Connect with us

iMovies

Executive Produser Film Wage Ternyata Musisi Dan Pencipta Lagu

Published

on

Wage adalah film yang menceritakan perjalanan kehidupan pencipta lagu Indonesia Raya, WR Supratman. Film ini adalah film biopic musikal pertama Indonesia, melibatkan pemain musik profesional dan riset film yang lumayan memakan waktu lama.

Pengerjaan musik ini dipercayakan kepada Indra Qadarsih alias Indra Q. Keybordis BIP ini mengungkapkan pada pengerjaan ini dia hanya penyambung antara musik yang sudah ada dengan musik scooring film yang akan dia buat. “Di film ini, sebenernya beberapa lagu sudah ada dan sebagian adalah lagu Mas Bechi ( panggilan akrab Eksekutif Produser film Wage ), gue sebenernya cuma menjembatani musik yang sudah ada ke musik latar film ini” ungkap Indra Q.

Ditemui di lokasi pengerjaan musik film ini, Jombang Jawa Timur, diketahui bahwa sang Eksekutif Produser, M Subchi Azal Tsan (Bechi) ternyata adalah seorang musisi, keyboardis dan pencipta lagu. Sebagian musik dan lagu yang ada di sutradarai John De Rantau ini adalah dari tangan dingin Mas Bechi.

Mas Bechi mengungkapkan alasan memilih Indra Q untuk mengerjakan musik film ini. “Indra Q bisa menyerap apa yang ada di fikiran saya dan apa yang film ini butuhkan. Beliau juga sudah sering mengerjakan film layar lebar, saya percaya apa yang ingin film sampaikan bisa sampai ke penonton lewat film dan musik yg bagus.

Permainan biola di film ini diisi oleh pemain biola muda asal Jakarta bernama Arend Stevanus Michiels. “Saya sangat senang dapat kesempatan untuk mengisi biola di film ini. Saya juga melakukan riset dari cara bermain biolanya, pemilihan notasi, sampai ke cengkok bermain biolanya WR Supratman. Dan yang menarik saya juga sudah bermain biola di depan makam WR Supratman sampe merinding” tutup Arend

Arend (pengisi biola WR Supratman) Saat ditemui pada proses rekaman musik di Jombang Jawa Timur

Film Wage yang di produksi Opshid Media ini rencana akan tayang 9 November 2017.

[@randusumaryo]

 

iMovies

Film box office Thailand berjudul “My Boo” akan tayang di Indonesia

Published

on

iMusic.id SHEN Entertainment, RA Pictures dan A&Z Films mengedarkan sebuah film horor drama komedi asal Thailand yang berjudul “My Boo” di Indonesia. Film yang berdurasi 2 jam 5 menit ini kabarnya merupakan film yang berada di 5 besar film – film terlaris di negeri gajah putih tersebut.

Fransen Susanto yang bertindak sebagai distributor menjelaskan bahwa “My Boo” akan ditayangkan di bioskop – bioskop Indonesia mulai tanggal 19 Juni 2024. Film yang diproduksi oleh Jungka Studio tersebut dipilih karena saat ini film tersebut sangat sukses dan masuk dalam daftar film box office dengan pendapatan yang tinggi.

Sejak teaser pertamanya dirilis, “My Boo” atau yang dikenal juga dengan judul “Anong” ini di Thailand sudah menerima banyak sorotan karena sutradara, pemain, dan alur ceritanya yang unik dan meraup sukses saat dirilis di Thailand dan masuk dalam daftar film box office menggeser dominasi film-film Hollywood di Thailand.

“My Boo” menerima banyak perhatian karena menjadi proyek kembalinya S. Khomkrit Treewimol sebagai sutradara. Selain itu, deretan pemain yang digandeng oleh S Khomkrit juga merupakan para artis papan atas Thailand.

Film “My Boo” di bintangi oleh Maylada Susri sebagai Anong, Sutthirak Subvijitra sebagai Jo,  Chalermpol Thikampornteerawong sebagai Thong Gon, Tatchaya Supatanyasatit sebagai Thong Yib,  Dharmthai Plangsilp sebagai Kong, Punyawee Jungcharoen sebagai Soda, Narttida Pitakwararat sebagai Owen dan Phuang Kaewprasert sebagai Uncle Pom.

My Broo bercerita tentang Joe, seorang gamer, mewarisi rumah tua yang ternyata berhantu beserta hantu penghuninya. Namun, baik manusia maupun hantu tidak mau pergi dari rumah itu. Akhirnya Joe dan para hantu memutuskan untuk bekerjasama untuk menjalankan wahana rumah berhantu untuk menarik pengunjung demi mendapatkan uang. Seiring berjalannya waktu Joe mendapati hantu-hantu yang ada di sana sangat menawan, terutama Anong, yang membuatnya tertarik. Akankah dua orang dari dua dunia yang berbeda ini bisa mengatasi perbedaan mereka dan bisa bersama?

Film “My Boo” merupakan film yang secara visual, CGi, alur cerita dan akting para pemerannya termasuk lumayan baik. Walaupun pada 15 menit awal terasa agak membosankan namun beberapa kelucuan yang dibangun di film ini mampu membuat kita tertarik untuk mengikuti sampai akhir dan ingin tahu gimana ending film ini akan berakhir. Para undangan dan wartawan yang menyaksikan screening film “My Boo” di CGV Grand Indonesia, Jakarta pada Jumat 14/06/2024 nampak cukup puas dan merasa terhibur dengan film ini. Saksikan penayangan perdana film “My Boo” pada tanggal 19 Juni 2024 mendatang ya!!

Continue Reading

iMovies

“Catatan Harian Menantu Sinting” siap tayang 18 Juli 2024

Published

on

iMusic,id Soraya Intercine Films mempersembahkan film berjudul “Catatan Harian Menantu Sinting“. Film ini diangkat berdasarkan novel karya Rosi L. Simamora.

Sunil Soraya selaku produser dan juga sutradara film “Catatan Harian Menantu Sinting” sangat serius dalam menggarap film ini. Butuh waktu lebih dari 5 tahun untuk merampungkan cerita ini karena tidak mudah menterjemahkan cerita novel yang diangkat ke dalam suatu visual film dimana setiap inci suatu adegan sangat diperhitungkan.

Bagi Sunil Soraya membuat suatu film harus melihat dari seluruh aspek dan dari hati sehingga menghasilkan suatu maha karya, seperti sebelumnya film 5 cm dan terbukti diterima oleh masyarakat yang ditandai dengan meraih jutaan penonton. 

Catatan Harian Menantu Sinting merupakan cerita yang sangat dekat dalam kehidupan kita terutama di masyarakat Batak. Kejelian Sunil Soraya melihat cerita ini membuat semangat menggebu-gebu untuk mengangkatnya ke layar lebar. Dari mulai membedah skenario, pemilihan pemain sampai sutradara pun dilakukan sendiri karena Sunil Soraya tidak ingin melewatkan setiap jengkal dari proses film ini.

Film “Catatan Harian Menantu Sinting” akan segera tayang di bioskop kesayangan Anda mulai 18 Juli 2024.

Sinopsis

Aku Minar. Ini cerita cintaku dan Sahat (dan Mamak Mertua). Ditambah latar belakang keluarga besar Batak yang penuh drama. Seru. Ngeselin. Gemesin. Bikin pengen nyakar aspal.

Aku dan Mama Mertua punya kepercayaan berbeda tentang cinta.

Buatku cinta adalah quality time dan komunikasi. Sedangkan buat Mamak Mertua, cinta adalah kehadiran anak laki-laki di tengah pernikahan sebagai penerus marga.

Karena itu, sejak awal pernikahan, Mamak Mertua tidak pernah bosan menagihku untuk memberikan seorang cucu laki-laki.

Dan karena belum punya cukup uang, terpaksa aku dan Sahat tinggal di rumah Mamak Mertua dan dihadiahi ranjang peninggalan Opungnya Sahat.

Ranjang itu disebut ‘Ranjang Keramat’ oleh Mamak Mertua, karena satu minggu tidur di ranjang itu dia langsung hamil Monang, anak pertamanya.

Aku punya sebuah agenda. Aku mau mengajak Sahat keluar dari rumah Mamak Mertua. Aku mau memiliki rumah sendiri, tanpa campur tangan Mamak Mertua.

Tapi, apa mungkin Mamak Mertua mengijinkan aku dan Sahat keluar dari rumahnya sebelum kami memberikan Mamak Mertua seorang cucu laki-laki?

https://youtu.be/_a7TF8xPjBs?si=akH3EH4EYteasVq_

Continue Reading

iMovies

“Sehati Semati” siap tayang di MAXStream 28 Juni 2024

Published

on

iMusic.id Sinemaku Pictures mempersembahkan karya segar terbarunya melalui serial bergenre misteri-thriller-drama “Sehati Semati” yang menjadi Original Series MAXStream, disutradarai oleh sutradara muda Yusuf Jacka Ardana. Serial “Sehati Semati” tayang di MAXStream mulai 28 Juni 2024.

Dalam serial berjumlah enam episode ini, akan mengikuti kisah tentang Lima sahabat Sheila, Tio, Fina, Rega, dan Acel terjebak dalam sebuah permainan papan (gameboard) kuno yang misterius bernama SURRA. Tanpa mengetahui asal-usul dan tata cara bermain SURRA, kelimanya mendapat teror yang mengancam nyawa dan terjebak dalam dunia paralel. Tio mengalami koma setelah memainkan SURRA. Mereka berusaha mencari pemain sebelumnya untuk mengungkapkan misteri permainan tersebut.

Serial “Sehati Semati” dibintangi oleh Yasamin Jasem sebagai Sinta, Megan Domani sebagai Sheila, Abun Sungkar sebagai Tio, Dianda Sabrina sebagai Fina, Ciccio Manassero sebagai Rega, dan Ashira Zamita sebagai Acel. Selain mereka, “Sehati Semati” juga dibintangi oleh Imelda Therinne, Johan Morgan, Tegar Satrya, dan Bizael Tanasale.

Yahni Damayanti, Prilly Latuconsina, dan Umay Shahab menjadi produser eksekutif untuk serial “Sehati Semati.” Serial “Sehati Semati” menjadi original series pertama pada 2024 yang diproduksi Sinemaku Pictures bersama MAXStream. Disutradarai Yusuf Jacka Ardana, serial “Sehati Semati” juga menjadi bentuk komitmen Sinemaku Pictures untuk terus memberikan ruang berkarya bagi para sineas muda. Jacka sebelumnya telah menggarap beberapa film pendek. Beberapa karyanya menjadi official selection dan ditayangkan di beberapa festival film nasional dan internasional, seperti Minikino Film Week, Jakarta Film Week, dan Festival Film Dokumenter.

“Serial “Sehati Semati” merupakan original series pertama kami tahun ini bersama MAXStream. Setelah merilis film horor “Temurun” kami melanjutkan kesuksesan dan semakin mendalami genre ini melalui “Sehati Semati” yang akan memberikan penonton tayangan yang penuh menegangkan dengan teka-teki misteri dari sebuah gameboard kuno yang misterius bernama SURRA. Di game ini, akan ada beberapa peraturan yang akan berpengaruh ke pemainnya. Dengan alur cerita yang menarik, ini akan membuat penonton mengikuti pertualangan lima sahabat yang terjebak teror sampai mengetahui akhirnya,” kata Produser Eksekutif “Sehati Semati” Prilly Latuconsina.

“Saya merasa bersyukur dan terima kasih untuk Sinemaku Pictures karena telah mempercayakan saya untuk mengerjakan “Sehati Semati.” Ini menjadi proses belajar yang penting dan berarti bagi saya. Syuting bersama kru dan cast terasa menyenangkan. Semoga penonton Indonesia bisa menikmatinya mulai 28 Juni 2024 di MAXStream,” tambah Sutradara “Sehati Semati” Yusuf Jacka.

Ikuti terus perkembangan terbaru tentang MAXStream Original Series “Sehati Semati” yang diproduksi Sinemaku Pictures di akun Instagram resmi @sinemaku.pictures dan @maxstream.tv. “Sehati Semati” tayang di MAXstream mulai 28 Juni 2024.

Continue Reading