Connect with us

iMusic

Rilis single kedua bertajuk “Ya Kamu”, Yure Andini berharap bisa kolab dengan Ten2Five

Published

on

iMusic.id – Solois cantik asal Pekanbaru, Yure Andini, kembali merayakan eksistensinya di industri musik tanah air dengan merilis single terbaru berjudul “Ya Kamu”. Single terbaru pemilik nama lengkap Yurezca Andini Simatupang ini merupakan single solo keduanya setelah pada Oktober 2023 Yure merilis single perdana “Lagi Sayang Sayangnya”.

Masih mengangkat tema tentang rasa cinta seseorang terhadap orang yang dicintai seperti di single pertama dulu, kali ini Yure Andini lebih ditantang untuk bernyanyi dalam aransemen musik dan notasi lagu yang lebih vintage ala ala keroncong.

“Lagu “Ya Kamu” ini menceritakan kita yang lagi jatuh cinta, yang bawaannya pengen deket terus sama orang yang kita cinta, bener-bener lagi jatuh cinta aja pokoknya”, terang Yure Andini.

Fransiscus Eko yang masih bertindak sebagai eksekutif produser dan produser di single ini mengaku sengaja memberikan tantangan kepada Yure Andini untuk menaklukkan lagu pop yang notasi dan musiknya mengarahkan ke genre musik folk bahkan keroncong tersebut.

“Sebenarnya kalo disebut tantangan ya enggak juga, pada dasarnya Yure Andini punya karakter vokal yang memang mengarah ke warna musik vintage seperti “Ya Kamu” itu, jadi pas awal saya di kasi denger lagu ini sama Acoy alias M. Aditia Sahid, si penulis lagu sekaligus penata musiknya ini, saya langsung kebayang vokal Yure bakal nge-blend sama lagu ini”, Jelas Fransiscus Eko.

“Aransemen lagu “Ya Kamu” ini bernuansa vintage folk yang dikemas sedikit modern karena saya suka sama keroncong. Saya coba membuat musik vintage yang masih bisa di terima pendengar musik jaman sekarang, simple tapi masih bisa di nikmati”, jelas Acoy.

Untuk melancarkan proses pengenalan lagu “Ya Kamu” ini Yure Andini sempat diharuskan datang dari Pekanbaru ke Bogor untuk mengadakan workshop, dan seperti yang sudah di prediksi sebelumnya, vokal Yure bisa lancar dan nyaman masuk ke lagu ini.

“Lagu ini ciptaan kak Acoy, yang juga gitaris dari band Rocker Kasarunk. Ya sebelumnya memang ada workshop di bogor. Alhamdulillah, karena lagunya easy listening, gampang banget vokal aku masuk ke lagu itu, dan kalau ditanya nyaman apa enggak menyanyikan lagu ini wahh nyaman dooong, pas banget, kebetulan aku juga suka dengan musik-musik kayak gitu”, ujar Yure Andini.

⁠”Warna vokal Yure jadi unik saat di balut nuansa keroncong pop ini, ternyata Yure pun dari kecil sering di dengarkan lagu keroncong oleh orang tua nya, gaya bernyanyi Yure yang tidak on point or tempo ala ala keroncong itu, bisa di jadikan karakter yure yang lebih fresh di telinga kita saat ini, karena warna keroncong ini sudah hampir jarang sekali, dan mudah-mudahan Yure bisa jadi pioner lagu yang bernuansa seperti ini, meskipun keroncong tapi masih bisa di minati banyak orang”, terang Acoy tentang karakter vokal Yure Andini.

Masih bernaung di bawah management dan label rekaman ‘Cadaazz Pustaka Musik’, Yure Andini melanjutkan proses rekaman vokal setelah workshop tanpa memakan waktu terlalu lama dan tanpa kendala yang berarti.

“Waktu take vokal kemarin sih lancar ya, tetep ada siy beberapa kali take berulang-ulang untuk beberapa part dari notasi nya, tapi prosesnya lancar koq, proses rekaman vokalnya di direct sama mas Eko dari Cadaazz Pustaka Musik juga”, terang Yure yang di Pekanbaru dikenal juga sebagai Master of Ceremony berbagai event besar.

Bersamaan dengan perilisan single ini, Yure Andini juga meluncurkan video lirik dari single “Ya Kamu” yang bisa di tonton di Official Youtube Channel Cadaazz Pustaka Musik, sementara untuk official Video Musiknya akan di buat belakangan karena terkendala Yure Andini yang masih berdomisili di Pekanbaru saat ini.

“Kemungkinan video musik nya ada tapi kita masih rahasia-in dulu deh konsepnya, cuma ga jauh-jauh dari vibes lagu “Ya Kamu” ini siy. Ada rencana mau syuting video musiknya di kota Bandung yang punya banyak Lokasi bernuansa vintage, tapi gimana nantilah”, tutur Yure.

Single ‘Ya Kamu” adalah sebuah proses kreatif dari perjalanan Yure Andini di industri musik pop Indonesia. Memulai karir rekamannya menjadi featuring singer di single “Ambisi’ milik DR DEE, DJ asal Pekanbaru di tahun 2021, Yure Andini kemudian bertemu Fransiscus Eko yang kemudian memproduseri single debutnya berjudul “Lagi Sayang Sayangnya” di tahun 2023 dan berlanjut ke single keduanya “Ya Kamu” di penghujung 2025 ini.

Solois bersuara merdu, Yure Andini ini adalah salah satu dari banyaknya musisi berbakat asal Pekanbaru yang menyemarakkan perkembangan musik nasional seperti pendahulunya yaitu Geisha, Lyla, Enau, Ari Lesmana (Fourtwnty) dan banyak lagi. Namun begitu, Parkdrive, Ten2Five Alicia Keys dan The Corrs adalah musisi-musisi yang sangat menginspirasi Yure Andini dalam berkarir sebagai solois.

“Semoga single kedua ku bisa di terima sama pendengar musik Indonesia, khususnya yang lagi butterfly era, yang lagi happy karna jatuh cinta. Semoga single “Ya Kamu’ ini bisa membuka jalan untuk lagu-lagu aku yang lain juga, Oiya aku pengen banget kolab sama Ten2Five doong!! Yoook Ten2Five notice aku Hahahaha”, tutup Yure Andini.

Single “Ya Kamu’ dari Yure Andini sudah live dan bisa di nikmati melalui seluruh Digital Store Platform kesayangan kita semua!

Single : Ya Kamu
Vocal : Yure Andini
Song & Lyric : M. Adtia Sahid a.k.a Acoy
Production by Cadaazz Pustaka Musik
Executive Producer : Fransiscus Eko
Producer : Fransiscus Eko
Music Producer : M. Aditia Sahid a.k.a Acoy & Widianto
Vocals Recorded at AFE Studio Recording by Wahyudi
Vocal Director : Fransiscus Eko at AFE Studio
Music Recorded at Studio Lancar Jaya by M. Aditia Sahid a.k.a Acoy
Guitar. Bass, Keys, Drums played & recorded by M. Aditia Sahid a.k.a Acoy
Acoustic Guitar : Adam
Mixing by Wahyudi
Mastering by Wahyudi
Video Lyric by : Feri Ferdiansyah
Artwork by Fransiscus Eko
Grafis Photo : Christian Wibisono
Yure Andini Artist Management & Contact Person : Fransiscus Eko (081277666468)
Media Relation : Fransiscus Eko (081277666468)

iMusic

Sisca Saras bercerita tentang hubungan yang saling menyakiti di single “Katanya Cinta”

Published

on

iMusic.id – Bertepatan dengan ulang tahunnya yang ke-26, mantan anggota JKT48, Sisca Saras siap merilis single kelimanya, “Katanya Cinta”. Meskipun lagu ini sudah ada sejak tahun 2024, baru pada tahun 2025 lagu ini dipilih untuk menjadi rilisan resmi kelima Sisca. Sisca menggarap ulang lagu tersebut bersama penulis lagunya, Clara Riva.

“Lagu ini sebenarnya menjadi salah satu pilihan ketika saya akan merilis single beberapa waktu lalu, tetapi tidak terpilih dan akhirnya disimpan, Kemudian, ketika kami mencari lagu untuk rilisan kelima saya, kami langsung teringat “Katanya Cinta”. Clara dan saya mendengarkannya lagi dan membuat sedikit perubahan pada liriknya bersama-sama, tetapi kami mempertahankan melodi persis seperti saat Clara pertama kali menulisnya.” Terang Sisca Saras.

“Katanya Cinta” menceritakan kisah sebuah hubungan yang harus berakhir karena kedua belah pihak akhirnya saling menyakiti. Menurut sang solois, yang bernama lengkap Fransisca Saraswati Puspa Dewi, jika sebuah hubungan terasa menyiksa bagi kedua belah pihak, tidak ada gunanya untuk bertahan lebih lama, karena hanya akan memperdalam luka. Sisca Saras  juga mengakui bahwa tema lagu tersebut menghadirkan tantangan pribadi baginya ketika menyanyikannya.

“Bagi saya, menyanyikan lagu sedih lebih sulit daripada menyanyikan lagu gembira, dan saya merasa ini adalah lagu tersedih saya sejauh ini. Meskipun begitu, saya benar-benar tidak ingin meluapkan emosi yang berlebihan. Tantangannya adalah menyanyikannya dengan perasaan yang pas. Jadi bisa dibilang saya menyanyikan lagu ini dengan sangat hati-hati karena saya takut menangis,” kata Sisca Saras terus terang.

Melalui “Katanya Cinta,” Sisca menyampaikan pesan penting kepada para pendengar : bahwa  hubungan yang sehat adalah hubungan yang tidak menyebabkan penderitaan bagi kedua belah pihak. Memaksakan perasaan tidak akan mengubah situasi dan mungkin hanya akan menyakiti diri sendiri.

“Jika sebuah hubungan sudah terasa menyakitkan, jangan dipaksakan, Anda bisa berakhir membuat diri Anda gila. Carilah jenis cinta yang setara, karena hubungan yang sehat adalah hubungan yang membuat kita merasa tenang tidak dikejar-kejar, tidak cemas tentang apa pun.”

Dirilis pada hari ulang tahunnya, solois kelahiran 2000 ini berharap “Katanya Cinta” akan menandai berakhirnya fase melankolis dalam hidupnya. Lebih dari itu, ia berharap lagu ini dapat menjadi berkah bagi banyak orang.

“Harapan saya adalah “Katanya Cinta” dapat membawa sesuatu yang baik bagi semua orang yang terlibat dalam pembuatan lagu ini, terutama karena dirilis pada hari ulang tahun saya,” katanya. “Saya berharap dengan usia baru ini datang berkah baru, bahwa saya dapat terus menciptakan karya-karya baru, dan tidak akan ada lagi perasaan sedih.”

Sebagai single kelimanya yang dirilis di bawah WeCord Evermore Indonesia, Sisca merefleksikan perjalanan musiknya sejauh ini dan berbagi harapannya untuk masa depan.

“Saya sangat tersentuh dan sangat bersyukur bisa menjadi bagian dari WeCord Evermore Indonesia dan telah merilis lima single yang diterima dengan baik oleh para pendengar saya,” katanya. “Ke depannya, saya berharap dapat terus berkarya, selalu memberikan yang terbaik, terutama untuk para pendengar saya. Saya siap mempersembahkan karya-karya baru di tahun 2026, didukung oleh orang-orang luar biasa di samping saya. Bukan di belakang saya, tetapi di samping saya. Semoga Tuhan memberkati karier musik saya.”

Sebagai ungkapan syukur atas ulang tahunnya yang ke-26 dan pencapaiannya sebagai artis solo, Sisca juga berbagi keinginannya untuk memberikan sesuatu kembali kepada para pendengar setianya tahun ini.

“Saya berharap dapat mengadakan showcase atau konser solo, dan akhirnya memiliki album sebagai cara untuk mengucapkan terima kasih kepada para penggemar saya,” pungkasnya. “Intinya, tahun ini saya ingin lebih sering bernyanyi untuk orang-orang yang telah mendukung saya.” Tutup Sisca.

Single terbaru Sisca Saras, “Katanya Cinta,” sudah tersedia di platform musik digital mulai 24 Februari 2026.

Continue Reading

iMusic

Duo ‘Tatlo’ perkenalkan single “Last Fight”

Published

on

iMusic.id – Duo asal Jakarta, Tatlo merilis single terbarunya berjudul “Last Fight (Or Maybe I Still Try)”, sebuah lagu indie bernuansa Pop psychedelic melankolis yang merekam momen paling rapuh dalam sebuah hubungan: ketika seseorang masih berjuang, meski tahu kemungkinan untuk bertahan semakin kecil.

Dengan lirik yang ditulis oleh Vanessa Sorongan dan musik oleh Jamie Yudistira, lagu Tatlo ini bercerita tentang usaha terakhir untuk tetap tinggal, tentang memohon, menggenggam, dan mencoba bertahan di tengah rasa kehilangan yang perlahan tumbuh. Liriknya intim dan jujur, menyuarakan kegelisahan batin seseorang yang masih membutuhkan, walau hatinya terus retak.

Pada tahap produksi, Lagu ini cukup memakan waktu produksi yang cukup panjang dan telah melewati beberapa kali perubahan arransemen,secara matang akhirnya terciptalah sebuah karya yang bisa disebut sebuah inovasi bagi Tatlo dimana ketenangan dan emosional di padukan menjadi satu,serta tanpa disadari perubahan tempo pada lagu ini menjadi sebuah irama yang menghantarkan mood yang memperkuat pesan dari “Last Fight (Or Maybe I Still Try)”ini.

Flow lagu Tatlo ini mengalir pelan, memberi ruang bagi pendengar untuk merasakan kesunyian di balik setiap kata. Memperkuat rasa perpisahan yang tidak meledak, melainkan memudar, sebuah perpisahan yang terjadi diam-diam.

Lagu ini bukan tentang kemenangan cinta, melainkan tentang keberanian untuk mengakui bahwa seseorang telah memberikan segalanya, bahkan ketika akhirnya harus kalah. “Last Fight (Or Maybe I Still Try)” menjadi refleksi bagi mereka yang pernah berjuang terlalu lama, dan mencintai terlalu dalam.

Single ini kini telah tersedia dan dapat dinikmati di seluruh platform musik digital.

Continue Reading

iMusic

Sheryl Sheinafia ceritakan moment lucu lewat single “Siapa Suruh Jatuh Cinta?”

Published

on

iMusic.id – Pernah nggak sih merasakan nyaman sama orang yang sering cerita sama kalian? Awalnya mungkin cuma curhat santai, tapi lama-kelamaan kok jadi ingin ketemu terus? Logika mungkin bilang “jangan”, tapi hati nggak bisa kompromi nih! Nah cerita ini yang ingin di-capture oleh Sheryl Sheinafia melalui lagu terbarunya berjudul “Siapa Suruh Jatuh Cinta”.

Single “Siapa Suruh Jatuh Cinta?” dari Sheryl Sheinafia menggambarkan momen tak sengaja di mana logika mulai melambat dan perasaan diam-diam mengambil alih. Awalnya biasa saja, sekadar curhat, lalu entah bagaimana jadi ingin bertemu terus, lebih peka, dan akhirnya sadar bahwa perasaan itu sudah terbaca satu per satu.

“Siapa Suruh Jatuh Cinta? adalah lagu buat kamu yang awalnya nggak pernah ada niat jatuh cinta, tapi tiba-tiba keterusan hehehehe. Mulainya dari hal-hal kecil yang kelihatannya chill, sampai akhirnya kok jadi lebih dari sekadar sahabat. Canggung, jujur, tapi juga bikin ketawa lebih lepas,” cerita Sheryl Sheinafia.

Menurut Sheryl Sheinafia, Secara emosional, lagu ini hadir sebagai teman di segala suasana. Didengarkan saat galau bisa jadi penghibur, saat bahagia jadi penambah rasa, dan saat bengong bisa bikin senyum-senyum sendiri. Sheryl menyebut lagu ini sebagai lagu “lucu” yang relevan di berbagai kondisi.

Single ini ditulis langsung oleh Sheryl Sheinafia dan diproduseri oleh Will Mara. Di balik nuansanya yang ringan, “Siapa Suruh Jatuh Cinta?” juga membawa pesan tersembunyi, yakni menormalkan ekspresi afeksi tanpa rasa takut terlihat norak atau cringe.

“Siapa Suruh Jatuh Cinta?” sudah dapat menjadi teman bagi yang pernah tak sengaja jatuh cinta dengan kekasihnya di Februari ini.

Continue Reading