Connect with us

iLive

DWP 2018 Tambah 1 Panggung Untuk Sapa Partygoers

Published

on

iMusic – Djakarta Warehose Project tahun ini berganti dengan wajah yang baru dan lebih fresh di pagelarannya yang memasuki kali ke 10 ini. Tidak di kota Ibukota lagi, tetapi DWPX ini digelar di pulau Dewata, tepatnya di Garuda Wisnu Kencana Cultural, Bali pada tanggal 7 hingga 9 Desember 2018 nanti.

Dengan konsep awal yang hanya mendirikan 2 buah panggung, Ismaya Live selaku pihak panitia kini menambah sebuah panggung lagi karena melihat antusiasme penonton yang melonjak jumlahnya dengan tahun lalu.

“Basically karena responsnya bagus juga, awalnya kami hanya ada dua panggung, nah sekarang jadi tiga. Jadi artisnya juga masih bakal nambah lagi” ujar Sarah Deshita, selaku Brand manager Ismaya Live.

“Set-up nya The Weeknd saat tampil di panggung Garuda pasti akan berbeda. Garuda stage masih jadi salah satu persona dari DWP yang nggak akan hilang,” tambah Sarah.

Selain The Weeknd, DWPX ini juga akan menampilkan sejumlah nama Disk Jockey dunia yang tentunya namanya sudah tidak asing lagi ditelinga kalian, seperti Afrojack, Alesso, Armin Van Buuren, Bauher, DJ Snake, Slushi, dan masih banyak lagi.

Untuk tiket, pihak panitia membanderol dengan harga yang berbeda-beda, yaitu 1.6 Juta Rupiah untuk GA (General Admission), 1.5 Juta Rupiah untuk GA – Early Entry, dan 3,3 Juta Rupiah untuk kategori VIP Gold.

 

 

(Venly)

iLive

Kaset Awards perkenalkan konten youtube mingguannya

Published

on

iMusic.id – Ada yang beda dari kolektif pewarta musik Jaringan Jurnalis Musik (JJM) saat persiapan Kaset Awards kedua. Di tengah proses penjurian yang tengah berjalan, JJM kali ini bekerja sama dengan rumah produksi 13 Nadi Musik menyiapkan konten Kaset Awards YouTube. Acara ini baru saja tayang resmi pada 13 juni 2024 kemarin. Sedangkan Kaset Awards sendiri seperti tahun sebelumnya dijadwalkan akan berlangsung pada antara bulan Oktober atau November 2024.

“Karena jarak tiap tahunnya cukup lama, kami membuat konten yang akan tayang seminggu sekali sebagai fasilitas penyebaran informasi karya musisi kita yang baru dirilis. Lebih dari itu, ada tangga lagu (chart), info musik, info konser, review album/video klip, wawancara dengan bintang tamu yang selanjutnya akan ditutup dengan penampilan live si bintang tamu yang diundang,” jelas Fransiscus Eko dari JJM yang kali ini bertindak sebagai produser Kaset Awards Youtube Content. 

“Persiapannya masih sama seperti tahun sebelumnya. Tidak ada perbedaan yang berarti. Sedangkan banyak sekali nama-nama artis baru yang muncul. Untuk saat sekarang ini sudah memasuki tahap akhir penjurian,” tambah Andre Stroo, anggota JJM.

Konten Youtube Kaset Awards ini menampilkan host Sigit Wardana dan Isabel Azhari, yang kebetulan juga sama-sama musisi, dan punya karya.

“Persiapanku untuk menjadi host Kaset Awards terutama terdiri dari mendengarkan banyak playlist musik yang berbeda, khususnya tangga lagu teratas. Acara ini tentunya menarik karena kita akan mendapatkan informasi tentang musik apa aja yang sedang populer saat ini,” jawab Isabel saat ditanya tentang apa persiapannya menjadi host Kaset Awards.

“Kami setuju menjadi partner media digital karena acara tentang musik seperti ini udah lama nggak ada, sehingga diharapkan bisa menjadi wadah pilihan dalam skena musik digital Indonesia. Acara pengumuman pemenangnya juga bisa digarap meriah profesional serta bergengsi agar banyak musisi yang terlibat termasuk juga para stakehodlder musik lainnya” jelas Gio Wibowo dari 13 Nadi Musik. 

Baik Isabel Azhari maupun Sigit Wardana mengaku sangat senang bisa terlibat dalam konten youtube Kaset Awards ini dan keduanya juga mempunyai harapan agar konten ini bisa menjadi manfaat bagi insan musik Indonesia,

“Salah satu artis Indonesia favoritku adalah Idgitaf. Aku menyukai musiknya dan menurut aku dia adalah penulis lirik yang luar biasa, jadi aku senang sekali jika dapat kesempatan untuk mewawancarainya dan mengetahui lebih banyak tentang perjalanannya dan proyek mendatang,” tambah Isabel.

“Kaset Awards semoga bisa lebih memberi kesempatan artis yang sedang mempromosikan karya terbarunya untuk jadi bintang tamu di acara ini,” kata Sigit.

“Sigit dan Isabel kami pilih karena termasuk seniman yang juga peduli dengan kemajuan industri musik di tanah air. Mereka siap memberikan yang terbaik untuk musik Indonesia lewat konten ini,” kata Fransiscus Eko saat persiapan syuting di Studio 13 Nadi Musik, Bogor.

Continue Reading

iLive

Bintang Radio 2023 luncurkan 3 single sekaligus

Published

on

iMusic.id – Radio Republik Indonesia (RRI) kembali menunjukan dukungannya kepada bakat – bakat baru di bidang musik dengan meluncurkan tiga single sekaligus dari tiga finalis Bintang Radio 2023 yang berhasil menunjukan prestasinya masuk ke 10 besar finalis ajang pencarian bakat menyanyi yang sudah berlangsung sejak tahun 1951. Disini RRI selaku pemilik IP Bintang Radio bekerjasama dengan MVDA Entertainment selaku label dan 13 Nadi Musik sebagai agregatornya.

Menyusul “Josh Florentino” sang juara Bintang Radio 2023 yang telah lebih dahulu merilis single solo nya, tiga finalis lainnya yaitu Amira Julan (Kendari), Daffa (Banjarmasin) dan Naya (Palangkaraya) akhirnya resmi merilis masing – masing satu single solonya. Amira Julan merilis lagu berjudul “Bagaimana” karya Ananda Mahardhika, lalu Daffa memperkenalkan lagu berjudul “You’re The Only One” featuring mas Jordan karya Ilham Baso Idol dan Naya dengan lagu yang berjudul “Tak Mampu Melupa” karya Arsha Composer.

Masih melalui tangan dingin Seno M Hardjo yang bertindak sebagai produser, ketiga finalis Bintang Radio 2023 tersebut diarahkan untuk dapat menyelesaikan proses rekaman single masing – masing dengan baik.

“Memproduksi ketiga single mereka ini sungguh menjadi tantangan tersendiri untuk MVDA Entertainment dan RRI, Kami ingin memberi aksen yang kuat, agar RRI juga menelurkan karya yang fresh, kekinian dan sangat anak muda, saya berharap biar ada big surprise dan ekstase yang positif untuk perjalanan RRI sebagai pelopor Lembaga Penyiaraan dan Hiburan di negeri ini,” ujar Seno M. Hardjo

Dalam proses kreatifnya, Seno M Hardjo melibatkan para musisi dan aranjer terbaik yang dipercaya menyelesaikan proyek single – single ketiga finalis ini diantaranya : Alfa Dwiagustiar Sibarud dan Arsha Composer (Arranjer) plus Jordan Wong (Aranjer sekaligus vokal director) serta Labai Piagi Studio Sarewo dan  Ika Ratih Poespa (Vokal Director). finalis Bintang Radio tersebut mempunyai komentar yang beragam menanggapi proses kreatif yang mereka alami di proyek ini,

“Saya mengikuti tren gaya menyanyi penyanyi saat ini. Mereka memang dasarnya harus menghayati Lagu ya, Tapi lebih dari itu, gaya menyanyi saat ini lebih simpel dan nelangsa,” ujar Amira.

“Saya take vokal lagu “Bagaimana” ini tidak di Jakarta melainkan di sebuah studio di kota Kendari dan justru karena gak ke Jakarta, ini jadi tantangan buat saya. Untunglah saya mendapat bimbingan dari vocal Director kondang Igbal Piagi,” ungkap Amira yang baru – baru ini juga menyanyi lagu bernuansa Islami di Jogyakarta untuk event Pekan Tilawatil Ouran yang digagas RRI juga. Kini selain berkarier sebagai penyanyi, Amira juga menjadi Host untuk acara TV Sulawesi.

Sementara itu Daffa yang kebagian lagu dengan warna musik RnB merasa sangat senang bisa bernyanyi dengan aransemen RnB plus mendapat bantuan rapper di single “You’re The Only One”,

“Pas bangeeet saya paling suka genre RnB. Apalagi boleh mengajak Mas Jordan sebagai Rapper. Saya satisfied dengan hasilnya. Kiranya lagu ini bisa menyebar ke seluruh kalangan dan usia,” ujar Daffa

Daffa juga berencana untuk hijrah ke Jakarta untuk berkarier.

“Kemungkinan mulai Agustus tahun ini saya menetap di Jakarta,” ujar Daffa yang bersama mas Jordan shoot video music baru beberapa hari yang lalu.

Hampir sama dengan Amira dan Daffa, Naya yang menurut Ika Ratih Poespa sang Vocal Director merupakan penyanyi yang punya penjiwaan yang begitu dalam dan memiliki olah vokal yang baik ini mengaku senang dengan proses produksi lagu singlenya plus mempunyai pengalaman yang unik saat proses produksi single tersebut,

“Lirik lagu “Tak Mampu Melupa” begitu dalam. Saat menyanyikannya di studio keharuan di dada saya seperti meledak,” ujar NAYA yang deg degan menyambut perilisan single perdananya tersebut.

“Saya udah ga sabar bang, ini single perdana saya yang harus proper dalam banyak hal,” tekad Naya yang saat ini banyak menyanyi untuk berbagai event Pilkada di daerahnya, Palangkaraya.

Dari pihak RRI sebagai penyelenggara, Direktur Utama LPP RRI, I Hendrasmo menjelaskan bahwa beliau sangat mendukung kegiatan Bintang Radio RRI,

“Kita ingin mengembalikan RRI menjadi tempat melahirkan Bintang – bintang. Untuk itulah, kita ingin melanjutkan program Bintang Radio. Kita dukung terus teman-teman yang juara semakin maju dan semakin populer”. Ujar I Hendrasmo.

Ke depannya pihak RRI, MVDA Entertainment dan 13 Nadi Musik akan secara berkala merilis single – single finalis yang tersisa setiap bulannya termasuk single sang juara pertama wanita, Maria Pudesa yang belum dirilis secara resmi.

Continue Reading

iLive

Swag Event edisi 76 menampilkan “Ten 2 Five, T-Five dan Asila Maisa”

Published

on

iMusic.id – Dua grup musik besar Tanah Air, yakni Ten 2 Five dan T-Five tampil di program musik mingguan Swag Event edisi 76 pada Selasa malam, 11 Juni 2024 kemarin. Sebagai pembuka, tampil pula solois muda berbakat Asila Maisa.

Ketiganya hadir di acara yang diampu dua MC Eno Suratno Wongsodimedjo dan Ncek Gaul demi memperkenalkan karya teranyar mereka di industri musik. Program ini, digelar di kompleks kuliner Kala di Kalijaga, Jakarta Selatan.

Asila Maisa – Photo Credit: I Wayan Bagiartana

Asila Maisa hadir dengan membawa karya teranyarnya berjudul “Menanti Waktu“. Lagu karya Rizky Billar ini sudah dirilis ke pasaran dalam format digital pada awal Mei 2024 lalu.

Selain membawakan tembang terbaru, penyanyi yang tak lain adalah putri dari pesohor Ramzi itu juga membawakan tembang-tembang lain miliknya termasuk “Angkat Tangan“.

T-Five – Photo Credit: I Wayan Bagiartana

Usai Asila turun pentas, giliran T-Five menyapa para Swagies yang sudah menanti kehadiran unit asal Bandung tersebut di muka panggung. Yerry, Gordon, Aldo, dan kawan-kawan membuka penampilan mereka dengan membawakan single berjudul “Jangan Pernah“.

Tak ingin menurunkan tensi, mereka langsung menggebrak panggung dengan membawakan tembang populer “MiRC (Malam Ini Ramli Chating) yang disambut koor massal dari bangku penonton.

Ten 2 Five – Photo Credit: I Wayan Bagiartana

T-Five kemudian menutup aksi mereka dengan membawakan tembang “You” milik Ten 2 Five yang didaur ulang dan menjadi single terbaru, dengan mengundang Imel untuk turut bernyanyi ke atas panggung.

Keriaan Swag Event terus berlanjut saat Imel mengajak serta personel Ten 2 Five yang lain ke atas pentas dan menggeber deretan lagu milik mereka termasuk “I Do”, “I Will Fly”, “You” dan nomor ” Kau” milik T-Five yang dibawakan dalam versi Ten 2 Five.

Kolaborasi antara Ten 2 Five dan T-Five dalam format split single “You” dan “Kau” diagendakan dirilis dalam format digital dalam waktu dekat. Sementara video klip tembang “You” versi T-Five sudah bisa disaksikan di saluran berbagi video YouTube.

Swag Event – Photo Credit: I Wayan Bagiartana

Perhelatan rutin Swag Event diinisiasi secara independen oleh Dhiche Stage sebagai etalase bagi musisi lintas genre dan generasi yang ingin menampilkan karyanya ke muka khalayak.

Program yang diselenggarakan secara rutin setiap Selasa malam tiap pekannya, mendapat dukungan penuh dari sejumlah pihak, antara lain media partner yang terdiri dari Reallist Media, Boleh Music, Screentime ID, Info Pesta, Seputar Musik Indonesia, Mave Magazine, Lesehan Musik, dan Soundtainment.

Selain itu, ada pula Lewat Lensa Com, Cadaazz Com, Dapur Letter, Soundcorners, I Music ID, Musik Anak Negeri, Berisik Radio, Djakarta Connection, Rockstar Magazine, Mautau ID, Stoodio ID, Musik Distric, Jakarta Network, Indie Hits Com, Urbannews Co, serta SOS Konser.

Tak hanya itu, Swag Event juga didukung oleh Komunitas Labelers, Road Manager Indonesia, Imarindo, Jaringan Jurnalis Musik, Jurnalis Kanal Musik dan Kala di Kalijaga. [] (ESWP)

Continue Reading