Connect with us

iMusic

Fitri Carlina rilis single simpel dan full colour berjudul “12345

Published

on

iMusic.id Fitri Carlina, penyanyi dangdut kelahiran 29 Mei 1987 baru saja merilis lagu terbaru yang sengaja diluncurkan usai Idul Fitri 1444 Hijriah lalu berjudul “12345”.

Single terbaru Fitri Carlina yang bernama lengkap Fitri Dian Puspita ini sangat simple dan sangat bertolak belakang dengan lagu yang dibawakan Fitri Carlina sebelumnya. Yaitu, single “Sandiworomu Luar Biasa“.

“Lagu terbaru aku ini yang berjudul “12345” Lebih ke fun, lebih banyak melodian yang kita mainin, Karena liriknya fun, dan konsep video colourfull,serta menggunakan warna – warna lolipop, pokoknya video klip kali ini membawa keceriaan. ” Ujar Fitri Carlina sang pelantun single “ABG Tua” ini

Fitri Carlina menjelaskan bahwa lirik dari single terbarunya itu memang ada ikatan erat bersama orang terkasih. Khususnya ketika orang tersayang sedang berada di tengah – tengah keluarga, tapi malah menerima telepon dan panggilan tidak jelas.

“Biasanya pas lagi makan di tengah-tengah keluarga, saat berbuka, tiba tiba ada telepon masuk, aku ya nanya, siapa sih Aa? “, tambah Fitri.

Lagu terbaru Fitri Carlina ini terasa sangat simple, jadi video klipnya juga dikemas simple menjadi tontonan yang tidak terlalu berat.

“Sebisa mungkin konsep video klip itu ‘touching’-nya memang simple tapi dengan warna – warna yang tetap cerah. Karena itulah aku di video klip kali ini tidak menerapkan akting – akting atau banyak adegan, namun aku menekankan performing and dancer”, ungkap Fitri.

Video yang digarap bareng DY Production dan Studio Darmawangsa, itu banyak spot menarik. Sementara itu, Angga, kameramen dari DY Production, memberikan treatmen camera dengan konsep candid – candid keras.

“Temanya banyak menerapkan candid – candid keras, dan warna-warna yang rame gitu sih, by request juga sih, ingin menampilkan jiwa muda,” terang Angga.

Fitri Carlina  merupakan anak bungsu dari 4 bersaudara. Fitri Mengenal dunia  musik sejak kecil. Fitri dan saudara-saudaranya dibesarkan dalam keluarga yang sangat perduli dengan pendidikan dan kesenian. Maklum ayah mereka, Drs. H. Taserun Hadinata adalah pensiunan Kepala Seksi Kebudayaan Dinas P&K, sedang ibu mereka, Hj. Sukesi Purwanti adalah pensiunan Kepala Sekolah Dasar di Banyuwangi.

Fitri mengawali karier di dunia musik sejak masih duduk di bangku Sekolah Dasar. Pada mulanya Fitri kerap mengisi acara-acara yang diadakan keluarga kemudian acara 17 Agustus-an. Walau baru kelas 1 SMP, Fitri telah menjadi penyanyi panggung profesional.

Fitri memang mengikuti jejak kedua kakak perempuannya, Nini Carlina dan Wiwi Carlina, yang juga penyanyi dangdut, Fitri berhasil menelurkan album perdana pada tahun 2001 bertajuk Kompilasi New Joged Blambangan dan Padang Ujan.

Meski sibuk menyanyi dan show, Fitri tetap memperhatikan pendidikannya. Sejak SD hingga SMP, dia selalu menduduki rangking pertama. Bahkan pernah menyandang gelar sebagai siswa teladan tahun 2002 dalam seleksi Siswa Teladan SLTP/MTs Negeri dan Swasta Se-Kabupaten Banyuwangi.

Fitri memutuskan untuk hijrah ke Jakarta pada tahun ajaran 2003-2004 dan masuk ke SMA Negeri 78 Jakarta. Dengan bimbingan kakaknya, Nini Carlina, dalam waktu satu tahun dan masuk di label NAGASWARA Fitri Carlina berhasil merilis lagu “ABG Tua” meledak (2012).

iMusic

Hadir dengan musik lebih ceria, Rio Clappy persembahkan single “Belia”

Published

on

iMusic.id – Musisi Indonesia Rio Clappy kembali memperkaya industri musik Tanah Air dengan merilis single terbarunya berjudul “Belia”, yang resmi diluncurkan pada 16 Januari 2026. Lagu ini menjadi persembahan hangat yang merayakan perjalanan cinta sejati, mulai dari asmara di bangku sekolah hingga komitmen untuk terus bersama seiring bertambahnya usia.

Secara lirik, single “Belia” dari Rio Clappy bercerita tentang sepasang kekasih yang menjalin hubungan sejak masa remaja. Mereka melewati berbagai tantangan dan kebahagiaan bersama, hingga akhirnya mampu menjaga ikatan cinta tetap kuat seiring waktu. Lagu ini menjadi pengingat bahwa cinta sejati dapat bertahan, tumbuh, dan semakin indah sepanjang perjalanan hidup.

Berbeda dari karya-karya Rio Clappy sebelumnya, “Belia” hadir dengan nuansa musik yang lebih ceria, upbeat, dan menyegarkan. Aransemen ringan dan melodi yang mudah diingat berhasil menangkap kegembiraan serta kepolosan cinta masa muda—mulai dari momen-momen rahasia, janji-janji kecil, hingga getaran hati yang tak terlupakan.

“Lagu ini adalah soundtrack bagi mereka yang menemukan cinta pertamanya dan berjuang untuk menjaganya tetap menyala,” ujar Rio Clappy dalam keterangan resminya.

“Aku ingin menghadirkan energi positif dan kebahagiaan murni yang terasa saat kita pertama kali jatuh cinta, sekaligus menunjukkan bahwa kebahagiaan itu bisa bertahan hingga kita tua,” tambahnya.

Lebih lanjut, Rio Clappy menjelaskan bahwa “Belia” juga diharapkan dapat menjadi representasi bagi banyak pasangan yang telah berbagi perjalanan panjang bersama.

“‘Belia’ aku persembahkan untuk semua yang pernah mencintai dengan cara yang sederhana. Kadang dari hal-hal kecil itulah cinta justru tumbuh paling kuat,” ungkapnya.

Perilisan single ini turut dilengkapi dengan video lirik resmi yang telah tersedia di kanal YouTube Rio Clappy. Video tersebut menampilkan sejumlah talenta muda dengan visual segar yang memperkuat nuansa ceria dan nostalgia, sejalan dengan semangat lagu.

Single “Belia” menjadi kelanjutan perjalanan musikal Rio Clappy setelah kesuksesan “Bunga Abadi” yang dirilis pada 2024 dan mendapat respons positif dari penikmat musik Indonesia.

Konsistensinya dalam menghadirkan lagu-lagu bertema cinta yang jujur dan dekat dengan kehidupan sehari-hari membuat Rio Clappy terus memperluas basis pendengarnya.

Diharapkan, “Belia” dapat menjadi lagu kebangsaan bagi pasangan yang telah berbagi perjalanan panjang, sekaligus memberi semangat bagi mereka yang tengah memimpikan kisah cinta abadi.

Dengan lirik yang menyentuh dan melodi yang mudah melekat, single ini siap mewarnai tangga musik Indonesia dengan keceriaan.

Saat ini, lagu “Belia” telah tersedia dan dapat didengarkan di seluruh platform streaming musik digital seperti Spotify, Apple Music, dan YouTube.

Continue Reading

iMusic

Kenang kehidupan malam, Tya Subiakto dan Alex Kuple luncurkan single “Karena Kita Adalah Ratu”

Published

on

iMusic.id – “Karena Kita Adalah Ratu” adalah sebuah single pertama sebagai pembuka tahun 2026 ini dari pasangan musisi Tya Subiakto dan Alex Kuple. Melodi dan liriknya ditulis oleh Tya sejak tahun 2012, namun baru menjadi sebuah lagu utuh dalam aransemen ciamik dari Alex Kuple.

“Karena Kita Adalah Ratu” menceritakan tentang kehidupan sosialita dan juga para wanita yang mencari kemewahan dan ketenaran. Tya Subiakto menulis lirik ini berkaca dari peristiwa kehidupan yang dilihatnya ketika para sahabatnya sering mengajaknya menikmati dunia malam.

Tya Subiakto dan Alex Kuple mengerjakan musik single ini sejak bulan Desember 2025. Mereka sepakat memberikan warna musik rentang tahun 1980 – 1990, di mana City Pop dan Fusion pertama kali muncul. Uniknya, mereka berdua memainkan synthesizer juga, ditambah permainan piano Alex Kuple yang menambah manisnya lagu ini.

“Karena Kita Adalah Ratu” dari Tya Subiakto dan Alex Kuple telah hadir di tanggal 16 Januari 2026 dan Lagu ini bisa didengarkan di seluruh paltaform digital.

Continue Reading

iMusic

REVIND rilis single ketiga bertajuk “Darkest Hour”

Published

on

iMusic.id – Band metalcore REVIND resmi mengumumkan perilisan single ketiga mereka yang berjudul “Darkest Hour”, yang akan dirilis hari ini 16 Januari 2026. Lagu ini melanjutkan perjalanan musikal REVIND setelah sebelumnya merilis single kedua “Hands of Hope” pada Juli 2025.

“Darkest Hour” menghadirkan sisi paling gelap dan emosional dari REVIND. Lagu ini mengangkat tema kesepian, ketakutan, kehilangan arah, serta pergulatan batin yang dialami seseorang ketika berada di titik terendah dalam hidupnya. Dengan lirik yang intens dan atmosfer kelam, REVIND mengekspresikan konflik antara keputusasaan dan harapan untuk menemukan jalan pulang.

Secara musikal, “Darkest Hour” memadukan karakter khas metalcore: riff agresif, scream yang penuh emosi, serta chorus melodik yang kuat, menciptakan dinamika antara amarah dan kerentanan. Lagu ini menjadi refleksi jujur dari REVIND tentang “sisi gelap” manusia, sekaligus jeritan untuk keluar dari penderitaan.

Single ini juga menjadi bagian penting dari rangkaian menuju album penuh debut REVIND yang berjudul “Chronosphere”. Setelah “Darkest Hour”, REVIND telah menjadwalkan perilisan single keempat bertajuk “Forever Still” pada Februari 2026, yang akan menjadi hidangan penutup sebelum album panjang tersebut resmi diperkenalkan ke publik.

Melalui “Chronosphere”, REVIND ingin mengajak pendengar menyusuri perjalanan waktu emosional dari kehancuran, harapan, hingga penerimaan dengan “Darkest Hour” sebagai salah satu titik tergelap dalam narasi tersebut.

Single “Darkest Hour” akan tersedia di seluruh platform streaming digital mulai 16 Januari 2026.

Credits “Darkest Hour”

Written by Riza Novandra

Produced by Edwin Satria at Rmera Studio

Mixing & Mastering at Torch Production Studio by Awang Pratama

Arranged by REVIND

Orchestra by Fadhel Diedo

Artwork by Ari Eka Kurnia Putra

Continue Reading