iMusic – Tia Veres sang lady rocker kembali eksis dengan karya terbarunya di tahun 2022 sebagai salah satu bentuk eksistensinya di dunia musik tanah air.
Karya ketiga milik Tia Veres ini bertajuk “Rasa Cintaku” yang merupakan lagu yang di ciptakan Tia pada tahun 2010, yang kemudian di aransemen tahun 2022 oleh Halid Lamando.
“Lagu ini saya tulis sendiri namun musiknya dibantu teman-teman band saya. Untuk single ketiga ini saya pilih karena ada beberapa teman saya yang mengatakan, coba ‘bikin dong bikin yang agak pop rock sedikit.” kata Tia Veres saat ditemui awak media di Kampoeng Kopi Kemang, Jakarta Selatan, Sabtu (15/10/22).
“Terus saya ingat tahun 2010 lalu buat lagu ini dan belum saya publikasikan. Akhirnya saya menghubungi kembali Halid Lamando. Ini termasuk cepat ya, 3 minggu lah.”ujar Tia Veres.
Sebelum merilis Rasa Cintaku, Tia Veres juga sudah melepas dua single sebelumnya yang bertajuk “Tetap Cinta” dan “Kau”.
Lagu Rasa Cintaku milik Tia Veres ini merupakan lagu dengan genre pop rock yang berkisah tentang cinta seorang perempuan yang mencintai seorang laki – laki secara diem – diam yang tidak berani mengungkapkan atau terpendam lama yang terinspirasi dari curhatan temennya.
“Lagu ini masuknya ke pop rock tapi tentang cinta, Kala itu menganggap ada seorang wanita kala dia sekolah, masih SMA. Lalu ada anak baru pria, ganteng, nah dari situ wanita itu bertanya-tanya dan mencari tahu. Akhirnya dia hanya bisa suka secara diam-diam.”ujar Tia Veres.
“Sampai akhirnya mereka kehilangan jejak. Akhirnya mereka dipertemukan kembali saat reuni SMA. Kali ini wanita itu memberanikan diri untuk kenalan langsung. Hari demi hari akhirnya mereka hanya menjadi sahabat.” kata Tia.
Single ke 3 ini untuk cover nya dibuat oleh Imam dan untuk mixing lagunya di kerjakan oleh “Ichon Vai. Sedangkan untuk Video Klipnya sedang proses pembuatan.
Meski tetap memasukkan unsur rock di lagu barunya, namun Tia juga tidak menutup genre lain di lagu-lagu berikutnya. Selain itu Tia juga telah membuat beberapa lagu dengan tema berbeda di luar masalah percintaan.
“Saya sedang membuat sebuah lagu, jadi ini bocoran dikit ya, itu tentang narkoba. Jadi nanti mungkin yang kelima karena keempat sudah saya siapkan, itu tentang narkoba. Banyak sih saya ada beberapa buat lagu, tentang cinta saya terhadap adik saya yang sudah tidak ada, dan banyak lagi”ungkap Tia
Tia Veres juga punya rencana untuk merilis album atau mini album untuk dirilis dan ia berharap semua lagu – lagu yang dirilisnya bisa diterima pencinta musik Indonesia dan Internasional.
“Saya berharap dari single pertama kedua dan ketiga saya ini dapat diterima di Indonesia semua masyarakat Indonesia menyukai karya-karya saya dan juga bisa disukai di industri musik internasional,”tutup Tia.
Lagu “Rasa Cintaku” dirilis pada tanggal 18 September 2022 dan dapat diputar dan didownload di semua platform musik digital. Congrats Tia. (FE).
iMusic.id – Band heavy metal asal Swedia, Sabaton, kembali menghadirkan karya terbaru mereka lewat single ‘Yamato’, yang dirilis bersamaan dengan video musik resmi hasil kolaborasi bersama game naval populer, World of Warships. ‘Yamato’ terinspirasi dari kapal perang legendaris Jepang yang dikenal sebagai salah satu simbol kekuatan terbesar dalam sejarah perang laut. Lagu ini jadi kelanjutan spiritual dari ‘Bismarck’, sekaligus memperkuat ciri khas Sabatondalam mengangkat kisah sejarah militer ke dalam musik yang epik dan penuh energi.
Joakim Brodén mengungkapkan bahwa kisah kapal perang selalu menjadi bagian menarik dalam perjalanan musikal Sabaton, sementara Pär Sundström menambahkan bahwa ‘Yamato’merupakan jawaban atas permintaan panjang para penggemar yang ingin melihat kelanjutan cerita dari ‘Bismarck’. Kolaborasi ini juga menghadirkan pengalaman unik di dalam game, di mana pemain dapat menikmati ‘Yamato’ sebagai bagian dari gameplay, lengkap dengan elemen khusus yang terinspirasi dari Sabaton.
Video musik ‘Yamato’ turut memperkuat nuansa dramatis lagu ini, menampilkan band yang berada di atas kapal dalam momen pertempuran terakhir yang penuh intensitas. Proses produksi sendiri dilakukan dengan tantangan ekstrem, mulai dari suhu dingin hingga efek air yang mensimulasikan kondisi laut sebenarnya. Dikenal dengan pendekatan sinematik dan tema sejarah yang kuat, Sabatonterus memperluas jangkauan mereka sebagai salah satu band heavy metal paling berpengaruh saat ini, dengan miliaran stream dan basis penggemar global yang solid.
iMusic.id – Di tengah hiruk pikuk kehidupan yang penuh tekanan dan ketidakpastian, Joanna Andrea menghadirkan karya terbarunya yang berjudul “Tenanglah”, sebuah lagu yang menjadi pelukan hangat bagi siapa pun yang sedang berada di titik terendah dalam hidupnya.
Ditulis sendiri oleh Joanna Andrea, “Tenanglah” lahir dari pengalaman personal yang penuh pergulatan. Lagu ini menggambarkan fase ketika harapan terasa memudar dan kekhawatiran mengambil alih, namun di saat yang sama juga menjadi pengingat lembut bahwa setiap badai pasti berlalu. Melalui lirik yang jujur dan emosional, Joanna mengajak pendengarnya untuk tetap bertahan, melangkah, dan tidak menyerah pada kehidupan yang hanya datang satu kali.
Sebagai solois perempuan Indonesia yang tengah bersinar, Joanna Andrea terus menunjukkan konsistensinya dalam berkarya. Namanya mulai dikenal luas lewat deretan lagu seperti “Lepaskan, Tak Bertahan Lama, Hanya Satu” dan “Wajah Yang Membawa Aku Pulang”. Sebelumnya, ia juga telah merilis single “Dinikmati Saja” yang semakin memperkuat identitas musikalnya.
Mengusung genre pop yang hangat dan relatable, “Tenanglah” menjadi salah satu karya paling jujur dalam perjalanan karier Joanna Andrea. Lagu ini ditulis di masa ketika ia hampir menyerah pada mimpinya di industri musik. Setelah melewati berbagai pasang surut, Joanna berhasil bangkit, menemukan kembali semangatnya, dan kini semakin mantap menapaki jalannya sebagai musisi dengan karakter yang kuat.
“Tenanglah” resmi dirilis sebagai single ke-6 pada Maret 2026 dan menjadi bagian dari rangkaian menuju album perdana Joanna Andrea yang akan dirilis di tahun yang sama.
Kini, “Tenanglah” sudah dapat dinikmati di seluruh platform musik digital, menjadi teman setia di saat-saat paling sunyi, ketika yang dibutuhkan hanyalah sedikit ketenangan dan harapan.
iMusic.id – Femm Chem merupakan band indie rock yang telah aktif sejak tahun 2022 dan menjadi bagian dari dinamika skena musik Semarang. Mengusung lagu-lagu original, Femm Chem dikenal melalui pendekatan musik yang sederhana, fun, dan jujur, terinspirasi dari British indie rock seperti Wet Leg serta nuansa psychedelic dan garage pop ala band Australia Nice Biscuit.
Femm Chem digawangi oleh Isa Pradana sebagai lead guitar dan vokal, Vajra Aoki pada vokal dan gitar, Dimas Sadewa pada bass, Ferdinandus Erdin pada drum sekaligus artwork, serta Zuma Mahardika pada synth dan vokal. Perbedaan latar belakang serta referensi musik masing masing personel menjadi elemen penting yang membentuk karakterFemm Chem sederhana namun lantang, ironis, playful, dan perlahan menghanyutkan.
Melalui semangat tersebut,Femm Chem resmi merilis single terbaru berjudul “Nasida Liar” yang sekaligus menjadi lagu pertama Femm Chem yang ditulis dan dibawakan dalam Bahasa Indonesia. Langkah ini menandai fase baru dalam perjalanan kreatif mereka sekaligus membuka ruang ekspresi yang lebih dekat dengan realitas pendengar lokal.
“Nasida Liar”dari Femm Chem merepresentasikan kegelisahan hidup di tengah dunia yang terasa semakin ramai oleh arus informasi, media, dan tuntutan eksistensi. Lagu ini menangkap potongan potongan kehidupan modern mulai dari konsumsi berita, konten yang berulang, hingga isu personal yang kerap membuat ruang batin terasa penuh dan melelahkan.
Secara lirik, “Nasida Liar” hadir dengan pendekatan puitis dan satir menggambarkan usaha individu untuk mencari jeda di tengah hiruk pikuk tersebut. Lagu ini berbicara tentang kebutuhan untuk berhenti sejenak, menarik napas, dan mensyukuri momen kecil tanpa harus terjebak dalam kerumitan yang berlebihan. BagiFemm Chem, lagu ini menjadi bentuk refleksi sekaligus terapi personal.
Dari sisi musikal, “Nasida Liar” diramu dengan aransemen yang lugas dan enerjik menegaskan identitasFemm Chem yang mengedepankan kesederhanaan tanpa kehilangan daya ekspresif. Permainan gitar yang ringan, ritme yang dinamis, serta lirik lirik ironis menjadi kekuatan utama yang membuat lagu ini terasa dekat dengan realitas pendengarnya.Sebagai bagian dari perilisan single ini,Femm Chem juga akan menjalankan rangkaian promosi melalui platform digital dan media sosial guna menjangkau audiens yang lebih luas.
Lagu ini direkam pada bulan April 2025 dan dikerjakan oleh mereka sendiri, hingga proses mixing dan mastering dikerjakan oleh Pandu Fuzztoni, seorang musisi, producer dan engineer yang turut mengerjakan artis seperti Dongker, Grrrl Gang, Skandal dan masih banyak artis lainnya. Single terbaru Femm Chem berjudul “Nasida Liar” tersedia di kanal digital stores pada Maret 2026.