Connect with us

iLive

25 Tahun berkarya, Diva Indonesia “Rossa” gelar “Rossa 25 Shining Years Concert”.

Published

on

iMusic – Konser 25 Tahun berkarya Rossa tinggal menghitung hari. konser yang berjudul “Rossa 25 Shining Years Concert” yang di gelar di Istora Senayan Jakarta pada 27 Mei 2022, yang akan di saksikan lebih dari 5000 penonton.

Rossa akan menggelar konser solo pertama dan terbesar sejak pandemic 2020. Persiapan matang sudah di lakukan konser dan sudah mendekati 905, baik itu dari persiapan lagu-lagu hits yang akan ditampilkan, maupun kesiapan para musisi yang turut memeriahkan konser.

Dalam konser kali ini rossa melibatkan empat music director yaitu: Dandy lasahido, Risyanda, Eka Gustiwana, Andi Rianto beserta Magenta Orchestra dalam mengaransemen lebih dari 25 lagu lagu hits nya. Tidak hanya itu, seperti konser sebelum nya Rossa mengajak teman teman musisi untuk berkolaborasi yaitu: Afgan, Ariel, Lyodra dan Boy William. Tak ketinggalan team konser yang handal seperti Taba sehagai art director dan Ineth Leimena yang di dapuk menjadi show director.

“Alhamdulillah aku bersyukur, akhirnya yang ditunggu-tunggu hampir tiba, sudah tidak sabar ingin ketemu dengan para fans. Setelah menahan rindu selama dua tahun akibat pandemi, seneng banget rasanya suuah bisa konser offline lagi.” kata Rossa kepada awak media saat menggelar konpers di Jakarta pada Selasa (17/5/2022).

Antusiasme penggemar Rossa dan penikmat konser terbukti sangat tinggi dengan tiket konser berhasil habis terjual dalam kurun waktu sangat singkat hanya beberapa minggu.

Konser “Rossa 25 Shining Years Concert” dipromotori oleh Inspire Production bekerja sama dengan tiket.com, dan di dukung oleh Scarlett, Ceria Bank BRI, Ximivouge Indonesia, Speedlab, dan Cityvision sebagai sponsor.

“Kami bersyukur, akhirnya bisa menggelar konser solo terbesar pertama di masa akhir pandemic, kami berharap konser ini bisa menjadi inspirasi dan semagat bagi para musisi Indonesia untuk tetap berkarya sehingga bisa menunjukan kepada musisi dan investor dari luar indonesia untuk membuka peluang kerja sama di indonesia dalam bidang Ekonomi Kreatif, khususnya di bidang Entertainment” ungkap Intan CEO dari inspire production selaku promotor konser.

Pertunjukan musik Rossa ini direspon sangat positif oleh pemerintah. Menteri Investasi/Kepala BKPM Bahlil Lahadalia mengungkapkan bahwa hal ini menjadi sinyal positif pemulihan ekonomi. “Sebagai salah satu negara dengan penanganan pandemi terbaik di dunia, Indonesia terus bergerak agar ekonomi bisa pulih dan bangkit, termasuk di sektor industri kreatif. Konser Rossa harus kita jadikan momentum sebagai bangkitnya dunia hiburan, khususnya musik di Indonesia,” ujar mantan Ketua Umum Himpunan Pengusaha Muda Indonesia (HIPMI) ini.

Felicya, pemilik dari brand Scarlett menyampaikan dukungan diberikan kepada Rossa atas karirnya yang gemilang dan selalu bersinar “Rossa adalah sosok penyanyi yang selalu bersinar di sepanjang karirnya, hal ini yang merjadi kesamaan dengan brand kami Scarlett yang ingin selalu bersinar”, ujarnya.

“Pesona seorang Rossa sebagai salah satu bintang tanah aii terus terasa hingga saat ini. Antusiasme masyarakat terhadap konser akbar Rossa 25 Shining Years semakin tinggi. Kami di tiket.com berterima kasih kepada Rossa dan tim karena telah dipercaya sebagai mitra OTA resmi dalam penjualan tiket konser spektakuler ini. Oleh karena itu, kami mengundang penggemar Rossa untuk segera klik aplikasi tiket.com untuk mendapatkan tiket konser Rossa 25 Shining Years agar bisa menyaksikan secara langsung performa salah satu Diva temama tanah air dalam konser yang tentunya sudah sangat kita nantikan ini.

Konser Rossa juga menjadi. salah satu momentum pemulihan ekonomi kreatif di Indonesia, dan kami sungguh bangga dapat menjadi bagian dari ajang bersejaran ini,” ungkap Maria Risa Puspitasari, VP of Brand Marketing, tiket.com.

selama 25 tahun berkiprah di dunia music tanah air, Rossa tidak hanya Kerap berhasil menggelar konser di negeri sendiri tetapi juga di negara tetangga seperti Malaysia, Singapore, Brunai dengan tiket yang selalu habis terjual.

Rossa 25 Shining Years Concert juga akan di gelar di kota lain nya antara lain: Surabaya 25 Jun 2022 , Bandung 29 Juli 2022 dan beberapa kota besar lain nya.

Penyelenggaran event konser “Rossa 25 Shining Years Concert” ini juga didukung oleh BRI. Sama halnya dengan Rossa yang terus menghasilkan karya, BRI pun juga akan terus berkarya dalam menghasilkan produk dan layanan keuangan yang inovatif dengan memanfaatkan kemajuan teknologi digital. Salah satunya adalah CERIA yang merupakan aplikasi pinjaman digital untuk transaksi pembayaran di merchant ecommerce dan layanan API Kartu Kredit Co-Branding BRI ysng memungkinkan berbagai layanan kartu kredit BRI dapat diakses melalui aplikasi partner dari BRI.

Dalam kegiatan ini, BRI memberikan penawaran menarik khusus nasabah setianya melalui program diskon hingga 1596 untuk pembelian tiket konser dengan Kartu Kredit “BRI dan aplikasi pinjaman digital CERIA, hal tersebut disampaikan Direktur Bisnis Konsumer BRI Handayani. “Ini kali kedua BRI memberi dukungan untuk Event Konser Rossa yang sebelumnya diadakan secara online, melihat antusiasme para fans Rossa terhadap event ini membuat kami tidak ragu untuk memberikan dukungan kembali di konser yang pada akhirnya bisa diadakan secara offline ini. Kami harap dengan promo pembelian Tiket dengan Kartu Kredit BRI dan CERIA, nasabah BRI dan juga para fans Rossa dapat mengobati kerinduan akan suasana konser offline ini”, ujar Handayani.

Rossa 25 Shining Years Concert ini semakin mengukuhkan nama Rossa dalam sejarah industri musik tanah air, dan semoga Rossa terus selalu memberikan karya karya terbaiknya dalam karirnya kedepan.

TRANSFORMASI ROSSA DI KANCAH FASHION

Dikenal sebagai pribadi yang senang mengeksplorasi gaya, Rossa memang mempunyai ambisi dan hasrat untuk menggunakan fashion sehagai medium dalam menyalurkan ekspresi dirinya. Sehingga Rossa selalu menelurkan karya musik yang tak hanya sekadar menyajikan melodi indah di telinga, namun juga mengemas visualnya secara sempurna lewat estetika fashion yang memanjakan mata.

Sampai akhirnya di awal tahun 2022 Rossa mengajak salah satu Fashion Director berskala internasional yaitu Faye Liu, untuk mewujudkan metamorfosis dan perjalanan baru di dunia mode. Faye yang juga merupakan founder dari The Cligue, dikenal sukses membawa karya desainer-desainer Indonesia ke dunia Hollywood, salah satunya adalah head piece Rinaldy A. Yunardi yang pemah dipakai oleh Madonna.

Di konser perayaan 25 tahun berkarya ini, fashion tentu menjadi elemen visual dan hiburan yang paling digarisbawahi. Rossa ingin membuat pertunjukan mahakarya yang akan memuaskan para penggemarnya. Faye yang bertindak sebagai Image Director mengkurasi segala busana dan aksesori dari para desainer mode papan atas untuk memaksimalkan aksi Rossa di atas panggung.

Para desainer yang terlibat di antaranya tiga desainer Tanah Air, yakni perancang busana Didi Budiardjo dan Monica Ivena, kemudian desainer aksesori Rinaldy A. Yunardi.

Didi Budiardjo, seorang Isgenda di industri mode Indonesia ini dikenal dengan siluet feminin ala Parisian yang menyuguhan lekuk klasik penuh keanggunan dan dipadukan bersama unsur glamor. “Pertama kalinya bagi saya memakai rancangan Didi Budiardjo untuk konser tunggal, saya selalu mengagumi karyanya yang lekat dengan citra classic goddess. Saya akan mengenakan busana Didi untuk penampilan bersama Andi Rianto.” ungkap Rossa. Di sisi lain, Rossa memilih Monica Ivena yang rancangannya pernah dipakai oleh Taylor Swift dan Khloe Kadarshian untuk dipakai pada sesi dance di tengah konser.

ROSSA MENGGANDENG PERANCANG BUSANA INTERNASIONAL DAN SEORANG COUTURIER, IRIS VAN HERPEN

Dengan bangga Rossa juga mengumumkan jika ia akan memakai busana dari seorang fashion designer intemasional yang karyanya kerap muncul di perhelatan bergengsi dunia, ialah Iris van Herpen.

Perancang busana dan sekaligus seorang couturier asal Belanda ini populer lewat desain dengan detail rumit dan acap kali menghasilkan potongan yang memukau mata. Iris begitu piawai dalam memadukan teknologi bersama teknik haute couture tradisional. Tak heran jika karya-karya Iris yang luar biasa tersebut belakangan muncul di atas karpet merah Met Gala, Grammy, sampai piala Oscar, dan dikenakan oleh sederet A-lister dunia semisal Jennifer Lopez, Lady Gaga, serta Grimes

“Busana Iris van Herpen akan saya pakai sebagai pembuka konser, sehingga harus Spektakuler dan memikat mata penonton yang menyaksikannya secara langsung. Ini adalah momen yang cukup mendebarkan, sebab butuh waktu tiga bulan buat saya mendiskusikan perihal busana konser ini, terutama karya Iris yang dirancang khusus untuk membalut tubuh petite saya. Cara pengambilan gaunnya juga tidak mudah, diperlukan qhand carry dan dijinjing melintasi benua,” cerita Rossa.

Tak sampai di situ saja, demi memanjakan para penggemar setianya Rossa secara spesial membangun area memory lane yang memuat perjalanannya dari tahun 1996 sampai 2022,

letaknya persis di Lobby Istora Senayan. “Di memory lane akan saya perlihatkan galeri yang berisi foto-foto konser memajang beberapa penghargaan, rekaman video klip, dan oh, saya juga akan memajang beberapa koleksi busana yang pernah dipakai saat konser!” tutupnya.

Melalui fashion, Rossa berharap penampilan segarnya yang lebih berani, edgy serta tetap  glamor dapat membawa transformasi dan koneksi baru dengan para penggemarnya. (FE)

iLive

Musikal Perahu Kertas segera digelar sebentar lagi, yuk ramaikan!!

Published

on

iMusic.id – Kisah Kugy dan Keenan, dua tokoh ikonis dari novel legendaris “Perahu Kertas” karya Dee Lestari akan segera hadir dalam format pertunjukan musikal. Dipersembahkan oleh Indonesia Kaya dan Trinity Entertainment Network berkolaborasi dengan Trinity Youth Symphony Orchestra (TRUST), “Musikal Perahu Kertas” akan dipentaskan pada 30 Januari hingga 15 Februari 2026 di Ciputra Artpreneur, Jakarta, dengan total 21 pertunjukan.

“Musikal Perahu Kertas” akan membawa penonton kembali pada kisah Kugy dan Keenan, dua jiwa muda yang sama-sama lahir dengan darah seni. Kugy, yang sadar bahwa realita tak seindah itu, memilih untuk menciptakan dongeng sebagai zona nyamannya. Sementara Keenan, pelukis muda yang jenius, hidup di bawah bayang ekspektasi ayahnya, mencari jalan untuk bebas mengekspresikan diri meskipun dunia menuntutnya menjadi orang lain. Ketika keduanya bertemu di antara miliaran manusia, seolah semesta memberi jeda. Keduanya bertemu dalam perjalanan hidup yang penuh pilihan, mimpi, dan perasaan yang tidak selalu mudah diungkapkan. Tapi jauh di dalam hati, mereka percaya bahwa suatu hari nanti cerita dan karya mereka akan saling menemukan, seperti hati dan mimpi yang ditakdirkan untuk bertemu.

Mengangkat tema ‘Hidupkan Lagi Mimpi-Mimpi’, “Musikal Perahu Kertas” ini menjadi debut Trinity Entertainment Network di panggung musikal, sekaligus wujud komitmen jangka panjang Indonesia Kaya dalam menumbuhkan seni pertunjukan Indonesia. Adaptasi ini menghadirkan pengalaman panggung yang memadukan musik, sastra, dan teater, dalam satu perjalanan emosional yang hangat dan relevan bagi banyak orang.

Selain dua tokoh utama, Alya Syahrani, yang memerankan Kugy dan Dewara Zaqqi, pemeran Keenan, “Musikal Perahu Kertas” juga melibatkan 38 orang pemeran dan 20 orang tim kreatif yang ikut menyemarakkan panggung dan menguatkan kisah dan pesan yang disampaikan oleh cerita ini.

Keseluruhan proses produksi hingga kelancaran hari pertunjukan ini tak lepas dari tangan para produser pementasan ini, yaitu Billy Gamaliel, Eunike Elisaveta dan Chriskevin Adefrid. Sementara itu dari sisi artistik, “Musikal Perahu Kertas” menghadirkan konsep panggung berputar dengan permainan layer dan transisi visual yang dinamis.

Musikal Perahu Kertas akan menampilkan 21 lagu yang memperkuat narasi, termasuk dua lagu yang telah dirilis di berbagai platform digital, Miliaran Manusia dan Agency, dengan video lirik yang tersedia di YouTube. Untuk menjaga stamina dan kualitas penampilan selama rangkaian pertunjukan, tim produksi menerapkan sistem alternate cast pada empat jadwal pertunjukan, yaitu 3, 4, 10, dan 11 Februari 2026 pukul 19.30 WIB, serta menyiapkan swing performer dari Swargaloka.

Sebanyak 21 pertunjukan Musikal Perahu Kertas akan dapat disaksikan oleh lebih dari 23.000 penonton. Tiket pertunjukan masih tersedia dan dapat dibeli melalui loket.com/musikalperahukertas. Sebagai salah satu momen istimewa, penonton juga akan disuguhkan penampilan spesial dari Dee Lestari pada pertunjukan tanggal 30 dan 31 Januari 2026.

Dengan kolaborasi lintas disiplin, eksplorasi artistik yang matang, serta semangat untuk menghidupkan kembali mimpi-mimpi, Musikal Perahu Kertas diharapkan menjadi tonggak penting dalam perjalanan industri musikal Indonesia.

Continue Reading

iLive

Buitenstage Vol 2, satukan band band indie berbagai daerah

Published

on

iMusic.id – Platform live performance terkurasi ‘Buitenstage’ yang memasuki volume ke-2, sukses digelar pada hari Jumat, tanggal 16 Januari 2026 lalu. Bertempat di Kopi Wangsa Bogor, acara yang digagas oleh Buitenfest dan Cadaazz Pustaka Musik ini menghadirkan sederet musisi indie lintas generasi dari berbagai kota, diantaranya Swazta dan Man Sinner asal Jakarta, Hurtslaves asal Depok, serta USIX dan Ambarila mewakili tuan rumah Bogor.

Sesuai dengan jargon ‘Buitenstage’ yaitu “Amplify Your Music”, platform ini kembali menegaskan perannya sebagai ruang temu bagi musisi, media dan audiens dalam menghadirkan pengalaman live yang intim, relevan, dan berakar pada semangat skena independen.

“Acara ini adalah konser musik dengan konsep gigs, digelar se-intim mungkin tanpa jarak antara musisi yang tampil dan penonton yang hadir. ‘Buitenstage’ di dukung oleh teman – teman jurnalis musik nasional yang selama ini selalu support terhadap musisi tanah air lewat tulisan, jadi kalau teman – teman musisi punya karya baru bisa menjadikan “Buitenstage” sebagai etalase dan ruang memperkenalkan karya barunya”, jelas Fransiscus Eko dari Cadaazz Pustaka Musik. 

Edisi kedua Buitenstage yang dipandu host Qenny Alyano (Bolehmusic) dan Yogi Hutabarat (Buitenfest) ini dibuka dengan penampilan Swazta, unit city pop asal Jakarta yang langsung menghangatkan malam itu dengan barisan lagu yang easy listening namun penuh energi. Band yang dibentuk pada akhir 2025 ini membawakan lagu-lagu yang masuk dalam debut EP mereka dengan rapi dan terkonsep, termasuk lagu andalan “Di Bawah Langit Senja” yang menampilkan tema refleksi dan mimpi.

Tanpa jeda panjang, setelah Swazta giliran Man Sinner mengambil alih panggung. Tanpa basa-basi, ‘laga tandang’ kuartet asal Cakung (jakarta Timur) pengusung skate punk ini langsung menggetarkan panggung Buitenstage dengan barisan lagu bertempo cepat dan penuh energi, termasuk nomor kolaborasi mereka dengan vokalis Rebellion Rose. Band yang konsisten menyuarakan isu-isu sosial, lingkungan, perlawanan terhadap diskriminasi dan pesan perdamaian ini seakan menjadi penghangat cuaca Bogor yang malam itu cukup dingin menusuk.

Tensi tidak lantas menurun saat Man Sinner turun panggung dan digantikan oleh Hurtslaves dengan musik yang sarat gitar terdistorsi, dentuman bass dan drum yang menghentak. Unit alternative rock asal Depok yang dikenal dengan lirik emosional dalam benang merah musik rock ini sukses membawakan materi orisinil mereka, termasuk single debut yang berjudul “I See A Stranger” dan single terbaru “Kelu” dengan rapi dan solid.

Setelah adrenaline audiens dipacu dengan setlist bertempo rapat, tiba giliran band-band tuan rumah Bogor membawa suasana ke dimensi yang berbeda. USIX yang mengusung musik bernuansa jazzy ini membuat suasana ‘mencair’. Tanpa malu-malu, USIX langsung membawakan single terbaru mereka yang berjudul “Pupus” sebagai pembuka dan ‘memaksa’ audiens untuk sing a long – membawa suasana semakin intim.

Ambarila yang didaulat menjadi penutup Buitenstage volume ke-2 ini tampil dengan deretan lagu bernuansa vintage, termasuk diantaranya single terbaru ‘Hajumari’ dan ‘Tuning Song’. Unit yang memasuki fase baru perjalanan dari format duo dan kini berkembang menjadi band penuh ini tampil interaktif dengan pendekatan ‘story telling’ khas mereka. Hal ini membuat audiens bukan sekedar menonton, tapi bagian menjadi bagian dari show mereka.

Melihat antusiasme penonton yang hadir pada malam itu, semakin menegaskan bahwa ruang kreatif seperti ini sangat dibutuhkan. Kolaborasi antara venue yang suportif, line up yang terkurasi dengan baik, penyajian acara yang terorganisasi dengan bapik serta antusiasme sambutan hangat penonton menjadikan platfom ini sebagai salah satu agenda musik yang patut dinantikan kehadirannya kembali.

“Buitenstage lahir dari pemikiran sederhana; momen dan emosi saat musisi memainkan karya secara langsung di depan audiens adalah sesuatu yang tak bisa digantikan oleh layar apapun. Digital itu penting, tapi koneksi langsung antara musisi dan pendengarnya adalah yang utama. Melalui kolaborasi antara musisi, media, label musik dan manajemen artis dalam Buitenstage ini harapannya dapat memperluas jangkauan karya musisi independent dan ngasi dampak positif bagi ekosistem musik”, tutup Anang dari Buitenfest.

Salam musik dan musisi Indonesia.

Continue Reading

iLive

Kolaborasi para Beauty Pageant dan Safari Bazaar 16 berlangsung meriah

Published

on

iMusic.id – Safari Bazaar yang di inisiasi oleh Rahasia Investasi Sukses (RINS) dan Komunitas Bisnis (Kombis) telah memasuki putaran ke 16. Digelar serentak mulai tanggal Rabu – Kamis, 26-27 November 2025 di hunian Sahid Sudirman Residence, Jumat – Sabtu, 28 – 29 November 2025 di hunian Maple Park Sunter dan di hunian Signature Park Grande, Cawang, Jaktim, Sabtu – Minggu, 29 – 30 November 2025 di Victoria Square, Tangerang dan Jumat – Sabtu, 5 – 6 Desember 2025 di Permata Hijau Suites, Jaksel.

Kegiatan Safari Bazaar ini masih terus dilaksanakan untuk mendukung pergerakan perekonomian nasional dan memberikan kesempatan bagi pelaku bisnis dari berbagai sektor usaha untuk memasarkan produk mereka plus tetap selalu konsisten mendukung perputaran perekonomian nasional melalui kegiatan yang mempertemukan pelaku usaha dagang dan konsumen di areal proyek hunian atau apartemen tersebut,

Ruby Herman selaku Presdir RINS Kombis melihat kegiatan yang berdampak baik bagi para pelaku UMKM tersebut terus mengalami peningkatan dari mulai antusiasme pengunjung, konsep acara bazaar dan peserta nya,

“Perkembangan Safari Bazaar ini sangatlah seru, kegiatan ini bisa meningkatkan omzet serta networking pesertanya. Antusiasme pengunjung sampai di putaran 16 ini juga sangat luar biasa, Selain bisa menjadi wadah penggerak ekonomi lokal, seluruh rangkaian Safari Bazaar dari awal sampai sekarang jadi sarana memperluas ekosistem bisnis yang berkelanjutan apalagi bazaar ini juga dikemas sedemikian rupa menyajikan banyak acara – acara menghibur Lainnya”, tegas Ruby Herman.

Ruby Herman juga menjelaskan bahwa Safari Bazaar putaran 16 ini masih di meriahkan dengan berbagai konsep hiburan termasuk tetap hadirnya para beauty pageant sebagai partner yang ikut terlibat di berbagai kegiatan seperti putaran – putaran sebelumnya.

“Banyak kejutan seru serta promo – promo menarik saat Safari Bazaar putaran 16 berlangsung. Banyak performance dari Anak – anak muda yang menunjukan bakat mereka saat acara ini digelar. Pada Safari Bazaar kali ini kita tetap berkolaborasi dengan para beauty pageant yang mana para beauty pageant tersebut kita beri ruang untuk Beauty bisa menunjukan bakat mereka seperti nyanyi menari dan juga main angklung bersama plus bisa bertemu dengan fans – fans mereka. Kita open network dan kolaborasi mendukung potensi bakat dan minat serta menjadi platform buat networking di market place. Jadi bisa berkolaborasi mewujudkan advokasi masing masing Beauty Pageant. Beauty pageant tetap jadi salah satu highlight untuk untuk nambah daya tarik acara, kita libatkan aura elegan plus hospitality dari teman-teman pageant. Support dari RINS Kombis buat para beauty pageant juga masih kuat, baik dari fasilitas, kesempatan tampil, sampai ruang untuk publikasi personal branding. Kita saling support sih, intinya mereka bantu meramaikan dan mempercantik event, dan event bantu mereka bangun exposure. Win-win vibes banget khan”, tambah Ruby Herman.

Sementara itu Nagia Halisa, Miss Tourism International Indonesia 2024 sebagai Juru Bicara RINS Kombis yang terlibat di Safari Bazaar putaran 16 ini mengaku sangat excited terlibat dan berkolaborasi di ajang bazaar yang berlangsung dua bulan sekali ini.

“Safari Bazaar putaran 16 ini vibes-nya makin matang, makin rapi, dan makin “kebaca” aura event yang udah punya karakter sendiri. Mayoritas peserta yang udah ikut dari putaran sebelumnya sih happy, mereka bilang Safari Bazaar itu crowd-nya “aman,” penjualan Bagus, dan ambience-nya bikin mereka betah. Banyak juga yang bilang kalau Safari Bazaar itu jadi tempat yang pas buat naikin exposure bisnis mereka, apalagi buat UMKM yang baru mulai, yang paling sering mereka apresiasi tuh : keramahan panitia plus adanya hiburan dan aktivitas yang bikin venue nggak flat”, jelas Nagia Halisa.

Selain Nagia Halisa, beberapa beauty pageant yang  menyemarakkan Safari Bazaar putaran 16 adalah : Lulu Zaharani (Putri Indonesia Pariwisata 2023), Karen Nijsen (Model Dan Influencer) Priskila Jelita (Miss Favorite Universe Indonesia Jabar 2023), Ratih Widiartha (Miss Universe Jabar Indonesia 2023)

Noland Liberty (Puteri Pariwisata Indonesia 2021), , Monica (Finalis Miss Grand Tourism Indonesia 2024), Hilda Karolina (Miss Teen Tourism 2024), Yudha Ariyanto (Duta Kopi Indonesia lingkungan 2025), Iqbal Syammarry (Putra Pariwisata Nusantara Kesehatan Indonesia 2024), Mahadewi Mega (Putri Wastra Nusantara 2024), Najwa (Miss Cultural Indonesia 2025).

Di Safari Bazaar putaran 16 ini ada berbagai trik baru yang mulai diterapkan penyelenggara demi membuat ajang bisnis ini makin menarik.

“Di Safari Bazaar putaran 16 ini ada konsep atau strategi baru biar penghuni dan masyarakat umum tertarik untuk datang, kita lagi push konsep experience-based bazaar, jadi bukan cuma datang-belanja–pulang, contohnya : ada small performance atau mini talent show, jadi crowd  dengan tenant berkolaborasi buat bikin promo bareng, intinya, Safari Bazaar putaran 16 ini pengen lebih “ramai tapi terarah dan lebih fun”, ujar Ruby Herman.

Menghadapi Safari Bazaar putaran 17 yang akan berlangsung di bulan Ramadhan tahun depan, pihak RINS Kombis dan lima proyek hunian tentu saja telah menyiapkan beberapa terobosan.

“Safari Bazaar putaran 17 akan berlangsung di akhir february dan awal maret 2026, banyak ide – ide yang pasti akan lebih seru, lebih heboh karena akan kolaborasi dengan Pihak Perbankan dan juga para Gen Z yang Kreatif. Karena bazar ke 17 diadakan pada Bulan Ramadhan kemungkinan kita akan berikan Idea baru agar bazaar ke 17 ini akan semakin Maksimal dan menarik, dan untuk Safari Bazaar ke depan nanti kita bakal bikin tema khusus per-putaran biar lebih fresh (misalkan “Tropical Market”, “Glow Up Fest”, yang dimana kita lakukan antara 2 atau 3 bulan sekali, atau ada nya konsep baru biar menarik gen Z buat datang ditambah dengan kita akan coba terus berkolaborasi dengan komunitas, entah komunitas seni, UMKM muda, sampai mengajak juga gen alpha bisa diajak. Oya, kita dari tim internal juga melakukan evaluasi kecil tiap putaran—lebih ke apa yang bikin crowd antusias, apa yang kurang “nendang,” dan apa yang bisa dibuat lebih fun.Sejauh ini yang paling kelihatan tuh pengunjung makin stabil, tenant makin percaya sama event-nya, dan manajemen booth serta alur pengunjung juga jauh lebih tertata dibanding putaran – putaran awal”, tutur Nagia Halisa.

Sampai Jumpa di Safari Bazaar RINS Kombis di putaran ke 17.

Continue Reading