Connect with us

iMusic

“Tak Setia” Jadi single pembuka “The Virgin” di awal tahun 2023.

Published

on

iMusic – The Virgin yang beranggotakan Mita dan Dara, Maret 2023 merilis single terbaru mereka bertajuk “Tak Setia”. Kali ini, pencipta lagu dipercayakan kepada Dara.

Mita, mengatakan percaya rekannya itu dapat menciptakan lagu bagus untuk The Virgin. Menurut Mita, saat pertama kali Dara menemukan notasi lagu terbaru yang dirilis ini, ia bertanya kepada Dara terkait musik seperti apa untuk melengkapi lagu tesebut.

“Neng Dara mau seperti apa musiknya? Tapi, aku sudah kebayang sih, karena lagunya kan melow,” jadi aku masukkan instrumen piano. Pokoknya kemasan musiknya itu berkonsep pop beauty. Kita tambahin juga beberapa influence musik yang merebak saat ini. Kita ngga ngikutin TikTok, tapi menggabungkan beberapa influence yang berkembang saja, dibantu Mas Wawan TMG,” tutur Mita.

Penggarapan lagu – lagu The Virgin sejak awal memang melibatkan Ariem Cristiawan alias Wawan TMG. Sebagai aranger di Republik Cinta Management (RCM), Wawan juga dikenal sebagai basis di grup Mahadewa pimpinan Ahmad Dhani.

“Mas Wawan dari awal bantu aransemen The Virgin, karena dia kan  emang Music Director di RCM,” tegas Mita.

Lagu “Tak Setia” merupakan lagu kedua yang diciptakan Dara. Sebelumnya Dara pernah menciptakan lagu berjudul “Egois” dirangkaian album Positive Negative (2014). Menurut Dara Lagu terbarunya ini “Tak Setia” musiknya lebih slow dibanding single “Egois” yang lebih nge-beat.

Dara menyebutkan bahwa kekuatan lirik di lagu ini lebih universal bisa ke pasangan seperti kesetiaan kekasih yang di duakan, atau bisa juga ke keluarga, seperti anak yang ditinggal orang tua.

“Tapi disini aku lebih merasa sebagai orang yang ditinggalkan gitu, misal anak yang kehilangan kasih sayang orang tua. Ya, ada pengalaman pribadi juga, ada dari curhatan sahabat. Tapi yang jelas, aku membuat lagu ini mendapatkan support luar biasa dari ‘Virginity’ (sebutan untuk fans fanatik The Virgin).Jauh-jauh hari mereka sudah ‘mension’ di medsos untuk segera merilis karya baru di tahun 2022, namun karena kesibukan aku dan juga Mita, baru tahun 2023 ini dapat terlaksana untuk dirilis, “ ungkap Dara.

Selain itu menurut Dara untuk musiknya tetap berciri khas The Virgin, tapi lebih modern dan bernuansa millenial. Artinya disesuaikan dengan pangsa pasar musik sekarang.

Video klip single terbaru The Virgin ini telah rampung digarap oleh sutradara Norman dari Rata Kanan, dengan mengambil lokasi syuting di daerah Cisarua, Bogor, Jawa Barat. Adapun konsep video klipnya dikemas simple dan to the point, karena keterbatasan durasi.

“ Ya, kali ini konsep video klipnya dibikin berbeda, kita menghindari konsep sinetron, karena durasi juga terbatas, jadi kita kemas semaksimal mungkin. Alur ceritanya kalau sinetron kan endingnya lama, nah kalau ini dibikin simpel dan to the point aja., “terang Dara.

Dalam Video klip tersebut Dara digambarkan sebagai sosok yang kehilangan kasih sayang ayahnya sejak kecil. Saat dewasa Dara akhirnya dipertemukan dengan lelaki yang menjadi ayah biologisnya. Sementara, sosok ayah dalam adegan video klip tersebut diperankan oleh aktor kawakan, Petrus Anspot.

“Harapannya semoga single terbaru persembahan dari kami The Virgin “Tak Setia” yang merupakan rangkaian dari single-single yang nantinya akan dirilis juga menuju album The Virgin yang baru, dapat mengobati kerinduan para fans kami Virginity di manapun berada, dan tentunya semua bagi para penikmat musik The Virgin. I Love U All…Maju Terus Musik Indonesia, “tutup Mita. (FE)

iMusic

“Sasa Puspa” Rilis Debut Single-nya “Menunggu di Batas Rindu”.

Published

on

iMusic.idSasa Puspa merilis debut Single-nya yang berjudul “Menunggu di Batas Rindu”. Single debut ini bercerita tentang kerinduan dan menunggu seseorang yang tidak ada secara fisik, tetapi ingatannya selalu ada dalam pikiran.

Ekspresi emosi kerinduan, gelisah, dan perjuangan untuk tetap berharap dan sabar saat menantikan kedatangan mereka. Liriknya juga menggambarkan perasaan hangat dan nyaman dalam mengenang momen-momen bersama orang tersebut, meskipun dihadapkan pada tantangan jarak dan waktu.

Produksi Single ini melibatkan Sasa Puspa (vocal), Theja Fatassena (Writer dan Composer) dan Asback (Arranger). Musik dengan vibes melankolis ini didampingi oleh artwork dari Lulu Khansa dan Indrayadi Ganefi.

Shot with OldRoll Classic M.

Tentang Sasa Puspa

Seorang solois berbasis di Jakarta Selatan, Sasa Puspa memancarkan suara lembut. Sasa menginterpretasikan lagu dengan yang penuh emosi, mempersembahkan setiap lirik dengan kelembutan.

Dengan akar musik yang kaya dari Indonesia, Sasa menggabungkan elemen-elemen folk, indie, dan R&B untuk menciptakan suara yang memikat dan otentik. (FE)

Continue Reading

iMusic

Luncurkan Album Kedua, “Everlast”, “Fabio Asher” Mengeksplorasi Perasaan.

Published

on

iMusic.idFabio Asher, salah seorang musisi yang tak asing lagi di dunia musik, akan meluncurkan album keduanya yang sudah sangat dinantikan bertajuk “Everlast“. Dalam pernyataannya, Fabio menyampaikan bahwa album ini menjadi sebuah manifestasi dari harapannya untuk menciptakan suatu karya yang abadi, sebuah karya yang dapat dikenang selamanya.

Dengan mengangkat single “Mahir Memberi Luka” secara fokus single, kali ini Fabio Asher juga memberikan sebuah jembatan yang manis menuju album Everlast yang menjadi rumah juga bagi single ini

“Everlast” tidak sekadar menjadi judul album, tetapi juga menjadi inti dari pesan yang ingin disampaikannya. Ada 10 lagu yang sudah dipersiapkan, setiap lagu memiliki ciri khasnya sendiri, mulai dari aransemen yang menawan, tema lagu yang mendalam, hingga genre yang beragam, yang belum pernah ditunjukkan oleh Fabio sebelumnya.

Fabio berharap agar setiap Lagu yang ditulis dan dinyanyikannya menjadi sebuah pesan yang tak akan pernah pudar, melainkan akan terus hidup dan dikenang di masa depan. Ia percaya bahwa musik memiliki kekuatan untuk menghubungkan manusia dengan berbagai cerita kehidupan, dan album ini merupakan upayanya untuk menjadi bagian dari suatu kenangan yang abadi bagi para pendengarnya.

Melalui album ini, pendengar akan diantar melalui perjalanan emosional yang mendalam, dari lantunan melodi yang menggetarkan hati hingga lirik yang mendalam.

Setiap lagu dalam “Everlast” bukan hanya sekedar rangkaian nada dan lirik, tetapi juga memiliki cerita yang akan meresap ke dalam ruang hati pendengar, siap untuk menemani mereka dalam setiap fase kehidupan.

Fabio mengajak para pendengar untuk meluapkan perasaan mereka melalui karyanya. Ia berharap bahwa album ini akan menjadi bagian dari perjalanan hidup mereka, menjadi sebuah jawaban dan penghiburan yang abadi. Seperti hal nya lagu “Mahir Memberi Luka” yang menjadi single andalan di album ini, yang juga memberi sebuah cerita yang berbeda dalam album ini.

Lagu “Mahir Memberi Luka” dari album “Everlast” ini sudah bisa didengarkan secara serentak di seluruh platform musik digital. Semoga kalian semua bisa suka dengan lagu-lagunya dan tiap lagu bisa mewakili berbagai perasaan kalian. Selamat mendengarkan ! (FE)

Continue Reading

iMusic

Lanjutkan Perjalanan EP “Sejiwa”, “The Groove” Perkenalkan “Jangan Tanya”.

Published

on

iMusic.id – Melanjutkan perjalanan EP ‘SEJIWA’ yang rilis tahun lalu, THE GROOVE ingin memperkenalkan ‘JANGAN TANYA’ sebagai single ketiga setelah “Lebih Indah” dan “Sejiwa” yang sebelumnya sukses diterima dengan baik oleh pecinta musik Indonesia.

Lagu yang dibawakan bersama Tiara Effendy sebagai featuring vocalist ini memliki cerita yang sangat relate-able dengan banyak pendengar. Tentang sepasang kekasih yang mengawali hubungannya sebagai teman baik, saling mengagumi dan tanpa disadari perlahan cintapun menghampiri di antara mereka. Ketika cinta itu terjadi, tidak usah dipertanyakan mengapa? Ikuti saja arahNya, jalani saja .

‘JANGAN TANYA’ merupakan lagu pertama yang direkam untuk EP ‘SEJIWA’, dikomposisikan Reza (vokal) bersama Ari Firman (bass) yang didukung oleh deretan musisi di divisi string yang diaransemen oleh Ari Firman dan Ava Victoria serta direkam secara live oleh string quartet asal Bandung : Widya (cello), Rama (violin), Fadliansyah (violin 2) dan Agung (viola).

Aransemen vokal yang indah jugad didukung oleh Irvnat sebagai vocal director yang menambah suasana romansa untuk merepresentasikan pesan yang ingin disampaikan.

Perilisan lagu ini bersamaan dengan tayang perdana video lirik yang sudah bisa ditonton di kanal Youtube THEGROOVE Channel 1997 yang dikerjakan bersama Team Heijmma Collective Production dan Dichod.

Semua lagu di EP Sejiwa juga sudah dibisa didengarkan di semua Digital Store Platform dan semoga dapat dinikmati dengan baik oleh pecinta musik Indonesia. (FE)

Continue Reading