Connect with us

iLive

Hammersonic ‘Rise of The Empire’ Hadirkan 27 Band Metal dan Rock Mancanegara.

Published

on

iMusic -Jakarta, 8 Januari 2020,Gelaran Hammersonic sukses membuktikan kebesarannya sebagai festival musik keras yang diakui di kawasan Asia Tenggara bahkan Asia. Melalui sederet band jagoan dari berbagai Negara dengan ragam genre metal bahkan rock, Hammersonic kembali menyedot perhatian para metalhead.

Kini, festival yang dijadwalkan digelar pada 27-28 Maret 2020 di Pantai Carnaval, Ancol, tersebut telah melengkapi line up dengan 27 band internasional, Asia, dan dari tanah air.

“Kami sangat antusias untuk bisa memberikan sajian musik keras terlengkap dan paling fenomenal di tahun ini. Sehingga ke-27 band pengisi line up kami telah umumkan dan semoga dapat memuaskan dahaga siapa pun pecinta musik rock maupun metal dari berbagai penjuru.

Seluruh band terpilih kami ajak berdasarkan karya, penampilan mereka di atas panggung, serta animo dari fans mereka yang tak pernah surut. Bahkan beberapa band yang kembali manggung alias reuni kami tampilkan karena penggemar mereka yang justru semakin banyak,” ujar Ravel Junardy selaku CEO Hammersonic di tengah persiapan menjelang festival musik keras terbesar di Asia Tenggara tersebut.

Ke-27 band gahar yang dipastikan akan menggebrak panggung Hammersonic yaitu : Slipknot, Black Flag, Lacuna Coil, Sinister, Comeback Kid, Suicide Silence, Vulvodynia, Polaris, Crossfaith, Stillbirth, Uncured, Testament, Trivium, Burgerkill, Killing Me Inside Reunion, Overthrown, Restraint, Solemn, Deadsquad, Defying Decay, Venom Prison, Underside, Dark Mirror ov Tragedy, Marduk, Chunk! No, Captain Chunk!, Rocket Rockers, dan Amon Amarth.

Salah satu pengisi line up Hammersonic, Burgerkill, turut menyampaikan antusiasme mereka terkait jajaran band yang ditampilkan. “Tentu kita sangat excited dengan kembalinya Hammersonic yang lebih megah dan pastinya akan lebih gahar.

Kami yang selalu mengikuti Hammersonic cukup bangga karena festival tersebut bangkit lagi untuk memberikan energy baru bagi skena musik keras tanah air. Dengan mendatangkan band-band inspirasional dan ditunggu para metalhead, Hammersonic mampu merajai festival musik keras tanah air.

Kami harap kembalinya Hammersonic juga dapat membangkitkan geliat para pecinta musik keras dengan komunitas mereka di berbagai kota di Indonesia” ujar Eben, pendiri dan gitaris Burgerkill.

Selain Burgerkill, Deadsquad yang akan tampil dengan formasi Horror Vision turut optimis bahwa Hammersonic akan menjadi pagelaran musik keras terbesar yang pernah ada di Indonesia. Stevie Item sangpunggawa dan gitaris Deadsquadmengakui bahwa ia dan band nya tengah mempersiapkan penampilan special untuk Hammersonic. Animo yang begitu tinggi dari metalhead merupakan energy tersendiri dan Stevie tentunya ingin memberikan yang terbaik. Ia pun sangat bersemangat untuk melihat penampilan band mancanegara lain terutama Slipknot yang pertama kali datang ke Indonesia bahkan Asia Tenggara.

Hammersonic yang menuai animo cukup tinggi dengan line up tergaharnya, sedang menyusun jadwal sebaik mungkin sehingga alur penampilan keseluruhan dan penonton dapat berjalan lancar. Menurut Ravel, pada hari pertama akan dijadwalkan sebanyak 12 band sedangkan hari kedua 15 band.

Tentunya proses pengaturan jadwal tampil bukanlah hal yang mudah dan tidak bisa ditentukan secara sepihak. Sehingga informasi terakurat akan disampaikan secara resmi oleh tim Hammersonic melalui akun media social dan website.

“Bagi para hammerhead, terus ikuti hammersonic.com dan media social @hammersonicfest. Karena berita terbaru dan terakurat selalu kami umumkan di sana, serta tentunya melalui publikasi resmi dari tim kami. Dan yang terpenting, jangan sampai kehabisan tiket Hammersonic karena kami memiliki kuota terbatas agar hammerhead bisa menikmati gelaran Hammersonic di Pantai Carnaval dengan nyaman.

Kini, tiket presale tahap 1 masih dibuka namun akan segara ditutup pada tanggal 31 Januari 2020. Selanjutnya kami akan membuka tiket presale tahap 2 seharga Rp 1.700.000,-.  Selain melalui hammersonic.com, tiket juga bisa didapatkan di gerai Indomaret atau di Traveloka Xperience, Monetix, Alfamart, Loket, serta di beberapa ticket box resmi kami di seluruh Indonesia dengan informasi details bisa dicek di hammersonic.com,” tutup Ravel. (FE)

iLive

Usai rilis album ke 4, Denny Frust tur keliling China

Published

on

By

iMusic.id Denny Frust adalah Penyanyi Solo yang besar di skena SKA, Reggae, Soul. Denny Frust yang mendapat julukan The Indonesian Prince Of SKA saat dia membuka konser Johnny Osbourne (Jamaican Godfather) di Singapore 2017 silam.

Pada akhir bulan Mei lalu, Denny Frust telah merilis album ke-4 yang berjudul It’s Alright. Sudah menjadi tradisi Denny Frust untuk melakukan Tour pada setiap rilisan album. Dari kota kota di Indonesia, sampai kota kota di negara negara Asia Tenggara bahkan sampai ke Taiwan.

Dalam rilisan album It’s Alright kali ini, setelah Denny Frust melakukan tour di wilayah Indonesia Tengah, dan Timur, Denny Frust mendapatkan kabar, dan berkesempatan untuk berkunjung ke China.

Setelah beberapa kali diskusi dengan promotor setempat, akhirnya Denny Frust mendapatkan jadwal untuk melakukan show di 2 kota di Beijing (21 Juni), Shanghai (22 Juni), dan di 23 Juni Denny Frust juga mendapatkan undangan untuk tampil secara Acoustic di sebuah Taco Bar di Shanghai yang dimiliki oleh warga negara Amerika.

Setelah 3 hari berturut turut melakukan pertunjukan musik, Denny Frust juga mendapat suatu kehormatan untuk melakukan rekam video Live Acoustic, dengan Media setempat bernama TMS Live Shanghai. Yang mana video tersebut direkam di depan bangunan yang merupakan salah satu ikon music tertua di Shanghai, dan tempat itu Bernama YUYINTANG Live House, yang ditutup selamanya oleh pemerintah setempat, tepat 2 hari setelah Denny Frust melakukan rekam video.

Ini adalah kali pertama Denny Frust berkunjung, dan melakukan show di China. Hal unik yang didapat oleh Denny Frust dan team adalah, bahwa audience yang hadir dalam show di masing masing kota, tidak hanya pecinta musik dari negara China sendiri, tapi juga banyak warga dari negara negara lain dari benua Eropa dan Amerika.

Berbeda dengan Negara lain yang pernah Denny Frust kunjungi, di China regulasi terkait konser musik cukup ketat. Sebelum hari keberangkatan, selain proses dokumen, Denny Frust dan Team juga harus melampirkan daftar lagu yang akan dibawakan, beserta lirik lengkap. Otoritas setempat akan mengkoreksi terlebih dahulu. Apabila ada lagu yang mengandung tema Pemberontakan, Perlawanan terhadap penguasa, maka lagu tersebut tidak boleh dibawakan, dan harus diganti dengan lagu lain yang “aman”.

Namun, semua jadwal tetap berjalan lancar, dan menyenangkan. dari Press Conference, hingga show di 3 tempat, dan live acoustic untuk media setempat.

Demikian reportase singkat tentang perjalanan Denny Frust yang sudah mampu menembus pasar di luar Asia Tenggara, dengan album baru nya yang berjudul “It’s Alright”. Terima Kasih.

Continue Reading

iLive

Prison Of Blues Diserbu Kawanan Zombie Di Festival Psychobilly Terbesar Dunia

Published

on

By

iMusic.id Prison Of Blues sukses gemparkan penggemar psychobilly di Eropa, band yang membawakan tema horor indonesia ini benar benar membuat fans di eropa tidak beranjak dari main venue. Mereka serius menyimak setiap lagu dengan baik dan ikut bernyanyi bersama. Sebagai track pembuka, band ini memainkan lagu anthem mereka yang berjudul “Indonesia Psycho” yang menceritakan kejadian horor di Indonesia, sebagai lagu pembuka, drummer baru Prison Of Blues “Endy” memainkan alat musik tiup tradisi dari minang “Serunai” yang kemudian disambut sound synth dan hammond dari gitaris Bayu Randu sebelum di hajar dengan kencang oleh frekuensi low dari basist Aal dan teriakan nyanyian Bowo. Menjadi hal baru bagi penggemar psychobilly adanya instrument tradisi dan juga instrument modern synthisizer menjadikan karakter yang kuat dan daya tarik bagi band ini.

Antusias penggemar Prison Of Blues juga mengejutkan personilnya sendiri.

“Setelah turun panggung saya sendiri kaget dan tidak percaya band ini mendapat antusias yang diluar ekspektasi saya, banyak sekali yang ke backstage untuk foto dan mengajak ngobrol dengan kami, kebanyakan menanyakan alat musik yang kita mainkan karena ini unik” ujar Bayu Randu.

Bowo juga menambahkan bahwa sebagian besar mereka datang untuk khusus menonton Prison Of Blues

“ini moment yang sangat ditunggu penggemar kami disini, banyak yang datang khusus buat kami, mungkin karena tahun lalu kami gagal berangkat ke festival ini” tambah Bowo.

Prison of Blues diundang dalam sebuah konser Psychobilly terbesar dunia yang bernama “Psychobilly Meeting”, acara ini diselenggarakan di Santa Suzana, Barcelona, Spanyol pada 2-9 Juli 2024. Event ini juga sekaligus merayakan ulang tahun ke-30 Event Psychobilly Meeting tersebut. Mereka berbagi panggung dengan band-band Psychobilly legendaris seperti Mad Sin, Nek Romantix, Demented Are Go, The Rumjack, King Kurt dan lain lain. Prison of Blues menjadi band pertama dari Asia Tenggara yang diundang tampil dalam acara berskala internasional di Spanyol tersebut.

Selain diundang Pada Psychobilly Meeting di Santa Susanna Spanyol tanggal 02-09 Juli 2024, Prison of Blues juga mendapat Undangan untuk turut bermain di 2 Festival lain yaitu Storfaktor Festival dan Crazy Dayz Festival. Crazy Dayz Festival diselenggarakan di kota Cham Jerman, selama dua hari. Festival yang diselenggarakan pada tanggal 12 dan 13 Juli 2024 ini, berisikan band-band dari beragam genre. Band-band yang akan bermain di Festival tersebut, diantaranya Psycho dad (Heavy Metal Covers – Germany), Freddy Locks (Reggae – Portugal), Heischneida (Bayerischer Rock, Ska, Funk. Gypsy Blues – Bavaria), Ace Kool (Hardcore – Mexico), Deadbeatz (Blues Punk – Austria), dan Prison Of Blues (Psychobilly – Indonesia).

Selain itu band ini akan berada di Eropa selama kurang lebih 3 minggu dan akan bermain di 15  gigs yang skalanya lebih kecil di berbagai kota di Eropa. Pada tour kali ini disupport oleh Kemendikbud dan Kemenparekraf.

Continue Reading

iLive

DWP kembali digelar di Jakarta

Published

on

iMusic.id Ismaya Live telah mengumumkan tanggal penyelenggaraan Djakarta Warehouse Project 2024 (#DWP24). Pada tahun ini, #DWP24 akan kembali diselenggarakan di Jakarta, Indonesia pada 13, 14, dan 15 Desember 2024. Tanggal #DWP24 telah diumumkan melalui video aftermovie dari #DWPXV yang telah dirilis. Video tersebut menampilkan momen-momen terbaik dari edisi anniversary ke-15 yang diadakan di Bali tahun lalu, sekaligus memberikan gambaran mengenai keseruan yang akan datang di #DWP24.

Djakarta Warehouse Project juga baru saja meraih DJ Top 100 Festivals yang dilansir oleh DJ Mag. Prestasi ini semakin memperkuat posisi DWP sebagai festival musik elektronik terkemuka di kancah internasional. Argi Wibawa, Brand Manager Ismaya Live, mengatakan, “Kami sangat antusias untuk membawa kembali Djakarta Warehouse Project ke Jakarta. Setelah sukses mengadakan di Bali, kami berkomitmen untuk menghadirkan pengalaman yang sama di edisi tahun ini. Kami tidak sabar untuk melihat para penggemar berkumpul dan merayakan musik elektronik bersama di #DWP24.”

Nantikan pengumuman-pengumuman menarik lainnya, termasuk pengumuman lineup, pengalaman eksklusif, dan kejutan lainnya yang akan membuat Djakarta Warehouse Project tahun ini menjadi pengalaman tak terlupakan. Untuk mendapatkan informasi lengkap, pengunjung dapat pre registrasi melalui link dwpfest.com.

Continue Reading