iLive
JIS kebanjiran 65 ribu Baladewa di Pesta rakyat 30 Tahun Berkarya “DEWA 19”.
Published
3 years agoon
By
Frans EkoiMusic – Pertunjukan musik dari musisi legendaris Indonesia DEWA 19 yang bertajuk “Livin’ by Mandiri Presents Pesta Rakyat 30 Tahun Berkarya DEWA 19” di Jakarta International Stadium yang berlangsung Sabtu, 4 Februari 2023 sukses menghibur lebih dari 65,000 penonton baladewa dan baladewi yang hadir memenuhi stadion terbaru di Jakarta, Jakarta International Stadium (JIS). Acara ini turut didukung oleh Citilink, Telkomsel Halo+, Le Minerale dan Teh Pucuk.
Semangat antusias para penonton terlihat sejak memasuki arena konser dengan tertib demi menyaksikan penampilan dari sang idola yang telah siap menghibur seluruh pengemar DEWA 19 di ibu kota Jakarta.
Livin’ by Mandiri Presents Pesta Rakyat 30 Tahun Berkarya DEWA 19 menjadi konser terbesar di Jakarta International Stadium yang patut diapresiasi dengan baik dari Redline Kreasindo, didukung oleh PT Jakarta Propertindo (Perseroda) atau Jakpro. Acara telah berjalan dengan lancar dan sukses sejak awal dimulai hingga selesai.

Adapun hal yang patut di apresiasi bahwa penyelenggaraan konser acara ini Zero Accident atau tidak ada korban jiwa sama sekali, hal tersebut menjadi faktor utama dan terpenting dalam pelaksanaan event konser yang melibatkan puluhan ribu penonton setelah masa pandemi.
Rionaldo Liputo selaku CEO Redline Kreasindo mengungkapkan “Terima kasih kepada semua baladewa – baladewi dan seluruh tim yang terlibat dalam Pesta Rakyat 30 Tahun Berkarya DEWA 19, pada Sabtu, 4 Februari yang lalu. Eventnya telah berjalan dengan lancar dengan zero accident atau tidak ada korban jiwa, hal terpenting yang kita jaga bahwa keselamatan semua yang terlibat, baik untuk semua penonton dan seluruh tim yang bertugas menjadi faktor yang terpenting dan utama bagi kami selaku penyelenggara acara, tercatat laporan dari tim medis hanya ada beberapa penonton yang kelelahan karena lama berdiri selama acara, meskipun pada saat pelaksanaan terdapat hal – hal yang terjadi di luar kuasa kami, kami menyadari bahwa dalam menjalankan konser berskala stadion terbesar di Jakarta sudah pasti akan mempunyai tantangan tersendiri, terlepas dari kata sempurna, kami akan selalu membuat eveluasi secara menyeluruh untuk pembelajaran sebagai catatan internal untuk lebih baik lagi kedepannya”.

Jakpro disisi lain juga turut mendukung kegiatan perdana Pesta Rakyat yang berlangsung di JIS. Persiapan pun dilakukan sebaik-baiknya bersama dengan para tenaga profesional yang berpengalaman. “Kami juga turut mengucapkan terima kasih kepada perangkat kewilayahan yang ikut mendukung secara aktif kelancaran acara mulai dari tahap persiapan hingga penyelenggaraan acara. Segala masukan menjadi pelajaran berharga untuk perbaikan di waktu yang akan datang.
Demikian halnya terkait kritik dan saran yang disampaikan, khususnya setelah acara berlangsung, hal tersebut menjadi catatan perbaikan untuk penyelenggaraan acara (event) selanjutnya.” Jelas Syachrial Syarif, VP Corporate Secretary Jakpro. Kegiatan yang telah berlangsung ini juga sekaligus memberikan rujukan pengalaman kepada para mitra penyelenggara agar kegiatan yang berlangsung di JIS menjadi lebih baik kedepannya.
Melibatkan 65,000 penonton menjadi prestasi luar biasa bagi (JIS), yang merupakan arena stadion bola sekaligus venue konser terbaru di Jakarta. Meskipun terjadi kepadatan arus pulang seusai acara, kondisi tersebut merupakan hal yang wajar terjadi karena secara bersamaan penonton keluar menuju area parkir ataupun shuttle bus yang telah disiapkan untuk para penonton. Pihak penyelenggara Redline Kreasindo dan pihak penyedia venue Jakpro, memahami kondisi yang terjadi mengingat ini merupakan konser terbesar pertama yang pernah dilakukan di JIS.
Sebagai pihak penyelenggara dan penyedia venue kami mohon maaf atas kejadian yang terjadi saat arus kepulangan setelah selesai acara, kedua belah pihak baik dari pihak Redline Kreasindo dan Jakpro akan mengevaluasi secara keseluruhan agar kedepannya penyelenggaraan event serupa bisa berlangsung lebih baik lagi.

Rionaldo Liputo menambahkan “Mengenai lahan parkir sebenarnya kita telah membagikan informasi kantong parkir untuk mobil & motor yang terdapat di beberapa titik. Selain itu, penonton juga dapat menggunakan shuttle bus yang sudah disiapkan penyelenggara agar tidak terjadi penumpukkan kendaraan di lokasi acara, namun masih terdapat banyak parkir liar di sekitar lokasi acara sehingga menyebabkan arus keluar dari stadion menjadi tersendat. Hal ini pula yang menjadikan shuttle bus yang seharusnya membawa para penonton kembali ke kantong parkir ikut tersendat. Menanggapi informasi lainnya tentang issue yang beredar mengenai tiket double print, setelah kami check dengan pihak internal kami, bahwa tidak ada sama sekali double print atau double ticket, namun terdapat seat number dan row yang sama di Wing Selatan dimana wilayah Pintu Selatan terbagi menjadi 3 area Pintu masuk, yaitu Pintu Selatan Kiri, Pintu Selatan Tengah dan Pintu Selatan Kanan, kami mohon maaf apabila terjadi miskomunikasi dalam penunjuk arah yang kami buat kurang maksimal dan akan menjadi pembelajaran untuk kami pada event yang akan datang.”
Livin’ by Mandiri presents Pesta Rakyat 30 Tahun DEWA 19 di Jakarta International Stadium menjadi catatan penting sejarah pada kuartal pertama di tahun 2023 di Indonesia. DEWA 19 dengan tata panggung yang megah yaitu 10 layar LED berukuran raksasa dan kapasitas Sound System 400,000 watt telah sukses menghibur dengan 37 lagu Hits yang telah memukau seluruh baladewa dan baladewi yang ikut sing a-long selama acara berlangsung, perayaan konser istimewa dengan 4 vokalis dan 5 Drummer, menampilkan kejutan bintang tamu Elvy Sukaesih, Andre Taulany, The Lucky Laki dan Mulan Jameela. (FE)
You may like
iLive
Musikal Perahu Kertas segera digelar sebentar lagi, yuk ramaikan!!
Published
2 weeks agoon
January 25, 2026By
Frans Eko
iMusic.id – Kisah Kugy dan Keenan, dua tokoh ikonis dari novel legendaris “Perahu Kertas” karya Dee Lestari akan segera hadir dalam format pertunjukan musikal. Dipersembahkan oleh Indonesia Kaya dan Trinity Entertainment Network berkolaborasi dengan Trinity Youth Symphony Orchestra (TRUST), “Musikal Perahu Kertas” akan dipentaskan pada 30 Januari hingga 15 Februari 2026 di Ciputra Artpreneur, Jakarta, dengan total 21 pertunjukan.

“Musikal Perahu Kertas” akan membawa penonton kembali pada kisah Kugy dan Keenan, dua jiwa muda yang sama-sama lahir dengan darah seni. Kugy, yang sadar bahwa realita tak seindah itu, memilih untuk menciptakan dongeng sebagai zona nyamannya. Sementara Keenan, pelukis muda yang jenius, hidup di bawah bayang ekspektasi ayahnya, mencari jalan untuk bebas mengekspresikan diri meskipun dunia menuntutnya menjadi orang lain. Ketika keduanya bertemu di antara miliaran manusia, seolah semesta memberi jeda. Keduanya bertemu dalam perjalanan hidup yang penuh pilihan, mimpi, dan perasaan yang tidak selalu mudah diungkapkan. Tapi jauh di dalam hati, mereka percaya bahwa suatu hari nanti cerita dan karya mereka akan saling menemukan, seperti hati dan mimpi yang ditakdirkan untuk bertemu.
Mengangkat tema ‘Hidupkan Lagi Mimpi-Mimpi’, “Musikal Perahu Kertas” ini menjadi debut Trinity Entertainment Network di panggung musikal, sekaligus wujud komitmen jangka panjang Indonesia Kaya dalam menumbuhkan seni pertunjukan Indonesia. Adaptasi ini menghadirkan pengalaman panggung yang memadukan musik, sastra, dan teater, dalam satu perjalanan emosional yang hangat dan relevan bagi banyak orang.

Selain dua tokoh utama, Alya Syahrani, yang memerankan Kugy dan Dewara Zaqqi, pemeran Keenan, “Musikal Perahu Kertas” juga melibatkan 38 orang pemeran dan 20 orang tim kreatif yang ikut menyemarakkan panggung dan menguatkan kisah dan pesan yang disampaikan oleh cerita ini.
Keseluruhan proses produksi hingga kelancaran hari pertunjukan ini tak lepas dari tangan para produser pementasan ini, yaitu Billy Gamaliel, Eunike Elisaveta dan Chriskevin Adefrid. Sementara itu dari sisi artistik, “Musikal Perahu Kertas” menghadirkan konsep panggung berputar dengan permainan layer dan transisi visual yang dinamis.

Musikal Perahu Kertas akan menampilkan 21 lagu yang memperkuat narasi, termasuk dua lagu yang telah dirilis di berbagai platform digital, Miliaran Manusia dan Agency, dengan video lirik yang tersedia di YouTube. Untuk menjaga stamina dan kualitas penampilan selama rangkaian pertunjukan, tim produksi menerapkan sistem alternate cast pada empat jadwal pertunjukan, yaitu 3, 4, 10, dan 11 Februari 2026 pukul 19.30 WIB, serta menyiapkan swing performer dari Swargaloka.
Sebanyak 21 pertunjukan Musikal Perahu Kertas akan dapat disaksikan oleh lebih dari 23.000 penonton. Tiket pertunjukan masih tersedia dan dapat dibeli melalui loket.com/musikalperahukertas. Sebagai salah satu momen istimewa, penonton juga akan disuguhkan penampilan spesial dari Dee Lestari pada pertunjukan tanggal 30 dan 31 Januari 2026.

Dengan kolaborasi lintas disiplin, eksplorasi artistik yang matang, serta semangat untuk menghidupkan kembali mimpi-mimpi, Musikal Perahu Kertas diharapkan menjadi tonggak penting dalam perjalanan industri musikal Indonesia.
iLive
Buitenstage Vol 2, satukan band band indie berbagai daerah
Published
3 weeks agoon
January 18, 2026By
Frans Eko
iMusic.id – Platform live performance terkurasi ‘Buitenstage’ yang memasuki volume ke-2, sukses digelar pada hari Jumat, tanggal 16 Januari 2026 lalu. Bertempat di Kopi Wangsa Bogor, acara yang digagas oleh Buitenfest dan Cadaazz Pustaka Musik ini menghadirkan sederet musisi indie lintas generasi dari berbagai kota, diantaranya Swazta dan Man Sinner asal Jakarta, Hurtslaves asal Depok, serta USIX dan Ambarila mewakili tuan rumah Bogor.

Sesuai dengan jargon ‘Buitenstage’ yaitu “Amplify Your Music”, platform ini kembali menegaskan perannya sebagai ruang temu bagi musisi, media dan audiens dalam menghadirkan pengalaman live yang intim, relevan, dan berakar pada semangat skena independen.
“Acara ini adalah konser musik dengan konsep gigs, digelar se-intim mungkin tanpa jarak antara musisi yang tampil dan penonton yang hadir. ‘Buitenstage’ di dukung oleh teman – teman jurnalis musik nasional yang selama ini selalu support terhadap musisi tanah air lewat tulisan, jadi kalau teman – teman musisi punya karya baru bisa menjadikan “Buitenstage” sebagai etalase dan ruang memperkenalkan karya barunya”, jelas Fransiscus Eko dari Cadaazz Pustaka Musik.

Edisi kedua Buitenstage yang dipandu host Qenny Alyano (Bolehmusic) dan Yogi Hutabarat (Buitenfest) ini dibuka dengan penampilan Swazta, unit city pop asal Jakarta yang langsung menghangatkan malam itu dengan barisan lagu yang easy listening namun penuh energi. Band yang dibentuk pada akhir 2025 ini membawakan lagu-lagu yang masuk dalam debut EP mereka dengan rapi dan terkonsep, termasuk lagu andalan “Di Bawah Langit Senja” yang menampilkan tema refleksi dan mimpi.

Tanpa jeda panjang, setelah Swazta giliran Man Sinner mengambil alih panggung. Tanpa basa-basi, ‘laga tandang’ kuartet asal Cakung (jakarta Timur) pengusung skate punk ini langsung menggetarkan panggung Buitenstage dengan barisan lagu bertempo cepat dan penuh energi, termasuk nomor kolaborasi mereka dengan vokalis Rebellion Rose. Band yang konsisten menyuarakan isu-isu sosial, lingkungan, perlawanan terhadap diskriminasi dan pesan perdamaian ini seakan menjadi penghangat cuaca Bogor yang malam itu cukup dingin menusuk.

Tensi tidak lantas menurun saat Man Sinner turun panggung dan digantikan oleh Hurtslaves dengan musik yang sarat gitar terdistorsi, dentuman bass dan drum yang menghentak. Unit alternative rock asal Depok yang dikenal dengan lirik emosional dalam benang merah musik rock ini sukses membawakan materi orisinil mereka, termasuk single debut yang berjudul “I See A Stranger” dan single terbaru “Kelu” dengan rapi dan solid.

Setelah adrenaline audiens dipacu dengan setlist bertempo rapat, tiba giliran band-band tuan rumah Bogor membawa suasana ke dimensi yang berbeda. USIX yang mengusung musik bernuansa jazzy ini membuat suasana ‘mencair’. Tanpa malu-malu, USIX langsung membawakan single terbaru mereka yang berjudul “Pupus” sebagai pembuka dan ‘memaksa’ audiens untuk sing a long – membawa suasana semakin intim.

Ambarila yang didaulat menjadi penutup Buitenstage volume ke-2 ini tampil dengan deretan lagu bernuansa vintage, termasuk diantaranya single terbaru ‘Hajumari’ dan ‘Tuning Song’. Unit yang memasuki fase baru perjalanan dari format duo dan kini berkembang menjadi band penuh ini tampil interaktif dengan pendekatan ‘story telling’ khas mereka. Hal ini membuat audiens bukan sekedar menonton, tapi bagian menjadi bagian dari show mereka.

Melihat antusiasme penonton yang hadir pada malam itu, semakin menegaskan bahwa ruang kreatif seperti ini sangat dibutuhkan. Kolaborasi antara venue yang suportif, line up yang terkurasi dengan baik, penyajian acara yang terorganisasi dengan bapik serta antusiasme sambutan hangat penonton menjadikan platfom ini sebagai salah satu agenda musik yang patut dinantikan kehadirannya kembali.
“Buitenstage lahir dari pemikiran sederhana; momen dan emosi saat musisi memainkan karya secara langsung di depan audiens adalah sesuatu yang tak bisa digantikan oleh layar apapun. Digital itu penting, tapi koneksi langsung antara musisi dan pendengarnya adalah yang utama. Melalui kolaborasi antara musisi, media, label musik dan manajemen artis dalam Buitenstage ini harapannya dapat memperluas jangkauan karya musisi independent dan ngasi dampak positif bagi ekosistem musik”, tutup Anang dari Buitenfest.
Salam musik dan musisi Indonesia.
iLive
Kolaborasi para Beauty Pageant dan Safari Bazaar 16 berlangsung meriah
Published
2 months agoon
December 14, 2025By
Frans Eko
iMusic.id – Safari Bazaar yang di inisiasi oleh Rahasia Investasi Sukses (RINS) dan Komunitas Bisnis (Kombis) telah memasuki putaran ke 16. Digelar serentak mulai tanggal Rabu – Kamis, 26-27 November 2025 di hunian Sahid Sudirman Residence, Jumat – Sabtu, 28 – 29 November 2025 di hunian Maple Park Sunter dan di hunian Signature Park Grande, Cawang, Jaktim, Sabtu – Minggu, 29 – 30 November 2025 di Victoria Square, Tangerang dan Jumat – Sabtu, 5 – 6 Desember 2025 di Permata Hijau Suites, Jaksel.

Kegiatan Safari Bazaar ini masih terus dilaksanakan untuk mendukung pergerakan perekonomian nasional dan memberikan kesempatan bagi pelaku bisnis dari berbagai sektor usaha untuk memasarkan produk mereka plus tetap selalu konsisten mendukung perputaran perekonomian nasional melalui kegiatan yang mempertemukan pelaku usaha dagang dan konsumen di areal proyek hunian atau apartemen tersebut,
Ruby Herman selaku Presdir RINS Kombis melihat kegiatan yang berdampak baik bagi para pelaku UMKM tersebut terus mengalami peningkatan dari mulai antusiasme pengunjung, konsep acara bazaar dan peserta nya,
“Perkembangan Safari Bazaar ini sangatlah seru, kegiatan ini bisa meningkatkan omzet serta networking pesertanya. Antusiasme pengunjung sampai di putaran 16 ini juga sangat luar biasa, Selain bisa menjadi wadah penggerak ekonomi lokal, seluruh rangkaian Safari Bazaar dari awal sampai sekarang jadi sarana memperluas ekosistem bisnis yang berkelanjutan apalagi bazaar ini juga dikemas sedemikian rupa menyajikan banyak acara – acara menghibur Lainnya”, tegas Ruby Herman.

Ruby Herman juga menjelaskan bahwa Safari Bazaar putaran 16 ini masih di meriahkan dengan berbagai konsep hiburan termasuk tetap hadirnya para beauty pageant sebagai partner yang ikut terlibat di berbagai kegiatan seperti putaran – putaran sebelumnya.
“Banyak kejutan seru serta promo – promo menarik saat Safari Bazaar putaran 16 berlangsung. Banyak performance dari Anak – anak muda yang menunjukan bakat mereka saat acara ini digelar. Pada Safari Bazaar kali ini kita tetap berkolaborasi dengan para beauty pageant yang mana para beauty pageant tersebut kita beri ruang untuk Beauty bisa menunjukan bakat mereka seperti nyanyi menari dan juga main angklung bersama plus bisa bertemu dengan fans – fans mereka. Kita open network dan kolaborasi mendukung potensi bakat dan minat serta menjadi platform buat networking di market place. Jadi bisa berkolaborasi mewujudkan advokasi masing masing Beauty Pageant. Beauty pageant tetap jadi salah satu highlight untuk untuk nambah daya tarik acara, kita libatkan aura elegan plus hospitality dari teman-teman pageant. Support dari RINS Kombis buat para beauty pageant juga masih kuat, baik dari fasilitas, kesempatan tampil, sampai ruang untuk publikasi personal branding. Kita saling support sih, intinya mereka bantu meramaikan dan mempercantik event, dan event bantu mereka bangun exposure. Win-win vibes banget khan”, tambah Ruby Herman.
Sementara itu Nagia Halisa, Miss Tourism International Indonesia 2024 sebagai Juru Bicara RINS Kombis yang terlibat di Safari Bazaar putaran 16 ini mengaku sangat excited terlibat dan berkolaborasi di ajang bazaar yang berlangsung dua bulan sekali ini.

“Safari Bazaar putaran 16 ini vibes-nya makin matang, makin rapi, dan makin “kebaca” aura event yang udah punya karakter sendiri. Mayoritas peserta yang udah ikut dari putaran sebelumnya sih happy, mereka bilang Safari Bazaar itu crowd-nya “aman,” penjualan Bagus, dan ambience-nya bikin mereka betah. Banyak juga yang bilang kalau Safari Bazaar itu jadi tempat yang pas buat naikin exposure bisnis mereka, apalagi buat UMKM yang baru mulai, yang paling sering mereka apresiasi tuh : keramahan panitia plus adanya hiburan dan aktivitas yang bikin venue nggak flat”, jelas Nagia Halisa.
Selain Nagia Halisa, beberapa beauty pageant yang menyemarakkan Safari Bazaar putaran 16 adalah : Lulu Zaharani (Putri Indonesia Pariwisata 2023), Karen Nijsen (Model Dan Influencer) Priskila Jelita (Miss Favorite Universe Indonesia Jabar 2023), Ratih Widiartha (Miss Universe Jabar Indonesia 2023)
Noland Liberty (Puteri Pariwisata Indonesia 2021), , Monica (Finalis Miss Grand Tourism Indonesia 2024), Hilda Karolina (Miss Teen Tourism 2024), Yudha Ariyanto (Duta Kopi Indonesia lingkungan 2025), Iqbal Syammarry (Putra Pariwisata Nusantara Kesehatan Indonesia 2024), Mahadewi Mega (Putri Wastra Nusantara 2024), Najwa (Miss Cultural Indonesia 2025).

Di Safari Bazaar putaran 16 ini ada berbagai trik baru yang mulai diterapkan penyelenggara demi membuat ajang bisnis ini makin menarik.
“Di Safari Bazaar putaran 16 ini ada konsep atau strategi baru biar penghuni dan masyarakat umum tertarik untuk datang, kita lagi push konsep experience-based bazaar, jadi bukan cuma datang-belanja–pulang, contohnya : ada small performance atau mini talent show, jadi crowd dengan tenant berkolaborasi buat bikin promo bareng, intinya, Safari Bazaar putaran 16 ini pengen lebih “ramai tapi terarah dan lebih fun”, ujar Ruby Herman.
Menghadapi Safari Bazaar putaran 17 yang akan berlangsung di bulan Ramadhan tahun depan, pihak RINS Kombis dan lima proyek hunian tentu saja telah menyiapkan beberapa terobosan.

“Safari Bazaar putaran 17 akan berlangsung di akhir february dan awal maret 2026, banyak ide – ide yang pasti akan lebih seru, lebih heboh karena akan kolaborasi dengan Pihak Perbankan dan juga para Gen Z yang Kreatif. Karena bazar ke 17 diadakan pada Bulan Ramadhan kemungkinan kita akan berikan Idea baru agar bazaar ke 17 ini akan semakin Maksimal dan menarik, dan untuk Safari Bazaar ke depan nanti kita bakal bikin tema khusus per-putaran biar lebih fresh (misalkan “Tropical Market”, “Glow Up Fest”, yang dimana kita lakukan antara 2 atau 3 bulan sekali, atau ada nya konsep baru biar menarik gen Z buat datang ditambah dengan kita akan coba terus berkolaborasi dengan komunitas, entah komunitas seni, UMKM muda, sampai mengajak juga gen alpha bisa diajak. Oya, kita dari tim internal juga melakukan evaluasi kecil tiap putaran—lebih ke apa yang bikin crowd antusias, apa yang kurang “nendang,” dan apa yang bisa dibuat lebih fun.Sejauh ini yang paling kelihatan tuh pengunjung makin stabil, tenant makin percaya sama event-nya, dan manajemen booth serta alur pengunjung juga jauh lebih tertata dibanding putaran – putaran awal”, tutur Nagia Halisa.
Sampai Jumpa di Safari Bazaar RINS Kombis di putaran ke 17.
