Connect with us

iMusic

Menggandeng Sandhy Sondoro, Di Single Terbarunya Baim TDC “I’VE HAD ENOUGH WITH LOVE”.

Published

on

iMusic – Baim kembali memperkenalkan single kolaborasi terbarunya. Kali ini, gitaris yang juga salah satu vokalis The Dance Company (TDC) itu menggandeng Sandhy Sondoro untuk jadi rekan duetnya lewat lagu berjudul I VE HAD ENOUGH WITH LOVE.

Tak hanya judul, lagu bergenre pop namun kental dengan nuansa blues ini juga lengkap dengan lirik-lirik berbahasa Inggris. Hal ini diharapkan membuat karya lagu tersebut dapat dinikmati secara global.

Project ini sendiri menjadi kelanjutan dari project kolaborasi Baim setelah sempat berduet dengan gitaris/ vokalis Rendy Pandugo di lagu Halusinasi beberapa waktu lalu. Soal keberadaan Sandhy sebagai rekan duetnya, Baim secara jujur mengaku sangat mengagumi teknik bernyanyi atau vokal lelaki yang pernah menetap selama 20 tahun di Jerman itu.

Single I VE HAD ENOUGH WITH LOVE yang ditampilkan Baim dan Sandhy sejujurnya tidak terlalu linear dengan selera pasar. Keduanya bahkan sepakat membuat pasar sendiri lewat lagu pop yang ngeblues itu.

Im a big fan of Sandhy. Saya suka banget sama suara Sandhy, dan kebayang ada satu lagu saya yang dinyanyikan Sandhy. Pasti keren, ungkap Baim jujur.

Baim mengaku sangat bersyukur karena didukung penuh oleh NAGASWARA sebagai labelnya. Ia juga merasa tidak ada masalah mengajak Sandhy berduet di bawah label NAGASWARA, sama halnya dengan project bersama Rendy Pandugo.

Basicly kita sama-sama nyanyi. Kita pop musician, singer and song writer. Tapi basicly juga kita blueser. Kita sama-sama suka blues. Setiap Baim main gitar, nada-nadanya blues. Dia blues man. Kita happy blues men, tambah Sandhy.

Pada akhirnya, I VE HAD ENOUGH WITH LOVE memang lahir dari dua musisi yang punya kelebihan masing-masing. Mereka menyatu karena sama-sama punya satu selera, satu visi dan misi dalam musik. (FE)

iMusic

Pugar Restu Julian, Micki Mahendra, Orliando, dan Arisetiaji Luncurkan Single “Akhirnya Kita Di Sini”.

Published

on

iMusic.id – Empat sahabat lintas generasi, Pugar Restu Julian, Micki Mahendra, Orliando, dan Arisetiaji, merilis single terbaru mereka yang berjudul “Akhirnya Kita Di Sini” Februari 2024.

Single ini merupakan simbol persahabatan mereka yang telah terjalin sejak masa sekolah. Micki, yang sebelumnya tergabung dalam band “Skywalker” bersama Bemby (SORE,LAIN) dan Aghi Narottama (apeontheroof, LAIN), membawa pengalaman kaya dalam kolaborasi ini.

Orliando, yang juga pernah bermain dengan Baim Trio dan membentuk band jazz Seqouia, menambahkan keunikan pada musik ini. Arisetiaji, yang telah bermain dengan berbagai band seperti Klarinet hingga Frootloops, menunjukkan keberagaman musikalnya.

Pugar Restu Julian, yang dulunya adalah bagian dari Vessel & C’mon Lennon, terus berkiprah dengan thedyingsirens, Brew Darrymore, dan OFF/LOST.

Single “Akhirnya Kita Di Sini” merupakan hasil karya musik dari Pugar Restu Julian dengan lirik oleh Micki Mahendra. Lagu ini menjadi kelanjutan dari program musik Julian yang mengutamakan kolaborasi dan kreativitas.

Proses kreatifnya dimulai dengan sebuah draft yang dikirim melalui WhatsApp, di mana setiap musisi memberikan kontribusi mereka, dan akhirnya menciptakan sebuah karya yang utuh dan harmonis. (FE)

Continue Reading

iMusic

“Menceritakanmu” Jadi Single Terbaru Yang Dirilis “Batas Senja”.

Published

on

iMusic.id – Menceritakanmu, adalah single terbaru yang di rilis Batas Senja pada Februari 2024. Lagu ini di tulis oleh Masitong menceritakan tentang gambaran sebuah hubungan yang saling menghargai dan melengkapi. Pesan dari lagu ini adalah bahwa kita wajib untuk membanggakan segala kelebihan pasangan kita kepada semua orang serta menutupi kekurangannya sekecil apapun.

Batas Senja sendiri adalah band yang dalam setiap karya lagunya mengusung tentang tema sosial, kehidupan, cinta dan motivasi. Band ini terbantuk pada tanggal 17 Agustus 2014, dengan formasi pertama terdiri dari 7 personel yaitu (Masitong) guitar vocal, (Bella) vocal (Anjas) bass (Juli) cuk (Sarah) acoustik gitar dan (Elzino) drum.

Dalam perjalanan nya Batas Senja mengalami beberapa kali pergantian personel, hingga pada akhirnya di tahun 2023 ini Batas Senja mengusung 6 personel yang terdiri dari (Masitong) guitar vocal, (Erica) vocal, (Carissa) vocal, (Elzino) drum, (Andree) additional bass, dan (Pebian) additional gitar.

Batas Senja telah mengeluarkan beberapa hits single diantara nya Alenia, Kertas dan Pena, Kan Menua ,Nanti Kita Seperti Ini dan Kemana Kita Hari ini.

Lagu Menceritakanmu di record di Harmonic Records, dengan Masitong sebagai Music Director sekaligus menghandle proses Mixing dan Mastering Bersama Vian Harmonic. Di bawah naungan management MST Music, dan Distribusi Musik Digital melalui Sintesa Pro, Batas Senja berharap lagu ini dapat meramaikan Khazanah Musik Indonesia serta kembali dapat di terima dan disukai oleh penikmat musik Indonesia. (FE)

Continue Reading

iMusic

Dimansyah Laitupa dan Salma Putri perkenalkan single baru

Published

on

iMusic.id – Dua musisi dibawah naungan label Dua Suara Media yaitu Dimansyah Laitupa dan Salma Putri baru saja merilis karya single terbaru mereka. Perayaan perilisan karya single terbaru Dimansyah Laitupa dan Salma Putri tersebut di selenggarakan dalam sebuah showcase intim di depan para fans mereka pada Minggu, 18 Februari 2024 di Kopi Luvium, Pamulang, Tangerang Selatan.

Di dalam perayaan perilisan karya single tersebut, Dimansyah Laitupa memperkenalkan single terbarunya yang berjudul “Narasi”, sedangkan Salma Putri juga memperkenalkan single baru yang merupakan remake dari single milik Dimansyah yang berjudul “Mantra” dengan komposisi musik yang jauh berbeda dengan aslinya.

“Kami sangat senang bisa membagikan single terbaru kami kepada para penggemar di Kopi Luvium Pamulang, Lagu ini adalah cerminan dari perjalanan kami sebagai artis, dan kami tidak sabar untuk berbagi dengan dunia.” ujar Dimansyah Laitupa.

Lebih jauh lagi di depan awak media yang datang meliput acara ini, musisi berbakat dan bersuara khas asal Ambon yang juga jebolan dari salah satu ajang pencarian berbakat Indonesia Idol 2023 ini sangat bersemangat bercerita tentang single terbarunya tersebut,

“Narasi” adalah lagu ke 6 saya, lewat lagu ini aku bercerita tentang bagaimana kita menghadapi perpisahan. Biasanya kita siap menghadapi kebahagiaan tapi tidak siap menghadapi perpisahan. Menurutku yang Namanya perpisahan itu harus juga kita rayakan”, terang Dimansyah.

“Aku tipikal penulis yang ketika ada ide muncul aku selalu nggak pernah mau tinggal tidur, awal mula terciptanya single “Narasi” ini terjadi saat aku dengar lagu James Arthur, kemudian timbullah nada yang akhirnya membuat lagu ini tercipta”, tambah Dimansyah

Sementara itu rekan se-label Dimansyah yaitu Salma Putri merasa sangat senang di percaya untuk mendaur ulang lagu “Mantra” ciptaan Dimansyah, apalagi Salma Putri mengaku sangat menyukai isi lirik lagu tersebut,

“Buat aku lagunya romantis dan indah banget, apalagi dari awal juga sudah tahu Dimansyah Laitupa adalah komposernya, makanya pas aku dikasih kesempatan langsung mau banget. Merupakan kehormatan besar bagi saya untuk bisa memberikan sentuhan pribadi pada lagu yang sudah sangat spesial bagi banyak orang ini, saya berharap lagu “Mantra” Versi piano ini dapat membawa pendengar pada perjalanan emosional yang mendalam.” Jelas Salma Putri.

Perayaan rilisnya single “Narasi” dan “Mantra” dari duo Dimansyah Laitupa dan Salma Putri di depan para penggemar tersebut tersaji dengan apik. Momen – momen berkesan saat keduanya mengambil alih panggung di Kopi Luvium Pamulang malam kemarin memberikan kesempatan bagi penonton dan penggemar mereka untuk terhubung dengan mereka secara pribadi. Kolaborasi yang dinamis ini menghadirkan dua suara berbeda dalam dunia musik Indonesia dan menciptakan pengalaman musik yang unik dan tak terlupakan bagi yang hadir malam kemarin.

Tentang Dimansyah Laitupa  dan Salma Putri :

Dimansyah Laitupa adalah seorang artis berbakat asal Ambon yang juga jebolan dari salah satu ajang pencarian berbakat yaitu Indonesia Idol 2023 dan telah meraih penghargaan di dunia musik. Dengan suara yang khas dan kualitas vokal yang luar biasa, Dimansyah Laitupa telah menjadi salah satu bintang terang dalam industri musik Indonesia.

Salma Putri Salsabila lahir di Bandung, 11 Agustus 1999. Salma sudah mulai bernyanyi sejak kecil. Salma mulai mendalami bernyanyi dengan mengikuti pelatihan vokal kelas 4 SD, sejak saat itu Salma mulai mengikuti kompetisi bernyanyi tingkat kota Cimahi dan provinsi Jawa Barat

Kecintaannya terhadap bernyanyi mengarahkannya untuk mengikuti ajang pencarian bakat pertamanya, Idola Cilik season 3, dan bertahan sampai 28 besar. Tidak berhenti berusaha untuk menjadi seorang penyanyi, Salma mencoba ajang pencarian bakat lainnya seperti Indonesia Mencari Bakat, Rising Star Indonesia, X Factor Indonesia, dan Indonesian Idol. (FE)

Continue Reading