iLive
Setengah kuota tiket dijual di bawah 500 rb, “Panggung Musikal Keluarga Cemara” siap menggeliat
Published
2 years agoon
By
Frans EkoiMusic.id – Pementasan perdana Pertunjukan “Panggung Musikal Keluarga Cemara” di Ciputra Artpreneur, Jakarta semakin dekat. Untuk itu, Visinema Studios dan www.indonesiakaya.com bersama Teater Musikal Nusantara (TEMAN) mengadakan Jumpa Pers sekaligus Press Preview bersama rekan-rekan media pada 18 Juni 2024 serta Gala Premiere pada 19 Juni 2024 dengan penampilan lengkap bersama kostum meriah dan set panggung spektakuler.

Seluruh cast dan crew beserta tamu undangan sangat antusias menyambut pertunjukan “Panggung Musikal Keluarga Cemara” yang akan berlangsung mulai tanggal 21 Juni hingga 14 Juli 2024 ini. Karena dalam penayangan khusus media pada 18 Juni 2024, terungkap bahwa selain dimeriahkan oleh seniman-seniman yang berdedikasi tinggi di bidang teater musikal, pertunjukan ini juga memiliki beberapa hal yang sangat spesial. Salah satunya suguhan visual panggung yang dinamis, di mana properti-properti yang ada di dalamnya terlihat bergerak menyesuaikan dengan alur cerita. Misalnya pergerakan transisi set rumah dari kota ke desa, hingga pohon Cemara yang bertumbuh di sepanjang pertunjukan.
Selain itu, kostum para pemain juga sangat penuh warna yang cantik berkat wardrobe dari Hagai Pakan dengan didukung make up yang dipersembahkan dari BLP Beauty, kosmetik lokal berkualitas besutan makeup artist terkenal Lizzie Parra. Tentunya ini menjadi bagian yang sangat sayang untuk dilewatkan dari Pertunjukan “Panggung Musikal Keluarga Cemara”. Hagai Pakan, penata busana pemenang Piala Citra Festival Film Indonesia 2020 mengungkapkan bahwa ia membuat konsep yang merespon cerita Keluarga Cemara dengan beberapa sentuhan baru yang kekinian dan kontemporer, agar tetap terlihat relevan dengan kondisi saat ini.
“Konsep keseluruhan styling dan penataan busananya aku buat jadi kontemporer. Jadi kalau dilihat kasat mata, untuk kehidupan sehari-hari masih believable tapi tetap sesuai untuk kebutuhan panggung,” ungkap Hagai Pakan.

Lebih lanjut, ia juga menyampaikan hal yang spesial di Pertunjukan Panggung Musikal Keluarga Cemara.
“Panggungnya akan sangat memanjakan mata. Secara universe akan jauh berbeda dari filmnya, penonton akan mendapatkan pengalaman visual yang berbeda. Di mana aku bermain dengan banyak motif banyak warna, banyak unsur kearifan lokal yang selalu aku mainkan, dan ini akan tumpah ruah. Dengan persiapan 3-4 bulan, kami menyiapkan sekitar 400 lebih looks pakaian. Ada yang dibuat dari nol, ada juga yang di-recycle dari thrift untuk memperlihatkan kesan yang sesuai,” tutupnya.
Para cast yang hadir di acara jumpa pers, seperti Simhala Avadana dan Taufan Purbo yang berperan sebagai Abah, Galabby, dan Andrea Miranda sebagai Emak, Amira Karin dan Aisyah Fadhila sebagai Euis, serta Quinn Salman dan Fazka yang memerankan Ara. Nantinya mereka akan terbagi menjadi dua tim, tim pertama yaitu Keluarga Berharga yang akan dibawakan oleh Simhala Avadana sebagai Abah, Galabby sebagai Emak, Aisyah Fadhila sebagai Euis dan Quinn Salman sebagai Ara.

Sementara Tim Keluarga Bahagia akan menampilkan Taufan Purbo sebagai Abah, Andrea Miranda sebagai Emak, Amira Karin sebagai Euis dan Fazka sebagai Ara. Di press preview pada 18 Juni 2024, Tim Keluarga Bahagia berhasil mementaskan Pertunjukan Panggung Musikal Keluarga Cemara dengan penampilan yang luar biasa. Mereka pun tak menyangka bahwa apa yang mereka lakukan saat latihan dan saat pementasan terasa sangat berbeda.
“Kami sangat nggak menyangka karena benar-benar terasa magical sekali bisa membawakan pertunjukan ini di depan penonton. Selama ini kami latihan nggak ada yang menonton dan rasanya kami sudah sangat siap. Tapi ternyata ketika bertemu dengan penonton tetap ada rasa deg-degan di atas panggung. Tapi ini jadi candu, dan kami nggak sabar bertemu dengan penonton di sepanjang pertunjukan-pertunjukan berikutnya,” ungkap Taufan Purbo pemeran Abah, mewakili cast lainnya.
Cristian Immanuel, salah satu produser sekaligus Head of Studios Visinema Pictures yang juga hadir di jumpa pers mengungkapkan, “Kami mengajak semua keluarga di Indonesia untuk menjadi yang pertama merasakan pengalaman emosi secara langsung bersama karakter-karakter dalam pertunjukan ini. Karena kami sudah menyiapkan semua dengan cermat, baik dari segi musik, tarian, desain, hingga tata panggung untuk menghadirkan setiap detail yang terbaik dengan lighting yang ciamik. Kami berharap dengan ini, kami bisa menciptakan pengalaman yang sungguh menyentuh dan spektakuler bagi penonton,”, ujarnya.

Melanjutkan pernyataan tersebut, Anggia Kharisma, selaku Produser Eksekutif Pertunjukan Panggung Musikal Keluarga Cemara ikut memberikan pernyataannya. “Bukan hanya bisa terhibur dengan tata panggung dan terkesan dengan serunya lagu-lagunya dihadirkan, kami berharap pertunjukan ini bisa menjadi moment untuk berkumpul bersama keluarga dan sahabat. Terlebih lagi, momennya pas sekali dengan libur sekolah sehingga bisa menjadi pilihan aktivitas yang dilakukan bersama keluarga. Tiketnya pun dijual di Loket.com yang bisa diakses dengan mudah, dan hampir setengah kapasitas dijual di bawah Rp500,000. Sehingga pertunjukan ini sangat memungkinkan untuk dinikmati oleh berbagai kalangan,” ungkapnya.
Tiket pertunjukan dijual di Loket.com dan hampir setengah kapasitas tiket akan dijual di bawah Rp 500.000, dengan rincian harga sebagai berikut; Weekdays: Bronze Rp 174.900, Silver Rp 299.900, Gold Rp 399.900, Platinum Rp 599.900, VIP Rp 799.900, VVIP Rp 1.299.900. Sementara untuk weekends: Bronze Rp 249.900, Silver Rp 349.900, Gold Rp 499.900, Platinum Rp 799.900, VIP Rp 999.900, VVIP Rp 1.449.900. Harga tersebut diharap dapat memberikan akses yang lebih luas bagi masyarakat untuk menikmati pementasan ini.
Pertunjukan Panggung Musikal Keluarga Cemara juga menonjolkan pesan #KembalikeKeluarga yang menghangatkan hati dan relevan di tengah kehidupan masyarakat modern yang semakin kompleks. Kasih sayang dan kehangatan keluarga ini akan diceritakan penuh tawa, drama dan akan menginspirasi para penonton. Salah satu yang menjadi daya tarik di pertunjukan ini adalah akan menampilkan lagu-lagu karya Ifa Fachir dan Simhala Avadana, yang akan menjadi official song Pertunjukan Panggung Musikal Keluarga Cemara. Dengan kombinasi antara musik, tarian, dan narasi yang menyentuh hati, pementasan ini akan membawa penonton pada sebuah perjalanan emosional yang penuh makna.

Kehangatan keluarga, tawa, dan inspirasi menanti Anda. Saksikanlah Pertunjukan Panggung Musikal Keluarga Cemara dan rasakan pesan #KembalikeKeluarga yang akan menyentuh hati penonton. Untuk informasi terbaru mengenai Pertunjukan Panggung Musikal Keluarga Cemara, penonton dapat mengikuti akun media sosial resmi @musikalkeluargacemara.
Jadilah yang pertama merasakan pengalaman panggung spektakuler dan mengangkatkan hati bersama keluarga dan orang-orang tercinta! Jangan lewatkan kesempatan untuk menjadi bagian dari pengalaman teater yang memukau ini. Dapatkan tiket Musikal Keluarga Cemara segera di Loket.com sebelum kehabisan!
You may like
-
Panggung Musikal Keluarga Cemara 2025 diharap jadi opsi keluarga Indonesia saat liburan
-
Hadirkan pembaharuan, Indonesia Kaya bersolek semakin cantik
-
Pertunjukan Musikal Keluarga Cemara Kembali Hadir 20 Juni–13 Juli 2025 di Ciputra Artpreneur
-
Lewat lagu “Kumpul Bocah”, MALIQ & D’Essentials isi Soundtrack film “Jumbo”
-
Film “Sukma” disebut oleh Baim Wong bakal jadi film horor paling fresh
-
Sal Priadi menghipnotis penonton timnas di GBK
-
Pertunjukan Panggung Musikal Keluarga Cemara buka penjualan tiket di 1 Juni 2024
iLive
Sigit Wardana meriahkan Lebaran hari kedua di Monumen Nasional
Published
7 days agoon
March 24, 2026By
iMusic
iMusic.id – Penampilan musisi Sigit Wardana dalam rangkaian perayaan Lebaran di kawasan Monumen Nasional (Monas), Jakarta, menjadi salah satu sorotan publik. Meski sempat diwarnai hujan deras yang menyebabkan penundaan jadwal, acara tetap berlangsung meriah dengan antusiasme tinggi dari para penonton.

Sigit Wardana dijadwalkan tampil pada pukul 20.00 WIB. Namun, hujan deras yang mengguyur kawasan Monas membuat penampilan tersebut harus diundur hingga pukul 22.00 WIB. Kendati demikian, ribuan penonton tetap bertahan di lokasi dan menunggu hingga hujan reda.
“Yang paling spesial pastinya vibes kekeluargaannya. Ditambah lagi semalam ada hujan deras yang bikin jadwal mundur. Tapi justru itu yang bikin spesial, melihat antusiasme penonton yang rela menunggu,” ujar Sigit Wardana.
Dalam penampilannya, Sigit Wardana membawakan empat lagu. Salah satu lagu yang paling dinantikan penonton adalah single solonya berjudul “Kisah Hidup Bapak Bapak.” Lagu tersebut dinilai relevan dengan suasana Lebaran, di mana banyak keluarga hadir bersama untuk menikmati hiburan di ruang publik.

Suasana hangat terasa sepanjang penampilan, dengan penonton dari berbagai kalangan—mulai dari anak-anak hingga orang tua ikut bernyanyi bersama.
Sigit Wardana mengungkapkan bahwa momen tersebut menjadi pengalaman yang berkesan dalam kariernya. Terlebih, ia dapat tampil di momen Lebaran yang identik dengan kebersamaan dan saling berbagi kebahagiaan.
“Melihat mereka tetap bertahan dan ikut bernyanyi setelah hujan, itu jadi momen yang sangat berkesan,” katanya.

Lebih lanjut, Sigit Wardana juga membagikan rencana proyek musik terbarunya. Saat ini, ia tengah merampungkan mini album (EP) yang direncanakan rilis pada pertengahan tahun. EP tersebut akan menghadirkan kombinasi lagu lama yang diaransemen ulang serta sejumlah lagu baru.
Ia berharap karya terbarunya dapat menjadi bentuk apresiasi bagi para pendengar sekaligus menghadirkan warna musik yang segar.
Menutup pernyataannya, Sigit Wardana menyampaikan apresiasi kepada para penggemar yang telah hadir dan menunggu penampilannya hingga larut malam.

“Terima kasih sudah menunggu. Semoga penampilan ini bisa menjadi penutup Lebaran yang manis,” tutupnya. (EH)
iLive
Roseline Sekar dan Jehu Jedija Lay jadi juru bicara di Safari Bazaar 17
Published
2 weeks agoon
March 20, 2026By
iMusic
iMusic.id – Memasuki Putaran ke 17, Kegiatan Niaga Safari Bazaar yang di inisiasi oleh Rahasia Investasi Sukses (RINS) dan Komunitas Bisnis (Kombis) berlangsung semakin meriah karena mendapat sambutan dan dukungan yang positif dari para konsumen di tiap lokasi pelaksanaannya.

Digelar serentak dari tanggal 25 Februari 2026 sampai 7 Maret 2026 di 5 proyek hunian yaitu Sahid Sudirman Residence, Maple Park Sunter, Signature Park Grande Cawang Jaktim, Victoria Square Tangerang dan Permata Hijau Suites Jaksel, Safari Bazaar 17 ini semakin menarik minat para pelaku niaga, influencer, Beauty Pageant, Komunitas, masyarakat pengunjung dan penghuni.
Safari Bazaar 17 semakin istimewa dengan kehadiran Roselina Sekar, selaku Miss Supraglobal 2026 yang berhasil keluar sebagai pemenang di putaran final dunia di India. Gadis canti asal Jogjakarta yang memiliki nama panjang Ar. Rr. Roselina Risang Sekar Limbangsari ini hadir juga sebagai Juru bicara Program Safari bazaar ke 17.
“Kehadiran saya di kegiatan di Safari Bazar ke-17 ini merupakan salah satu wujud dari komitmen saya untuk terus memberikan dampak baik bagi orang-orang di sekitar saya dengan aktif menyuarakan pentingnya peran generasi muda dalam pelestarian lingkungan. Karena di sini kita bisa sembari bercengkrama dan berdialog dengan orang-orang yang hadir di sini untuk sharing terkait insight dan knowledge yang kita punya”, jelas Roselina.

“Di sini kami tidak hanya berbelanja atau bersilaturahmi, tetapi juga berdialog dan saling berbagi insight serta pengetahuan yang dimiliki. Saya melihat Safari Bazaar sebagai medium untuk menyampaikan nilai dan pesan yang saya bawa, dengan harapan dapat memberikan dampak nyata bagi orang-orang di sekitar,” tambah Roselina lagi.
Selain Roselina Ada juga Jehu Jedija Lay dikenal sapaan Jedi (Mister Supranational Indonesia 2026) sebagai Juru Bicara di Safari Bazaar ke 17 ini mengungkapkan adanya program dukungan terhadap sekolah disabilitas pensacola di Maple Park dimana ada booth sekolah Disabilitas yg juga menampilkan hasil karya dari temen temen Disabilitas serta Jedi juga perform bareng bersama anak anak Disabilitas dengan Tarian dan Nyanyian bersama. Jedi sendiri punya Advokasi yg turut mengembangkan Potensi anak anak atau orang Disabilitas untuk bisa berkarya maksimal.
Presdir RINS Kombis, Ruby Herman menjelaskan bahwa kegiatan Safari Bazaar yang masih konsisten mendukung pergerakan perekonomian nasional dengan cara mempertemukan pelaku usaha dagang dan konsumen di areal proyek hunian tersebut tetap setia memberikan sumbangsih terhadap kegiatan ekonomi peserta bazaar nya,

“Yes, kita tetap memberikan sumbangsih dengan cara memberikan berbagai kemudahan buat peserta program safari Bazaar ini seperti memberikan boothnya Gratis buat para merchant serta membuat promosi yang maksimal ke masyarakat dan berbagai komunitas agar kegiatan penjualan product dan Jasa para peserta mendapat antusias sangat tinggi dari pengunjung dan komunitas”, tutur Ruby.
Di Safari bazaar 17 yang berlangsung tepat di bulan ramadan ini, RINS Kombis juga membuat kemasan – kemasan menarik yang berbeda dibanding bazaar – bazaar sebelumnya.
“Ya selalu beda dong, kali ini kita kombinasikan berbagai konsep agar lebih menarik, ada Fashion Show, Barongsai dan juga dance performance, lomba nyanyi lomba melukis dan ngabuburit bareng bersama Puteri Mister and Miss serta talent Show. Kali ini kami juga bekolaborasi dengan Bank Mandiri yang memberikan banyak benefit dari Bank Mandiri seperti Cash Back, foto 360 dll, selain itu ada juga Kolaborasi dengan KOC Project untuk kelas pembuatan Konten (menjadi Konten Kreator di Jaman Now). Bahkan memasuki Serie ke 17 ini banyak orang – orang pemerintahan ikut hadir memeriahkan acara Safari Bazaar”, ungkap Ruby lagi.

Menurut Ruby, selain bisa menjadi wadah penggerak ekonomi lokal, seluruh rangkaian Safari Bazaar dari awal sampai sekarang jadi sarana memperluas ekosistem bisnis yang berkelanjutan apalagi bazaar ini juga dikemas sedemikian rupa menyajikan banyak acara – acara menghibur Lainnya, oleh karena itu RINS Kombis selalu mengadakan evaluasi menyeluruh setiap selesai Safari Bazaar per serie nya.
“Kami tetap evaluasi dan menerima masukan dari Semua stakeholder, dan kami ingin memberikan yang terbaik sehingga bisa membantu meningkatkan laju roda ekonomi lewat Safari Bazaar”, terang Ruby.
Di Safari Bazaar 17 ini pihak RINS Kombis masih berkolaborasi dengan dengan para Beauty Pageant yang hadir membagikan pengalamannya kepada pengunjung Safari Bazaar 17 terkait insight dan knowledge yang mereka punya. Para beauty Pageant yang hadir menyemarakan acara antara lain : Naufal Daffa (1st Runner up Mister Tourism Indonesia 2026), Robert Fernando (3rd Runner up Mister Tourism Indonesia 2026), Fathur Rachman Alghazali (2nd Runner up Mister Tourism Teen Indonesia 2026), Nagia Halisa (Miss Tourism International Indonesia 2024), Apriliani Saragih (Miss Tourism Favorite 2026), Nadine Kirana (Miss Tourism Teen Indonesia Favorite 2026), Aliya Putri (1st Runner up Miss Tourism Indonesia 2026), Esa Yunanda (3rd Runner up Miss Tourism Indonesia), Vanessa Zahra (Miss Supraglobal 2026), Priskilla Jelita (Miss Tourism Favorite 2026), Miss Ratih Widiartha (Miss Universe Indonesia 2023). Selain dihadiri oleh sejumlah influencer, KOL, serta finalis kontes kecantikan nasional.

Safari Bazaar putaran 17 digelar secara menarik banyak ide – ide seru dan heboh karena ada kolaborasi dengan Pihak Perbankan dan juga para Gen Z yang Kreatif. Kegiatan niaga yang digelar tidak hanya menampilkan hiburan melainkan juga di barengi oleh berbagai aktifitas yang out of the box seperti kegiatan yang bersifat pengecekan Kesehatan, kecantikan, talkshow, lomba – lomba, open mic dan banyak lagi.
Ruby Herman mengingatkan para masyarakat yang belum sempat hadir di Safari Bazaar 17 untuk datang di Safari Bazaar 18 yang akan digelar di awal bulan Mei 2026 nanti.
“Sampai jumpa dan tunggu kejutan di Safari Bazaar 18 di bulan Mei nanti”, tutup Ruby Herman.
Jadwal Safari Bazaar RINS KOMBIS Ke 18 :
📍 : Sahid Sudirman Residence
📅 : Rabu – Kamis, 6-7 Mei 2026
🕘 : 10.00 – 18.00
📍: Victoria Square
📅: Hari/Tanggal: Jumat Sabtu 8-9 Mei 2026
🕘 : 15:00 -20:00
📍 : signature park grande
📅 : Jumat Sabtu 29-30 Mei 2026
🕘 : 10.00 – 20.00
📍 : Maple Park
📅 : Jumat, Sabtu, ( 29 dan 30 Mei 2026)
🕘 : 10.00 – 20.00 wib
iLive
Tampil di KLBB Festival 2026, Idgitaf libatkan Teman Tuli.
Published
4 weeks agoon
March 4, 2026By
Frans Eko
iMusic.id – Idgitaf selalu memberikan berbagai kejutan dalam penampilannya di atas panggung. Salah satunya yakni penampilannya di KLBB Festival 2026 yang berlangsung di Stadion Madya GBK bukan sekadar setlist penuh lagu favorit. Di momen tersebut, Idgitaf menghadirkan sesuatu yang lebih bermakna: berbagi panggung bersama komunitas Teman Tuli dalam sebuah kolaborasi yang hangat, emosional, dan inklusif.

Sejak awal tampil, Idgitaf memang ingin memastikan bahwa musiknya bisa dinikmati semua orang tanpa terkecuali. Sore itu, pesan tersebut diwujudkan secara nyata. Komunitas Teman Tuli turut hadir di atas panggung, membawakan interpretasi visual lewat gerakan dan bahasa isyarat yang menyatu dengan aransemen musik. Hasilnya, penonton tidak hanya mendengar lagu, melainkan juga melihat dan merasakan setiap emosi yang disampaikan.
Beberapa karya terbaru Idgitaf seperti “Rutinitas” dan “Sedia Aku Sebelum Hujan” menjadi highlight kolaborasi ini. Saat lirik-lirik reflektif Idgitaf mengalun, teman-teman dari komunitas Teman Tuli menerjemahkannya ke dalam seni tari yang kuat dan penuh ekspresi. Momen tersebut menjadi salah satu penampilan Teman Tuli di panggung festival besar, sekaligus membuka diskusi tentang pentingnya akses dan representasi dalam industri konser musik Indonesia.

“Di hari itu ada hati yang berbicara, jiwa yang mendengar, dan telinga yang bergema. Buatku, musik selalu lebih luas dari sekadar suara,” ujar Idgitaf.
Ia juga menegaskan bahwa baginya, musik adalah hak semua orang. “Musik adalah hak manusia paling dasar. Bukan privilege untuk segelintir orang. Konser seharusnya nyaman untuk semua orang. Kalau belum bisa kita lakukan itu, berarti kita belum benar-benar inklusif.”

Kolaborasi ini bukan hanya soal satu penampilan, tapi juga tentang langkah kecil yang konsisten untuk menciptakan ruang yang lebih aman dan setara di industri kreatif. “Ini bagian dari usaha-usaha kecil tentang bertahan dan terus berproses, meski hujan tak kunjung reda,” tambahnya.
Melalui panggung KLBB Festival 2026, Idgitaf kembali menunjukkan bahwa musik tak berhenti di suara. Ia hidup dalam getaran, visual, dan rasa—dan malam itu, semua orang bisa menjadi bagian dari pengalaman yang sama.
