Connect with us

iMusic

Gadis manis kelahiran Jambi “Jenicke Laurent” rilis single perdana berjudul “Pernah”.

Published

on

iMusic – Jenicke Laurent atau biasa disapa Keke adalah gadis cantik kelahiran Jambi, 15 juni 2001. Keke ini sudah suka menyanyi dari usia 4 tahun. Namun saat di play grup sempat beralih ke dunia Dance Kid (sanggar dance anak).

Kemudian memiliki keahlian sebagai dancer cilik  sering di undang ke acara-acara wedding party di Bangka hingga kelas 5 SD. Memasuki kelas 6 SD keke kembali menekuni hobby menyanyinya. Setelah itu keke pun menjadi penyanyi wedding profesional (mendapat bayaran) hingga menginjak bangku SMA.

Selain dancer dan menyanyi, Keke juga merupakan Gadis Jambi 2018 sekaligus pernah mendapatkan plakat emas siswi berprestasi 2019 yang saat ini telah kuliah di Kampus Pelita Harapan. 

Kini di tahun 2022 Keke resmi bergabung di bawah naungan NAGASWARA sebagai penyanyi solois pop dengan merilis sebuah lagu berjudul “Pernah” ciptaan papanya sendiri yaitu Hadi Lo. Hadi Lo sendiri selain pencipta lagu “Pernah”, ada juga beberapa lagu yang ekslusive di NAGASWARA.

Hadi Lo adalah teman sekaligus relasi dari CEO NAGASWARA, Bapak Rahayu Kertawiguna. Hadi Lo dan keluarga besarnya sangat mensupport Keke untuk menjadi penyanyi nasional yang profesional di industri musik Tanah air, sesuai dengan cita cita Keke dari kecil dulu.

Single “Pernah” sebelumnya pernah melejit di akhir tahun 2019, sempat merajai top chart radio di Indonesia. Namun berhubung ada kendala internal di managemen sebelumnya, akhirya lagu ini kembali ditarik Hadi Lo selaku penciptanya untuk tidak lagi dibawakan oleh penyanyi sebelumnya (Azmi), dan seterusnya lagu ini di replace oleh Keke selaku penyanyi di NAGASWARA.

Lagu “Pernah” termasuk kedalam genre Pop Ballad, menceritakan tentang kesedihan karena adanya ketidaksetiaan pasangannya dalam suatu hubungan cinta. Konsep aransemen musiknya di garap oleh Daniel Thmarin.

“Adapun dalam penggarapan musiknya saya sebagai pencipta lagunya berkolaborasi dengan NAGASWARA mempercayakan kepada Daniel Thamrin. Proses penggarapan termasuk tidak mudah, ada beberapa kali revisi agar dapat terkemas sedemikian baiknya, termasuk isian alat muik gitar, violyn, semuanya organik. Sehingga ketika dipadukan dengan vokalnya Keke akan dapat menyatu dalam kesempurnaan sebagai sebuah karya seni yang ciamik, “ungkap Hadi Lo.

Konsep tampilan Image dalam lagu “Pernah”, Keke menyesuaikan market musik saat ini, sehingga pilihan look ‘Korean Style’ menjadi formula terbaik buat Keke. Dan untuk video klip lagu pernah di garap oleh sutradara ternama Rony Rom dengan konsep cerita patah hati seorang wanita yang sangat kecewa atas sikap pacarnya. Namun cerita diending dibuat menggantung dimana apakah benar si pria tersebut telah berkhianat atas cintanya atau sebaliknya?.

“Harapanku kedepan adalah dapat mewujudkan cita citaku sedari kecil, yaitu ingin menjadi penyanyi nasional yang memiliki prestasi atas karya karyanya. Sehingga kehadiranku di balntika musik Indonesia dapat membanggakan keluarga dan kebanggaan masyarakat luas.

“Dan inilah sebuah single persembahan Keke “Pernah” untuk semua lapisan masyarakat penikmat musik di manapun berada.. semoga semuanya suka dan terhibur. Aamiin “Pungkas Keke. (FE)

iMusic

Sabaton rilis single “Yamato” lengkap dengan video musiknya.

Published

on

iMusic.id – Band heavy metal asal Swedia, Sabaton, kembali menghadirkan karya terbaru mereka lewat single ‘Yamato’, yang dirilis bersamaan dengan video musik resmi hasil kolaborasi bersama game naval populer, World of Warships. ‘Yamato’ terinspirasi dari kapal perang legendaris Jepang yang dikenal sebagai salah satu simbol kekuatan terbesar dalam sejarah perang laut. Lagu ini jadi kelanjutan spiritual dari ‘Bismarck’, sekaligus memperkuat ciri khas Sabatondalam mengangkat kisah sejarah militer ke dalam musik yang epik dan penuh energi.

Joakim Brodén mengungkapkan bahwa kisah kapal perang selalu menjadi bagian menarik dalam perjalanan musikal Sabaton, sementara Pär Sundström menambahkan bahwa ‘Yamato’merupakan jawaban atas permintaan panjang para penggemar yang ingin melihat kelanjutan cerita dari ‘Bismarck’. Kolaborasi ini juga menghadirkan pengalaman unik di dalam game, di mana pemain dapat menikmati ‘Yamato’ sebagai bagian dari gameplay, lengkap dengan elemen khusus yang terinspirasi dari Sabaton.

Video musik ‘Yamato’ turut memperkuat nuansa dramatis lagu ini, menampilkan band yang berada di atas kapal dalam momen pertempuran terakhir yang penuh intensitas. Proses produksi sendiri dilakukan dengan tantangan ekstrem, mulai dari suhu dingin hingga efek air yang mensimulasikan kondisi laut sebenarnya. Dikenal dengan pendekatan sinematik dan tema sejarah yang kuat, Sabatonterus memperluas jangkauan mereka sebagai salah satu band heavy metal paling berpengaruh saat ini, dengan miliaran stream dan basis penggemar global yang solid.

Continue Reading

iMusic

Hampir menyerah di industri musik, Joanna Andrea rilis single “Tenanglah”

Published

on

iMusic.id – Di tengah hiruk pikuk kehidupan yang penuh tekanan dan ketidakpastian, Joanna Andrea menghadirkan karya terbarunya yang berjudul “Tenanglah”, sebuah lagu yang menjadi pelukan hangat bagi siapa pun yang sedang berada di titik terendah dalam hidupnya.

Ditulis sendiri oleh Joanna Andrea, “Tenanglah” lahir dari pengalaman personal yang penuh pergulatan. Lagu ini menggambarkan fase ketika harapan terasa memudar dan kekhawatiran mengambil alih, namun di saat yang sama juga menjadi pengingat lembut bahwa setiap badai pasti berlalu. Melalui lirik yang jujur dan emosional, Joanna mengajak pendengarnya untuk tetap bertahan, melangkah, dan tidak menyerah pada kehidupan yang hanya datang satu kali.

Sebagai solois perempuan Indonesia yang tengah bersinar, Joanna Andrea terus menunjukkan konsistensinya dalam berkarya. Namanya mulai dikenal luas lewat deretan lagu seperti “Lepaskan, Tak Bertahan Lama, Hanya Satu” dan “Wajah Yang Membawa Aku Pulang”. Sebelumnya, ia juga telah merilis single “Dinikmati Saja” yang semakin memperkuat identitas musikalnya.

Mengusung genre pop yang hangat dan relatable, “Tenanglah” menjadi salah satu karya paling jujur dalam perjalanan karier Joanna Andrea. Lagu ini ditulis di masa ketika ia hampir menyerah pada mimpinya di industri musik. Setelah melewati berbagai pasang surut, Joanna berhasil bangkit, menemukan kembali semangatnya, dan kini semakin mantap menapaki jalannya sebagai musisi dengan karakter yang kuat.

“Tenanglah” resmi dirilis sebagai single ke-6 pada Maret 2026 dan menjadi bagian dari rangkaian menuju album perdana Joanna Andrea yang akan dirilis di tahun yang sama.

Kini, “Tenanglah” sudah dapat dinikmati di seluruh platform musik digital, menjadi teman setia di saat-saat paling sunyi, ketika yang dibutuhkan hanyalah sedikit ketenangan dan harapan.

Continue Reading

iMusic

Femm Chem luncurkan single baru berjudul “Nasida Liar”

Published

on

iMusic.id – Femm Chem merupakan band indie rock yang telah aktif sejak tahun 2022 dan menjadi bagian dari dinamika skena musik Semarang. Mengusung lagu-lagu original, Femm Chem dikenal melalui pendekatan musik yang sederhana, fun, dan jujur, terinspirasi dari British indie rock seperti Wet Leg serta nuansa psychedelic dan garage pop ala band Australia Nice Biscuit.

Femm Chem digawangi oleh Isa Pradana sebagai lead guitar dan vokal, Vajra Aoki pada vokal dan gitar, Dimas Sadewa pada bass, Ferdinandus Erdin pada drum sekaligus artwork, serta Zuma Mahardika pada synth dan vokal. Perbedaan latar belakang serta referensi musik masing masing personel menjadi elemen penting yang membentuk karakterFemm Chem sederhana namun lantang, ironis, playful, dan perlahan menghanyutkan.

Melalui semangat tersebut,Femm Chem resmi merilis single terbaru berjudul “Nasida Liar” yang sekaligus menjadi lagu pertama Femm Chem yang ditulis dan dibawakan dalam Bahasa Indonesia. Langkah ini menandai fase baru dalam perjalanan kreatif mereka sekaligus membuka ruang ekspresi yang lebih dekat dengan realitas pendengar lokal.

“Nasida Liar”dari Femm Chem merepresentasikan kegelisahan hidup di tengah dunia yang terasa semakin ramai oleh arus informasi, media, dan tuntutan eksistensi. Lagu ini menangkap potongan potongan kehidupan modern mulai dari konsumsi berita, konten yang berulang, hingga isu personal yang kerap membuat ruang batin terasa penuh dan melelahkan.

Secara lirik, “Nasida Liar” hadir dengan pendekatan puitis dan satir menggambarkan usaha individu untuk mencari jeda di tengah hiruk pikuk tersebut. Lagu ini berbicara tentang kebutuhan untuk berhenti sejenak, menarik napas, dan mensyukuri momen kecil tanpa harus terjebak dalam kerumitan yang berlebihan. BagiFemm Chem, lagu ini menjadi bentuk refleksi sekaligus terapi personal.

Dari sisi musikal, “Nasida Liar” diramu dengan aransemen yang lugas dan enerjik menegaskan identitasFemm Chem yang mengedepankan kesederhanaan tanpa kehilangan daya ekspresif. Permainan gitar yang ringan, ritme yang dinamis, serta lirik lirik ironis menjadi kekuatan utama yang membuat lagu ini terasa dekat dengan realitas pendengarnya.Sebagai bagian dari perilisan single ini,Femm Chem juga akan menjalankan rangkaian promosi melalui platform digital dan media sosial guna menjangkau audiens yang lebih luas.

Lagu ini direkam pada bulan April 2025 dan dikerjakan oleh mereka sendiri, hingga proses mixing dan mastering dikerjakan oleh Pandu Fuzztoni, seorang musisi, producer dan engineer yang turut mengerjakan artis seperti Dongker, Grrrl Gang, Skandal dan masih banyak artis lainnya. Single terbaru Femm Chem berjudul “Nasida Liar” tersedia di kanal digital stores pada Maret 2026.

Continue Reading