suara vokal dan gitar bolong, album Bunga dan Roti mampu menyajikan beragam nuansa. Dan tentu bila dibandingkan dengan EP Amung Ambung Banglas dan Petang Tiga Puluh yang telah dirilis sebelumnya, album Bunga dan Roti sepertinya lebih terkesan serius dan magis.

Materi di dalam album Bunga dan Roti tidak memuat isu-isu yang berat. Hanya seputar permasalahan sehari-hari seperti cinta dan kehilangan. Pemilihan kata untuk lirik pun terdengar sederhana namun tak biasa. Secara garis besar, album Bunga dan Roti adalah rangkaian cerita dari pertemuan dan perpisahan di dalam kehidupan. Dan selebihnya, tentu saja diserahkan seutuhnya kepada pendengar untuk menangkap makna-makna yang ada di dalamnya.

Album Bunga dan Roti bukan hanya menyajikan 11 materi lagu saja. Diserojakan menggandeng rekan-rekannya untuk ikut membantu merayakan Bunga dan Roti dengan mengisi bagian di dalam albumnya. Pada rilisan fisik album Bunga dan Roti  memuat karya-karya lainnya dari para rekan-rekan.

Rilisan berupa CD yang dibundel bersama Zine itu berisikan Esai, Puisi, Cerpen, Foto, dan Ilustrasi terkait tema Bunga dan Roti. Beberapa rekan yang secara sukarela ikut membantu memeriahkan album Bunga dan Roti di antaranya adalah Muhammad Yusuf, Teguh Tri Fauzi, Zikra, Deni Saputra, Dani Wahab, Azhar Rialdi, Wisnu Indra, Raditya Pangestu, Komo, Papoy, Nadakho, Diva Oktaviana, Elvas Meidyanra, dan beberapa nama lainnya yang akan segera menyusul. Dan kabarnya, album Bunga dan Roti bakal menjadi album penuh pertama sekaligus terakhir dari Diserojakan. Semoga saja benar. Dan semoga menjadi kematian yang menghidupkan. (FE)

iMusic

Indahnya Andalkan Persahabatan Di “Lean on A Friend”. Single Terbaru “Ricecooker”.

Published

on

iMusic.id – Bila kita memandang band Ricecooker ini melalui kedua rilisan-rilisan mereka yang sebelumnya, memang mereka patut dibilang sebagai band energetik dengan lagu yang cerah dan positif. Dalam lagu terbarunya, “Lean on A Friend“, band asal Jakarta ini mengajak pendengarnya untuk duduk bersama dan bernafas sejenak.

Lagu ballad yang intim ini dibawa dari sudut pandang seseorang yang mengingatkan temannya bahwa mereka ada untuknya di momen yang sulit, sebuah penghargaan untuk persahabatan yang tulus.

Dengan kedua lagu sebelumnya, yaitu “Sunday Song” dan “Moving On“, Ricecooker telah mengajak kita untuk berdiri dan menari, dengan alunan musik yang ramai dan penuh semangat. Masih dengan tema yang positif dan hangat, “Lean on A Friend” berfokus ke menghargai dengan sederhana.

Kepandaian dan keluasan eksplorasi band ini semakin ditunjukkan dengan perbedaan dari sisi lirik, yang lebih intim dan lembut, dan alunan musik yang walaupun lebih simpel, dapat memadamkan suasana dengan halus.

Lagu ini dimulai dengan gitar akustik sederhana yang mengiringi vokal intim Jerome Kurnia di sepanjang lagu yang memfokuskan pendengar pada pesan persahabatan dalam liriknya.

“Kedua lagu kami yang sebelumnya bisa diibaratkan sebagai lagu-lagu dan kita nyanyikan ramai-ramai, sedangkan Lean on A Friend adalah lagu intim yang dinyanyikan saat berdua atau saat sepi.” Ujar Jerome, seniman multitalenta yang baru saja membintangi film “The Architecture of Love” belum lama ini.

Refrain lagu ini dimulai dengan “You’ll be okay, maybe not today, but I’ll be there along the way”, yang berarti “Kamu akan baik-baik saja, mungkin bukan hari ini, tapi aku akan bersamamu melalui jalan itu”, adalah lirik yang dewasa dan sabar, yang mengerti bahwa menghibur seseorang tidak harus diselesaikan dalam sesaat, melainkan sebuah proses yang memakan waktu.

“Saat melihat dedikasi seseorang yang tulus ingin membantu sahabatnya, aku kembali melihat hidupku sendiri dan jadi ingat orang-orang disekitarku yang mau menghabiskan waktunya bersamaku dititik-titik terendahku” tambahnya.

Gitaris Alif Ibrahim pun menambahkan, “Awal kita bertiga ketemu, inilah lagu pertama yang kita duduk dan selesaikan liriknya bareng-bareng, jadi lagu ini pasti juga mencerminkan persahabatan kita di penulisannya.”

Lagu ini juga menjadi langkah berikut untuk proyek besar Ricecooker pada tahun ini. “Kami semakin dekat dengan extended playlist (EP) yang berisikan beberapa lagu lain. Kami lagi menyelesaikan beberapa lagu terakhir yang juga pasti membawa kejutan,” ucap Alif Ibrahim, gitaris.

“Kami sangat senang dengan sambutan yang kami dapatkan dari para pendengar dan rekan-rekan industri sejauh ini, dan kami merasa beruntung dengan peluang-peluang yang sudah terbuka di hari-hari awal band ini.”

“Lean on a Friend” bisa didengarkan di semua digital streaming platforms (DSPs) seperti Spotify, Youtube Music, dan Apple Music. (FE)

Continue Reading

iMusic

“Felika Stephani” Luncurkan Single Terbaru “Diary Anak Tunggal”.

Published

on

iMusic.id – Penyanyi berbakat Felika Stephani kembali mengukir prestasi di dunia musik dengan merilis single terbaru berjudul “Diary Anak Tunggal“. Lagu ini merupakan karya yang sangat personal bagi Felika, menceritakan perjalanan hidup dan perasaannya sebagai Diary Anak Tunggal.

“Diary Anak Tunggal” adalah sebuah lagu yang menggabungkan lirik emosional dengan melodi yang menghanyutkan, menggambarkan berbagai sisi kehidupan sebagai Diary Anak Tunggal. Dalam liriknya, Felika menyampaikan perasaan kesepian, harapan, serta kehangatan cinta dari orang tua. Lagu ini diharapkan dapat menyentuh hati para pendengarnya yang mungkin memiliki pengalaman yang sama.

Felika, yang telah dikenal melalui beberapa hits sebelumnya, seperti “Jangan Lagi” dan “Ingat Dulu“, menunjukkan kedewasaan dalam bermusik melalui “Diary Anak Tunggal”. Proses pembuatan lagu ini  Felika menuangkan dan menciptakan sendiri kisahnya melalu lirik lagu, yang memberikan sentuhan magis pada setiap nada dan liriknya.

Dalam sebuah wawancara, Felika mengungkapkan, “Lagu ini sangat spesial bagi aku karena menggambarkan kehidupanku sebagai Diary Anak Tunggal. Feli ingin berbagi cerita ini dengan semua orang dan berharap mereka bisa merasakan emosi yang sama.”

Peluncuran single ini juga diiringi dengan video musik yang menampilkan visual-visual indah dan menyentuh hati, menggambarkan kehidupan sehari-hari dan hubungan erat antara Felika dengan orang tuanya.

Single “Diary Anak Tunggal” sudah tersedia di berbagai platform musik digital seperti Spotify, Apple Music, dan Joox. Para penggemar juga dapat mengikuti perkembangan terbaru dari Felika melalui akun media sosial resminya.

Felika Stephani adalah seorang selebgram, penyanyi dan penulis lagu asal Magelang. Dengan suara khas dan kemampuan menulis lagu yang mendalam, Felika terus berusaha menghadirkan karya-karya yang menginspirasi dan menyentuh hati. (FE)

Continue Reading

iMusic

Sambut Hari Anak Nasional, Sigit Wardana rilis lagu “Aku Kuat Kau Hebat” versi akustik

Published

on

iMusic.id Sigit Wardana penyanyi, vokalis band, aktor sekaligus produser musik kembali hadir dengan karya terbarunya sebuah single bertajuk “Aku Kuat Kau Hebat“. Dimana sebelumnya Sigit Merilis single “Kisah Hidup Bapak- Bapak” (Mei 2023), “Lelaki Satu Wanita” (Juli 2023), “S.A.K” (September 2023) dan “November” (November 2023).

Rilisan single terbaru Sigit Wardana “Aku Kuat Kau Hebat” ini merupakan single yang masuk dalam Mini Album “November” yang sudah di rilis tahun 2023 lalu.

Menurut Sigit Wardana lagu “Aku Kuat Kau Hebat” adalah lagu yang di EP November tidak dirilis sebagai single, namun karena memiliki tema dan pesan yang bagus akhirnya dirilis versi akustik tepat pada hari Anak Nasional yang jatuh pada tanggal 22 Juli 2024.

“Lagu ini satu-satunya lagu di EP November yang gak dirilis sebagai single. Tapi karena ga kalah spesial dengan lagu-lagu di EP November lainnya, jadi saya pengen lagu ini juga dirilis sebagai single, terlebih lagi lagu ini juga punya tema yang bagus banget,”ujar Sigit Wardana.

“Dengan dirilisnya lagu ini maka lengkap sudah ke 5 lagu di EP itu sudah semua dirilis karena memang EP ‘November’ itu khan punya rangkaian cerita personal dari Sigit Wardana di setiap lagunya. Dengan dirilisnya lagu “Aku Kuat Kau Hebat” ini juga menjadi pembuka bagi Sigit Wardana meluncurkan karya single di tahun 2024 ini yang nanti akan berlanjut ke rilisan karya – karya berikutnya,” tambah Fransiscus Eko dari Cadaazz Pustaka Musik.

“Aku Kuat Kau Hebat” adalah lagu pertama yang diciptakan untuk mini album November dan memang nuansa akustiknya kental banget, “Jadi sepertinya pas banget kalau lagu ini dirilis ulang dalam versi akustik. Musisi yang terlibat dari versi akustik ini hanya saya & Caturadi Septembrianto, pencipta lagu & produser musik mini album saya.” kata Sigit

“Lagu “Aku Kuat Kau Hebat” versi akustik ini gak terlalu jauh bedanya dengan versi aslinya. Lagu ini pada dasarnya memang easy listening. Vokal Sigit yang khas diiringi gitar akustik terdengar sangat simpel dan sederhana, namun itu justru sangat mewakili makna dari lirik yang Sigit tulis di lagu ini. Silahkan simak lagu ini deh, semoga suka!,” ujar Fransiscus Eko.

Selain tema lagu, yang spesial lagi artwork lagu ini adalah hasil karya anak pertama Sigit Wardana.

“Lagu ini adalah pesan seorang ayah untuk anak-anaknya saat nanti mereka menjadi dewasa dan menghadapi lika-liku kehidupan. Seperti terus berbuat baik, jangan jadi manusia yang lemah moral dan etika, terus belajar dan lain-lain, seorang ayah akan selau mendukung sekuat-kuatnya agar cita-cita anaknya dapat terwujud,” kata pelantun lagu “Kisah Hidup Bapak-Bapak” ini.

Artwork-nya adalah ilustrasi seorang ayah bersama 2 orang anak perempuannya sedang berjalan sambil menggunakan payung di tengah hujan. Itu penggambaran sederhana dari perjuangan orangtua untuk anaknya.

“Gambarnya adalah karya anak pertama saya, dia memang suka sekali gambar. Jadi saya challenge dia untuk mengintepretasikan lagu “Aku Kuat Kau Hebat” ke dalam karya gambarnya.”tambahnya.

Perlu di informasikan bahwa Sigit akan merilis EP baru bersama AFE Records dan akan mengelar tour Jawa Tengahnya dalam waktu dekat ini.

“Setelah single ini, rencananya saya akan merilis beberapa single lagi tahun 2024 ini. Mungkin juga akan me-re-arrangement lagu-lagu lama dari musisi-musisi Indonesia dan kebetulan bulan September 2024 mendatang akan tour ke Jawa Tengah, sedang proses persiapan bersama management,” tutup Sigit.

Continue Reading