Connect with us

iMusic

NDX AKA Dengan “Apa kabar Mantan”.

Published

on

iMusic – Musik dangdut pada saat ini tidak bisa dipandang sebelah mata, baik dari kalangan berada sampai dengan kalangan masyarakat yang hidupnya pas pas an . Di provinsi jawa, baik jawa barat sampai dengan jawa timur , genre dangdut ini mendapatkan hati di masyarakat.

Tidak ketinggalan musisi musisi jogja juga meramaikan genre dangdut ini. jauh sebelum nya kita mungkin mengingat sang ratu koplo Via Valent dengan lagu Sayang nya, jika di riset kembali , sebelum Via menyanyikan sayang terlebik dahulu sayang besar dengan di nyanyikan oleh NDX.Aka.

Sebagai salah satu pengagas cangdut jawa degan tema rap ini , NDX meberikan sentuhan dan tampilan yang baru dari dangdut  yang sudah ada pada waktu itu . dengan warna baru ini NDX membuat lagu dangdut menyentuh kalangan anak anak muda di daerah jawa yang pada waktu itu / sebelumnya tidak pernah suka dengan genre dangdut. Permainan arransment yang di balut dengan lirik lirik jawa dengan bernyanyi rap membuat NDX berbeda dari musisi yang berasal dari jogja sebelumnya.

Setelah melewati segala rintangan yang ada , sampai dengan masa pandemi pada saat ini , NDX kembali berkarya dan mengeluarkan single terbaru nya yang berjudul “Apa Kabar Mantan”. Berkerjasama dengan milana musik nusantara  NDX memberikan karya terbaiknya ini , lagu yang di ciptakan oleh NDX ini menceritakan tentang pengalaman pengalaman para punggawa nya .

Lagu berkarakter sedih ini berubah menjadi lebih lembut ketika di masukkan arransement dangdut rap yang menjadi ciri khas mereka . tema lagu yang dipilih ini adalah salah satu gagasan dari para punggawa NDX ini merupakan kejadian nyata juga di kalangan remaja pada saat ini . ketiaka sseorang mantan kekasih yang meminta kembali merajut cinta nya kepada sang kekasih hati yang pernah ia tinggalkan dan kecewakan.

Walaupun sebenar nya sang kekasih yang ditinggal itu masih sangat mencintainya , tetapi luka yang pernah di tinggalkan karena perselingkuhan itu membuat sang kekasih tidak bisa untuk menerimanya . dengan lirik full jawa lagu “Apa Kabar Mantan” ini sangat udah dan mendalam , karena menggukan Bahasa jawa yagn umum dan mudah di cerna oleh semua orang.

Bukan tanpa sebab pada akhirnya NDX ini mengeluarkan single anyar nya ini , setelah perform di synconize event , desakanpara fans NDX semakin menjadi untuk mendengarkan karya karya terbaru nya NDX . demi memuaskan para fans nya NDX bekerja keras sehingga keluarlah single terbaru nya ini .

 NDX dan Milana Pun yakin bahwa materi lagu terbaru nya ini akan mendapatkan respons yang baik  dari para penikmat lagu nya , khusus nya para fans NDX yang memang sudah menatikan lama untuk menikmati lagu artisnya. Selain itu dari sisi industri musik , milana yakin bahwa pamor dari NDX masih menjadi sesuatu ketika menelurkan single atau karya terbaru nya. (FE)

iMusic

NRTG, band pop punk asal Solo perkenalkan single denut “Kita Lawan Dunia”

Published

on

iMusic.id – Band pop punk asal Solo, Jateng, NRTG baru saja merilis single debutnya yang di beri judul “Kita Lawan Dunia”. Membawa semangat positif, trio pop punk ini mengusung lirik yang mengajak seluruh pendengarnya untuk tetap bersemangat menghadapi berbagai kendala di dunia ini.

NRTG terbentuk di Solo, Jateng, pada Desember 2022 silam. Beranggotakan Arsyad Mohamed (vokal dan gitar), Rony Firdaus (bass), dan Rofy (drum), Band ini semakin membuktikan bahwa genre pop punk masih berkibar di Jawa Tengah dan masih mempunyai basis massa yang lumayan banyak.

NRTG dibentuk oleh sekelompok pemuda yang memiliki minat yang sama dalam bermusik, khususnya pada genre pop punk. Sejak awal pembentukannya, band ini mulai mengembangkan karya dengan pendekatan sederhana yang terinspirasi dari pengalaman sehari-hari.

Single “Kita Lawan Dunia” sebenarnya sudah dirilis sejak Februari 2026, namun di April 2026 ini, NRTG baru membagikan presskit nya ke kalangan media. Di rilisnya single “Kita Lawan Dunia” ini adalah sebagai langkah awal dalam memperkenalkan karya mereka kepada para pecinta musik Pop Punk secara nasional.

Lewat karya perdananya ini NRTG berusaha mengusung genre pop punk dengan karakter musik yang menonjolkan energi, melodi sederhana, serta lirik yang dekat dengan kehidupan anak muda.

Continue Reading

iMusic

Culture Wars rilis album dilanjut dengan tur Amerika dan Eropa

Published

on

iMusic.id – Band alt-rock asal Texas, Culture Wars, resmi merilis album debut mereka yang sangat dinantikan bertajuk “Don’t Speak”, melalui AWAL, pada 10 April 2026 kemarin. Album ini menandai tonggak penting bagi perjalanan karir musik mereka sekaligus menjadi angin segar di dunia musik saat ini mengingat begitu banyak pencapaian yang telah mereka raih di tahun sebelumnya.

Sebelumnya Culture Wars sempat menempatkan lagu “It Hurts” di 20 besar tangga lagu radio alternatif US, meraih lebih dari 66 juta streaming global dan menjadi band pembuka di konser musisi-musisi ternama, mulai dari Maroon 5, Keane, Wallows, dan LANY.

“Don’t Speak” adalah karya yang benar-benar jujur dari Culture Wars, bukan hanya dari segi lirik saja, namun lagu-lagunya, seperti “Typical Ways, Lies, Bittersweat” ataupun “In The Morning” mencerminkan sisi musikalitas mereka yang baik.

Culture Wars mampu membentuk narasi yang utuh bagaimana mereka menghadapi masa lalu, ketidakpastian, proses pertumbuhan yang terasa lambat dan kemudian menjadikan semua itu menjadi suatu identitas yang khas mampu menampilkan kematangan secara emosional dan bermusik para personilnya, serta tentu saja menunjukkan kreativitas tanpa batas.

Reaksi positif banyak didapat band yang beranggotakan Alex Dugan (vokal), David Grayson (drum), Dillon Randolph (bass), Caleb Contreras (gitar), dan Josh Stirm (gitar) ini. Terbukti baru – baru ini, Culture Wars masuk dalam seri Fast Forward dari Apple Music dan Shazam, yang menampilkan para artis pendatang baru paling menarik yang membentuk masa depan musik.

Torehan ini tentunya semakin mengukuhkan merekasebagai sebuah band yang telah sepenuhnya menemukan kekuatannya sendiri. Kekuatan yang terlihat dari penjualan tiket tur mereka yang akan digelar sepanjang tahun 2026, mulai dari Amerika Utara dan Inggris/Eropa guna mempromosikan album debut mereka “Don’t Speak”.

Dengan audiens internasional yang berkembang pesat, reputasi sebagai penampil live yang enerjik dan memukau, album “Don’t Speak”jadi momentum tepat Culture Wars untuk menghadirkan karya debut yang sangat mengesankan, memikat, dan dirancang untuk bertahan lama serta tentunya jadi babak terbesar mereka ke panggung-panggung di seluruh dunia.

Mudah – mudahan selesai tur mereka di US dan Eropa, Culture Wars bisa mampir di Indonesia.

Continue Reading

Entertainment

Tayang 16 April, Marcell Darwin harus jawab tantangan ber-akting

Published

on

iMusic.id – Film “Dalam Sujudku” produksi Proj3ct 69 siap tayang 16 April 2026,  film bergenre drama percintaan ini memadukan emosi, spiritualitas, serta refleksi kehidupan yang relevan dan relate dengan kehidupan  masyarakat pada umumnya.

Di bintangi oleh Marcell Darwin, Denis Adhiswara, Vinessa Inez, Naura Hakim, Ryuka, Chika Waode hingga Dominique Sanda. Film yang di produseri oleh Donnie Syech dan disutradarai oleh Rico Michael  ini menghadirkan performa emosional yang kuat dan autentik, ada pesan moral yang ingin disampaikan lewat cerita drama rumah tangga tersebut.

Di angkat dari kisah nyata tentang perjalanan rumah tangga, ujian hidup, dan pencarian makna spiritual dalam rumah tangga yang menyentuh hati tersebut, film ini mengulas tentang masalah pelik rumah tangga yang diuji oleh berbagai persoalan hidup dengan menggambarkan kekuatan Doa, keikhlasan, serta makna berserah diri kepada Tuhan.

Dengan kombinasi kisah nyata, akting emosional, dan pesan religi yang kuat, film “Dalam Sujudku” diharapkan menjadi salah satu film drama spiritual yang relevan bagi masyarakat. Marcell Darwin sang pemeran utama film ini mengaku cukup tertantang dalam memerankan tokoh Farid di film ini.

“Saya sangat tertantang memerankan tokoh Farid ini karena ddi dalam film ini saya harus memerankan pribadi yang polos dari desa kerja di kota, lalu dikota mengalami banyak peristiwa yang tidak sesuai dengan hatinya hingga dia harus terjebak dalam perangkap asmara dari Rina sehingga membuat rumah tangganya bersama Aisyah jadi hancur”, terang Marcell.

“Dalam peran ini saya harus menjadi dua pribadi yang berbeda disaat mencintai istri pertama dan keduanya”, ini sangat menantang saya”, tambah Marcell.

“Film ini ingin menyampaikan makna sujud dalam keadaan pasrah, bahwa di titik itu kita benar-benar bisa berserah diri kepada Tuhan Yang Maha Esa,” ujar Marcell.

Film “dalam Sujudku” ini tidak hanya menyajikan drama yang menyentuh, sebagai Tontonan tetapi bisa menjadi Tuntunan juga, sebagai pengingat tentang pentingnya Kesabaran, Keikhlasan, dan kekuatan Doa dalam menjalani masalah kehidupan.

Dengan kombinasi Kisah Nyata, Akting Emosional, dan Pesan Religi yang kuat, Film “Dalam Sujudku”diharapkan menjadi salah satu film drama Keluarga yang relevan bagi masyarakat dengan dinamika kehidupan rumah tangga yang membawa pesan emosi secara mendalam.

Continue Reading