Mengenal Tarian Moshing Lebih Dalam

Mengenal Tarian Moshing Lebih Dalam

iMusic – Moshing merupakan tarian yang terdiri dari sebuah gerakan tak beraturan tetapi menyenangkan bagi yang melakukannya. Tarian Moshing bisa didapati dalam berbagai konser musik, diantara’nya adalah konser musik ska, reggae, metal, rock, punk, black metal, bahkan tak menutup kemungkinan juga bisa kita dapati di konser musik dangdut.

Jenis moshing pun tak hanya satu, banyak varian moshing tergantung dari jenis musik yang dimainkannya. Dimulai pada era 70’an dimana musik punk masih memiliki sebuah kekuatan yang tidak bisa digeser oleh apapun, dari situ terciptalah varian moshing yang berkembang hingga saat ini.

Diantaranya adalah “Pogo Dance” yang dilakukan dengan gerakan melompat keatas tetapi masih dilokasi yang sama, disertai gerakan tangan yang dilakukan dengan acak. Jenis ini biasanya sering dilakukan penonton pada saat menyaksikan konser musik rock ataupun punk. “Stage Diving” merupakan gerakan melompat dari atas panggung ke kerumunan penonton, seperti berenang diatas penonton.

“Headbanging” adalah gerakan menghentakan kepala keatas dan kebawah sesuai alunan musik, biasanya dilakukan penonton saat mendengar musik rock maupun heavy metal.

“Skanking Dance” merupakan sebuah tarian yang terdiri dari gerakan kaki yang mengikuti alunan musik disertai dengan membungkukan badan dan menggoyangkan siku kanan dan kiri secara bergantian. Skanking dance ini biasanya dilakukan penonton saat menyaksikan pertunjukan musik ber-genre Ska, Reggae maupun Rock N Roll. Tak hanya itu, masih banyak lagi jenis moshing yang kita belum tahu dan sering dilakukan orang banyak saat menonton pertunjukan musik.

(Tito/iMusic)


Related Articles

Konser Di Indonesia Mariah Carey Akan Kenakan Batik?

iMusic – Mariah carey, Diva pop dunia yang rencananya akan tampil di Taman Lumbini, candi Borobudur, Jawa Tengah akan memuaskan

“RAMENGVRL” Umumkan Album Pertamanya “Can’t Speak English”.

iMusic – Selesai merilis dua single Vaselina dan Look At Me Now awal bulan kemarin, Ramengvrl mengumumkan judul album perdananya yaitu “Can’t Speak English”. Album yang akan dirilis akhir tahun

EVITA’, Kolaborasi Bertemakan Kerinduan Dalam Keadaan Pandemi.

iMusic – Produser Rifo Octavian a.k.a Rifofo dan Gandhi Prasetya a.k.a Gandhi Shiro kembali berkolaborasi dan menghasilkan single yang diberi