Connect with us

iMusic

“Never Be Fine” dirilis Biagi bersama Warner Musik Indonesia

Published

on

imusic.idBiagi, soloist pria asal Jakarta merilis lagu terbarunya berjudul ‘Never Be Fine’. Lagu ini merupakan single perdananya bersama dengan Warner Music Indonesia.

“Lagu ini bisa dibilang adalah kumpulan kata-kata yang dulu engga pernah bisa gue sampaikan langsung ke orangnya, jadi gue tuangkan dalam lagu ini,”katanya dalam siaran pers tertulisnya

‘Never Be Fine’ merupakan lagu galau yang diciptakan oleh Biagi bersama Ankadiov Subran dan Budie Tanzania. Lagu ini juga diproduseri oleh Ankadiov dan Budie. Sementara mixing dan mastering melibatkan Ivan Gojaya dan Dimas Pradipta.

Lagu berdurasi 03:45 menit ini memiliki genre pop yang kental namun juga ada sentuhan R&B dan electro di dalamnya. Biagi berharap single perdananya ini bisa diterima dengan baik oleh pendengar musik di Indonesia. Selain itu semoga pendengar musik bisa relate dengan lagunya.

“Gue harap dengan adanya lagu ini banyak orang di luar sana yang terwakili perasaannya dan menjadikan lagu ini sebagai alat untuk mengekspresikan perasaannya yang selama ini terpendam.”katanya.

‘Never Be Fine’ sudah bisa dinikmati di seluruh digital streaming platforms di Indonesia. Official visualizer dirilis bersamaan dengan rilisnya lagu dan dapat ditonton di kanal youtube Biagi.

Tentang Biagi

Akbar Biagi Prayuko atau yang dikenal sebagai Biagi adalah musisi muda berbakat asal Jakarta. Meski terbilang baru di industri musik Indonesia, single perdananya ‘In Your Eyes sudah didengarkan lebih dari 4,6 juta kali di spotify. Hingga saat ini ia sudah memiliki tiga single yaitu ‘In Your Eyes’, ‘Another Arms dan membawakan ulang lagu ‘Kepompong OST film Persahabatan Bagai Kepompong di tahun 2020.

Social media menjadi cara Biagi untuk terus eksis. Ia aktif di tiktok dengan followers lebih dari 18,4 ribu dan Instagram lebih dari 3 ribu followers. Ia juga sempat berduet dengan RINI di Java Jazz Festival 2020 lalu setelah memenangkan kontes cover lagunya di Instagram.

Musik pria kelahiran tahun  2001 ini banyak dipengaruhi oleh penyanyi luar negeri seperti Lauv, Lany, Troye Sivan, dan Jeremy Zucker. Resmi bergabung dengan Warner Music Indonesia di tahun 2022, Biagi siap untuk ikut meramaikan industri musik di Indonesia dengan karya-karyanya.

iMusic

Pagi Nyanyi luncurkan single easy listening berjudul “Pastikan Dia Untukku”

Published

on

iMusic.id – Kota Bandung tidak pernah kekurangan talenta – talenta yang bagus dalam urusan tarik suara, terbukti selalu saja ada pendatang baru yang hadir menunjukan kreatifitasnya lewat perilisan single atau mini album ataupun full album seperti trio vokal ‘Pagi Nyanyi’ yang baru saja merilis single ketiga berjudul “Pastikan Dia Untukku”.

Di produksi oleh trio ‘Pagi Nyanyi’ dan di produseri oleh mereka bersama Erik Suhendri dan Adi Prisada, trio Nonnie, Uchi dan Renjana memperkenalkan single yang nge pop dan easy listening pada aransemen musiknya yang ditangani oleh pencipta dan penulis lagunya langsung yaitu Suci Rahayu Dewi yang dibantu juga oleh Erik Suhendri.

Trio ‘Pagi Nyanyi’ yang terbentuk di tahun 2020 dikarenakan hobi yang sama dalam berolahraga pagi dan bernyanyi ini sebelumnya sudah merilis dua single yaitu : “Untukku Kamu Mati” dan “Womens’s Always Right”. Dua lagu tersebut masih bernuansa pop, namun single kedua yang berjudul “Womens’s Always Right” tercatat lebih up beat daripada single pertama mereka “Untukku Kamu Mati” dan single ketiga “Pastikan Dia Untukku” agak – agak mirip dengan single pertama mereka yang lebih easy listening.

Single ketiga ‘Pagi Nyanyi’ berjudul “Pastikan Dia Untukku” ini mengangkat tema cinta yang sederhana, yang bercerita tentang bagaimana orang yang sedang jatuh cinta dengan rasa sedih dan gembira yang bercampur aduk. Melalui single “Pastikan Dia Untukku” ini, ‘Pagi Nyanyi’ berharap dapat diterima dan dinikmati oleh seluruh pecinta musik  dimanapun berada dan turut mewarnai dunia musik Indonesia.

Single ‘Pagi Nyanyi’ – Pastikan Dia Untuku” sudah bisa disimak di seluruh Digital Store Platform kesayangan teman – teman pecinta musik nasional ya.

Continue Reading

iMusic

Ras Gito sebarkan “Hal Baik” di debut karirnya

Published

on

iMusic.id – Bulan ini industri musik Indonesia kembali diwarnai penyanyi pendatang baru, ialah Ras Gito yang akan baru saja merilis single pertamanya berjudul “Hal Baik”. Menyimak lagu debut dari Ras Gito ini mengingatkan kita akan lagu – lagu pop ala Kerispatih namun Ras Gito mempunyai karakter tersendiri yang mampu membuat lagu ini menjadi terasa dalam.

Lagu yang ditulis dan diproduseri oleh Nanda Wijoyo ini mengusung tema melanjutkan hidup, menemukan kedamaian dan sembuh dari luka hati. Menggandeng musisi berbakat tanah air yaitu, Afif Gifano sebagai Music Director yang berperan penuh dalam hal aransemen dan produksi musik, lagu ini siap menggugah hati yang mendengarnya.

“Lagu ini nggak cuma sangat personal bagi saya, tapi saya juga yakin bahwa apa yang akan saya sampaikan di lagu ini bisa relate dengan banyak orang, terutama mereka yang sudah pernah melalui beratnya masa-masa perjuangan after breakup atau hal-hal menyakitkan lainnya. Saya senang punya kesempatan berkolaborasi dengan teman-teman saya untuk karya pertama saya ini dan saya tidak sabar membagikan ‘Hal Baik’ kepada dunia”, ujar Ras.

Debut Ras Gito ‘Hal Baik’ sudah bisa dinikmati di berbagai platform musik streaming sejak 21 Juni 2024.

Continue Reading

iMusic

Hubungan penuh keraguan Mudhofar di single baru “Jalan Buntu”

Published

on

iMusic.id – Setelah merilis single “Peran Utama”, Mudhofar melanjutkan perjalanannya menuju album perdananya. Setelah sekian lama bermain-main dengan perasaan, akhirnya Mudhofar berhasil jatuh cinta lagi. Tetapi, kisah cinta sang Peran Utama justru harus berakhir di “Jalan Buntu”. Karakter ‘Redflag’ yang ia ciptakan saat ini, membuatnya tidak ingin pusing dengan drama dalam satu hubungan, apalagi drama yang tidak penting.

“Jalan Buntu” merupakan sebuah lagu yang menceritakan tentang hubungan yang selalu penuh keraguan. Pasangannya yang haus akan validasi, membuat Mudhofar lelah dan semakin hilang perasaannya. Menurutnya, hubungan yang dewasa adalah hubungan yang yakin satu sama lain tanpa harus mempertanyakan perasaan sayangnya. Jika terus menerus mempertanyakan hal yang sama, artinya tidak ada rasa yakin dan lebih baik diakhiri.

“Semakin lama semakin jelas, kalo gue gak ngelihat orang ini ada di masa depan gue.”, jelas Mudhofar.

Selain itu, Mudhofar juga merasa jika di hubungannya pada saat itu tidak membuat dirinya berkembang karena pasangannya terlalu menjadi penghambat. Dengan nuansa musik Pop/Rock, solois 24 tahun ini berharap dapat memuaskan para pendengar musik dari berbagai kalangan serta dapat memberikan kontribusi positif terhadap industri musik tanah air.

Tentang Mudhofar

Mudhofar sebelumnya tidak menyangka akan menjatuhkan pilihan hidupnya di musik. Sebelumnya, ia hanya hobi menulis puisi, sajak, dan semacamnya. Memulai debutnya di single “Hilang Diri” (2020), Mudhofar kecanduan di musik dengan merilis 6 single, dan 2 EP. Singer-songwriter kelahiran tahun 2000 ini, telah menjadi musisi independen sampai saat ini dengan total 13 lagu di DSP.

Continue Reading