iLive
RESULT & ‘SUPER’ REUNION INDONESIAN IDOL SPECIAL SEASON A New Chapter of a Newborn Winner.
iMusic – Diawali dengan Online Audition pada 8 Juni 2020, 37.000 partisipan audisi dengan melalui berbagai platform online dan juga bekerjasama dengan musisi-musisi terbaik; LaleIlmaNino, Yovie Widianto dan Weird Genius, hingga terpilih TOP 14 yang masuk Babak Spektakuler Show dan menyisakan Mark dan Rimar sebagai Grand Finalist di Special Season ini. Dan pada malam ini, 26 April 2021, The Best 2 Standing akan segera menjadi The Special 1, mereka akan memperebutkan gelar Idola Indonesia di Special Season ini.
“Tentunya menjadi tantangan berat bagi RCTI untuk selalu dapat menayangkan program – program berkualitas secara konsisten di saat masa pandemi sekarang ini, seperti halnya Indonesian Idol Special Season yang akan mencapai puncaknya. Namun patut kita syukuri bahwa pencapaian rating/share Indonesian Idol Special Season ini merupakan yang tertinggi dalam beberapa tahun. Pastinya menjadi kebanggaan tersendiri bagi Mark dan Rimar bisa menjadi grand finalis, karena memang perjuangan mereka bisa sampai Grand Final tentunya tidak mudah” ujar Dini Putri selaku Programming & Acquisition Director RCTI.
“Puji Tuhan, di malam kita akan jadi saksi lahirnya juara Indonesian Idol Special Season. Bulan April 2021, juga sangat special karena bertepatan dengan 17 tahun mengudaranya TV Program Indonesian Idol. Seiring bertambahnya usia, Indonesian Idol lebih dari sekedar TV Program tapi merupakan kontributor yg prima dalam melahirkan penyanyi-penyanyi yg berprestasi di industri musik Indonesia. Untuk merayakan sweet seventeen akan kita rayakan bersama Superband Dewa, Padi Reborn, Ungu, BCL, Krisdayanti dan Mulan Jameela, Anneth dan juga menampikan special ex-Pasto Reunion, Rayen dan Meltho yg untuk pertama kalinya setelah lebih dari 10 tahun tampil bersama kembali di televisi” Demikian disampaikan oleh Fabian Dharmawan, VP – Head of Production Operation Division RCTI.
Keberhasilan program Indonesian Idol Special Season hingga babak Grand Final dan Result ini juga tidak lepas dari peran Fremantle selaku pemegang lisensi hak siar Indonesian Idol. Indonesian Idol yang mengudara di RCTI sejak 9 April 2004 hingga sekarang, artinya sudah 17 tahun menjadi rumah untuk para idola Indonesia.
“Indonesian Idol kali ini sangat spesial. Selain karena berjalan di masa yang spesial, ini juga merupakan momen Indonesian Idol mencapai usia 17 tahun, jadi ini seperti sweet seventeen, umur remaja, yang pastinya semoga terus semakin dewasa dan berkembang dalam berkreasi. Dan semoga Indonesian Idol terus dapat melahirkan idola-idola baru Indonesia, benar-benar menjadi Home of the Idols” ucap Victor Ariesza selaku Co Managing Director Fremantle.
Result Reunion malam nanti, tidak hanya menjadi moment penentuan siapa yang menjadi The Next Indonesian Idol, tetapi juga menjadi sebuah ajang reuni besar bagi keluarga Indonesian Idol.
Selain penampilan reuni para bintang tamu, 2 Grand Finalist juga akan memberikan penampilan terbaik mereka dalam battle terakhir malam ini. Mereka akan menyanyikan lagu solo terbaik mereka dan juga Mark akan berkolaborasi dengan Diva Indonesia, Krisdayanti. Sedangkan Rimar akan menyenandungkan lagu Indah bersama Ade Govinda dan Fadly.
“Berada dan menjadi bagian dari Indonesian Idol merupakan satu pencapaian yang sangat membanggakan bagi saya. Belajar dan berkembang dengan para mentor dan juri yang memberikan arahan dan bekal untuk akhirnya dapat menjadi bekal di industri musik yang sebenarnya. Saya juga bersyukur karena berkat Indonesian Idol, mimpi saya untuk bernyanyi di panggung besar dengan musisi hebat pun terwujud” Mark Natama, Grand Finalist Indonesian Idol Special Season.
“Ini seperti impian yang menjadi kenyataan. Siapa sih yang tidak ingin berada di sebuah kompetisi menyanyi terbesar di Indonesia, dan bahkan sebagai Grand Finalist. Saya juga berterima kasih kepada Indonesian Idol yang telah memberikan kesempatan besar kepada saya, untuk ada dalam perjalanan Indonesian Idol Special Season ini” Rimar Callista, Grand Finalist Indonesian Idol Special Season.
Juara 1 nantinya akan mendapatkan hadiah sebesar Rp 150.000.000 plus sebuah mobil, sedangkan juara 2 berhak atas uang sebesar Rp 100.000.000 dan juga mobil. Kesuksesan Indonesian Idol Special Season juga tidak lepas dari para sponsor yang ikut memeriahkan acara, seperti SiCepat, Sido Muncul, Ultrajaya, Mie Sedap dan Smartfren. Bagi para pendukung masing – masing grand finalis, bisa memberikan dukungannya dengan cara vote di aplikasi RCTI+ dan SiCepat. Selain di layar RCTI, Grand Final Indonesian Idol Special Season juga dapat disaksikan di aplikasi RCTI+ atau di www.rctiplus.com.
Kesuksesan Indonesian Idol Special Season juga tidak lepas dari para sponsor yang ikut memeriahkan acara, diantaranya SiCepat Ekspres sebagai sponsor utama. SiCepat Ekspres terus berkomitmen untuk mendukung dan mewujudkan mimpi talenta berbakat Indonesia menjadi seorang bintang. Bukan hanya Indonesian Idol saja, SiCepat Ekspres juga terus mendukung ajang kompetisi serta program lain demi melahirkan bakat dan karya baru yang membanggakan Indonesia, baik di kancah Nasional maupun Internasional.
Chief Marketing Officer SiCepat Ekspres, Wiwin Dewi Herawati menyampaikan, “Ajang pencarian bakat ini telah mendorong SiCepat Ekspres untuk membuat inovasi-inovasi seperti layanan WhatsApp Business untuk voting para peserta juga aplikasi SiCepat, yang terus dikembangkan fitur-fiturnya agar para pendukung peserta bisa dengan mudah melakukan voting.”
Hal lain yang tak kalah penting bagi SiCepat Ekspres dalam mendukung Indonesian Idol ini adalah untuk meningkatkan brand awareness, sehingga memiliki dampak yang cukup positif bagi perkembangan bisnis SiCepat sendiri. Diharapkan semester ke-2 tahun ini peningkatan jumlah pengiriman barang akan meningkat sebesar 40%.
SiCepat Ekspres terus berusaha untuk mengembangkan produk-produknya yang senantiasa diluncurkan untuk mendukung pengembangan usaha produk lokal dan pemulihan perekonomian negeri kita, dimana akibat pandemi Covid-19 banyak yang mengalami penurunan, baik tingkat usaha maupun taraf hidup masyarakat pada umumnya.
Kemudian, ada juga Ultra Milk yang selama hampir 50 tahun, Ultra Milk terus konsisten dengan rasa dan kualitasnya sehingga dipilih dan dipercaya oleh keluarga Indonesia. Melalui program Indonesian Idol Special Season, Ultra Milk turut mendukung pengembangan talenta anak muda Indonesia dalam bermusik.
Teh Kotak – Cerita Rasa”. Melalui dukungannya terhadap idol Special Season, Teh Kotak yang mempunyai tagline Cerita Rasa ini, ingin mengenalkan pilihan rasa baru. Selain memiliki rasa jasmine dan less sugar kini tersedia dalam varian rasa lemon, apel, dan Blackcurrant. Setiap cerita pasti punya Rasa, sama seperti rasa Teh Kotak yang punya banyak Cerita untuk kamu, Teh Kotak Cerita Rasa”
Mie Sedap Sebagai pelopor inovasi rasa, Mie Sedaap selalu menghadirkan produk mie instan dengan kualitas rasa dan inovasi topping terbaik untuk menambah sensasi kenikmatan makan mie instan bagi masyarakat Indonesia.
Jelang Ramadan tahun ini, Mie Sedaap memberikan inovasi baru di beberapa varian, dengan harapan dapat menemani masyarakat Indonesia agar Ramadan terasa makin sedaap walaupun hanya dirumah aja. Ada varian Mie Sedaap Goreng dengan inovasi baru, memiliki tekstur mie yang makin kenyal dan tebal, serta topping bawang goreng asli yang makin krunchy, Sedaapnya No Debat!
Mie Sedaap Kari Spesial, dibuat dengan bumbu rempah kari spesial, sehingga menghasilkan tekstur kuah kari yang hangat, kental, dan membuat citarasa kuah kental karinya nendang! Mie Sedaap Soto hadir dengan paduan citarasa koya gurih dan jeruk nipis asli yang segar, menjadikan Mie Sedaap Soto Nomor 1 Sotonya, Nomor 1 Sedaapnya!
Tidak diragukan lagi bahwa kualitas rasa dari berbagai varian Mie Sedaap dapat menjadikan momen Ramadan Makin Sedaap walaupun harus dijalani dirumah saja. Yuk segera cobain Mie Sedaap yang Jelas Terasa Sedaapnya!
Smartfren: Deputy CEO Smartfren, Djoko Tata Ibrahim mengatakan, “Smartfren ikut serta dalam program Indonesian Idol, karena melihat adanya kesamaan visi, yaitu membuka peluang bagi anak muda Indonesia yang berbakat untuk mewujudkan mimpi mereka. Penyelenggaraan Indonesian Idol yang masuk di bulan Ramadan, membuat ajang kompetisi bergengsi ini membawa lebih banyak nilai positif, karena mengajak masyarakat Indonesia untuk berkreasi sekaligus memberikan hiburan yang mendidik.”
Sejalan dengan campaign smartfren saat ini yaitu #RamadanExtraFaedah, Smartfren ingin terus membantu generasi muda mengeksplorasi berbagai kegiatan positif, juga membantu setiap orang untuk bisa merasakan kebaikan Ramadan dengan #UnlimitedBisaSemua yang bikin Ramadan tambah extra dan bermanfaat.
Djoko menambahkan, “Dengan dukungan jaringan 100% 4G, Smartfren siap menemani generasi muda menggali potensi yang mendukung dan mewujudkan mimpi. Jadi, jangan pernah lewatkan peluang yang ada. Lalu, tunggu apalagi? Pakai Smartfren, wujudkan kreasi dan mimpimu untuk menjadi idola indonesia bersama Indonesian Idol.”
Selanjutnya Tolak Angin : Tolak Angin hadir sebagai salah satu sponsor Indonesian Idol special season, ajang pencarian bakat terbesar di Indonesia yang diadakan di masa pandemi dimana kesehatan dan daya tahan tubuh yang baik dibutuhkan semua orang.
Cara pintar untuk menjaga kesehatan dan meningkatkan daya tahan tubuh yaitu dengan Minum Tolak Angin 2 sachet setiap hari, sudah terbukti meningkatkan sel T sebagai indikator meningkatnya daya tahan tubuh dan aman diminum setiap hari dalam jangka panjang tanpa efek samping.
Pilih yang punya bukti ilmiah ya, orang pintar minum Tolak Angin!.
Saksikan Result & Reunion Indonesian Idol Spesial Season, Senin, 26 April 2021 pukul 21.00 WIB hanya di RCTI OKE!
Mulai mengudara secara terestrial pada 24 Agustus 1989, RCTI (Rajawali Citra Televisi Indonesia) merupakan stasiun televisi swasta pertama di Indonesia. Sebagai stasiun televisi yang memiliki jangkauan terluas di Indonesia, program-program RCTI melalui 49 stasiun relaynya disaksikan oleh lebih dari 191 juta pemirsa yang tersebar di 487 kota di seluruh Nusantara, atau 80.4% dari jumlah penduduk Indonesia. RCTI menyajikan acara-acara yang menarik dan bermutu sehingga menjadi televisi pilihan terbaik untuk hiburan dan informasi di Indonesia. Keseimbangan antara bisnis dan tanggung jawab sosial berjalan seiring. Sejak berdiri hingga saat ini, RCTI senantiasa menjadi market leader dan nomor 1 pilihan pemirsa.
Tentang Fremantle:
Pencipta konten dunia terkemuka, dan juga produser dan distributor dari sejumlah brand televisi yang dikenal di manca negara seperti Idols, Got Talent, X Factor, Family Feud dan Take Me Out. Fremantle memiliki jaringan yang beroperasi di 31 negara, memproduksi lebih dari 11 ribu jam program acara, memperkenalkan lebih dari 60 format acara, dan juga menayangkan lebih dari 420 show secara global dalam setahun. Disamping itu, Fremantle juga telah mendistribusikan lebih dari 20 ribu jam konten di lebih dari 200 wilayah di dunia.
Fremantle juga menjalankan hampir 300 channel YouTube. Di tahun 2017 konten dari Fremantle, termasuk X Factor dan Idol telah meraih angka 26,2 milyar dalam jumlah penonton. Di Indonesia, Fremantle telah menciptakan, memproduksi dan mendistribusikan konten berkualitas tinggi sejak tahun 1996. Untuk informasi lebih lanjut, silahkan kunjungi www.fremantle.com (FE)
iLive
Putri Ayudya tampil menawan di pentas monolog “Dapur Sumur Tutur”.
iMusic.id – Galeri Indonesia Kaya kembali menghadirkan pertunjukan seni melalui pementasan pertunjukan satu orang (one man show) “Dapur Sumur Tutur”, sebuah karya yang menyoroti dinamika perempuan lintas generasi di tengah perubahan nilai dan tradisi. Karya yang diproduseri oleh Nosa Nurmanda dan disutradarai oleh Ben Bening ini dipentaskan oleh Putri Ayudya, seorang aktor yang telah dua kali dinominasikan sebagai Pemeran Wanita Terbaik FFI dan meraih Piala Maya.

Selama kurang lebih satu jam, penikmat seni diajak menyelami kisah tiga generasi perempuan Jawa dalam satu keluarga yang hadir dalam momen sakral peringatan seribu hari wafatnya Eyang Kakung. Melalui sudut pandang YangTi, Ibuk, dan Mbak, pertunjukan ini menghadirkan dialog batin tentang tradisi, relasi keluarga, serta pengalaman yang diwariskan dari satu generasi ke generasi berikutnya. Dengan pendekatan pertunjukan satu orang yang bersifat imersif, karya ini menghadirkan pengalaman yang intim dan reflektif bagi penonton.
“Pementasan “Dapur Sumur Tutur” hari ini sejalan dengan komitmen Galeri Indonesia Kaya untuk menghadirkan karya seni pertunjukan yang tidak hanya menghibur, tetapi juga mengangkat isu-isu yang dekat dengan kehidupan masyarakat. Melalui cerita yang personal dan pendekatan artistik yang kuat, kami berharap pertunjukan ini dapat membuka ruang refleksi bagi penikmat seni tentang dinamika keluarga, peran perempuan, serta perubahan nilai budaya yang terus berlangsung,” ujar Renitasari Adrian, Program Director Galeri Indonesia Kaya.
Pertunjukan “Dapur Sumur Tutur” berangkat dari kegelisahan generasi milenial perempuan Jawa terhadap tradisi yang seringkali diwariskan tanpa pemaknaan ulang. Dalam banyak kisah, nilai-nilai tersebut diteruskan tanpa memahami akar dan konteksnya, sehingga sulit diadaptasi dengan perubahan zaman dan berpotensi menimbulkan generational trauma. Pergeseran ranah perempuan dari konco wingking menjadi mitra sejajar dalam kehidupan modern turut menjadi benang merah dalam pertunjukan ini.

Selain itu, isu sandwich generation dan ageism diangkat sebagai refleksi kondisi sosial saat ini, ketika jumlah populasi lansia terus meningkat, sementara jumlah usia produktif semakin terbatas. Situasi ini membuat generasi muda harus memikul beban ekonomi sekaligus perawatan keluarga yang lebih besar, di tengah keterbatasan akses pekerjaan dan kemandirian bagi kelompok usia lanjut. Dalam konteks ini, perempuan kerap berada di garis depan, tidak terlepas dari nilai dan tradisi yang menempatkan mereka sebagai pengurus utama orang tua di masa tua. Realitas ini mencerminkan kuatnya ekspektasi gender yang menempatkan perempuan sebagai caretaker utama dalam keluarga.
Putri Ayudya selaku aktor tunggaldi pertunjukan ini menuturkan bahwa karya ini lahir dari pengalaman personal dan hasil riset bersama tim kreatif. “Kisah ini berangkat dari kegelisahan sebagai perempuan Jawa generasi milenial. Sebagian materi berasal dari pengalaman pribadi kami dan sebagian lainnya dari riset tentang perempuan Jawa, generational trauma, serta proses reparenting. Judul Dapur Sumur Tutur sendiri menggambarkan perubahan peran perempuan, dari yang semula terbatas di ranah domestik menjadi ruang bertutur dan menyuarakan pengalaman.”
Sementara itu, Nosa Nurmanda sebagai Produser menjelaskan, “Pemilihan tiga generasi perempuan dan latar peringatan seribu hari kematian memiliki makna simbolis. Momen ini adalah ruang refleksi keluarga, ketika duka sudah mengendap dan bisa dimaknai ulang. Di situlah kita melihat bagaimana nilai, luka, dan cara pandang diwariskan antar generasi, terkadang tanpa disadari. Harapannya, melalui pertunjukan ini penonton dapat lebih memahami bahwa tradisi dapat terus hidup dan relevan jika disikapi secara bijaksana.”

Ben Bening selaku Sutradara menambahkan, “Hari ini kita sering merasa perempuan sudah lebih bebas dibandingkan sebelumnya. Namun, pertanyaannya adalah apakah kebebasan itu benar-benar utuh? Apakah perempuan sudah benar-benar bebas dalam menentukan mimpi, pilihan hidup, dan ruang yang ingin ia tempati, baik di pekerjaan, keluarga, maupun dalam tradisi? Pertunjukan ini berangkat dari pertanyaan tersebut, yang bagi kami akan selalu relevan, sudahkah perempuan benar-benar bebas?”
Pertunjukan yang ditulis oleh ketiga kreator ini tidak hanya bertumpu pada kekuatan akting, tetapi juga didukung oleh elemen artistik seperti lagu latar dan efek suara yang dikomposisikan oleh Taufan Iskandar, tata cahaya, serta elemen visual yang ditampilkan melalui layar, yang dikembangkan dengan menggabungkan perspektif personal dan hasil riset masing-masing kreator. Keseluruhan elemen ini dirancang untuk memperkuat atmosfer pementasan dan membantu penonton menyelami emosi serta dinamika antar generasi yang dihadirkan dalam karya ini.
Pertunjukan “Dapur Sumur Tutur” menjadi penutup rangkaian pertunjukan seni akhir pekan di Galeri Indonesia Kaya sepanjang bulan April. Kedepannya, Galeri Indonesia Kaya akan terus menghadirkan beragam pertunjukan seni setiap akhir pekan dengan informasi lebih lanjut yang dapat diakses melalui situs IndonesiaKaya.com.
iLive
Buitenstage Volume 5 ubah format, Brokenscene, Joanna Andrea dan RANGR tampil seru!
iMusic.id – Gelaran musik kolektif Buitenstage kembali dalam edisi kelimanya yang berlangsung Kamis malam, 9 April 2026. Bertempat di Kopi Wangsa Bogor, ajang ini sukses menyatukan energi dari tiga kota berbeda melalui penampilan dari Brokenscene (Bogor), Joanna Andrea (Jakarta), dan RANGR (Bandung).

Edisi kali ini menandai babak baru bagi Buitenstage dengan diterapkannya format panggung yang lebih intim dan durasi yang lebih leluasa bagi para penampil.
Hentakan Pop Punk dari Tuan Rumah
Tepat pukul 20:15 WIB, duo MC Ogi (Buitenfest) dan Qenny (Boleh Music) membuka acara dengan antusiasme tinggi. Tanpa membuang waktu, panggung langsung diserahkan kepada Brokenscene, trio pop punk asal Bogor yang baru saja merilis single.

Terinspirasi oleh semangat punk awal 2000-an, Brokenscene langsung memanaskan panggung dengan lagu “We’re Friends Anyway” dari EP perdana mereka (2024). Estafet energi berlanjut melalui “Catastrophic Love“, “Lost Interest“, hingga “Someday (The Sun You Run Into)”. Sebagai pamungkas, mereka membawakan single teranyar “At Least I Don’t Hate You” yang baru saja dirilis. Penampilan mereka menjadi bukti nyata betapa liat dan variatifnya skena musik di Bogor saat ini.
Momen Emosional Joanna Andrea
Suasana berubah menjadi lebih kontemplatif namun catchy saat Joanna Andrea naik ke atas panggung. Membawa konsep full band, solois asal Jakarta ini membawakan deretan karya populernya seperti “Hanya Satu, Lepaskan, Tak Bertahan Lama, Wajah Yang Membawa Aku Pulang” dan “Dinikmati Saja“.

Puncak emosi terjadi saat Joanna membawakan single terbarunya, “Tenanglah” di tengah show. Lagu ini merupakan refleksi jujur Joanna yang sempat nyaris menyerah pada mimpinya di industri musik. Melalui Buitenstage Vol. 5, ia membuktikan bahwa dirinya telah bangkit dengan karakter musikalitas yang jauh lebih matang dan tangguh.
Transformasi Tajam RANGR
Unit alternatif asal Bandung, RANGR, menjadi pemuncak yang sempurna. Sebagai bentuk transformasi dari nama sebelumnya, Ranger, mereka tampil cukup apik dan ekspresif dalam membawakan materi dari EP terbaru bertajuk Masa Depan Kita. Mengawali pertunjukan dengan lagu “Perih”, RANGR yang kali pertama manggung di Kota Bogor ini berhasil membawa penonton menyatu dalam atmosfer musik mereka yang ekspresif.

Selain lagu-lagu pada EP terbaru, RANGR tetap memberikan penghormatan pada akar mereka dengan membawakan lagu “Walau Ku Mencoba” dan cover song beberapa band favorit, sebelum akhirnya menutup malam dengan single terbaru mereka “I’m In Pain” yang baru saja dirilis.
Format Baru: Kualitas di Atas Kuantitas
Mulai edisi kelima ini, Buitenstage secara resmi menerapkan ‘aturan main’ baru dengan hanya menampilkan maksimal tiga band per acara. Langkah strategis ini diambil untuk memberikan pengalaman full show yang maksimal bagi band yang tampil.
“Kami ingin band yang tampil mendapatkan pengalaman panggung yang sesuai dengan konsep yang mereka usung. Dengan hanya tiga band, mereka tidak perlu terburu-buru oleh durasi terbatas yang biasanya terjadi jika kita memainkan 4 – 5 band dalam satu edisi,” jelas Nanang Yuswanto, salah satu penggagas Buitenstage.

Senada dengan hal tersebut, Fransiscus Eko dari Cadaazz Pustaka Musik menekankan pentingnya sinergi antara musisi, panggung, dan media.
“Konsep dasar Buitenstage adalah menciptakan gigs se-intim mungkin tanpa jarak antara musisi dan penonton, didukung oleh rekan-rekan jurnalis musik. Kami ingin Buitenstage menjadi etalase dan ruang bagi musisi untuk memperkenalkan karya baru mereka dengan konsep panggung yang sebaik-baiknya,” tambah Eko.
Buitenstage yang diinisiasi oleh Buitenfest dan Cadaazz Pustaka Musik serta didukung oleh media-media musik ini tidak hanya menjadi sekadar panggung pertunjukan, tetapi juga menegaskan posisinya sebagai ruang tumbuh bagi ekosistem musik independen yang sehat, di mana karya baru dihargai dan diapresiasi secara mendalam di jantung kota Bogor.
iLive
Band – band cadas tampil di “Thrash Attack”, simak line up nya!
iMusic.id – “Thrash Attack” adalah sebuah perhelatan konser musik yang di gagas sebagai ruang pengembangan dan penguatan ekosistem musik metal. Acara yang digagas dan digelar oleh Surau Kreasi Indonesia ini menjadi pertemuan bagi musisi, komunitas dan penikmat musik keras untuk saling terhubung, berkolaborasi serta memperluas jaringan skena.

Di selenggarakan di Fairway Café, Bogor pada hari Sabtu, 9 Mei 2026, “Thrash Attack” melibatkan dan menampilkan band – band thrash nasional maupun internasional. Menghadirkan 302 (Malaysia), Antologi (Singapura), Inheritors (Malang), Divine (Jakarta), Fragor (Bogor), Traxion (Jakarta), Backsight (Bandung), Tantrum (Kab.Bogor) dan Rain of Doom (Bogor), gigs ini tidak hanya mendorong tidak hanya mendorong pertumbuhan skena metal lokal, namun juga membawa semangat pertukaran budaya dan solidaritas antara komunitas underground Asia.
Sambil memperkuat posisi kota Bogor dalam peta musik keras Nasional, konser musik “Thrash Attack” ini dilahirkan oleh Surau Kreasi Indonesia sebagai bentuk komitmen untuk menciptakan karya dan program yang relevan, berkelanjutan, serta memberikan dampak positif bagi industri kreatif dan bagi komunitas yang terlibat.
Surau Kreasi Indonesia adalah ruang kreatif yang berfokus pada pengembangan ide, karya dan kolaborasi lintas sektor industri kreatif. Surau Kreasi Indonesia hadir sebagai ruang yang mengintegrasikan kreatifitas, profesionalisme dan nilai kolaboratif. Surau Kreasi Indonesia menaungi “Surau Creative” yang bergerak di bidang event organizer yang mengerjakan gigs “Thrash Attack”, “Surau Records” sebagai label rekaman, management talent dan pengembangan talenta musik, “Bogor Underline” sebagai media yang mengangkat budaya, komunitas dan dinamika kreatif lokal serta “Nocturn” yang berfokus pada clothing dan merchandise.

Konser “Thrash Attack” didukung oleh media partner dan komunitas – komunitas kreatif seperti : Bogor Underline, Buitenzorg Metalheads, Kisruh, Kaset.id, Cadaazzdotcom, iMusic.id, Cadaazz Pustaka Musik, Intip Musik, Aku Punya Musik, JRP Production, Jam’s Music Store, Battle Vest Assault dan Fairway Café, Bogor.
Sampai jumpa di “Thrash Attack” wahai para metalhead!!
WE AWAIT YOUR ARRIVAL!
THRASH TOGETHER, ATTACK TOGETHER!!
