Connect with us

iMusic

INNERBEAUTY rilis single anyar berjudul “Strains Of Tone”

Published

on

iMusic.id – Band Gothic Metal asal Jakarta, INNERBEAUTY, meluncurkan karya terbarunya ke kancah musik keras tanah air pada medio April 2023 ini. Karya terbaru tersebut adalah single anyar berjudul “Strains Of Tone” yang merupakan single kedua diambil dari album ke empat mereka berjudul “Secretsky”.

Sebelumnya pada bulan Maret 2023 lalu INNERBEAUTY yang didirikan di Jakarta oleh ‘Ivnursix’ dan ‘Viola Santi’ pada tanggal 17 oktober 1998 ini telah membuka tahun 2023 dengan merilis single pertama berjudul sama dengan album ke empat mereka yang sedang dalam masa penyelesaian produksinya.

Album “Secretsky” dari INNERBEAUTY sendiri rencananya akan dirilis tahun 2023 ini dalam format Cakram Padat. Sementara menunggu edarnya album tersebut, para ‘Blackbeauty‘ (sebutan utk para fans INNERBEAUTY) bisa menikmati single – single yang dirilis duluan seperti single berjudul “Secretsky” dan “Strains Of Tone” tersebut.

Ivnursix selaku gitaris INNERBEAUTY menyatakan bahwa “Strains Of Tone” adalah sebuah lagu yang mempunyai nuansa dark, silence, sadness, tapi tetap di balut dengan komposisi musik yang heavy, fast, dan tetap ada sentuhan groovy nya.

Ivnursix dan teman – teman di INNERBEAUTY mengangkat tema hakikat banyaknya persoalan yang menimpa manusia dalam menjalani hidup.

“Strains Of Tone” meyakinkan bahwa sejatinya setiap persoalan yang terlewati dalam sosok yang hidup didunia akan menghantarkan tiap – tiap kesadaran menuju pada tingkatan yang tidak terbatas hingga akan menjadi lebih baik atau sebaliknya menjadi lebih buruk”, jelas Ivnursix

Manusia di lagu ini digambarkan INNERBEAUTY lewat tokoh badut yang digambarkan sebagai makhluk dengan dua sosok yaitu baik dan buruk yang menjadi ikon dalam fenomena kehidupan.

“Sosok Badut dalam lagu ini Kembali membangun kerajaan nya sendiri dengan mental dan nada yang kuat dari jiwanya yang terdalam “Strains Of Tone”, Devinisinya adalah kesadaran berkelompok adalah membangun bersama sama semua ke dalam misi yang sama dan tidak pernah memilih hanya membangun yang teratas ataupun melupakan yang dibawahnya”, sahut Ivnursix

“Ketika yang terkuat adalah “value” maka semua akan memiliki kepentingan sendiri untuk bergegas dan membangun kerajaannya masing masing, ini adalah skenario badut “Strains Of Tone” tapi nyata pada kehidupan kita, Jahat atau Baik akan Kembali kepada hakikatnya”, tambah Ivnursix lagi.

Pada akhirnya sosok sang badut itu sendiri diangkat oleh INNERBEAUTY sebagai ikon utama yang ditampilkan dalam art work single “Strains Of Tone” tersebut.

Viola Santi INNERBEAUTY

Pasca memperkenalkan single kedua “Strains Of Tone” dan Jelang akan dirilisnya album ke empat, INNERBEAUTY mengumumkan akan adanya kehadirkan seorang ‘Drummer’ baru yang akan mengisi kekosongan di posisi drummer yang selama ini dihadapi oleh band yang diawal berdirinya dahulu  terinfluence oleh ‘Nightwish, ‘Helloween, ‘Dark Moor dan lain – lain.

Namun nama dari Drummer baru INNERBEAUTY tersebut masih belum dipublikasikan, karna masih dalam tahap adaptasi dengan internal INNERBEAUTY, Ivnursix dan kawan – kawan berharap semoga adaptasi sang drummer baru bisa menjadi singkronisasi yang terbaik dalam internal INNERBEAUTY.

Single “Strains Of Tone” yang ditulis oleh Ivnursix dan Viola Santi direkam di Lawhand Music, di aransemen oleh Ivnursix dan sang keyboardis, Andhika Panca, di mixing oleh Tiga Root dan diedarkan dibawah label Extreme Noise Indonesia. Untuk artwork illustrasi nya, seluruh proses kreatifnya di percayakan kepada Gita Desilia, sementara itu Ivnursix & ENR Indonesia menggarap Video Animation dengan hasil yang cukup maksimal.

Single “Strains Of Tone” sudah bisa didengar dan ditonton secara visual di kanal youtube INNERBEAUTYofficial.

iMusic

Iqbal Aria rilis single “Home” di label milik Afgan

Published

on

iMusic.id – Musisi muda Iqbal Aria memperkenalkan single pertamanya yang berjudul Home. Lagu yang ia produseri sendiri ini dirilis di bawah naungan label Better Days Production milik Afgan.

Bernuansa melankolis, Iqbal Aria menjelaskan bahwa Home adalah sebuah lagu tentang penyesalan. Karya yang didominasi alunan gitar dan strings ini mengisahkan tentang rasa sesal karena menyakiti perasaan seseorang yang kita kasihi. Semua dilakukan tanpa pikir panjang, melupakan fakta kalau mereka adalah ‘rumah’ untuk kita.

“Aku suka lagu yang simpel, dan aku menerapkannya di lagu Home. Aku ingin emosi di lagu Home bisa dirasakan dari semua sisi. Aku terinspirasi beberapa band di era 60’s dan 70’s yang lirik lagunya puitis dan mudah didengar. Selain itu, aku juga suka menggunakan analogi untuk mempertegas esensi lirik yang aku tulis. Dari situ, lahirlah Homeyang didasari atas pengalaman pribadiku,” jelas Iqbal Aria.

Bermusik, terutama menyanyi dan bermain gitar adalah kegemaran Iqbal Aria sejak kecil. Ia banyak menyelami berbagai genre, mulai dari jazz yang menjadi main root-nya, pop, hingga vintage rock dan metal. Pada tahun 2015, ia mulai serius menekuni musik dan kerap tampil di berbagai panggung. Tahun 2019, Iqbal Aria dikenal sebagai vokalis/gitaris heavy rock band bernama MAUT. Kini, ia melebarkan sayapnya menjadi seorang solois. Hingga kini, ia aktif bermusik sebagai anggota band indie.

Talenta yang dimiliki Iqbal Aria pun mempertemukannya dengan Afgan di tahun 2024. Kala itu, mereka bertemu di sebuah acara karaoke dan Iqbal diminta bernyanyi.

“Aku amaze mendengar suara Iqbal. Karakter suaranya kuat, timbrenya soulful dan aku bisa merasakan soul-nya ketika ia bernyanyi. Iqbal sendiri adalah sosok yang very humble, eager to learn, very grounded, dan sangat autentik. Menurutku, seorang artist itu tidak cukup punya talenta saja, tapi humility dan attitude yang baik. Hal itulah yang membuat karier mereka panjang,” jelas Afgan.

Iqbal Aria pun menjadi artis pertama label Better Days Production milik Afgan. Menurut Afgan, suara dan bakat bermusik Iqbal Aria sangat sesuai dengan karakter musisi yang ia cari selama ini dan selaras dengan prinsip Better Days Production. Soal Home, Afgan merasa lagu tersebut sangat merepresentasikan musikalisasi Iqbal Aria.

Home is beautifully written, maknanya dalam dan semua orang bisa relate. Home isn’t literally ‘rumah’, tapi seseorang juga bisa disebut ‘home’. Our loved ones, our partners, sangat universal. Notasi dan chord progression-nya memiliki sesuatu yang nostalgic dan dan aku harap “Home” bisa resonate ke banyak orang,” kata Afgan.

“Aku super excited dan happy karena selama ini aku enggak pernah work hard under my own name. Setelah melewati banyak pertimbangan, aku pun mantap untuk bergabung dengan Better Days Production bulan Maret 2025 sebagai seorang solois. Aku percaya aku bisa semakin berkembang dan menghadirkan banyak karya untuk ke depannya bersama Better Days Production,” tutup Iqbal Aria.

Continue Reading

iMusic

Trisouls luncurkan single bernuansa 90an bertajuk “Sementara atau Selamanya”

Published

on

iMusic.id – Trisouls kembali merilis single terbaru berjudul “Sementara atau Selamanya”, sebuah lagu pop romantis dengan aransemen menyenangkan dan upbeat, dibalut sentuhan nuansa 90-an yang hangat dan nostalgik. Lagu ini menangkap momen paling jujur dalam sebuah hubungan saat perasaan hadir begitu nyata, namun jawabannya belum ingin ditentukan.

Diciptakan oleh Sajiva, single “Sementara atau Selamanya” dari Trisouls bercerita tentang debar hati yang muncul dari hal sederhana, seperti senyuman manis, hingga gejolak asmara yang membuat dunia terasa hanya milik berdua. Dari rasa kagum yang terpendam, kegugupan saat ingin mengungkapkan perasaan, hingga keyakinan bahwa cinta sejati layak diperjuangkan, lagu ini mengalir jujur dan dekat dengan pengalaman banyak orang.

Secara musikal, Trisouls menghadirkan aransemen ceria khas mereka, ringan, optimistis, dan mudah diingat. Nuansa pop romantis era 90-an terasa kuat, namun dikemas dengan sentuhan modern yang relevan dengan pendengar hari ini. Reffrain-nya menggambarkan sensasi melayang, seolah atmosfer tak lagi mampu menahan perasaan yang menguat, mengajak pendengar menikmati keindahan momen tanpa harus terburu-buru menentukan akhir cerita.

Melalui “Sementara atau Selamanya”, Trisouls menegaskan bahwa tidak semua cinta harus segera memiliki jawaban. Terkadang, keberanian terbesar adalah memberi ruang bagi rasa untuk tumbuh, entah itu hanya sementara, atau ternyata bertahan selamanya.

Single “Sementara atau Selamanya” telah tersedia di seluruh platform streaming digital.

Continue Reading

iMusic

Membuka awal tahun 2026, Tia Veres kembali luncurkan single baru

Published

on

iMusic.id – Solois perempuan asal Jakarta, Tia Veres mengumumkan perilisan resmi single terbarunya yang diberi judul “Aku Ingin Bahagia”. Berbeda dengan beberapa single sebelumnya yang lebih kental dengan warna musik dan vokal yang lebih rock, di single anyarnya ini Tia justru bernyanyi dengan nuansa lebih pop dan ballad.

Single yang liriknya bercerita tentang kesedihan, kegalauan dan ketidakbahagiaan seorang perempuan atas penderitaan yang di sebabkan oleh pasangannya ini terinspirasi dari curhatan asistennya yang kemudian diangkat oleh Tia Veres ke dalam sebuah lagu yang akhirnya jadi single baru Tia membuka tahun 2026 ini.

Tia Veres adalah penyanyi, pencipta lagu dan pebisnis yang telah merilis beberapa single dan EP dengan genre rock, lewat karya terbarunya “Aku Ingin Bahagia” ini Tia mencoba meredam jiwa lady rockernya dengan merilis lagu yang lebih nge-pop,

“Sebenarnya ada tantangan waktu mengarap lagu ini, saat itu sempat bimbang mau mengaransemen single “Aku Ingin Bahagia” ini dengan genre tetap rock atau pop, namun ada saran dan masukan dari beberapa teman untuk mengemas lagu ini dengan musik yang lebih nge-pop, akhirnya ya jadi kita buat musik nya jadi pop”, jelas Tia Veres.

Lewat adonan musik yang lebih pop dari biasanya, Tia Veres berhasil menyampaikan pesan – pesan mendalam yang ingin disampaikan lirik lagu ini melalui vokalnya. Kisah rumah tangga yang menjadi tema dari lirik lagu ini disampaikan Tia secara lugas sehingga sang asisten yang menyimak lagu ini setelah jadi mengaku sangat terwakili oleh lagu “Aku Ingin Bahagia ini”.

“Asisten saya sudah dengerin hasil akhir lagu ini dan dia sangat senang sekaligus sedih mendengar lagu ini, sampai berurai airmata dia”, cerita Tia.

Pesan di single “Aku Ingin Bahagia” ini memang dikhususkan untuk para perempuan, istri dan juga para suami agar kedua pihak selalu hidup dalam kesetaraan.

“Dalam mengarungi rumah tangga itu memang dibutuhkan saling pengertian di dua sisi, saling membantu jangan satu sisi aja.  Yang laki – laki harusnya sadar akan tanggung jawab dia sebagai seorang kepala rumah tangga supaya rumah tangganya berjalan dengan baik. Jadi untuk para cewek nih hati-hati kalau mencari pasangan itu aja sih pesannya’, ungkap Tia.

Walaupun ide pembuatan lagu ini sudah lama tercetus, dalam proses produksinya, single “aku Ingin Bahagia” ini sempat mengalami beberapa kendala yang membuat single ini urung di rilis secepatnya.

“Proses produksinya memang beberapa kali ter-pending, untuk bisa masuk ke dapur rekaman saja terkendala kesibukan saya mengelola usaha kuliner dan fashion. Bahkan setelah desember 2025 kemarin berhasil jalan produksi masih ada juga kendala revisi – revisi hasil produksi sampai 4 – 5 kali”, terang Tia Veres.

Lagu “Aku Ingin Bahagia” milik Tia Veres sudah bisa didengarkan di semua Digital Music Store, sedangkan video musiknya akan segera di produksi oleh Tia veres dan team kreatifnya.

Continue Reading