Connect with us

iLive

Inilah Daftar Lengkap Nominasi AMI AWARDS 2018

Published

on

iMusic – Ajang penghargaan bergengsi yang diberikan kepada industri musik Indonesia, Ami Awards tahun ini memasuki usia yang ke 21. Dalam perayaannya tahun ini akan berbeda dengan tahun-tahun sebelumnya, jumlah lagu meningkat drastis.

“Tidak terasa sudah mau memasuki AMI award yang ke-21 di 2018. Tahun ini peserta karya produksi yang masuk didaftarkan sebanyak 1.917 yang terdaftar di register online kami. Tahun lalu hanya 1.071,” kata Dwiki Dharmawan selaku ketua umum Yayasan Anugerah Musik Indonesia

Tahun 2018 adalah tahun yang tepat untuk berefleksi, di mana musik Indonesia terus bergerak secara dinamis, para insan musik yang kini sebagian adalah para digital native, terus bergairah untuk berkarya, serta bergabungnya istilah musik mainstream vs sidestream, atau major vs indie, da itulah yang menjadi inpirasi tema untuk Ami Awards 2018 ini.

Betemakan #SatuMusikIndonesia, acara ini akan digelar di Ecovention Ancol, Jakarta Utara pada 26 September 2018 ini akan memberikan penghargaan kepada 48 kategori. Dan  tersebut adalah :

Album Rock Terbaik
Bertuhan Dengan Marah (Jikunsprain)
Candu Baru (Zat Kimia)
Kebersamaan (Indonesia Kita)
Life’s Not The Same (Giant Step)
Sukma Pieters (Sukma Pieters)

Karya Produksi Re-aransemen Terbaik
Dipha Barus & Nadin (All Good (Acoustic Version))
Hanin Dhiya (Pupus)
Ita Purnamasari (Izinkanlah)
Rahmania Astrini (Aku Cinta Dia)
RAN, Maisha Kanna & Lil’li Latisha (Selamat Pagi)
The Kadrijimmo (Seandainya Aku Bisa Terbang)

Karya Metal/ Hardcore Terbaik
Burgerkill (Superficial)
Down For Life (Liturgi Penyesatan (versi akustik))
Seringai (Selamanya)
Taring (Slaptika)
Tikam (Mangsa)

Artis Solo Pria/Wanita Rock/Instrumentalia Rock Terbaik
Ambang Christ (Fight For Glory)
Balum (Another Next Time)
Damon Koeswoyo (Sepi)
Maxime Bouttier (Make Your Day)
Toto Tewel (Kontra)

Album Terbaik Terbaik
Cadence Blue (A.Nayaka – PreachJa Records / Warner Music Indonesia)
Detik Waktu : Perjalanan Karya Cipta Candra Darusman (Various Artist – Signature Music Indonesia / Demajors Independent Music Industry)
Metamorfosa (Andien – Demajors Independent Music Industry)
Prolog (Rayssa Dynta – Double Deer Records)
Rinduku (Ruth Sahanaya – Kariza Music Productions)

Karya Produksi Terbaik Terbaik
Fake Optics (Ardhito Pramono – Sony Music Entertainment Indonesia)
Film Favorit (Sheila on 7 – 507 Records)
Jangan (Marion Jola & Rayi Putra – Universal Music Indonesia)
Money Honey (Count Me In) (Dipha Barus & Monica Karina – Pon Your Tone / Juni Records)
Teduhnya Wanita (Raisa – Juni Records)

Pendatang Baru Terbaik Terbaik
Bam Mastro (Idols)
Marion Jola (Jangan)
Monica Karina (Money Honey (Count Me In))
NonaRia (Santai)
Ramengvrl (Go! (I Can Be Your))
Rayssa Dynta (Something About Us)
Reality Club (Is It The Answer?)

Artis Solo Wanita Pop Terbaik
Andien (Metamorfosa)
Maudy Ayunda (Aku Sedang Mencintaimu)
Raisa (Lagu Untukmu)
Widi Mulia (Wahai Kau Tuan)
Yura Yunita (Harus Bahagia)

Artis Solo Pria Pop Terbaik
Adrian Khalif (Flawless/Merona)
Afgan (Love Again)
Anji (Menunggu Kamu)
Rendy Pandugo (7Days)
Sal Priadi (Ikat Aku Ditulang Belikatmu)
Vidi Aldiano (Tak Sejalan)

Duo/Grup/Vokal Grup/Kolaborasi Pop Terbaik
Arsy Widianto & Brisia Jodie (Dengan Caraku)
Lalahuta (Tunggu Apa Lagi)
Maliq & D’Essentials (Bagaimana Kutahu)
Marion Jola & Rayi Putra (Jangan)
RAN (Kulari Ke Pantai)
Sheila on 7 (Film Favorit)
Sheryl Sheinafia, Rizky Febian & Chandra Liow (Sweet Talk)

Pencipta Lagu Pop Terbaik
Adrian Khalif, Syawaldi Iqbal Siregar, dan Denis Ligia (Flawless/Merona – Adrian Khalif)
Erdian Aji Prihartanto (Menunggu Kamu – Anji)
Eross Candra (Film Favorit – Sheila on 7)
Raisa Andriana, Haris Pranowo, Marco Steffiano & Rayendra Sunito (Teduhnya Wanita – Raisa)
Yovie Widianto (Harus Bahagia – Yura Yunita)

Penata Musik Pop Terbaik
Anindyo Baskoro, Ilman Ibrahim Isa, dan Arya Aditya Ramadhya (Jangan – Marion Jola dan Rayi Putra)
Ari Renaldi (Harus Bahagia – Yura Yunita)
Marco Steffiano (Flawless/Merona – Adrian Khalif )
Marco Steffiano dan Rayendra Sunito (Teduhnya Wanita – Raisa )
Mohammad Istiqamah Djamad (Di atas Meja – Payung Teduh)

Album Pop Terbaik
7 Bidadari (Naif)
Dekade (Afgan)
Detik Waktu : Perjalanan Karya Cipta Candra Darusman (Various Artist)
Oxygen (Maudy Ayunda)
Ruang Tunggu (Payung Teduh)

Duo/Grup/Vokal/Kolaborasi Rock Terbaik
/rif (Malaikat Kecil)
Grassrock (Damai Indonesiaku)
Gugun Blues Shelter (Sweet Looking Woman)
Marcell & Oddie (Ketika Dunia Berhenti Berputar)
Pee Wee Gaskins (Fluktuasi Glukosa)

Artis Instrumentalia Jazz Terbaik
Barry Likumahuwa (SHRTL)
Demas Narawangsa (Discover)
Indra Lesmana (Mystical Glow)
Joey Alexander (Moments Notice)
Krakatau Reunion (Prthvi Mata)

Artis Jazz Vokal Terbaik
Adikara Fardy (Detik Waktu)
Andien & Tomorrow People Ensemble (Warna-Warna)
Ardhito Pramono (Fake Optics)
NonaRia (Antri Yuk)
Ruth Sahanaya (Gitaku)

Album Jazz Terbaik
Chapter Two (Krakatau Reunion)
Metamorfosa (Andien)
Rinduku (Ruth Sahanaya)
Rumah Batu (Dwiki Dharmawan)
Surya Sewana (Indra Lesmana)

Bidang R&B

Artis Solo Pria/Wanita R&B Terbaik
Agnez Mo (Long As I Get Paid)
Dira Sugandi (Malaikat Kecilku)
Isyana Sarasvati (Winter Song)
Rayssa Dynta (Something About Us)
Teza Sumendra (I Did It)

Duo/Grup/Vokal/Kolaborasi R&B Terbaik
Aydra & Prince Hussein (Know You Better)
Coldiac (Wreck This Journal)
Emir Hermono & Rayssa Dynta (Call on You)
Gamaliel Audrey Cantika (Sailor)
Isyana Sarasvati & Gamaliel Tapiheru (Terpesona)

Bidang Dangdut

Artis Solo Pria/Wanita Dangdut Terbaik
Dewi Perssik (Suara Hati)
Erie Suzan (Tak Bisa Melupakanmu)
Fildan (Terima Kasihku)
Ikke Nurjanah (Terhanyut Dalam Kemesraan)
Inul Daratista (Mawar Putih)

Artis Solo Pria/Wanita Dangdut Kontemporer Terbaik
Beniqno (Jaga Cinta Kita)
Lesti (Mati Gaya)
Nella Kharisma (Jaran Goyang)
Siti Badriah (Lagi Syantik)
Via Vallen (Jerit Atiku)

Duo/Grup/Kolaborasi Dangdut/ Dangdut Kontemporer Terbaik
Mulan Jameela & Tika Dewi Dewi (Toel Toel)
Nella Kharisma & RPH (Sabar Ini Ujian)
Nilam Gamma1 & Danang (Panah Asmara)
RizkiRidho (Jodoh Ditangan Allah (JODA))
Shaggydog & NDX AKA Familia (Ambilkan Gelas)

Pencipta Lagu Dangdut/Dangdut Kontemporer Terbaik
Iyeth Bustami (Doa Ku – Putri)
Mahavira Wisnu Wardhana, Simhala Avadana & Lola Purnama Dewi (Mati Gaya – Lesti)
Rita Sugiarto (Terima Kasihku – Fildan)
Tjahjadi Djajanata & Ishak (Goyang Dua Jari – Sandrina)
Yogi RPH & Donall (Lagi Syantik – Siti Badriah)

Penata Musik Dangdut/Dangdut Kontemporer Terbaik
Bayu Onyonk (Jaran Goyang – Nella Kharisma)
Donall Kinan Sammy (Lagi Syantik – Siti Badriah)
Echal Gumilang (Doa Ku – Putri)
Marcell Aulia (Terima Kasihku – Fildan)
Marcell Aulia (Mati Gaya – Lesti)

Artis Solo Laki-laki dan Perempuan Anak-anak Terbaik
Aura Gutawa (Do’a Untuk Orang Tua)
Maisha Kanna (Ibuku Cantik)
Naura (Berani Bermimpi)
Neona (Ada Deh)
Saga (Telur Dadar)
Zara Leola (Liburan)

Duo/Grup/Vokal/Kolaborasi Anak-anak Terbaik
Audrey Barus, Audy & Kak Nunuk (Lupa Lagi Lupa Lagi)
Best of 3 (Kuliner Indonesia)
Clarice Cutie & Estelle (Don’t Worry Sahabatku)
Jakarta Movement of Inspiration, Maisha Kanna & Annisa Haryanti (Lihatlah Lebih Dekat)
Koki Koki Cilik & Romaria (Oh Senangnya (Dunia Penuh Warna)

Pencipta Lagu Anak-anak Terbaik
Andrew Darmoko (Don’t Worry Sahabatku – Clarice Cutie & Estelle)
Chaka Priambudi (Bintang – Luiza Aaliyah)
Erwin Gutawa (Do’a Untuk Orang Tua – Aura Gutawa)
Saga Omar Nagata (Telur Dadar – Saga)
Simhala Avadana & Duhita Panchatantra (Berani Bermimpi – Naura)

Penata Musik Lagu Anak-anak Terbaik
Achdiananti Victoria Achjuman & Figgy Papilaya (Berani Bermimpi – Naura)
Andrew Darmoko (Don’t Worry Sahabatku – Clarice Cutie & Estelle)
Erwin Gutawa (Do’a Untuk Orang Tua – Aura Gutawa)
Ezra Mandira (Lihatlah Lebih Dekat – Jakarta Movement of Inspiration, Maisha Kanna & Annisa Haryanti)
Ivan Dewanto (Ibuku Cantik – Maisha Kanna)

Karya Produksi Kroncong/ Kroncong Kontemporer/ Stambul/ Langgam Terbaik
Dian Mita (Keroncong Nangka Kuning)
Dony Koeswinarno, Tompi (Hanyalah Untukmu)
Keroncong Musyawarah (Tradisi)
Krontjong Toegoe (Mardijkers)
Mustikara and The Batuan Ethnic Fusion (Keroncong Kemayoran)

Karya Produksi Alternatif Terbaik
Bam Mastro (Polar Bear)
Efek Rumah Kaca (Seperti Rahim Ibu)
Frau (Sembunyi)
NonaRia (Santai)
NOAH (Jalani Mimpi)
Polka Wars (Rangkum)
Reality Club (Is It The Answer?)

Karya Produksi Rap/ HipHop Terbaik
A.Nayaka, Laze & Emir Hermono (School)
Dipha Barus, Ramengvrl, A. Nayaka & Matter Mos (Decide)
Laze & Ayub Jonn (Mengerti)
Ramengvrl (Go! I Can Be Your)
Rayi Putra, Ramengvrl & Dmust Akira (Copycat)

Karya Produksi Reggae/ Ska/ Rocksteady Terbaik
Monkey Boots (Menuju Johar Baru)
Sentimental Moods (Lhaiki)
Souljah, Neida & Ilham HiVi! (Bebas Bebas Aja)
Sunset (Cinta Kita)
The Ikan Bakars (Perbedaan)

Karya Produksi Kolaborasi Terbaik
Afgan, Isyana Sarasvati & Rendy Pandugo (Heaven)
Dipha Barus & Monica Karina (Money Honey (Count Me In))
Dipha Barus, Ramengvrl, A.Nayaka & Matter Mos (Decide)
Marion Jola & Rayi Putra (Jangan)
Maudy Ayunda & Teddy Adhitya (We Don’t (Still Water))
Nino & Nagita (Benar Nyata)
Sheryl Sheinafia, Rizky Febian & Chandra Liow (Sweet Talk)

Karya Produksi Original Soundtrack Terbaik
Maliq & D’Essentials (Friends – Ost Partikelir)
Melly Goeslaw & Rama Davis (I Do – Ost Eifell I’m In Love 2)
Raisa (Teduhnya Wanita – Ost Ayat Ayat Cinta 2)
RAN (Kulari Ke Pantai – Ost Kulari Ke Pantai)
The Spouse (Kelam Malam – Ost Pengabdi Setan)

Karya Produksi Grup Vokal Terbaik
5 Romeo (Ceria)
Dekat (Money)
Gamaliel Audrey Cantika (Suara)
Lingua (Arti Sebuah Keangkuhan)
Trio Lestari (Takdir Itu Kamu)

Karya Produksi Lagu Berbahasa Daerah Terbaik
Bayu Risa (Katong Dua)
Dwiki Dharmawan & Dewi Gita (Impenan)
Jogja Hip Hop Foundation (Ngene/Ngono)
Lil Rascal (Medley Ayo Mama Hela Hela Rotan Sajojo)
Pedhier (Medley Cingcang Keling Cublak Cublak Suweng Jangi Janger Mejangeran Anging Mammiri)

Karya Produksi Lagu Berlirik Spiritual Islami Terbaik
Ray Shareza (Ketika Tangan Dan Kaki Berkata)
Sabyan (Ya Maulana)
Ustadz Yuke Semeru (Raja Semesta)
Virgoun with Last Child (Maha Pemilik Hati)
Wali (Bocah Ngapa Yak)

Karya Produksi Lagu Berlirik Spiritual Nasrani Terbaik
Dua Empat, Dave Rimba & Marini Nainggolan (Christmas Time is Here)
Iwan Hasan & Amelia Ong (Jiwaku Memuliakan Tuhan)
JPCC Worship (Sampai Akhir Hidupku)
Sari Simorangkir (Kuserahkan Segalanya)
Winny Jessica & Sidney Mohede (Karena Kita (We Are The Reason)

Karya Produksi Instrumentalia Terbaik
Demas Narawangsa (Discover)
Gerald Situmorang (Dice)
Indra Lesmana (Mystical Glow)
Krakatau Reunion (Prthvi Mata)
Lantun Orchestra (Topeng Monyet)
Twilite Orchestra (Rasa Sayange)

Karya Produksi Dance Terbaik
Andre Dunant & Andy /rif (Remember)
Bams (Solo)
Erik Soto & Mylescam (Love Lust and All of The Above)
Mantra Vutura (Un Deux Trois)
RROB & Fiona (Stay With Me)
Soundwave (Peace)

Karya Produksi Elektronika Terbaik
Abenk Alter (I Believe in Magic)
Dipha Barus & Monica Karina (Money Honey (Count Me In))
Jevin Julian (Tell Me)
Kimokal & Neonomora (One)
Winky Wiryawan, Formatted & Diano (Mess)

Karya Produksi Progressive Terbaik
Andi Bayou (Java War Pt.2)
Bless The Knights (Dunamous)
Gerald Situmorang (Dice)
ILP (Ascension)
Ligro (Transisi 2)

Karya Produksi Folk/ Country/ Balada Terbaik
Bin Idris (Anjing Tua)
Endah N Rhesa (Menua Bersama)
Heidi (Soon Finland)
Matter Halo & Nadin (Teralih)
Rendy Pandugo (By My Side)

Karya Produksi Urban Terbaik
Adeavery (Zine)
Afgan, Isyana Sarasvati & Rendy Pandugo (Heaven)
Bam Mastro & Matter Mos (Idols)
Kunto Aji (Konon Katanya)
Maliq & D’Essentials (Lautan Kenangan)

Karya Produksi World Music Terbaik
Didiet Violin (Midnight Rain)
Dwiki Dharmawan & Dewi Gita (Impenan)
Lantun Orchestra (Topeng Monyet)
Mustikara and The Batuan Ethnic Fusion (Don Dap Dape)
Sambasunda (Victory)

Bidang Penunjang Produksi Produser Rekaman Terbaik
Anindyo Baskoro, Ilman Ibrahim Isa & Arya Aditya Ramadhya / Universal Music Indonesia (Jangan – Marion Jola & Rayi Putra)
Bramastro Sriehutomo Khaeroni / Cubs Club Entertainment (Idols – Bam Mastro & Matter Mos)
Dipha Barus / Pon Your Tone (Money Honey (Count Me In) – Dipha Barus & Monica Karina)
Marco Steffiano & Rayendra Sunito / Juni Records (Teduhnya Wanita – Raisa)
Nikita Dompas / Signature Music Indonesia (Senantiasa – Andien)

Grafis Desain Album Terbaik
Ardneks (Transition – Rafi Muhammad)
Fajar Allanda & Ebenz (Adamtine – Burgerkill)
Gata Mahardika (Nyala – Gardika Gigih)
Riko Novian (Carnaval Genosida – Humiliation)
Sarkodit (Labyrinth – Soft Blood)

(Tito/iMusic)

iLive

Tampil di KLBB Festival 2026, Idgitaf libatkan Teman Tuli.

Published

on

iMusic.id – Idgitaf selalu memberikan berbagai kejutan dalam penampilannya di atas panggung. Salah satunya yakni penampilannya di KLBB Festival 2026 yang berlangsung di Stadion Madya GBK bukan sekadar setlist penuh lagu favorit. Di momen tersebut, Idgitaf menghadirkan sesuatu yang lebih bermakna: berbagi panggung bersama komunitas Teman Tuli dalam sebuah kolaborasi yang hangat, emosional, dan inklusif.

Sejak awal tampil, Idgitaf memang ingin memastikan bahwa musiknya bisa dinikmati semua orang tanpa terkecuali. Sore itu, pesan tersebut diwujudkan secara nyata. Komunitas Teman Tuli turut hadir di atas panggung, membawakan interpretasi visual lewat gerakan dan bahasa isyarat yang menyatu dengan aransemen musik. Hasilnya, penonton tidak hanya mendengar lagu, melainkan juga melihat dan merasakan setiap emosi yang disampaikan.

Beberapa karya terbaru Idgitaf seperti “Rutinitas” dan “Sedia Aku Sebelum Hujan” menjadi highlight kolaborasi ini. Saat lirik-lirik reflektif Idgitaf mengalun, teman-teman dari komunitas Teman Tuli menerjemahkannya ke dalam seni tari yang kuat dan penuh ekspresi. Momen tersebut menjadi salah satu penampilan Teman Tuli di panggung festival besar, sekaligus membuka diskusi tentang pentingnya akses dan representasi dalam industri konser musik Indonesia.

“Di hari itu ada hati yang berbicara, jiwa yang mendengar, dan telinga yang bergema. Buatku, musik selalu lebih luas dari sekadar suara,” ujar Idgitaf.

Ia juga menegaskan bahwa baginya, musik adalah hak semua orang. “Musik adalah hak manusia paling dasar. Bukan privilege untuk segelintir orang. Konser seharusnya nyaman untuk semua orang. Kalau belum bisa kita lakukan itu, berarti kita belum benar-benar inklusif.”

Kolaborasi ini bukan hanya soal satu penampilan, tapi juga tentang langkah kecil yang konsisten untuk menciptakan ruang yang lebih aman dan setara di industri kreatif. “Ini bagian dari usaha-usaha kecil tentang bertahan dan terus berproses, meski hujan tak kunjung reda,” tambahnya.

Melalui panggung KLBB Festival 2026, Idgitaf kembali menunjukkan bahwa musik tak berhenti di suara. Ia hidup dalam getaran, visual, dan rasa—dan malam itu, semua orang bisa menjadi bagian dari pengalaman yang sama.

Continue Reading

iLive

RICMA dan Warta Jazz gelar “Ramadhan Jazz Festival ke 15”

Published

on

iMusic.id – Remaja Islam Masjid Cut Meutia (RICMA) bekerja sama dengan WartaJazz kembali menggelar kegiatan tahunan bernama “Ramadhan Jazz Festival 2026”. Acara ini kembali digelar ke-15 kalinya untuk memeriahkan bulan Ramadhan 1447 Hijriah.

Mengusung tema “Harmoni Untuk Negeri”, festival tahun ini menjadi aksi nyata pemuda Indonesia dalam merefleksikan solidaritas bagi saudara-saudari yang terdampak bencana di wilayah Sumatera. Memasuki tahun ke-15, RJF tetap konsisten sebagai satu-satunya festival jazz di dunia yang diselenggarakan di pelataran masjid selama bulan suci Ramadhan. 

Mengutip firman Allah SWT dalam Al-Qur’an Surah Ibrahim ayat 4, yakni “Kami tidak mengutus seorang rasul pun, melainkan dengan bahasa kaumnya, supaya ia dapat memberi penjelasan dengan terang kepada mereka. Maka Allah menyesatkan siapa yang Dia kehendaki, dan memberi petunjuk kepada siapa yang Dia kehendaki. Dan Dia- lah Rabb Yang Maha Kuasa lagi Maha Bijaksana”.

Dengan bahasa yang baik serta dilandasi ketulusan cinta kepada Allah SWT dan sesama, maka diharapkan pesan damai dan harmoni Ramadhan Jazz Festival dapat diterima tidak hanya oleh warga Jakarta, namun seluruh elemen masyarakat Indonesia dan dunia.

Agus Setiawan Basuni, Managing Director WartaJazz sekaligus Artistic Director dan penggagas RJF, menjelaskan bahwa sejak awal kegiatan dibangun dengan konsep donasi sebagai perwujudan semangat sedekah untuk sesama. Bukan sekadar konser musik biasa, Ramadhan Jazz Festival 2026 adalah gerakan sosial. Seluruh keuntungan dari penjualan tiket akan didonasikan 100% untuk misi kemanusiaan dengan fokus bantuan tahun ini akan disalurkan ke Sumatera Barat melalui program reboisasi hutan dan renovasi masjid.

15th Ramadhan Jazz Festival mengumumkan untuk line up artist seperti Candra

Darusman, Nikita Dompas & Detik Waktu Quartet feat. Andien & Adira Kania, Galaxy Big Band Jazz Orchestra, Krakatau X Andre Dinuth X Barry Likumahuwa, Societeit de Harmonie x Natasya Elvira, Sore, Sisitipsi yang telah memastikan kehadirannya dan masih ada musisi lainnya yang akan memeriahkan festival tahun ini. Dan eventRamadhan Jazz Festival 2026 diprediksi akan menyedot perhatian 5.000 pengunjung dengan deretan artis ternama. 

M. Pradana Indraputra, selaku Ketua Ramadhan Masjid Cut Meutia, bersama Ali Akbar Hasyemi selakuProject Officer Ramadhan Jazz Festival 2026, menyampaikan bahwa acara tahun ini akan digelar pada 6 dan 7 Maret 2026 di Plataran Masjid Cut Meutia.

Mekanisme untuk penonton masih sama seperti sebelumnya, yaitu melalui metode donasi. Teman-teman bisa berdonasi lewat aplikasi Goers atau langsung di lokasi acara (on the spot) saat hari-H.

Dalam acara main event the 15th Ramadhan Jazz Festival tahun ini ditargetkan akan mendatangkan lebih banyak partisipan dan pengunjung serta dihari oleh tokoh – tokoh ternama, baik dari pengisi acara, tokoh politik, masyarakat, serta duta besar dari negara -negara sahabat.

Warta Jazz merupakan sebuah ekosistem Jazz di Indonesia. Selama 25 tahun secara aktif mempromosikan Jazz (di) Indonesia baik di pasar domestik maupun mancanegara. Hingga kini WartaJazz telah menggelar sedikitnya 8 Jazz Festival dalam satu tahun.

Continue Reading

iLive

Dua dekade berkarya, Sammy Simorangkir rayakan dengan konser “20SSS”

Published

on

iMusic.id – Sammy Simorangkir mengumumkan show spesial bertajuk “20SSS : 20 Tahun Suara Sammy Simorangkir”. Show ini merayakan 20 tahun perjalanannya di industri musik pop Indonesia, yang telah melahirkan deretan karya dan mewarnai hari-hari para pencinta musik. Konser Sammy Simorangkir 20SSS dirancang menjadi pertunjukkan berskala besar yang dijadwalkan pada 13 Mei 2026 di Tennis Indoor Senayan, Jakarta Pusat.

Konser “20SSS” akan menjadi perayaan evolusi musikal Sammy Simorangkir, dari era bersama Kerispatih hingga mencetak berbagai lagu populer sebagai solois. Sebagai selebrasi dua dekade berkarya, 20SSS dikemas secara terkonsep dan berkelas, menghadirkan pengalaman yang berbeda dari show Sammy sebelumnya. 20SSS diharapkan menjadi sebuah malam yang hangat dan bermakna, merangkum dedikasi Sammy Simorangkir serta sebagai apresiasi terhadap musik dan para penggemarnya.

Sammy Simorangkir mengungkapkan, “Bagi saya, 20SSS menyimpan makna yang sangat mendalam. Show ini tidak hanya diperuntukkan ke penonton yang sudah setia mendukung saya selama dua dekade, tapi juga menjadi persembahan untuk diri saya sendiri. Ada banyak sekali impian terpendam, baik secara musikalitas maupun panggung, yang akhirnya akan tertuang sepenuhnya tanggal 13 Mei 2026 nanti.”

Untuk menawarkan pertunjukkan spesial yang tak terlupakan, konser Sammy Simorangkir 20SSS diselenggarakan bersama dua promotor sekaligus, yaitu Enjoy Live Experience (@enjoylive.exp) dan We Offer Wonders (@weofferwonders). Kolaborasi dua promotor ini diharapkan menghadirkan standar produksi yang maksimal, mulai dari tata panggung hingga audio visual, demi menciptakan selebrasi dua dekade perjalanan Sammy Simorangkir di industri musik.

Menjawab tingginya antusiasme para penggemar, Sammy Simorangkir dan pihak penyelenggara membuka fase penjualan tiket dengan kuota sangat terbatas.

Adapun rincian informasi penjualan tiket konser 20SSS adalah sebagai berikut:

Jadwal Penjualan: Kamis, 26 Februari 2026, pukul 14.00 WIB

⁠Platform Resmi: Pembelian tiket dapat dilakukan secara eksklusif melalui guehadir.id

Harga Tiket dan Kategori:

– ⁠Festival: Rp 800.000

– ⁠Bronze: Rp 850.000

– ⁠Silver: Rp 950.000

– ⁠Gold: Rp 1.500.000

– ⁠Platinum: Rp 2.000.000

– ⁠Diamond: Rp 3.000.000

Untuk info tiket lebih lanjut, kunjungi: 20sss.id

Continue Reading