Connect with us

iMusic

DJ Stroo & Ten2Five Hadirkan Nuansa Retro.

Published

on

iMusic – Dj Stroo Kembali merilis single terbaru “Ain’t A Love Song” Bersama Ten2Five. Setelah merilis “Aku Garuda (New Version)” feat. Roy Jeconiah (Exs Boomerang), Toto Tewel (Elpamas) (10/11/2020) dan “This Feeling (Indonesian Version)” feat. TASYA CRESTADA (16/01/2021),

Kali ini tidak hanya berkolaborasi dengan vokalis, akan tetapi dengan sebuah band. Nama Ten2Five, yang saat ini berawak Imel (vocal), Ardhy (gitar) dan Thomas (drum, perkusi) menjadi pilihan kolaborasinya.

Sebuah single yang masih berkarakter EDM (Electronic Dance Music), tapi dengan nuansa band yang juga menonjol. Lagu ini sebenarnya sudah di ciptakan DJ Stroo pada pertengahan 2019 lalu. Akan tetapi karena masih binggung memilih kolaborator, lagu ini tidak jadi di produksi, dan akhinya DJ Stroo merilis single “People Power” (2019).

Saat ingin memproduksi single “Ain’t A Love Song” tanpa di sengaja, Dj Stroo melihat sebuah tayangan penampilan band Ten2Five di chanel YouTube. DJ Stroo langsung tertarik dan merasa cocok dengan vocal Imel (vokalis band Ten2Five). Dj Stroo langsung menghubungi pihak managemen band Ten2Five yang kebetulan memang sudah di kenalnya sejak lama.

Dari pembicaraan via telepon dan akhirnya bertemu dengan seluruh personil band yang di kenal lewat lagu hits “I Will Fly” ini, mereka bersepakat untuk berkolaborasi. Apalagi materi lagu “Ain’t A Love Song” cukup di terima oleh seluruh personil Ten2Five. Kesepakatan berkolaborasi bukan menjadi hal yang mudah pada kenyataanya. Karena, demo lagu yang sudah dibuat awalnya memang di tulis Dj Stroo untuk vocal cowok.

Di sisi lain, Ten2Five (yang dalam waktu dekat juga akan merilis single baru) lebih di kenal dengan lagu-lagu ballad bernuansa akustik, dan mereka memang belum pernah berkolaborasi dengan Dj atau genre EDM. Akhirnya Dj Stroo meramu ulang sample music, termasuk menyesuaikan dengan notasi vocal Imel.

Di lagu ini, walaupun tampil dengan nuansa EDM, DJ Stroo tidak merubah karakter band Ten2Five, selain menyesuaikan dengan karakter lagu yang di garapnya. Bahkan memberi kebebasan bagi seluruh personil band yang sudah aktif sejak tahun 2004 ini, untuk memberi masukan dan berkontribusi. Imel memberi revisi pada lirik dan masukan pada caranya menyanyikan lagu ini, termasuk usulan nuansa sound. Sedangkan personil lainnya, juga memberikan isian instrument seperti presepsi mereka secara pribadi, dengan sedikit arahan dari DJ Stroo.

Bahkan proses take vocal dan instrument, dilakukan di studio pribadi Ten2Five tanpa melibatkan Dj Stroo secara langsung. Apalagi di masa Pandemi ini, pertemuan keduanya memang terhitung minim, dan lebih banyak berkomunikasi melalui aplikasi Whatsapp. Menurut Imel, kolaborasi dengan Dj Stroo menjadi new experience bagi perjalanan Ten2Five.

“Bagi saya pribadi, kolaborasi dengan DJ bukan hal yang pertama kali. Tapi Bersama Ten2Five hal ini menjadi pengalaman baru. Apalagi kami bisa terlibat secara total saat produksi. Baik memberi usulan sound, atau di beri kebebasan saat proses recording. Hal yang menjadi sesuatu yang baru pada perjalanan karir kami.” Ungkap Imel, yang juga memberi usulan image atau oufit saat proses pemotretan cover.

Sedangkan munurut Ardhy (gitaris), memainkan musik cross genre di single ini adalah hal yang baru. “Biasanya kita memainkan lagu yang kuat dengan nuansa akustik, kini kita berkolaborasi dengan musik yang justru bernuansa electronic. Hal ini seperti memberi energi baru, yang belum pernah terbayangkan sebelumnya.”

“Ain’t A Love Song” berkisah tentang seseorang yang mencitai orang terdekatnya, akan tetapi rasa cintanya tidak pernah di tanggapi secara serius, walaupun sudah melakukan banyak hal untuk membuktikan rasa cintanya tersebut. Lagu EDM yang juga menampilkan nuansa band (analog) dengan retro vibes yang lebih kentara pada pilihan sound dan aransemen. Yang justru menurut Dj Stroo, karakter aransemen tersebut bukanlah kesengajaan.

Page 2 of 2“Rencananya aku ingin menampilkan karakter sound yang benar-benar kekinian, akan tetapi saat membuat sample lagu, aku mengambil sound dan karakter aransemen seadanya, karena di kejar waktu. Awalnya hanya untuk demo saja, akan tetapi justru karakter sound seadanya yang cenderung retro ini malah di suka oleh seluruh personil Ten2Five.

Akhirnya aku lebih banyak lagi mengeksplorasi sound retro, dan justru membuat lagu ini terdengar lebih unik.” Ungkap Dj Stroo Nuansa retro tidak hanya pada sisi aransemen, karakter sound dan image cover, akan tetapi juga pada video clip. Di sutradarai sendiri oleh Dj Stroo, video clip “Ain’t A Love Song” menampilkan permainan tradisional berupa prahu klotok yang menggunakan bahan bakar minyak kelapa.

Dj Stroo merasa mainan anak-anak yang di gemari di era 80-an hinga awal 90-an ini seperti tersingkirkan oleh mainan layar sentuh dari perangkat gawai, beberapa tahun terakhir. Di videoclip ini, Dj Stroo berharap bisa mengingatkan bahwa anak-anak Indonesia pernah memiliki permainan seru dan menarik, dengan atifitas outdoor sebelum terimbas teknologi gawai.

Di bawah label pribadi Dj Stroo, AudioProjects, lagu ini sudah bisa di dengarkan di semua media music streaming. Lagu ini juga akan di rilis dengan beberapa versi, dan rencananya akan di masukkan di debut album Dj Stroo, yang akan di rilis pada tahun ini juga. “Ain’t A Love Song” di harapkan bisa di terima oleh masyarakat luas, tidak hanya di Indonesia, karena di distribusikan secara internasional. Lagu ini juga sudah mulai di promosikan pada pertengahan Maret 2021 ini. (FE)

iMusic

Doddy Katamsi tetap melangkah lewat single “I Love You”

Published

on

iMusic.id – Rocker senior, Doddy Katamsi hadirkan single anyar yang sangat menarik berjudul “I Love You”. Lagu yang pertama kali dirilis pada 1 Maret 2026 ini kini merupakan lagu yang sudah lama di ciptakan dan akhirnya di aransemen dan di produksi hingga release dan hadir dengan sentuhan aransemen yang baik dengan feel lagu kekinian dan resmi dirilis melalui Dokat Record

Single “I Love You” dari Doddy katamsi inimerupakan lagu yang memiliki makna mendalam mengenai harapan dan pemberi kekuatan dalam hubungan manusia. Aransemen musiknya mengingatkan kita pada classic rock music era 90an dicampur dengan sound yang lebih modern dengan menonjolkan nuansa rock dan pop music yang menyentuh hati dan emosi. 

Ditulis dan di aransemen langsung oleh Doddy Katamsi, “I Love You” menggambarkan perjalanan dan menceritakan sebuah harapan dan juga arti yang mendalam seorang pasangan dalam sebuah hubungan. Seseorang yang berjuang walau dalam keterpurukan mendapatkan support dari pasangan yang di cintainya, sambil mencari secercah cahaya di tengah kegelapan. Liriknya relate dengan siapa saja yang pernah merasa kehilangan arah, terpuruk namun mendapatkan support dari orang tercinta untuk dapat bangkit dan tetap mencoba melangkah maju. 

Lagu Doddy Katamsi ini merefleksikan pengalaman hidup dari siapapun yang memiliki hubungan yang baik serta saling support dari pasangan masing-masing. Walaupun ketika kita sedang berada di titik terendah dalam kehidupan, keduanya menemukan satu kata yang selalu menjadi pegangan dan harapan. 

Melalui lagu ini, Doddy Katamsi menginginkan para fans dan pendengar dapat menemukan kembali keberanian, harapan, serta energi positif untuk terus melangkah dalam hidup. 

Lebih dari sekadar lagu, “I Love You” dapat menjadi pengingat bahwa selalu ada harapan dan support dari yang kita cintai, bahkan di saat perjalanan terasa paling gelap. 

Tentang Doddy Katamsi 

Doddy Katamsi adalah vokalis rock legendaris Indonesia, sekaligus penulis lagu dan mentor vokal yang telah berkiprah selama puluhan tahun di industri musik nasional. Namanya dikenal luas melalui band seperti Seven Years Later, Elpamas, dan Kantata, yang menjadikannya salah satu suara rock paling berpengaruh di Indonesia. 

Selain sebagai performer, Doddy juga dikenal sebagai pelatih vokal dan mentor musik yang telah bekerja dengan berbagai program pencarian bakat seperti Indonesian Idol dan X Factor Indonesia, serta sejumlah label rekaman dan artis ternama. Melalui studionya Bengkel Vocal Dokat, ia telah melatih dan membimbing banyak penyanyi Indonesia. 

Sebagai komposer, produser, dan music director, Doddy terus aktif berkolaborasi lintas genre, membawa pengalaman panjang dan kecintaannya terhadap seni vokal ke dalam setiap proyek musik yang ia kerjakan. 

Continue Reading

iMusic

Didukung teman – teman RCM, Nonstop rilis album “Antirem”.

Published

on

iMusic.id – NONSTOP adalah sebuah project Musik yang dibentuk beberapa tahun lalu. Membernya adalah Kumpulan dari Musisi yang sebelumnya sudah memiliki karya dengan band lain. Zewex misalnya pernah berperan membentuk band Karpet yang waktu itu lahir menyusul PAS Band, Koil dan Pure Saturday. Sedangkan Wahyu Sudiro selama ini pernah bergabung dengan band sukses, TRIAD!

Uniknya Nonstop hadir dengan konsep anonymus. Sebuah pakem tampilan yang pernah dilakukan band raksasa Kiss, Slipknot, GWAR dan lain lain. Nonstop sengaja menampilkan personel dengan menggunakan topeng yang bisa memberikan suguhan misterius, eksentrik dan magis. Di Indonesia, belakangan kita mengenal Sukatani dengan ciri tampilan yang sama. Lantas, tentang musiknya?

Ingredient musical Nonstop adalah blended antara genre Rock yang bertenaga dan harmoni yang menyentuh jiwa. Untuk Langkah perkenalan, mereka melepas lagu “Terbang Tinggi” untuk menyapa Listener Radio di seluruh Indonesia. “Rasanya lagu ini paling Radio’s Friendly”, ujar sang drummer, Rama Doz.

Wahyu Sudiro dan Zewex pernah bernaung di bawah RCM (Republik CInta Management) milik musisi brilian Ahmad Dhani. Awal kisah Nonstop bermula dari ketertarikan dua sahabat ini yang gemar membahas obrolan dengan tema kehidupan kelas menengah, cinta dan spiritual. Maka lahirlah demo lagu Nonstop seperti “Peras Keringat”, “Lagu Kuno Untukmu” dan “Pejuang Waktu”. Setelah berproses dan bergerilya untuk bisa membuat master audio rekaman, Zewex menemukan resep gokil untuk next procces yaitu road to Album. Strateginya?

Menggalang donasi untuk biaya rekaman. Hal ini pernah dilakukan BIP (Bongky, Indra, Pay, Ipang) untuk album ketiga mereka. Berhasilkah? Semesta merestui Nonstop! Mereka akhirnya dengan lebih leluasa bisa merekam beberapa lagu yang akhirnya dijilid dalam full album bertajuk “Antirem”. Uniknya album berisi 9 lagu dengan energy panas ini, dirilis tepat pada hari Valentine, 14 February 2026 lalu.

Dalam perjalanan proses kreatifnya, album ini melibatkan beberapa musisi seperti Ahmad Dhani, Andra Ramadhan, Didit ‘Plastik’ Saad, Dul Jaelani, Elrumi, Ikmal Tobing, Sarah Ditaputri. Dengan menggandeng Musisi berkelas tersebut, all out musical Nonstop benar benar prestisius sekaligus teruji. Komposisi lagu Nonstop menggabungkan unsur British Pop Rock namun vintage seperti isian Synthesizer, Saxophone, Harpsichord hingga raungan Fuzz gitar dan pattern drum yang agresif. Sedangkan timbre vokal Zewex yang serak berstruktur menjadi karakter kuat Nonstop.

Goresan lirik Nonstop adalah perenungan dan kepedulian gen millennials yang masih gelisah dengan derita dan raungan jaman.

Continue Reading

iMusic

Lussy Renata gas pol 3 single sekaligus

Published

on

iMusic.id – Lussy Renata, artis dan pencipta lagu sekaligus penyanyi yang dikenal cukup produktif di awal tahun ini, kembali menghadirkan tiga single terbarunya. Setelah sebelumnya merilis tiga lagu, kini Lussy Renata kembali memperkenalkan karya terbaru yang menunjukkan konsistensinya dalam berkarya di industri musik Indonesia.

Kali ini, Lussy Renata merilis tiga single sekaligus berjudul “Cara Mencintaiku, Bukan Sekedar Cinta” dan “Aku Cemburu”, Ketiga lagu tersebut resmi dirilis pada 4 Maret 2026 dan telah dilengkapi dengan music video yang dapat disaksikan melalui YouTube serta berbagai Digital Streaming Platform (DSP).

Lagu-lagu tersebut lahir dari inspirasi yang muncul secara spontan sebagai bentuk apresiasi Lussy Renata terhadap dirinya sendiri, sekaligus mewakili berbagai perasaan yang ia alami. Ketiganyan saling terhubung dalam satu benang merah cerita tentang bagaimana seorang perempuan ingin dicintai dengan cara yang sederhana namun tulus.

“Lagu-lagu ini sangat personal bagi saya. Semuanya mewakili perasaan yang pernah saya rasakan Saya ingin menyampaikan emosi tersebut melalui musik agar pendengar juga bisa merasakan hal yang sama,” ungkap Lussy Renata.

Dalam proses kreatifnya, pengerjaan ketiga lagu ini terbilang cukup singkat. Mulai dari tahap aransemen hingga proses rekaman vokal hanya memakan waktu sekitar tiga minggu. Untuk konsep musiknya sendiri, Lussy Renata mempercayakan pengembangan aransemen kepada para musisi yang turut membantu dalam proses produksi.

Sejak dirilis, ketiga lagu tersebut mendapat respon positif dari para pendengar. Lussy berharap karya terbarunya dapat diterima dan dinikmati oleh lebih banyak pecinta musik di Indonesia. Di tengah kesibukannya melakukan berbagai aktivitas peluncuran karya, Lussy Renata juga tengah mempersiapkan satu lagu baru dengan tema berbeda yang diyakini berpotensi menjadi salah satu karya hits fenomenal berjudul “Pesan Terakhir.”

Lagu tersebut menghadirkan sudut pandang yang berbeda, menggambarkan refleksi kehidupan manusia bahwa pada akhirnya setiap orang akan kembali kepada Tuhan. Melalui karya tersebut, Lussy berharap pesan yang disampaikan dapat mewakili perasaan banyak pendengar musik di Indonesia.

Continue Reading