Connect with us

iMusic

Baim Luncurkan Album Ke 6 “Wasowakete Is A Waluwa”

Published

on

iMusic – Wasowekete is a waluwa !!, Kata – kata ini diatas terinspirasi dari puteri kedua Baim bernama Zoe, yg kerap kali menyebutkan kalimat tersebut. “Wasowekete is a waluwa” menjadi semacam “magic words” yang akhirnya oleh Baim diikrarkan kalau nanti akan ada album baru maka judulnya akan diambil dari kalimat favorit Zoe yang sering diucapkan ketika hujan.

Baim sekeluarga akhirnya mengambil kesimpulan dari arti “Wasowekete is a Waluwa” ini adalah ungkapan perasaan bahagia seorang Zoe ketika hujan datang, lalu mereda dan muncul pelangi sesudahnya. Dan akhirnya jika difilosofikan “Wasowekete is a Waluwa ” (pelangi usai hujan) yang mengandung arti sebuah harapan dan optimis yang meggambarkan bahwa seberat apapun masalah yang sedang kita hadapi, percayalah bahwa semua akan usai dan berakhir dengan bahagia.

Pelangi Usai Hujan pun kemudian menjadi ide sekaligus judul dari sebuah lagu yang dinyanyikan oleh Baim dengan mengajak duet puteri pertamanya Sarah Abiela Ibrahim (Abbey). Album solo Baim ini adalah album solonya yg ke-6 sejak abum solo pertamanya di tahun 2002. Album terakhir Baim release di tahun 2011 yang merupakan album instrumental gitar dan tahun ini Baim akhirnya memantapkan dirinya untuk merilis albumnya yang ke-6 yang berisi 8 lagu (5 lagu baru dan 2 lagu remake, ditambah 1 buah lagu aransemen baru).

Single pertama Baim di album ini berjudul “You Were There”, yang diciptakan oleh Andrew Phillip Buckle dan pernah menjadi hits di era 90an oleh grup Australia bernama Southern Sons. Lagu ini juga merupakan lagu favorite Baim di masa itu dan telah lama menjadi keinginan Baim untuk meremake lagu tersebut dan akhirnya terwujud di album ke-6 nya ini.

Yang juga menjadi istimewa di album ini selain Baim berduet dengan puterinya Abbey yang adalah debut pertamanya abbey dalam dunia rekamannya diusianya 7 tahun, adalah kolaborasi Baim dengan Andre Harihandoyo (AHSP) di lagu berjudul “Mending Jangan” Yang ditulis dan musiknya digarap bersama.

Kolaborasi mereka berdua memberi warna baru yang berbeda yang membuat seorang Baim tampil sangat “lepas” bermain gitar secara maksimal dilagu ini. Masih banyak lagu – lagu lain di album ini yang pasti bisa dinikmati oleh pecinta musik dimana pun, yg sangat easy listening dengan berbagai sound gitar yang sangat dominan di album ini.

Semoga album “Wasowekete is a Waluwa” ini dapat memuaskan kekangenan pada karya musik seorang Baim baik dari segi composing dan vokalnya. @fransiscus_eko + SPR

iMusic

Katy Perry promokan single barunya di Commuter Line Jakarta

Published

on

iMusic.id = Penyanyi superstar internasional dengan 115 miliar streaming dan penjualan lebih dari 70 juta album di seluruh dunia, Katy Perry memulai era pop baru dengan perilisan single barunya “Woman’s World,” yang merupakan single pertama dari album ke-enam Katy yang akan rilis pada 20 September 2024 berjudul “143”.

“Saya mulai membuat album dance-pop yang berani, penuh semangat, dan penuh perayaan dengan 143 ekspresi numerik simbolis cinta sebagai pesan yang menyeluruh,” jelas Katy Perry.

Hasilnya adalah album Katy Perry ini akan penuh dengan lagu-lagu pop yang memberdayakan dan provokatif yang disukai para penggemar, 143 adalah album yang penuh cinta.

Katy Perry mengejutkan fans Indonesia dengan melakukan promo di KRL Commuter Line Rute Jabodetabek. Mempromosikan lagu baru nya “Woman’s World”, berbagai macam foto meme lucu Katy Perry terpasang di dinding gerbong kereta. Ini adalah pertama kalinya penyanyi global superstar mempromosikan lagu baru di Indonesia dengan cara yang unik, lucu, dan sangat spot on untuk pasar Indonesia.

Continue Reading

iMusic

Melanie Subono kolaborasi dengan Hamid Alatas di lagu “Standing Still”

Published

on

iMusic.id – Musik blues mungkin bukan “mainan” Melanie Subono dalam merilis karya musiknya, namun apa yang tidak mungkin. Berawal dari ajakan membuat proyek oleh Hamid Alatas, Melanie tertarik untuk mencoba hal baru.

“Gue selalu suka blues, karena gue bertumbuh dengan blues dan gue ketemu satu produk yang bisa nemenin gue main blues. Blues tuh selalu bikin gue rileks, paling bisa bikin gue mengekspresikan diri dengan bebas,” ujar Hamid Alatas.

Hamid Alatas bukanlah nama baru dalam dunia musik blues. Pemain keyboard yang juga composer ini sudah bertahun-tahun berseliweran di kancah blues, maka tak heran referensi musiknya pun cukup mumpuni. Ia juga merupakan keyboardist begitu banyak band. Tak hanya Melanie yang digandengnya, Gugun Blues Shelter (gitar), Angga (bass) dan Refki (drum) pun bergabung dalam proyek musik ‘Standing Still’ ini.

Maka lengkaplah lagu ‘Standing Still’ dari Hamid Alatas dan kawan – kawan yang kaya akan sentuhan. Kamu bisa mendengarkan melodi gitar khas Gugun juga komposisi yang sangat dinamis di lagu ini. Sebuah lagu yang sangat cocok didengarkan untuk bersantai sore atau memulai hari.

“Selama ini gue menjadi additional untuk orang-orang tapi sekarang bisa ngeluarin single sendiri. Dan satu kesenengan gue banget bisa ngajak Melanie, Gugun, Angga, Refki buat sama-sama ngerjain proyek gokil ini,” tambah Hamid.

“Gue percaya, semua musisi yang terlibat di sini bener-bener tahu apa yang mereka lakuin. Makanya lagu ini tuh enaaaaaakkk bangetttt… Serius, dengerin aja!” tambah perempuan yang akrab disapa Mel itu.

‘Standing Still’ bercerita tentang seseorang yang terbangun dari fantasinya, tetap bertahan dan menjalani harinya. Kadang kenyataan tidak seindah khayalan, tapi hidup harus terus dilalui maka ia akan tetap berdiri menjalani.

Lagu ini merupakan gubahan Gugun Blues Shelter dan liriknya ditulis Melanie, sementara Hamid dan Melanie pun mengambil posisi sebagai produser dengan nama bendera Studio SiMima yang mereka bangun bersama.

‘Standing Still’ sudah bisa dinikmati di semua platform musik digital. Juga bisa ditonton lewat youtube channel Hamid Alatas.

Continue Reading

iMusic

Triyuwana rilis single solo debut berjudul “Pura – Pura Cinta”

Published

on

iMusic.id – Penyanyi pandatang baru, Triyuwana, merilis lagu terbarunya berjudul “Pura – Pura Cinta”. Lagu dengan genre Pop Ballad ini adalah single solo perdana Triyuwana yang ditulis oleh sahabatnya Adhi Permana.

 Triyuwana mengungkapkan bahwa lagu ini mengisahkan tentang seseorang yang merelakan pasangannya memilih cinta yang lain, karena merasa pasangannya sudah tidak setia lagi.

“Pernah gak sih kalian ngerasa pasangan kita tuh udah gak sayang lagi, sayangnya cuma pura-pura gitu.. jadi yaudah kita relain aja dia pergi sama yang lain” ungkap Triyuwana menceritakan tentang tema lagu nya.

Sahabat Triyuwana, Adhi mengaku bahwa lagu ini spesial dia buat untuk Triyuwana hanya dalam waktu 2 jam saja.

“Awalnya Tri bilang ke gue, bikinin gue lagu galau dong, maka terciptalah “Pura – Pura Cinta”. Jadi lagu PPC ini emang sengaja gw tulis buat Tri yang nyanyi. Prosesnya bisa dibilang cukup smooth ya. Total kurang lebih 2 jam, notasi dan liriknya selesai. Setelah itu gw kirim demonya ke Tri, dan ternyata dia suka dan cocok”, jelas Adhi.

Pura pura cinta adalah 1 dari 9 lagu di Album “Tunjukan Dirimu” oleh ELBYTRI, group vokal dimana Triyuwana bernaung, yang akan diluncurkan akhir tahun ini. Berbeda dengan lagu – lagu ELBYTRI yang bergenre Disko, lagunya kali ini justru bernuansa Pop Ballad sesuai dengan karakter Triyuwana.

Nantinya dua personil ELBYTRI lainnya (Elmand & Gaby) juga akan mengeluarkan single mereka masing-masing dengan warna yang berbeda. Pura-pura cinta sudah bisa didengarkan diseluruh digital musik platform hari ini 5 Juli 2024.

Semoga lagu ini bisa diterima oleh banyak pendengar musik di Indonesia.

Continue Reading