“Yobis” hadirkan kemandirian musikal disingle “Dismiss Ending”.

“Yobis” hadirkan kemandirian musikal disingle “Dismiss Ending”.

iMusic – “Dismiss Ending”, sebuah single multi tafsir perdana dari “Yobis”. Pada mulanya ide penciptaan lagu bernuansa energik ini muncul ketika Yobis remaja. Pada masa itu Yobis bergabung dalam sebuah band asal Malang yaitu Breaking Band, dimana Yobis merupakan seorang vokalis dan basis dalam formasi band tersebut.

Singkat cerita, lagu Dismiss Ending sempat akan digarap lebih lanjut oleh Breaking Band di tahun 2012, namun lagu ini tidak berhasil terealisasi karena banyaknya kendala yang dialami Breaking Band pada masa itu. Kemudian di akhir tahun 2019 lagu Dismiss Ending kembali digarap dengan serius oleh Yobis menggunakan konsep baru dengan formasi solo.

Lagu Dismiss Ending sendiri bercerita tentang mencintai tiada akhir, sekalipun orang yang kita cintai belum membuka hatinya untuk kita. Yobis berpendapat bahwa bila kita mencintai seseorang, kita harus senantiasa memperjuangkannya.

Bagi Yobis tak ada kata menyerah meski ada keraguan dalam diri sang pujaan hati terhadap kita, karena sang pecinta sejati akan senantiasa berjuang dengan cara menunjukkan niat dan cinta yang tulus hingga sang pujaan hati benar-benar yakin dan berani membukakan hatinya untuk kita. Terlepas dari makna lagu yang telah dijabarkan, Yobis mengaku tetap terbuka dengan adanya penafsiran lain terhadap lagu Dismiss Ending ini.

Lagu yang diproduksi secara mandiri oleh Yobis ini merupakan curahan hati dirinya sendiri yang dituangkan dalam lirik dan nada. Begitu pula dengan penggarapan visualnya, Yobis meminta kekasihnya sendiri (Gitta) untuk mengisi video klipnya sebagai seseorang yang sangat dipuja olehnya.

Kemudian gambar ikon perempuan berbaju merah yang ditampilkan pada sampul depan lagu Dismiss Ending merupakan lambang perempuan yang sangat menggoda namun sangat sulit didapatkan hingga memerlukan waktu bertahun-tahun untuk memikat hatinya. Karena lagu ini berbicara tentang perjuangan dalam mendapatkan cinta, maka konsep video dan audionya dirancang seenergik mungkin dan penuh warna untuk menggambarkan perasaan menggebu-gebu dan penuh semangat. (FE)


Related Articles

Fenomena “Runtuh” Kolaborasi Feby Putri dan Fiersa Bersari di dunia maya.

iMusic – Musisi muda berbakat, Feby Putri, yang sempat menggemparkan dunia musik lewat lagu viralnya yang berjudul ‘Halu’, bulan Oktober

Payung Teduh Tersandung Masalah Hak Cipta Di Video Lagu Akad

Video clip Payung Teduh “Akad” sempat viral dan trending pertama, namun tiba – tiba video tersebut hilang dari YouTube. Dalam

Ayat Ayat Cinta in Concert “Kebanjiran” 4 Diva Indonesia

iMusic – Konser musik spektakuler akan di gelar pada penghujung akhir tahun 2017. Konser itu tidak tanggung-tanggung akan menghadirkan 4