Connect with us

iMusic

Paradoks Uang Dan Waktu Basboi Dalam “New Cartier”.

Published

on

iMusic.id – Setelah merilis beberapa lagu kolaborasi dan soundtrack pada 2023, rapper dan musisi hip-hop Basboi kini hadir dengan sebuah single baru berjudul “New Cartier” yang dirilis bersama sebuah video klip pada  Jumat, 25 Agustus 2023.

Single ini  menjadi titik awal dari perjalanan menuju album keduanya, sekaligus menjadi sedikit bocoran tentang palet sound yang akan ia gunakan serta tema-tema yang akan ia muat ke depannya.

Meminjam judul dari merk jam tangan mewah yang ia beli dari hasil keringat sendiri, “New Cartier” merupakan rapalan dan nyanyian kontemplasi Basboi akan absurditas stardom. “Golden chains”,”diamond rings” hingga kemerdekaan finansial untuk membeli “Whole lotta things i don’t need” datang sepaket dengan krisis identitas (“I’ve been running like a fool/living like a tool), tubuh babak belur (“Gentayangan macam hantu/dari sabtu sampai sabtu”) dan ketakutan (“I’m so afraid waktuku habis/hanya demi menambah checklist.”)

Meskipun demikian, Basboi tak punya banyak pilihan. Ia memuat daftar cita-citanya di verse penutup: Porsche, lukisan Basquiat, hingga “kirim uang miliaran tiap bulan” untuk keluarga. Ambisi-ambisi besar ini tak banyak menyisakan waktu untuk bersantai. Ia memilih menjalani paradoks: mengorbankan waktu demi memiliki “penunjuk waktu” alias pencapaian material yang pada lagu ini dilukiskan secara simbolik lewat jam Cartier di pergelangannya.

Bersama studio HURA dan sutradara Prama Surya, Basboi berhasil menerjemahkan muatan lirik “New Cartier” ke dalam music video (MV) yang menyampaikan pesannya lewat sejumlah bentuk kontras. Contohnya seperti penggunaan palet warna hitam-putih, seolah melukis sisi gelap dari hidup pelaku entertainment yang umumnya dianggap penuh warna, serta ekspresi wajah sendu sepanjang video klip yang menampilkan simbol-simbol material seperti hujan uang, kilau Cartier dan kalung-kalung emas.

MV dibuka pada sebuah ruangan dengan wajah Basboi yang tertempel plester, mengindikasikan sebuah luka. Ia bernyanyi menghadap jendela dan adegan terus bergantian menunjukkan beragam pose dan adegan acak—mulai dari flex, breakdown, hingga sebuah meeting dengan “industri”—serta simbol-simbol pencapaian material.

Narasi yang blur mulai fokus menjelang akhir, memuncak dengan klimaks peristiwa pemukulan yang menyelesaikan hint wajah luka di awal, dan shot terakhir menyingkap bahwa ruangan yang ia tempati di awal klip adalah ruangan psikolog. Basboi berhadapan empat mata dengan sang psikolog dalam sebuah sesi terapi, ditemani seseorang berjas hitam (diperankan oleh Panji “Mildwaves”) yang duduk di balik piano sebagai simbol kematian.

Denting-denting dari jari sang kematian inilah yang ternyata sedari awal menjadi altar Basboi untuk merapal nyanyiannya tentang perasaan kosong nan hampa terkait pengejaran pencapaian material. Secara keseluruhan, MV ini berhasil menangkap seluruh nuansa chaotic sendu yang hadir ketika mendengar lagu “New Cartier” dan memuat pesan-pesan serta emosi lagu dengan detail dan komunikatif meskipun bertumpu pada simbol daripada narasi.

Pada produksi musik, Basboi kembali menggaet Mildwaves sebagai produser. Sebelumnya, Mildwaves telah memproduseri salah dua lagu terbaik Basboi yakni “Bismillah” dan “Happy Birthday” pada album debut Adulting For Dummies. “New Cartier” adalah piano ballad dengan aransemen orkestra megah tanpa sedikitpun kehadiran 808.

Vokal pada verse rap dan chorus Basboi meliuk-liuk sedemikian ekspresif bak pesawat ulang alik. Dari landasan progresi kord minor, ia terbang dengan falsetto lalu mendarat pada baris-baris rap (setengah bernyanyi) sebelum kemudian hancur meledak dalam teriak. Namun, segala manuver ini tak menghalangi siapapun untuk mengenali kerapuhan dirinya sejak not pertama.

Direkam di Studio Maja dengan mixing-mastering oleh Erik Soto, “New Cartier” merupakan trek drumless pop-rap dengan style yang unik dan segar secara musikal dan tematik, bahkan untuk ukuran Basboi yang selama ini telah berhasil membawa hip-hop menembus sekat-sekat pop.

Per tanggal 25 Agustus, “New Cartier” sudah dapat dinikmati di streaming services pilihan masing-masing, serta music video-nya sudah dapat diakses di Youtube secara bebas.*(Adib Arkan)

Basboi, musisi Hip-Hop/RnB memulai karirnya di Kota Bandung. Memulai karyanya dengan lagu-lagu seperti Cozy, Dying Breed, dan Night Drive pada tahun 2017-18, Basboi merilis EP debutnya berjudul Fresh Graduate di Maret 2019, yang menceritakan tentang struggle yang dimiliki remaja Indonesia pada umumnya. Karyanya berlanjut di single Make Me Proud dimana ia berkolaborasi dengan Matter Mos dan Stanizter.

Identik dengan lirik dan warna musik yang catchy dan fun untuk genre Hip-Hop/RnB, Basboi berhasil menarik perhatian Converse Indonesia dan terpilih mewakili Converse X Ambassadors dari Indonesia untuk tampil di Converse X Global Moment di Kuala Lumpur, Mei 2019, setelah sebelumnya berhasil melakoni tour Fresh Graduate yang mencakup 4 kota di Jawa-Bali.

Tidak hanya itu, Basboi kembali terpilih sebagai satu-satunya perwakilan Indonesia di Converse X Global Moment kedua di Los Angeles, Amerika Serikat, pada November 2019. Di sana, Basboi tampil bersama musisi dari kolektif Odd Future, seperti Dominic Fike dan Jasper. Satu tahun setelahnya, Basboi merilis album debutnya “Adulting For Dummies”, yang sukses menarik perhatian dan beberapa nominasi album terbaik pada tahun 2021, sampai akhirnya terpilih mewakili Indonesia pada rangkaian Converse X Global Moment di Paris bersama dengan Tyler, The Creator. (FE)

iMusic

“Glenn Samuel” Kembali Menggebrak Dengan Single “Nona Manis”.

Published

on

iMusic.id – Musisi berbakat Glenn Samuel kembali menggebrak dunia musik dengan single terbarunya yang berjudul “Nona Manis“. Lagu ini dirilis secara resmi dan siap memanjakan para penggemar musik R&B di seluruh Indonesia.

Lagu “Nona Manis” merupakan karya terbaru Glenn Samuel, yang keempat dalam perjalanan karier solonya setelah memutuskan untuk berkarya secara independen. Diciptakan oleh Glenn Samuel sendiri, lagu ini mengusung genre R&B yang kental dengan nuansa romantis dan melodi yang memikat.

“Nona Manis” terinspirasi dari perspektif seseorang yang tengah mengagumi pasangan hidupnya yang sangat cantik dan manis. Lagu ini menggambarkan kekaguman tidak hanya pada paras, tetapi juga pada kepribadian pasangan yang dianggap “manis” dan “sempurna”.

Glenn menyampaikan bahwa lagu ini bukan sekadar lagu cinta, tetapi juga sebagai representasi betapa cantik dan manisnya wanita-wanita dengan kulit lebih gelap. Ia menggunakan istilah “Nona Manis” yang berasal dari bahasa daerah timur Indonesia untuk menggambarkan pesona wanita-wanita dari daerah asalnya. Branding lagu ini adalah “Coklat Bar” yang melambangkan keindahan dan kemanisan wanita berkulit coklat.

Lagu “Nona Manis” diproduseri oleh Glenn Samuel sendiri, dengan kolaborasi bersama Juan Mandagie, Tjdika, dan Devinza Kendranata yang dikenal sebagai gitaris Raisa dan Agnez Mo. Proses produksi yang matang dan kolaborasi dengan musisi-musisi berbakat menjadikan lagu ini memiliki kualitas yang tinggi dan siap bersaing di industri musik.

Glenn berharap lagu “Nona Manis” dapat menyentuh hati para pendengarnya, terutama para “Nona Nona Manis” di luar sana, agar mereka semakin menyadari betapa cantik dan manisnya diri mereka. Lagu ini juga menjadi pengingat bagi para pria betapa beruntungnya mereka memiliki seorang “Nona Manis” dalam hidup mereka.

“Semoga lagu ini dapat sampai kepada Nona Nona manis diluar sana supaya nona nona bisa sadar betapa cantik dan manisnya mereka sampai bisa memikat hati siapapun yang melihatnya, dan sebagai reminder betapa beruntungnya nyong-nyong (para pria) diluar sana yang mendapatkan seorang Nona Manis!” Tutup Glenn. (FE)

Continue Reading

iMusic

“Hapsara” Kembali Rilis Single Baru Berjudul “Might As Well”.

Published

on

iMusic.idHapsara Pramudita, yang telah merilis sebuah EP berjudul Crossroads Campfire pada bulan Oktober 2022 sekarang merilis single baru berjudul “Might As Well” yang dirilis melalui label Collab Asia pada 16 Mei 2024.

Lagu yang saat ini ada di playlist editorial Spotify Skena Gres dan Fresh Finds Indonesia ini menceritakan tentang masa kecil yang diancam oleh ancaman siksaan abadi yang membuat kita semua enggan untuk saling bergandengan tangan sebagai teman dan mencintai hidup selama hidup ini masih ada.

Lagu ini kemudian ditulis sebagai ajakan untuk menikmati hidup tanpa terlalu mengkhawatirkan apa yang akan datang setelah hidup ini berakhir.

Ditulis dari pengalaman masa lalu yang umumnya juga dirasakan oleh mayoritas orang-Hapsara orang di Indonesia yang bahkan setelah tumbuh dewasa pun tidak dapat menghapus trauma ancaman-ancaman tersebut terlepas dari entah nyata atau tidaknya apa yang akan menunggu setelah meninggal nanti.

Lagu ini diproduksi di bawah arahan produser dan audio engineer Adhit Android (d’Masiv, Mocca, Bin Idris, dkk) dan menggandeng supporting band dari Hapsara yaitu Alexander Gjertsen pada bass, Aryorespati Xavier pada gitar, Dwi Noor Asrori pada drum, dan Qraxina Chaidir di backing vocal.

Dirilis sebagai rangkaian single yang akan dikeluarkan pada Mei, Juni, Juli hingga Oktober, Might As Well merupakan single pertama setelah rilisan Hapsara sebelumnya pada bulan Oktober 2022, menandakan aktif kembalinya proyek solo ini.

Might As Well dapat didengarkan di seluruh DSP yang ada di internet baik Spotify, Apple Music, Youtube Music, dan lain sebagainya. (FE)

Continue Reading

iMusic

KK band kembali hadir dengan single baru berjudul “Cinta Sejati”

Published

on

By

iMusic.id – Salah satu band pengusung genre pop rock yang pernah berada dijajaran artis label Nagaswara yaitu KK Band baru saja merilis single baru yang diberi judul “Cinta Sejati”.

Perilisan single baru “Cinta Sejati” tersebut merupakan kelanjutkan estafet musikal KK Band yang selama ini sempat mengalami hiatus selama kurang lebih 5 tahun.

Kaka (vokal), Iram (gitar) dan Oki (drum) nampak bersemangat dan tak mengenal usia untuk mencoba meneruskan perjuangan mereka di kancah musik Indonesia.

“Kami hadir kembali dengan formasi trio ini untuk melanjutkan eksistensi dan komitmen kami terhadap music Indonesia”, tutru Kaka sang vokalis.

Memilih beat musik yang lebih slow dengan notasi lagu yang pop namun dikemas dengan sentuhan gitar rock pada permainan Iram yang juga merupakan gitaris group band rock senior U’Camp, KK band nampak berusaha menjelajahi industri musik nasional dengan sangat cermat, apalagi tema dan lirik cinta jadi pilihan mereka di single ini.

“Lirik lagu “Cinta Sejati” ini mengangkat tema cinta dan kisahnya itu terinspirasi dari kisah cinta pribadi saya dan coba saya tuangkan ke dalam lagu”, terang Kaka yang merupakan penulis lagu ini.

“Kehadiran kembali KK Band ke skena musik pasca hiatus tak lepas juga dari sebuah diksi cinta plus Kecintaan kita terhadap profesi”, tambah Kaka.

“Cinta Sejati ini merupakan sebuah rasa yang tercipta dan datang secara tulus dari seseorang untuk kekasihnya. Sebuah rasa yang benar-benar datang tanpa mengenal waktu, usia dan untuk siapa. Benar-benar melintas dalam sanubari setiap insan,” Ungkap Kaka.

Proses produksi dari mulai lagu tercipta sampai selesainya rekaman dilakukan secara cepat oleh para personil KK band,

“3 jam! Iya, inilah yang dinamakan anugerah. Kami semua diberikan kekuatan dan kemampuan dalam menyelesaikan lagu ini dalam waktu singkat, “Cinta Sejati” benar-benar tercipta seperti yang didengar sekarang ini,” ujar para personil KK band.

Lagu “Cinta Sejati” yang direkam dengan balutan vibe sound retro ini rencananya akan segera di proses penjualan digitalnya melalui DSP seperti Spotify, Apple Music, Dezeer dan sebagainya dalam waktu dekat. Sementara itu video klip nya juga akan segera di buat.

Saat ini KK Band sendiri sudah punya stock 12 lagu untuk melanjutkan proses perilisan karya mereka menuju full album setelah perilisan single “Cinta Sejati” ini dan para personil KK band berharap para penikmat lagu Indonesia bisa menerima kehadiran single anyar KK band tersebut dengan sebaik – baiknya.

Continue Reading