iLive
Festival Film Indonesia 2020 Umumkan Daftar Nominasi Peraih Piala Citra.
Published
5 years agoon
By
iMusiciMusic – Festival Film Indonesia 2020 mengumumkan daftar nominasi. Total dua puluh satu kategori yang diapresiasi pada penyelenggaraan ke-40 ini. Malam pengumuman nominasi diselenggarakan secara virtual disiarkan secara langsung di YouTube Festival Film Indonesia dan Kemendikbud RI. Malam penganugerahan Piala Citra 2020 akan dilaksanakan tepat sebulan sesudahnya yaitu 5 Desember.
Mereka yang meramaikan malam pengumuman nominasi adalah presenter acara Ge Pamungkas, para pembaca nominasi yaitu Winky Wiryawan, Marthino Lio, Niken Anjani, Aimee Saras, Teuku Rifnu Wikana, Kelly Tandiono, Imelda Therinne, Putri Ayudya, Asmara Abigail, Sha Ine Febriyanti dan Duta FFI Tissa Biani.
Berikut adalah daftar nominasi Piala Citra 2020:
Kategori FFI 2020:
1. Nominasi Film Cerita Panjang Terbaik
- HIRUK-PIKUK SI AL-KISAH (THE SCIENCE OF FICTIONS) – PRODUKSI: KAWANKAWAN
- MEDIA, ANGKA FORTUNA SINEMA, LIMAENAM FILMS – PRODUSER: YOSEP ANGGI NOEN, YULIA EVINA BHARA, EDWIN NAZIR, ARYA SWETA
- HUMBA DREAMS – PRODUKSI: MILES FILMS – PRODUSER: MIRA LESMANA 3. IMPERFECT: KARIER, CINTA & TIMBANGAN – PRODUKSI: STARVISION PLUS – PRODUSER: CHAND PARWEZ SERVIA, FIAZ SERVIA
- MUDIK – PRODUKSI: RELATE FILMS, LIFELIKE PICTURES – PRODUSER: PERLITA DESIANI
- PEREMPUAN TANAH JAHANAM – PRODUKSI: BASE ENTERTAINMENT, IVANHOE PICTURES, CJ ENTERTAINMENT, RAPI FILMS – PRODUSER: SHANTY HARMAYN, TIA HASIBUAN, AUORA LOVENSON, BEN SOEBIAKTO
- SUSI SUSANTI: LOVE ALL – PRODUKSI: TIME INTERNATIONAL FILMS, DAMN! I LOVE INDONESIA MOVIES, OREIMA FILMS, EAST WEST SYNERGY, MELON INDONESIA, BUDDY BUDDY PICTURES – PRODUSER: DANIEL MANANTA, REZA HIDAYAT, GUILLAUME CATALA
2. Nominasi Sutradara Terbaik
- FAOZAN RIZAL – ABRACADABRA
- JOKO ANWAR – PEREMPUAN TANAH JAHANAM
- RIRI RIZA – HUMBA DREAMS
- SIM F – SUSI SUSANTI: LOVE ALL
- YOSEP ANGGI NOEN – HIRUK-PIKUK SI AL-KISAH (THE SCIENCE OF FICTIONS)
3. Nominasi Penulis Skenario Cerita Asli Terbaik
- ADRIYANTO DEWO – MUDIK
- JOKO ANWAR – PEREMPUAN TANAH JAHANAM
- RIRI RIZA – HUMBA DREAMS
- SYARIKA BRALINI, RADITYA, DAUD SUMOLANG, SINAR AYU MASSIE, RAYMOND LEE – SUSI SUSANTI: LOVE ALL
- YOSEP ANGGI NOEN – HIRUK-PIKUK SI AL-KISAH (THE SCIENCE OF FICTIONS) 6. YUSUF RADJAMUDA – MOUNTAIN SONG
4. Nominasi Penulis Skenario Cerita Adaptasi Terbaik
- ERNEST PRAKASA, MEIRA ANASTASIA – IMPERFECT: KARIER, CINTA & TIMBANGAN – SKENARIO ADAPTASI DARI BUKU DENGAN JUDUL SAMA KARYA MEIRA ANASTASIA TERBIT TAHUN 2018
- JOKO ANWAR – RATU ILMU HITAM – SKENARIO ADAPTASI DARI FILM LAYAR LEBAR DENGAN JUDUL SAMA PRODUKSI RAPI FILMS RILIS TAHUN 1981
5. Nominasi Pengarah Sinematografi Terbaik
- BAYU PRIHANTORO – HUMBA DREAMS
- GANDANG WARAH – ABRACADABRA
- ICAL TANJUNG, I.C.S – PEREMPUAN TANAH JAHANAM
- UJEL BAUSAD – MOUNTAIN SONG
- VERA LESTAFA – MUDIK
- YUNUS PASOLANG, I.C.S – SUSI SUSANTI: LOVE ALL
6. Nominasi Pengarah Artistik Terbaik
- DEKI YUDHANTO – HIRUK-PIKUK SI AL-KISAH (THE SCIENCE OF FICTIONS)
- FRANS XR PAAT – PEREMPUAN TANAH JAHANAM
- FRANS XR PAAT – SUSI SUSANTI: LOVE ALL
- VIDA SYLVIA PASARIBU – ABRACADABRA
7. Nominasi Penata Efek Visual Terbaik
- ABBY ELDIPIE – PEREMPUAN TANAH JAHANAM
- GAGA NUGRAHA – RATU ILMU HITAM
- KELIEK WICAKSONO – ABRACADABRA
- KOTAK IDE – MANGKUJIWO
- SATRIYA MAHARDHIKA, WAHYU PONCO, ARDIAN KRISNA WIJAYA, STEPHEN KINGSYAH – SUSI SUSANTI: LOVE ALL
- SATRIYO P UTOMO (RABBIT STUDIO), LUCAS ADHITYO (FIRE POST PRO), KHOLISH ABDULHAQ (BLESSINK STUDIO) – SEBELUM IBLIS MENJEMPUT AYAT 2 7. x. JO – HABIBIE & AINUN 3
8. Nominasi Penyunting Gambar Terbaik
- AHYAT ANDRIANTO – MEKAH I’M COMING
- AKHMAD FESDI ANGGORO, YOSEP ANGGI NOEN – HIRUK-PIKUK SI AL-KISAH (THE SCIENCE OF FICTIONS)
- ARIFIN CUUNK – MUDIK
- ARIFIN CUUNK – RATU ILMU HITAM
- DINDA AMANDA – PEREMPUAN TANAH JAHANAM
- RYAN PURWOKO – IMPERFECT: KARIER, CINTA & TIMBANGAN
9. Nominasi Penata Suara Terbaik
- ARIEF BUDI SANTOSO, HIRO ISHIZAKA – SEBELUM IBLIS MENJEMPUT AYAT 2
- HADRIANUS EKO SUNU, FIRMAN SATYANEGARA, L.H. AIM ADI NEGARA, BAGAS OKTARIYAN ANANTA, YASUHIRO MORINAGA – HIRUK-PIKUK SI AL-KISAH (THE SCIENCE OF FICTIONS)
- KRISNA PURNA RATMARA, DICKY PERMANA – ABRACADABRA
- MOHAMAD IKHSAN, TRISNO, SYAMSURRIJAL – MANGKUJIWO.
- MOHAMAD IKHSAN, SYAMSURRIJAL, ANHAR MOHA – PEREMPUAN TANAH JAHANAM
- MOHAMAD IKHSAN, TRISNO – SUSI SUSANTI: LOVE ALL
- SYAMSURRIJAL, ANHAR MOHA – IMPERFECT: KARIER, CINTA & TIMBANGAN
10. Nominasi Penata Musik Terbaik
- AGHI NAROTTAMA, BEMBY GUSTI – SUSI SUSANTI: LOVE ALL
- AGHI NAROTTAMA, BEMBY GUSTI, TONY MERLE, MIAN TIARA – PEREMPUAN TANAH JAHANAM
- AKSAN SJUMAN – HUMBA DREAMS
- IFA FACHIR, DIMAS WIBISANA – IMPERFECT: KARIER, CINTA & TIMBANGAN
- LIE INDRA PERKASA – MUDIK
- OFEL OBAJA – NANTI KITA CERITA TENTANG HARI INI
11. Nominasi Pencipta Lagu Tema Terbaik
- JUDUL LAGU “DARI KATA TURUN KE HATI” – MUSIK: ANDI RIANTO, LIRIK: TITIEN WATTIMENA – FILM : TOKO BARANG MANTAN
- JUDUL LAGU “FINE TODAY” – MUSIK/ LIRIK: ARDHITO PRAMONO – FILM : NANTI KITA CERITA TENTANG HARI INI
- JUDUL LAGU “PUJAAN HATI” – MUSIK: THE SPOUSE, LIRIK: TIA HASIBUAN – FILM: PEREMPUAN TANAH JAHANAM
- JUDUL LAGU “TAK HARUS SEMPURNA” – MUSIK: IFA FACHIR, LIRIK: REZA RAHADIAN, IFA FACHIR – FILM : IMPERFECT: KARIER, CINTA & TIMBANGAN
12. Nominasi Penata Busana Terbaik
- ALDIE HARRA – SI MANIS JEMBATAN ANCOL
- ANDHIKA DHARMAPERMANA – IMPERFECT: KARIER, CINTA & TIMBANGAN
- HAGAI PAKAN – ABRACADABRA
- IRMINA KRISTINA – HIRUK-PIKUK SI AL-KISAH (THE SCIENCE OF FICTIONS)
- ISABELLE PATRICE – PEREMPUAN TANAH JAHANAM
- JEANNE ELIZABETH FAM – GURU-GURU GOKIL
- NUNI TRIANI – SUSI SUSANTI: LOVE ALL
13. Nominasi Penata Rias Terbaik
- AKTRIS HANDRADJASA, TEGUH WIDODO – HABIBIE & AINUN 3
- ANISMCAW – HIRUK-PIKUK SI AL-KISAH (THE SCIENCE OF FICTIONS)
- EBA SHEBA – ABRACADABRA
- EBA SHEBA – SUSI SUSANTI: LOVE ALL
- DARWYN TSE – PEREMPUAN TANAH JAHANAM
- TALIA SUBANDRIO – IMPERFECT: KARIER, CINTA &TIMBANGAN 7. UCOK ALBASIRUN – RATU ILMU HITAM
14. Nominasi Pemeran Utama Pria Terbaik
- ALQUSYAIRI RADJAMUDA – MOUNTAIN SONG
- ARIO BAYU – PEREMPUAN TANAH JAHANAM
- DION WIYOKO – SUSI SUSANTI: LOVE ALL
- GUNAWAN MARYANTO – HIRUK-PIKUK SI AL-KISAH (THE SCIENCE OF FICTIONS) 5. IBNU JAMIL – MUDIK
- REZA RAHADIAN – ABRACADABRA
- REZA RAHADIAN – IMPERFECT: KARIER, CINTA & TIMBANGAN
15. Nominasi Pemeran Utama Perempuan Terbaik
- FARADINA MUFTI – GURU-GURU GOKIL
- JESSICA MILA – IMPERFECT: KARIER, CINTA & TIMBANGAN
- LAURA BASUKI – SUSI SUSANTI: LOVE ALL
- PUTRI AYUDYA – MUDIK
- TARA BASRO – PEREMPUAN TANAH JAHANAM
- ULLY TRIANI – HUMBA DREAMS
16. Nominasi Pemeran Pendukung Pria Terbaik
- ADE FIRMAN HAKIM – RATU ILMU HITAM
- BUTET KARTAREDJASA – ABRACADABRA
- ISZUR MUCHTAR – SUSI SUSANTI: LOVE ALL
- KIKI NARENDRA – PEREMPUAN TANAH JAHANAM
- TOTOS RASITI – MEKAH I’M COMING
- YOGA PRATAMA – MUDIK
- YUDI AHMAD TAJUDIN – HIRUK-PIKUK SI AL-KISAH (THE SCIENCE OF FICTIONS)
17. Nominasi Pemeran Pendukung Perempuan Terbaik
- ASMARA ABIGAIL – MUDIK
- ASRI WELAS – GURU-GURU GOKIL
- CHRISTINE HAKIM – PEREMPUAN TANAH JAHANAM
- DEWI IRAWAN – IMPERFECT: KARIER, CINTA & TIMBANGAN
- MARISSA ANITA – PEREMPUAN TANAH JAHANAM
- RATNA RIANTIARNO – LOVE FOR SALE 2
- RIA IRAWAN – MEKAH I’M COMING
18. Nominasi Film Cerita Pendek Terbaik
- FITRAH – SUTRADARA: YULINDA DWI ANDRIYANI
- HAI GUYS BALIK LAGI SAMA GUE, TUHAN! – SUTRADARA: WINNER WIJAYA
- JEMARI YANG MENARI DI ATAS LUKA-LUKA – SUTRADARA: PUTI SARAH AMELIA
- KEMANTEN – SUTRADARA: IMAM SYAFI’I
- LANTUN RAKYAT – SUTRADARA: DWI CAHYA
19. Nominasi Film Dokumenter Pendek Terbaik
- CERITA TENTANG SINEMA DI SUDUT YANG LAIN – SUTRADARA: HARIWI
- CIPTO RUPO – SUTRADARA: CATUR PANGGIH RAHARJO
- DULHAJI DOLENA – SUTRADARA: ANITA REZA ZEIN
- GOLEK GARWO – SUTRADARA: WAHYU UTAMI
- IBU BUMI – SUTRADARA: CHAIRUN NISSA
20. Nominasi Film Dokumenter Panjang Terbaik
- BETWEEN THE DEVIL AND THE DEEP BLUE SEA – SUTRADARA: D.S. NUGRAHENI
- 2. YOU AND I – SUTRADARA: FANNY CHOTIMAH
21. Nominasi Film Animasi Pendek Terbaik
- HANDCRAFTED – SUTRADARA: ANGELIA
- KASAT MATA – SUTRADARA: SARI POLOLESSY
- NUSSA BUNDAKU – SUTRADARA: CHRISNAWAN “CICIS” MARTANTIO
- PROGNOSIS – SUTRADARA: RYAN ADRIANDHY
Asosiasi Profesi yang telah melakukan seleksi terhadap film-film Indonesia yang dianggap layak untuk masuk dalam Nominasi Piala Citra 2020 terdiri dari beberapa Asosiasi Perfilman di Indonesia yaitu: Asosiasi Perusahaan Film Indonesia (APFI), Persatuan Perusahaan Film Indonesia (PPFI), Asosiasi Produser Film Indonesia (APROFI), Karyawan Film Dan Televisi Indonesia (KFT), Indonesian Film Directors Club (IFDC), Indonesian Cinematographer Society (ICS), Indonesian Motion Picture Audio Association (IMPACT), Penulis Indonesia Untuk Layar Lebar (PILAR), Rumah Aktor Indonesia (RAI), Persatuan Artis Film Indonesia (PARFI), Persatuan Artis Film Indonesia 1956 (PARFI1956), Perkumpulan Artis Film Indonesia (PAFINDO), Asosiasi Casting Indonesia (ACI).
Setelah proses seleksi dari Asosiasi Profesi selesai dilakukan, film yang terpilih menjadi nominasi kemudian akan masuk dalam tahapan voting untuk ditentukan sebagai pemenang. Pelaku proses voting ini merupakan anggota FFI yang sudah mengonfirmasikan dirinya untuk mengikuti voting pada tahun ini.
Sejak pertama kali diselenggarakan pada 1955, Festival Film Indonesia (FFI) digagas sebagai barometer perkembangan kualitas perfilman Indonesia. Melalui berbagai penghargaan yang diberikan, publik dan kalangan perfilman sendiri bisa membaca pencapaian terbaik yang dihasilkan pekerja film tanah air selama setahun terakhir.
Untuk daftar lengkap nominasi bisa didapatkan di situs resmi Festival Film Indonesia yaitu festivalfilm.id (FE)
You may like
iLive
Musikal Perahu Kertas segera digelar sebentar lagi, yuk ramaikan!!
Published
3 weeks agoon
January 25, 2026By
Frans Eko
iMusic.id – Kisah Kugy dan Keenan, dua tokoh ikonis dari novel legendaris “Perahu Kertas” karya Dee Lestari akan segera hadir dalam format pertunjukan musikal. Dipersembahkan oleh Indonesia Kaya dan Trinity Entertainment Network berkolaborasi dengan Trinity Youth Symphony Orchestra (TRUST), “Musikal Perahu Kertas” akan dipentaskan pada 30 Januari hingga 15 Februari 2026 di Ciputra Artpreneur, Jakarta, dengan total 21 pertunjukan.

“Musikal Perahu Kertas” akan membawa penonton kembali pada kisah Kugy dan Keenan, dua jiwa muda yang sama-sama lahir dengan darah seni. Kugy, yang sadar bahwa realita tak seindah itu, memilih untuk menciptakan dongeng sebagai zona nyamannya. Sementara Keenan, pelukis muda yang jenius, hidup di bawah bayang ekspektasi ayahnya, mencari jalan untuk bebas mengekspresikan diri meskipun dunia menuntutnya menjadi orang lain. Ketika keduanya bertemu di antara miliaran manusia, seolah semesta memberi jeda. Keduanya bertemu dalam perjalanan hidup yang penuh pilihan, mimpi, dan perasaan yang tidak selalu mudah diungkapkan. Tapi jauh di dalam hati, mereka percaya bahwa suatu hari nanti cerita dan karya mereka akan saling menemukan, seperti hati dan mimpi yang ditakdirkan untuk bertemu.
Mengangkat tema ‘Hidupkan Lagi Mimpi-Mimpi’, “Musikal Perahu Kertas” ini menjadi debut Trinity Entertainment Network di panggung musikal, sekaligus wujud komitmen jangka panjang Indonesia Kaya dalam menumbuhkan seni pertunjukan Indonesia. Adaptasi ini menghadirkan pengalaman panggung yang memadukan musik, sastra, dan teater, dalam satu perjalanan emosional yang hangat dan relevan bagi banyak orang.

Selain dua tokoh utama, Alya Syahrani, yang memerankan Kugy dan Dewara Zaqqi, pemeran Keenan, “Musikal Perahu Kertas” juga melibatkan 38 orang pemeran dan 20 orang tim kreatif yang ikut menyemarakkan panggung dan menguatkan kisah dan pesan yang disampaikan oleh cerita ini.
Keseluruhan proses produksi hingga kelancaran hari pertunjukan ini tak lepas dari tangan para produser pementasan ini, yaitu Billy Gamaliel, Eunike Elisaveta dan Chriskevin Adefrid. Sementara itu dari sisi artistik, “Musikal Perahu Kertas” menghadirkan konsep panggung berputar dengan permainan layer dan transisi visual yang dinamis.

Musikal Perahu Kertas akan menampilkan 21 lagu yang memperkuat narasi, termasuk dua lagu yang telah dirilis di berbagai platform digital, Miliaran Manusia dan Agency, dengan video lirik yang tersedia di YouTube. Untuk menjaga stamina dan kualitas penampilan selama rangkaian pertunjukan, tim produksi menerapkan sistem alternate cast pada empat jadwal pertunjukan, yaitu 3, 4, 10, dan 11 Februari 2026 pukul 19.30 WIB, serta menyiapkan swing performer dari Swargaloka.
Sebanyak 21 pertunjukan Musikal Perahu Kertas akan dapat disaksikan oleh lebih dari 23.000 penonton. Tiket pertunjukan masih tersedia dan dapat dibeli melalui loket.com/musikalperahukertas. Sebagai salah satu momen istimewa, penonton juga akan disuguhkan penampilan spesial dari Dee Lestari pada pertunjukan tanggal 30 dan 31 Januari 2026.

Dengan kolaborasi lintas disiplin, eksplorasi artistik yang matang, serta semangat untuk menghidupkan kembali mimpi-mimpi, Musikal Perahu Kertas diharapkan menjadi tonggak penting dalam perjalanan industri musikal Indonesia.
iLive
Buitenstage Vol 2, satukan band band indie berbagai daerah
Published
4 weeks agoon
January 18, 2026By
Frans Eko
iMusic.id – Platform live performance terkurasi ‘Buitenstage’ yang memasuki volume ke-2, sukses digelar pada hari Jumat, tanggal 16 Januari 2026 lalu. Bertempat di Kopi Wangsa Bogor, acara yang digagas oleh Buitenfest dan Cadaazz Pustaka Musik ini menghadirkan sederet musisi indie lintas generasi dari berbagai kota, diantaranya Swazta dan Man Sinner asal Jakarta, Hurtslaves asal Depok, serta USIX dan Ambarila mewakili tuan rumah Bogor.

Sesuai dengan jargon ‘Buitenstage’ yaitu “Amplify Your Music”, platform ini kembali menegaskan perannya sebagai ruang temu bagi musisi, media dan audiens dalam menghadirkan pengalaman live yang intim, relevan, dan berakar pada semangat skena independen.
“Acara ini adalah konser musik dengan konsep gigs, digelar se-intim mungkin tanpa jarak antara musisi yang tampil dan penonton yang hadir. ‘Buitenstage’ di dukung oleh teman – teman jurnalis musik nasional yang selama ini selalu support terhadap musisi tanah air lewat tulisan, jadi kalau teman – teman musisi punya karya baru bisa menjadikan “Buitenstage” sebagai etalase dan ruang memperkenalkan karya barunya”, jelas Fransiscus Eko dari Cadaazz Pustaka Musik.

Edisi kedua Buitenstage yang dipandu host Qenny Alyano (Bolehmusic) dan Yogi Hutabarat (Buitenfest) ini dibuka dengan penampilan Swazta, unit city pop asal Jakarta yang langsung menghangatkan malam itu dengan barisan lagu yang easy listening namun penuh energi. Band yang dibentuk pada akhir 2025 ini membawakan lagu-lagu yang masuk dalam debut EP mereka dengan rapi dan terkonsep, termasuk lagu andalan “Di Bawah Langit Senja” yang menampilkan tema refleksi dan mimpi.

Tanpa jeda panjang, setelah Swazta giliran Man Sinner mengambil alih panggung. Tanpa basa-basi, ‘laga tandang’ kuartet asal Cakung (jakarta Timur) pengusung skate punk ini langsung menggetarkan panggung Buitenstage dengan barisan lagu bertempo cepat dan penuh energi, termasuk nomor kolaborasi mereka dengan vokalis Rebellion Rose. Band yang konsisten menyuarakan isu-isu sosial, lingkungan, perlawanan terhadap diskriminasi dan pesan perdamaian ini seakan menjadi penghangat cuaca Bogor yang malam itu cukup dingin menusuk.

Tensi tidak lantas menurun saat Man Sinner turun panggung dan digantikan oleh Hurtslaves dengan musik yang sarat gitar terdistorsi, dentuman bass dan drum yang menghentak. Unit alternative rock asal Depok yang dikenal dengan lirik emosional dalam benang merah musik rock ini sukses membawakan materi orisinil mereka, termasuk single debut yang berjudul “I See A Stranger” dan single terbaru “Kelu” dengan rapi dan solid.

Setelah adrenaline audiens dipacu dengan setlist bertempo rapat, tiba giliran band-band tuan rumah Bogor membawa suasana ke dimensi yang berbeda. USIX yang mengusung musik bernuansa jazzy ini membuat suasana ‘mencair’. Tanpa malu-malu, USIX langsung membawakan single terbaru mereka yang berjudul “Pupus” sebagai pembuka dan ‘memaksa’ audiens untuk sing a long – membawa suasana semakin intim.

Ambarila yang didaulat menjadi penutup Buitenstage volume ke-2 ini tampil dengan deretan lagu bernuansa vintage, termasuk diantaranya single terbaru ‘Hajumari’ dan ‘Tuning Song’. Unit yang memasuki fase baru perjalanan dari format duo dan kini berkembang menjadi band penuh ini tampil interaktif dengan pendekatan ‘story telling’ khas mereka. Hal ini membuat audiens bukan sekedar menonton, tapi bagian menjadi bagian dari show mereka.

Melihat antusiasme penonton yang hadir pada malam itu, semakin menegaskan bahwa ruang kreatif seperti ini sangat dibutuhkan. Kolaborasi antara venue yang suportif, line up yang terkurasi dengan baik, penyajian acara yang terorganisasi dengan bapik serta antusiasme sambutan hangat penonton menjadikan platfom ini sebagai salah satu agenda musik yang patut dinantikan kehadirannya kembali.
“Buitenstage lahir dari pemikiran sederhana; momen dan emosi saat musisi memainkan karya secara langsung di depan audiens adalah sesuatu yang tak bisa digantikan oleh layar apapun. Digital itu penting, tapi koneksi langsung antara musisi dan pendengarnya adalah yang utama. Melalui kolaborasi antara musisi, media, label musik dan manajemen artis dalam Buitenstage ini harapannya dapat memperluas jangkauan karya musisi independent dan ngasi dampak positif bagi ekosistem musik”, tutup Anang dari Buitenfest.
Salam musik dan musisi Indonesia.
iLive
Kolaborasi para Beauty Pageant dan Safari Bazaar 16 berlangsung meriah
Published
2 months agoon
December 14, 2025By
Frans Eko
iMusic.id – Safari Bazaar yang di inisiasi oleh Rahasia Investasi Sukses (RINS) dan Komunitas Bisnis (Kombis) telah memasuki putaran ke 16. Digelar serentak mulai tanggal Rabu – Kamis, 26-27 November 2025 di hunian Sahid Sudirman Residence, Jumat – Sabtu, 28 – 29 November 2025 di hunian Maple Park Sunter dan di hunian Signature Park Grande, Cawang, Jaktim, Sabtu – Minggu, 29 – 30 November 2025 di Victoria Square, Tangerang dan Jumat – Sabtu, 5 – 6 Desember 2025 di Permata Hijau Suites, Jaksel.

Kegiatan Safari Bazaar ini masih terus dilaksanakan untuk mendukung pergerakan perekonomian nasional dan memberikan kesempatan bagi pelaku bisnis dari berbagai sektor usaha untuk memasarkan produk mereka plus tetap selalu konsisten mendukung perputaran perekonomian nasional melalui kegiatan yang mempertemukan pelaku usaha dagang dan konsumen di areal proyek hunian atau apartemen tersebut,
Ruby Herman selaku Presdir RINS Kombis melihat kegiatan yang berdampak baik bagi para pelaku UMKM tersebut terus mengalami peningkatan dari mulai antusiasme pengunjung, konsep acara bazaar dan peserta nya,
“Perkembangan Safari Bazaar ini sangatlah seru, kegiatan ini bisa meningkatkan omzet serta networking pesertanya. Antusiasme pengunjung sampai di putaran 16 ini juga sangat luar biasa, Selain bisa menjadi wadah penggerak ekonomi lokal, seluruh rangkaian Safari Bazaar dari awal sampai sekarang jadi sarana memperluas ekosistem bisnis yang berkelanjutan apalagi bazaar ini juga dikemas sedemikian rupa menyajikan banyak acara – acara menghibur Lainnya”, tegas Ruby Herman.

Ruby Herman juga menjelaskan bahwa Safari Bazaar putaran 16 ini masih di meriahkan dengan berbagai konsep hiburan termasuk tetap hadirnya para beauty pageant sebagai partner yang ikut terlibat di berbagai kegiatan seperti putaran – putaran sebelumnya.
“Banyak kejutan seru serta promo – promo menarik saat Safari Bazaar putaran 16 berlangsung. Banyak performance dari Anak – anak muda yang menunjukan bakat mereka saat acara ini digelar. Pada Safari Bazaar kali ini kita tetap berkolaborasi dengan para beauty pageant yang mana para beauty pageant tersebut kita beri ruang untuk Beauty bisa menunjukan bakat mereka seperti nyanyi menari dan juga main angklung bersama plus bisa bertemu dengan fans – fans mereka. Kita open network dan kolaborasi mendukung potensi bakat dan minat serta menjadi platform buat networking di market place. Jadi bisa berkolaborasi mewujudkan advokasi masing masing Beauty Pageant. Beauty pageant tetap jadi salah satu highlight untuk untuk nambah daya tarik acara, kita libatkan aura elegan plus hospitality dari teman-teman pageant. Support dari RINS Kombis buat para beauty pageant juga masih kuat, baik dari fasilitas, kesempatan tampil, sampai ruang untuk publikasi personal branding. Kita saling support sih, intinya mereka bantu meramaikan dan mempercantik event, dan event bantu mereka bangun exposure. Win-win vibes banget khan”, tambah Ruby Herman.
Sementara itu Nagia Halisa, Miss Tourism International Indonesia 2024 sebagai Juru Bicara RINS Kombis yang terlibat di Safari Bazaar putaran 16 ini mengaku sangat excited terlibat dan berkolaborasi di ajang bazaar yang berlangsung dua bulan sekali ini.

“Safari Bazaar putaran 16 ini vibes-nya makin matang, makin rapi, dan makin “kebaca” aura event yang udah punya karakter sendiri. Mayoritas peserta yang udah ikut dari putaran sebelumnya sih happy, mereka bilang Safari Bazaar itu crowd-nya “aman,” penjualan Bagus, dan ambience-nya bikin mereka betah. Banyak juga yang bilang kalau Safari Bazaar itu jadi tempat yang pas buat naikin exposure bisnis mereka, apalagi buat UMKM yang baru mulai, yang paling sering mereka apresiasi tuh : keramahan panitia plus adanya hiburan dan aktivitas yang bikin venue nggak flat”, jelas Nagia Halisa.
Selain Nagia Halisa, beberapa beauty pageant yang menyemarakkan Safari Bazaar putaran 16 adalah : Lulu Zaharani (Putri Indonesia Pariwisata 2023), Karen Nijsen (Model Dan Influencer) Priskila Jelita (Miss Favorite Universe Indonesia Jabar 2023), Ratih Widiartha (Miss Universe Jabar Indonesia 2023)
Noland Liberty (Puteri Pariwisata Indonesia 2021), , Monica (Finalis Miss Grand Tourism Indonesia 2024), Hilda Karolina (Miss Teen Tourism 2024), Yudha Ariyanto (Duta Kopi Indonesia lingkungan 2025), Iqbal Syammarry (Putra Pariwisata Nusantara Kesehatan Indonesia 2024), Mahadewi Mega (Putri Wastra Nusantara 2024), Najwa (Miss Cultural Indonesia 2025).

Di Safari Bazaar putaran 16 ini ada berbagai trik baru yang mulai diterapkan penyelenggara demi membuat ajang bisnis ini makin menarik.
“Di Safari Bazaar putaran 16 ini ada konsep atau strategi baru biar penghuni dan masyarakat umum tertarik untuk datang, kita lagi push konsep experience-based bazaar, jadi bukan cuma datang-belanja–pulang, contohnya : ada small performance atau mini talent show, jadi crowd dengan tenant berkolaborasi buat bikin promo bareng, intinya, Safari Bazaar putaran 16 ini pengen lebih “ramai tapi terarah dan lebih fun”, ujar Ruby Herman.
Menghadapi Safari Bazaar putaran 17 yang akan berlangsung di bulan Ramadhan tahun depan, pihak RINS Kombis dan lima proyek hunian tentu saja telah menyiapkan beberapa terobosan.

“Safari Bazaar putaran 17 akan berlangsung di akhir february dan awal maret 2026, banyak ide – ide yang pasti akan lebih seru, lebih heboh karena akan kolaborasi dengan Pihak Perbankan dan juga para Gen Z yang Kreatif. Karena bazar ke 17 diadakan pada Bulan Ramadhan kemungkinan kita akan berikan Idea baru agar bazaar ke 17 ini akan semakin Maksimal dan menarik, dan untuk Safari Bazaar ke depan nanti kita bakal bikin tema khusus per-putaran biar lebih fresh (misalkan “Tropical Market”, “Glow Up Fest”, yang dimana kita lakukan antara 2 atau 3 bulan sekali, atau ada nya konsep baru biar menarik gen Z buat datang ditambah dengan kita akan coba terus berkolaborasi dengan komunitas, entah komunitas seni, UMKM muda, sampai mengajak juga gen alpha bisa diajak. Oya, kita dari tim internal juga melakukan evaluasi kecil tiap putaran—lebih ke apa yang bikin crowd antusias, apa yang kurang “nendang,” dan apa yang bisa dibuat lebih fun.Sejauh ini yang paling kelihatan tuh pengunjung makin stabil, tenant makin percaya sama event-nya, dan manajemen booth serta alur pengunjung juga jauh lebih tertata dibanding putaran – putaran awal”, tutur Nagia Halisa.
Sampai Jumpa di Safari Bazaar RINS Kombis di putaran ke 17.
