Connect with us

iMusic

Luncurkan Single Terbaru, “Forever Isn’t Long Enough”, Rising Star Belia Usia 17 Tahun “ALFIE TEMPLEMAN” Masuk Hottest Record In The World.

Published

on

iMusic – Alfie Templeman, rising star belia berusia 17 tahun ini, baru saja merilis single eksperimentalnya ‘Forever Isn’t Long Enough’ via Chess Club Records. Lagu ini tayang perdana eksklusif di ‘Hottest Chess Club Records’ Annie Mac pada Senin 28 September, lagu ketiga Templeman yang masuk ke Hottest Record.

‘Forever Isn’t Long Enough’ adalah single perdana Alfie Templeman sejak albumnya Happiness in Liquid Form ia luncurkan pada Juli tahun ini. Bulan ini, Templeman juga menjadi cover untuk majalah Dork Magazine.

‘Forever Isn’t Long Enough’, dengan groove yang catchy dan ritme disko, terdengar ringan meskipun liriknya memiliki cerita sendiri. “Belakangan ini, aku tidak bisa berhenti berpikir tentang hidup yang begitu singkat, dan aku cuma punya sedikit waktu untuk kuhabiskan dengan orang-orang yang kucintai. Dalam, bukan?

Sejujurnya aku sudah membuat banyak lagu dengan judul ‘Forever Isn’t Long Enough’ tapi lagu ini yang paling berarti untukku,” ungkap Templeman. Meskipun baru berusia 17 tahun, ‘Forever Isn’t Long Enough’ memberikan ruang bagi Templeman untuk membagikan kebijaksanaannya sendiri.

“Aku masih terlalu muda untuk memberikan orang lain saran hidup, tapi untukku, lagu ini adalah tentang bagaimana aku menyadari bahwa semakin jauh kamu dengan memorimu, semakin dekat mereka dengan hatimu.”

Video klip yang disutradarai Thomas Davis ini memberikan pengalaman visual dari inti lagu ini, yaitu sebagai pengingat untuk hidup dengan penuh warna. Templeman menjelaskan: “Aku selalu ingin membuat video yang penuh warna dan video ini pas banget. Thomas dan timnya dengan luar biasa menyampaikan pesan bahwa berapapun usiamu, kamu tetap harus bersenang-senang! Dan lagu ini memang tentang itu,”

Happiness In Liquid Form melanjutkan kesuksesan album-album Templeman sebelumnya, Like An Animal (2018), Sunday Morning Cereal (2019), dan Don’t Go Wasting Time (2019). Lewat ketiga album itu, Templeman berhasil menempatkan dirinya sebagai musisi, penulis lagu, produser, dan performer muda jenius yang penuh bakat.

Popularitas remaja kelahiran Bedofrdshire ini langsung meroket, menempatkan dirinya sebagai musisi indie UK paling bersinar lewat dukungan dari BBC Radio 1 (lagu-lagunya diputar lebih dari 160 kali), BBC Radio 2, BBC Radio 6 Music, Radio X, Beats 1, dan banyak lagi.

Single utama dari album yaitu Happiness In Liquid Form dan single lanjutannya ‘Obvious Guy’, mendapat dukungan luar biasa dari DJ di BBC Radio 1 seperti Annie Mac dan Jack Saunders, hingga kedua lagu tersebut menjadi bagian dari C-List BBC Radio 1.

Perjalanan Templeman sejak single debutnya ‘Like An Animal’ membuahkan hasil luar biasa. Ia kini memiliki lebih dari 100rb follower di Instagram sejak postingan pertamanya pada tahun 2019, serta hampir satu juta pendengar di Spotify setiap bulannya, lebih dari 30 juta stream kumulatif.

Ia juga masuk ke dalam list rising artist global Apple yang ikut serta dalam campaign #shotoniphone tahun lalu. Video klipnya ‘Stop Thinking (About Me)’ sudah ditonton sebanyak 3 juta kali dan dipilih YouTube Music untuk masuk ke playlist ‘Foundry Artist’ tahun 2020, mengikuti jejak musisi lain seperti Dua Lipa dan Rosala, dan tampil di billboards Times Square NYC dan Central LA. Templeman juga menjadi H&M Artist of the Month untuk Februari tahun ini. (FE)

iMusic

Dimansyah Laitupa dan Salma Putri perkenalkan single baru

Published

on

iMusic.id – Dua musisi dibawah naungan label Dua Suara Media yaitu Dimansyah Laitupa dan Salma Putri baru saja merilis karya single terbaru mereka. Perayaan perilisan karya single terbaru Dimansyah Laitupa dan Salma Putri tersebut di selenggarakan dalam sebuah showcase intim di depan para fans mereka pada Minggu, 18 Februari 2024 di Kopi Luvium, Pamulang, Tangerang Selatan.

Di dalam perayaan perilisan karya single tersebut, Dimansyah Laitupa memperkenalkan single terbarunya yang berjudul “Narasi”, sedangkan Salma Putri juga memperkenalkan single baru yang merupakan remake dari single milik Dimansyah yang berjudul “Mantra” dengan komposisi musik yang jauh berbeda dengan aslinya.

“Kami sangat senang bisa membagikan single terbaru kami kepada para penggemar di Kopi Luvium Pamulang, Lagu ini adalah cerminan dari perjalanan kami sebagai artis, dan kami tidak sabar untuk berbagi dengan dunia.” ujar Dimansyah Laitupa.

Lebih jauh lagi di depan awak media yang datang meliput acara ini, musisi berbakat dan bersuara khas asal Ambon yang juga jebolan dari salah satu ajang pencarian berbakat Indonesia Idol 2023 ini sangat bersemangat bercerita tentang single terbarunya tersebut,

“Narasi” adalah lagu ke 6 saya, lewat lagu ini aku bercerita tentang bagaimana kita menghadapi perpisahan. Biasanya kita siap menghadapi kebahagiaan tapi tidak siap menghadapi perpisahan. Menurutku yang Namanya perpisahan itu harus juga kita rayakan”, terang Dimansyah.

“Aku tipikal penulis yang ketika ada ide muncul aku selalu nggak pernah mau tinggal tidur, awal mula terciptanya single “Narasi” ini terjadi saat aku dengar lagu James Arthur, kemudian timbullah nada yang akhirnya membuat lagu ini tercipta”, tambah Dimansyah

Sementara itu rekan se-label Dimansyah yaitu Salma Putri merasa sangat senang di percaya untuk mendaur ulang lagu “Mantra” ciptaan Dimansyah, apalagi Salma Putri mengaku sangat menyukai isi lirik lagu tersebut,

“Buat aku lagunya romantis dan indah banget, apalagi dari awal juga sudah tahu Dimansyah Laitupa adalah komposernya, makanya pas aku dikasih kesempatan langsung mau banget. Merupakan kehormatan besar bagi saya untuk bisa memberikan sentuhan pribadi pada lagu yang sudah sangat spesial bagi banyak orang ini, saya berharap lagu “Mantra” Versi piano ini dapat membawa pendengar pada perjalanan emosional yang mendalam.” Jelas Salma Putri.

Perayaan rilisnya single “Narasi” dan “Mantra” dari duo Dimansyah Laitupa dan Salma Putri di depan para penggemar tersebut tersaji dengan apik. Momen – momen berkesan saat keduanya mengambil alih panggung di Kopi Luvium Pamulang malam kemarin memberikan kesempatan bagi penonton dan penggemar mereka untuk terhubung dengan mereka secara pribadi. Kolaborasi yang dinamis ini menghadirkan dua suara berbeda dalam dunia musik Indonesia dan menciptakan pengalaman musik yang unik dan tak terlupakan bagi yang hadir malam kemarin.

Tentang Dimansyah Laitupa  dan Salma Putri :

Dimansyah Laitupa adalah seorang artis berbakat asal Ambon yang juga jebolan dari salah satu ajang pencarian berbakat yaitu Indonesia Idol 2023 dan telah meraih penghargaan di dunia musik. Dengan suara yang khas dan kualitas vokal yang luar biasa, Dimansyah Laitupa telah menjadi salah satu bintang terang dalam industri musik Indonesia.

Salma Putri Salsabila lahir di Bandung, 11 Agustus 1999. Salma sudah mulai bernyanyi sejak kecil. Salma mulai mendalami bernyanyi dengan mengikuti pelatihan vokal kelas 4 SD, sejak saat itu Salma mulai mengikuti kompetisi bernyanyi tingkat kota Cimahi dan provinsi Jawa Barat

Kecintaannya terhadap bernyanyi mengarahkannya untuk mengikuti ajang pencarian bakat pertamanya, Idola Cilik season 3, dan bertahan sampai 28 besar. Tidak berhenti berusaha untuk menjadi seorang penyanyi, Salma mencoba ajang pencarian bakat lainnya seperti Indonesia Mencari Bakat, Rising Star Indonesia, X Factor Indonesia, dan Indonesian Idol. (FE)

Continue Reading

iMusic

Menikmati Proses Pencarian Dambaan Hati di Single Ketiga “Gisela Sabrina” “Telusuri”.

Published

on

iMusic.id –  Setelah setahun berlalu semenjak dirilis single “Rasa Tak Biasa”, di awal tahun 2024 ini solois asal Jakarta, Gisela Sabrina kembali merilis single terbarunya yang berjudul “Telusuri”.

Lagu yang menjadi single ketiga dari Gisela Sabrina ini menceritakan tentang  proses dari seseorang yang sedang melakukan pencarian pasangan yang cocok dengannya namun tak kunjung ditemukan, sampai pada akhirnya ia mati rasa.

Tidak berakhir dengan kesedihan, kisah pencarian tersebut   akhirnya berbuah bahagia sampai pada saat dia menemukan satu sosok yang  selama ini ditelusuri.

Selain itu, dengan menulis dan memproduksi “Telusuri” secara mandiri, menunjukkan Gisela telah semakin yakin untuk mengarungi Industri musik Indonesia karena di awal karier nya bermusik, dirinya lebih dikenal sebagai seorang cover song artist.

“Telusuri” sendiri disajikan dengan balutan suara vokal yang khas dari Gisela dan juga nuansa korean RnB didalam aransemen musiknya, dimana lagu ini cocok dinikmati selagi sendiri sembari berkontemplasi, selain itu video liriknya juga dapat dinikmati di saluran YouTube Gisela Sabrina bertempatan dengan dirilisnya “Telusuri” di semua music streaming platform favorit kamu. (FE)

Continue Reading

iMusic

“Sedjoli”, Single Terakhir “Adrian Setiawan” Sebelum Melepas Lajang.

Published

on

By

iMusic.id – Setelah merilis beberapa single di tahun sebelumnya, Penyanyi dan Penulis Lagu asal Jakarta, Adrian Setiawan kembali dengan karya terbarunya bertajuk “Sedjoli”. Lagu bernuansa Pop Akustik ini kembali berkolaborasi dengan Diona Dewiriana seperti hits single sebelumnya bertajuk “Feeling” yang kini mencapai 1.6 Juta Streams pada media Spotify.

Adrian menulis lagu “Sedjoli” sebelum melepas masa lajangnya di tahun ini. Secara umum, lagu ini menggambarkan tentang hubungan dua manusia yang dipertemukan oleh takdir dan merayakan indahnya kuasa Tuhan dalam kehidupan mereka. Meskipun kadang tak sepaham, doa dan saling pengertian adalah kunci untuk memperkuat ikatan cinta.

Lagu ini menjadi semacam doa bagi Adrian dan Diona agar hubungan mereka tetap berjalan beriringan, saling melengkapi, dan mengikat janji sebagai dua Sedjoli.

Sedjoli sendiri digarap dengan format Pop Acoustic dengan nuansa guitar strumming sederhana ala Adrian Setiawan. Kali ini Adrian keluar sejenak dari zona nyamannya yaitu Swing Jazz seperti saat pertama dikenal dengan karyanya nya seperti “Roda Dua” dan “Feeling”. Beberapa lagu dari musisi lain juga menjadi inspirasi Adrian dalam penulisan lagu ini, diantaranya Sampai Jadi Debu dari Banda Neira, Lagu Cinta dari Dewa 19, The Only Exception dari Paramore, dan lainnya.

Suara effortless Adrian dan beberapa lirik yang mengandung kiasan masih menjadi ciri khas dalam karya Adrian, walaupun pada lagu ini terkesan cukup jujur dan to the point dalam menyampaikan maksud serta tujuan. Produksi dilakukan secara independen dibawah naungan Kala Records. (FE)

Continue Reading