Connect with us

iMusic

Pendatang baru di Industri musik Indonesia “Marizka Juwita” merilis lagu perdananya yaitu “Lalu Menghilang”.

Published

on

iMusic – Penyanyi wanita pendatang baru di Industri musik Indonesia Marizka Juwita akhirnya merilis lagu perdana nya yaitu “Lalu Menghilang” sekaligus dengan mengadakan Release Party nya di Tiga Puluh Bar, Hotel Le Meridien Jakarta. Release Party ini sekalian juga menjadi pertama kali bagi Marizka untuk membawakan secara langsung lagu Lalu Menghilang di depan teman-teman media dan khalayak umum.

Lagu “Lalu Menghilang” bercerita mengenai banyak jomblo jaman sekarang yang gampang banget jatuh cinta, tapi gampang  juga “ilfeel” lalu menghilang atau ghosting tanpa kabar sama sekali seolah-olah tidak pernah terjadi perasaan apa-apa diantara mereka, bahkan kadang seperti orang yang ga kenal aja, padahal sebelumnya mereka ada “deep relationship”.

Jadi berawal dari beberapa teman aku yang jomblo , terus mereka dideketin, dan udah tau kalau orang  yang deketin ini “player”, yang tadinya ngga mau, tapi karena di tempel terus  akhirnya mau deket dan sampai pacaran, tapi  cuma  beberapa minggu atau sebulan, trus tiba-tiba pasangannya hilang ngga ada kabar sama sekali dan pas ketemu kayak orang ngga kenal. Jadi, pas aku denger cerita dari teman-teman ini langsung aku bikin lirik, ujar Marizka bercerita mengenai lagunya.

Untuk pengerjaan dan proses kreatif dari lagu “Lalu Menghilang” Marizka menulis sendiri lagu ini, dan untuk lirik lagu Marizka mengerjakan nya bersama dengan Javafinger dari Maliq N D’Essentials. Sedangkan untuk rekaman dan dan proses produksi dari lagu ini dibantu semua oleh Javafinger dan yang mengisi Keyboard adalah Ilman Ibrahim dari Maliq n D’Essentials.

Hal menarik dari lagu Lalu Menghilang adalah proses pengerjaan yang dari lirik yang dibuat sekitar 1 jam, tapi karena masih mentah jadi Marizka dan Jawa kemudian coba membedah lagi biar liriknya lebih bagus. Untuk melodi dan  chord membutuhkan waktu 2 hari sampai akhirnya jadi sebuah lagu, tapi proses pengerjaan sampai dengan mastering yang membutuhkan waktu sekitar  2 bulan.

Marizka Menambahkan bahwa lirik “Lalu kau hilang dariku tinggalkan tanpa ragu”, merupakan bagian yang paling mengena di lagu ini. Karena banyak sekali kejadian nyata saat ini di dunia percintaan jomblo jaman sekarang, seperti perasaan sesaat yang lewat begitu saja, dan tidak peduli perasaan orang yang ditinggalkan. Tapi di lagu ini juga ada plot twist yang sebenernya menunjukkan bahwa orang yg meninggalkan juga salah menilai, karena sebenarnya ternyata yang ditinggalkan banyak juga yang mendekati.. Jadi ngga masalah kalau dia mau pergi, namun jangan kembali lagi.

Selain lagu, Marizka juga sudah menyiapkan MV atau Music Video yang berkonsep Pop Art untuk lagu Lalu Menghilang. Berkerjasama dengan Asta dan Syamil project pengerjaan dari MV ini sedang dipersiapkan untuk rilis setelah dari lagu Lalu Menghilang. Ke depan nya juga akan ada single lagu kedua dari kisah nyata Marizka mengenai orang yang ditinggalkan oleh orang yang ia sayangi.

Marizka berharap dengan lagu ini bahwa para jomblo jangan pernah begging atau memohon dengan orang yang menghilang begitu saja, apalagi setelah dia udah bisa mendapatkan hati kita.  Jangan ragu untuk membiarkan ia pergi, karena yang terbaik pasti akan datang sendiri.    

Dirilis oleh SABS, single terbaru Marizka Juwita  yaitu “Lalu Menghilang” sudah dapat didengarkan diseluruh gerai musik digital. Semoga karya-karya musik dari Marizka dapat  diterima dan menghibur  masyarakat Indonesia, karena nanti akan ada banyak cerita yang ia coba tuangkan dalam lirik dan lagu yang ia ciptakan.  Dan besar harapan semoga lagu Lalu Menghilang bisa diterima dan menjadi warna baru di Industri Musik Indonesia. (FE)

iMusic

Marion Jola perkenalkan single terbaru “Aku Takdirmu”

Published

on

iMusic.id – Marion Jola selalu memberikan sesuatu yang berbeda dalam setiap karya yang dihasilkannya. Kali ini, Marion Jola memberikan suguhan yang menarik lewat single terbarunya berjudul “Aku Takdirmu”. Lagu yang dirilis di bawah label rekaman Universal Music Indonesia ini mengusung warna musik pop R&B yang manis dengan sentuhan yang seksi, baik dari aransemen lagu dan juga musik videonya.

Single “Aku Takdirmu” ini diciptakan langsung oleh Marion Jola bekerja sama dengan S/EEK dan juga Clara Riva, songwriter sekaligus seseorang pencipta hits lagu “Bunga Hati” milik Salma Salsabil dan “Ku Ingin Pisah” milik Nabila Taqiyyah.

Lagu “Aku Takdirmu” menceritakan tentang seseorang yang meyakinkan pasangannya bahwa ia adalah pasangan yang ditakdirkan untuknya, hanya untuknya, bukan orang lain. Dan, itu yang dia rasakan selama ini sejak bertemu dengan pasangannya ini.

“Intinya sih lagu “Aku Takdirmu” itu memang suatu pernyataan seseorang yang sangat mencintai pasangannya itu, dan berusaha untuk meyakinkannya, kalau mereka berdua adalah pasangan yang ditakdirkan untuk bersama,” ujar Marion Jola.

Untuk aransemennya, seperti yang telah dikatakan di atas lagu ini memang diaransemen sangat manis dengan mengedepankan nuansa musik pop R&B yang simpel dan santai. Menjadi seksi, karena Marion Jola menunjukkan sisi centilnya di suara vokal yang disajikan. Lagu ini seolah menyatu dengan karakter suara dari Marion Jola sejak pertama ia diciptakan.

Sementara, untuk musik videonya, walaupun terkesan sederhana, namun disajikan dengan konsep yang sangat-sangat brilian dan super seksi. Marion Jola terkesan ingin menegaskan sisi sensualitas yang ada dalam dirinya, baik itu secara musikal hingga visual.

Musik video ini sendiri dikerjakan oleh Maha Pictures dengan Ryoichi Hutomo sebagai sutradaranya. Marion Jola juga ikut andil sebagai co-director untuk music video ini, sehingga membuat visual music video “Aku Takdirmu” benar-benar menunjukkan identitasnya. Visual sebuah ruangan rumah yang estetik diambil sebagai background dari musik videonya.

Ditambah dengan akting Marion Jola dalam berbagai outfit yang dikenakannya membuat musik video ini semakin lengkap sebagai kesatuan keindahan dari sosok Marion Jola yang tampil super seksi.

Tanda tanya besar mungkin terjadi di akhir musik videonya, yang memang sulit untuk ditebak apa yang ingin disampaikan, dan penonton akan dibuat penasaran dengan akhir musik videonya.

“Harapannya sih untuk laki-laki yang mendengarkan lagu ini semoga kalian jatuh cinta sama karakter perempuan dalam lagu ini. Sementara untuk teman-teman perempuan semoga kalian jadi ada perasaan ingin menjadi karakter perempuan yang diperankan dalam lagu ini,” harap Marion Jola.

Lagu “Aku Takdirmu” sudah bisa di dengar di seluruh platform layanan musik digital.

Continue Reading

iMusic

“DAISY” Menjalani Tanpa Akhir Melalui Single “LARA”.

Published

on

iMusic.id – Artis soloist dengan genre Pop Folk Indie dibentuk tahun 2022, DAISY terus menunjukkan eksistensinya di industri musik Indonesia lewat single yang relateable namun tetap eat-catchy. Setelah merilis single “SULAM RINDU” yang mengambil inspirasi dari seseorang yang mengubah pandangannya tentang cinta.

Kini DAISY meluncurkan single lagu terbarunya yang berjudul “LARA”. Bunyi baris pertama bagian refrain lagu “LARA” tersebut menggambarkan seseorang bernama “LARA” yang namanya kerap disebut sepanjang lagu. Faktanya “LARA” memang nama seseorang yang menjadi latar belakang lahirnya lagu ini.

Lagu ini bercerita tentang seorang “LARA” yang berusaha untuk mengungkapkan perasaan cintanya kepada seseorang yang sangat istimewa namun ternyata yang dia dambakan bukan bagian dari takdirnya. Disini “LARA” menggambarkan bahwa hadirnya seseorang yang ada dihidupnya telah memberikan banyak harapan untuk bisa hidup bersama.

Namun “LARA” juga tetap mensyukuri apapun ending yang akan terjadi dengan seseorang tersebut. Dalam lagu ini terbesit makna bahwa ternyata ada jenis cinta yang ditakdirkan untuk tidak bisa saling memiliki namun mereka saling memiliki ikatan batin yang sangat kuat, saling tau bahwa sedang saling memikirkan, tetapi mustahil untuk bisa bersama dan pada akhirnya “LARA” memilih untuk merindu seumur hidup.

Lagu ballad yang bernuansa alternative pop ini sebenarnya sesuatu yang baru bagi DAISY. Sebagai penyanyi pendatang baru DAISY sukses menyuguhkan lagu ini dengan penuh kesungguhan dan kekuatan emosi. DAISY mampu menyampaikan pesan cinta yang abadi namun tak bisa terungkap secara nyata.

Lagu ini mampu merangsang perasaan dan memberikan dorongan bagi mereka yang tengah mengalami perasaan yang serupa. Diiringi oleh melodi yang menghentak dan penuh emosi lagu “LARA” menghanyutkan pendengar dengan melodi yang merangsang untuk menari-nari namun dengan lirik penuh kepedihan.

Cover dari “LARA” diciptakan oleh alLuz dengan gambar seseorang yang sedang menari diatas luka mengenai alur kisah cinta nya yang tidak berujung lalu diangkat menjadi sebuah lagu yang berjudul “LARA” yakni single ke-12 DAISY.

Tak hanya sampai situ saja, DAISY nantinya akan merilis lagu-lagu terbaru selanjutnya di tahun 2024. Sembari menunggu single terbaru nya yang lain. Semoga kalian bisa menikmati “LARA” dimanapun kalian berada. (FE)

Continue Reading

iMusic

“Fanny Soegi” Resmi Luncurkan Single Solo Terbarunya Yang Berjudul “Dharma”.

Published

on

iMusic.idFanny Soegiarto atau yang lebih akrab dikenal sebagai Fanny Soegi, merupakan penyanyi sekaligus penulis lagu dari sebuah band Folk Pop asal Indonesia yang begitu melejit dengan single ‘Asmalibrasi’ di tahun 2019 lalu.

Setelah empat tahun berkarya dengan band lamanya, Fanny Soegi memutuskan untuk melakukan solo karir pada awal tahun 2024 dengan memilih VTMND (Record Label oleh Vindes) sebagai partner untuk berkarya, serta di awal tahun ini Fanny Soegi langsung merilis single terbaru yang berjudul ‘Dharma’.

Karya-karya yang dibawakan oleh Fanny begitu dipengaruhi oleh eksplorasi sastra dan bunyi nusantara yang mengajak pendengar untuk petualangan nada. Kini di tengah pencariannya, Fanny terus membangun ikatan dan ingatan. Cinta, rasa dan pandangannya terhadap dunia kian mendorongnya untuk berkarya.

Di awal tahun 2024 ini, Fanny Soegi melakukan peluncuran single terbarunya sebagai seorang pribadi yang dilahirkan dan dibesarkan dari lingkungan yang multi etnis. Mengagumi kultur dan budaya Indonesia, Fanny memiliki manifes karya yang begitu luas dalam satu rangkaian yang begitu personal.

Karya terbarunya yang berjudul ‘Dharma’ ini mencoba mengikat kembali hubungan tentang cinta, ruang dan friksi hidup sebagai monumen akan kesedihan pada 2023 silam. Lagu ini bagian dari caranya untuk melangitkan doa dan membumikan dharma. (FE)

Continue Reading