Connect with us

iLive

Iwa K Merayakan “Pesta Perak” Bersama Rapper Hip-Hop

Published

on

iMusic – Nama Iwa K di blantika musik Indonesia menjadi pelopor Rap Hip Hop generasi muda di Indonesia di era tahun 1990-an. Iwa K berhasil membuat Rap Hip Hop tampil beda dengan lirik lagu yang bisa diterima oleh generasi muda, tampil keren dan sukses di tangga lagu / chart radio di tanah air.

Kayana Delapan bersama strategic partner Berlian Entertainment ingin membawa kembali kesuksesan Iwa K tahun ini lewat aksi panggung sekaligus dalam rangka memperingati perjalanan karir musik Iwa K dengan bertajuk “25th anniversary concert Batman Kasarung – Iwa K” dengan membawa makna pesan edukasi #Indonesianwithattitude yang akan di selenggarakan pada acara musik reguler ‘Wednesday is a Lovely day’ pada hari Rabu 4 April 2018 pukul 20.00 WIB di The Pallas SCBD, Jakarta Selatan.

“Penampilan ini menjadi moment penting bagi saya, 25 tahun perjalanan karir musik di Indonesia merupakan perjalanan yang mengesankan dalam hidup saya, pada kesempatan ini saya ingin berbagi cerita kepada semua penggemar saya yang telah mendukung saya selama ini, seperti apa perjuangan seorang musisi Rapper Hip Hop Indonesia pada saat pertama meniti karir di dunia musik hingga saat ini” Ungkap Iwa K disela-sela mempersiapkan aksi panggungnya 4 April nanti.

Iwa K akan menggandeng Eno NTRL, NEO, Sweet Martabak, Saykoji, Gading Marten, Ramen Gvrl yang akan membawakan hits mereka dan berkolaborsi bersama Iwa K di bawah arahan Nikita Dompas sebagai music director.

Rama Moektio selaku CEO dari Kayana Delapan mengatakan “setelah kami berhasil dengan konser Padi Reborn bulan Februari lalu di Jakarta dan di Surabaya, Kayana Delapan ingin kembali mempersembahkan satu aksi panggung luar biasa dari Iwa K dengan tajuk “Batman Kasarung”.”ujar Rama Moektio.

Harga tiket untuk konser ini dibanderol dengan harga 250-500 ribu rupiah atau kunjungi www.kayana8kreatif.com

(dyk)

iLive

Usai rilis album ke 4, Denny Frust tur keliling China

Published

on

By

iMusic.id Denny Frust adalah Penyanyi Solo yang besar di skena SKA, Reggae, Soul. Denny Frust yang mendapat julukan The Indonesian Prince Of SKA saat dia membuka konser Johnny Osbourne (Jamaican Godfather) di Singapore 2017 silam.

Pada akhir bulan Mei lalu, Denny Frust telah merilis album ke-4 yang berjudul It’s Alright. Sudah menjadi tradisi Denny Frust untuk melakukan Tour pada setiap rilisan album. Dari kota kota di Indonesia, sampai kota kota di negara negara Asia Tenggara bahkan sampai ke Taiwan.

Dalam rilisan album It’s Alright kali ini, setelah Denny Frust melakukan tour di wilayah Indonesia Tengah, dan Timur, Denny Frust mendapatkan kabar, dan berkesempatan untuk berkunjung ke China.

Setelah beberapa kali diskusi dengan promotor setempat, akhirnya Denny Frust mendapatkan jadwal untuk melakukan show di 2 kota di Beijing (21 Juni), Shanghai (22 Juni), dan di 23 Juni Denny Frust juga mendapatkan undangan untuk tampil secara Acoustic di sebuah Taco Bar di Shanghai yang dimiliki oleh warga negara Amerika.

Setelah 3 hari berturut turut melakukan pertunjukan musik, Denny Frust juga mendapat suatu kehormatan untuk melakukan rekam video Live Acoustic, dengan Media setempat bernama TMS Live Shanghai. Yang mana video tersebut direkam di depan bangunan yang merupakan salah satu ikon music tertua di Shanghai, dan tempat itu Bernama YUYINTANG Live House, yang ditutup selamanya oleh pemerintah setempat, tepat 2 hari setelah Denny Frust melakukan rekam video.

Ini adalah kali pertama Denny Frust berkunjung, dan melakukan show di China. Hal unik yang didapat oleh Denny Frust dan team adalah, bahwa audience yang hadir dalam show di masing masing kota, tidak hanya pecinta musik dari negara China sendiri, tapi juga banyak warga dari negara negara lain dari benua Eropa dan Amerika.

Berbeda dengan Negara lain yang pernah Denny Frust kunjungi, di China regulasi terkait konser musik cukup ketat. Sebelum hari keberangkatan, selain proses dokumen, Denny Frust dan Team juga harus melampirkan daftar lagu yang akan dibawakan, beserta lirik lengkap. Otoritas setempat akan mengkoreksi terlebih dahulu. Apabila ada lagu yang mengandung tema Pemberontakan, Perlawanan terhadap penguasa, maka lagu tersebut tidak boleh dibawakan, dan harus diganti dengan lagu lain yang “aman”.

Namun, semua jadwal tetap berjalan lancar, dan menyenangkan. dari Press Conference, hingga show di 3 tempat, dan live acoustic untuk media setempat.

Demikian reportase singkat tentang perjalanan Denny Frust yang sudah mampu menembus pasar di luar Asia Tenggara, dengan album baru nya yang berjudul “It’s Alright”. Terima Kasih.

Continue Reading

iLive

Prison Of Blues Diserbu Kawanan Zombie Di Festival Psychobilly Terbesar Dunia

Published

on

By

iMusic.id Prison Of Blues sukses gemparkan penggemar psychobilly di Eropa, band yang membawakan tema horor indonesia ini benar benar membuat fans di eropa tidak beranjak dari main venue. Mereka serius menyimak setiap lagu dengan baik dan ikut bernyanyi bersama. Sebagai track pembuka, band ini memainkan lagu anthem mereka yang berjudul “Indonesia Psycho” yang menceritakan kejadian horor di Indonesia, sebagai lagu pembuka, drummer baru Prison Of Blues “Endy” memainkan alat musik tiup tradisi dari minang “Serunai” yang kemudian disambut sound synth dan hammond dari gitaris Bayu Randu sebelum di hajar dengan kencang oleh frekuensi low dari basist Aal dan teriakan nyanyian Bowo. Menjadi hal baru bagi penggemar psychobilly adanya instrument tradisi dan juga instrument modern synthisizer menjadikan karakter yang kuat dan daya tarik bagi band ini.

Antusias penggemar Prison Of Blues juga mengejutkan personilnya sendiri.

“Setelah turun panggung saya sendiri kaget dan tidak percaya band ini mendapat antusias yang diluar ekspektasi saya, banyak sekali yang ke backstage untuk foto dan mengajak ngobrol dengan kami, kebanyakan menanyakan alat musik yang kita mainkan karena ini unik” ujar Bayu Randu.

Bowo juga menambahkan bahwa sebagian besar mereka datang untuk khusus menonton Prison Of Blues

“ini moment yang sangat ditunggu penggemar kami disini, banyak yang datang khusus buat kami, mungkin karena tahun lalu kami gagal berangkat ke festival ini” tambah Bowo.

Prison of Blues diundang dalam sebuah konser Psychobilly terbesar dunia yang bernama “Psychobilly Meeting”, acara ini diselenggarakan di Santa Suzana, Barcelona, Spanyol pada 2-9 Juli 2024. Event ini juga sekaligus merayakan ulang tahun ke-30 Event Psychobilly Meeting tersebut. Mereka berbagi panggung dengan band-band Psychobilly legendaris seperti Mad Sin, Nek Romantix, Demented Are Go, The Rumjack, King Kurt dan lain lain. Prison of Blues menjadi band pertama dari Asia Tenggara yang diundang tampil dalam acara berskala internasional di Spanyol tersebut.

Selain diundang Pada Psychobilly Meeting di Santa Susanna Spanyol tanggal 02-09 Juli 2024, Prison of Blues juga mendapat Undangan untuk turut bermain di 2 Festival lain yaitu Storfaktor Festival dan Crazy Dayz Festival. Crazy Dayz Festival diselenggarakan di kota Cham Jerman, selama dua hari. Festival yang diselenggarakan pada tanggal 12 dan 13 Juli 2024 ini, berisikan band-band dari beragam genre. Band-band yang akan bermain di Festival tersebut, diantaranya Psycho dad (Heavy Metal Covers – Germany), Freddy Locks (Reggae – Portugal), Heischneida (Bayerischer Rock, Ska, Funk. Gypsy Blues – Bavaria), Ace Kool (Hardcore – Mexico), Deadbeatz (Blues Punk – Austria), dan Prison Of Blues (Psychobilly – Indonesia).

Selain itu band ini akan berada di Eropa selama kurang lebih 3 minggu dan akan bermain di 15  gigs yang skalanya lebih kecil di berbagai kota di Eropa. Pada tour kali ini disupport oleh Kemendikbud dan Kemenparekraf.

Continue Reading

iLive

DWP kembali digelar di Jakarta

Published

on

iMusic.id Ismaya Live telah mengumumkan tanggal penyelenggaraan Djakarta Warehouse Project 2024 (#DWP24). Pada tahun ini, #DWP24 akan kembali diselenggarakan di Jakarta, Indonesia pada 13, 14, dan 15 Desember 2024. Tanggal #DWP24 telah diumumkan melalui video aftermovie dari #DWPXV yang telah dirilis. Video tersebut menampilkan momen-momen terbaik dari edisi anniversary ke-15 yang diadakan di Bali tahun lalu, sekaligus memberikan gambaran mengenai keseruan yang akan datang di #DWP24.

Djakarta Warehouse Project juga baru saja meraih DJ Top 100 Festivals yang dilansir oleh DJ Mag. Prestasi ini semakin memperkuat posisi DWP sebagai festival musik elektronik terkemuka di kancah internasional. Argi Wibawa, Brand Manager Ismaya Live, mengatakan, “Kami sangat antusias untuk membawa kembali Djakarta Warehouse Project ke Jakarta. Setelah sukses mengadakan di Bali, kami berkomitmen untuk menghadirkan pengalaman yang sama di edisi tahun ini. Kami tidak sabar untuk melihat para penggemar berkumpul dan merayakan musik elektronik bersama di #DWP24.”

Nantikan pengumuman-pengumuman menarik lainnya, termasuk pengumuman lineup, pengalaman eksklusif, dan kejutan lainnya yang akan membuat Djakarta Warehouse Project tahun ini menjadi pengalaman tak terlupakan. Untuk mendapatkan informasi lengkap, pengunjung dapat pre registrasi melalui link dwpfest.com.

Continue Reading