iLive
Setengah kuota tiket dijual di bawah 500 rb, “Panggung Musikal Keluarga Cemara” siap menggeliat
Published
2 years agoon
By
Frans EkoiMusic.id – Pementasan perdana Pertunjukan “Panggung Musikal Keluarga Cemara” di Ciputra Artpreneur, Jakarta semakin dekat. Untuk itu, Visinema Studios dan www.indonesiakaya.com bersama Teater Musikal Nusantara (TEMAN) mengadakan Jumpa Pers sekaligus Press Preview bersama rekan-rekan media pada 18 Juni 2024 serta Gala Premiere pada 19 Juni 2024 dengan penampilan lengkap bersama kostum meriah dan set panggung spektakuler.

Seluruh cast dan crew beserta tamu undangan sangat antusias menyambut pertunjukan “Panggung Musikal Keluarga Cemara” yang akan berlangsung mulai tanggal 21 Juni hingga 14 Juli 2024 ini. Karena dalam penayangan khusus media pada 18 Juni 2024, terungkap bahwa selain dimeriahkan oleh seniman-seniman yang berdedikasi tinggi di bidang teater musikal, pertunjukan ini juga memiliki beberapa hal yang sangat spesial. Salah satunya suguhan visual panggung yang dinamis, di mana properti-properti yang ada di dalamnya terlihat bergerak menyesuaikan dengan alur cerita. Misalnya pergerakan transisi set rumah dari kota ke desa, hingga pohon Cemara yang bertumbuh di sepanjang pertunjukan.
Selain itu, kostum para pemain juga sangat penuh warna yang cantik berkat wardrobe dari Hagai Pakan dengan didukung make up yang dipersembahkan dari BLP Beauty, kosmetik lokal berkualitas besutan makeup artist terkenal Lizzie Parra. Tentunya ini menjadi bagian yang sangat sayang untuk dilewatkan dari Pertunjukan “Panggung Musikal Keluarga Cemara”. Hagai Pakan, penata busana pemenang Piala Citra Festival Film Indonesia 2020 mengungkapkan bahwa ia membuat konsep yang merespon cerita Keluarga Cemara dengan beberapa sentuhan baru yang kekinian dan kontemporer, agar tetap terlihat relevan dengan kondisi saat ini.
“Konsep keseluruhan styling dan penataan busananya aku buat jadi kontemporer. Jadi kalau dilihat kasat mata, untuk kehidupan sehari-hari masih believable tapi tetap sesuai untuk kebutuhan panggung,” ungkap Hagai Pakan.

Lebih lanjut, ia juga menyampaikan hal yang spesial di Pertunjukan Panggung Musikal Keluarga Cemara.
“Panggungnya akan sangat memanjakan mata. Secara universe akan jauh berbeda dari filmnya, penonton akan mendapatkan pengalaman visual yang berbeda. Di mana aku bermain dengan banyak motif banyak warna, banyak unsur kearifan lokal yang selalu aku mainkan, dan ini akan tumpah ruah. Dengan persiapan 3-4 bulan, kami menyiapkan sekitar 400 lebih looks pakaian. Ada yang dibuat dari nol, ada juga yang di-recycle dari thrift untuk memperlihatkan kesan yang sesuai,” tutupnya.
Para cast yang hadir di acara jumpa pers, seperti Simhala Avadana dan Taufan Purbo yang berperan sebagai Abah, Galabby, dan Andrea Miranda sebagai Emak, Amira Karin dan Aisyah Fadhila sebagai Euis, serta Quinn Salman dan Fazka yang memerankan Ara. Nantinya mereka akan terbagi menjadi dua tim, tim pertama yaitu Keluarga Berharga yang akan dibawakan oleh Simhala Avadana sebagai Abah, Galabby sebagai Emak, Aisyah Fadhila sebagai Euis dan Quinn Salman sebagai Ara.

Sementara Tim Keluarga Bahagia akan menampilkan Taufan Purbo sebagai Abah, Andrea Miranda sebagai Emak, Amira Karin sebagai Euis dan Fazka sebagai Ara. Di press preview pada 18 Juni 2024, Tim Keluarga Bahagia berhasil mementaskan Pertunjukan Panggung Musikal Keluarga Cemara dengan penampilan yang luar biasa. Mereka pun tak menyangka bahwa apa yang mereka lakukan saat latihan dan saat pementasan terasa sangat berbeda.
“Kami sangat nggak menyangka karena benar-benar terasa magical sekali bisa membawakan pertunjukan ini di depan penonton. Selama ini kami latihan nggak ada yang menonton dan rasanya kami sudah sangat siap. Tapi ternyata ketika bertemu dengan penonton tetap ada rasa deg-degan di atas panggung. Tapi ini jadi candu, dan kami nggak sabar bertemu dengan penonton di sepanjang pertunjukan-pertunjukan berikutnya,” ungkap Taufan Purbo pemeran Abah, mewakili cast lainnya.
Cristian Immanuel, salah satu produser sekaligus Head of Studios Visinema Pictures yang juga hadir di jumpa pers mengungkapkan, “Kami mengajak semua keluarga di Indonesia untuk menjadi yang pertama merasakan pengalaman emosi secara langsung bersama karakter-karakter dalam pertunjukan ini. Karena kami sudah menyiapkan semua dengan cermat, baik dari segi musik, tarian, desain, hingga tata panggung untuk menghadirkan setiap detail yang terbaik dengan lighting yang ciamik. Kami berharap dengan ini, kami bisa menciptakan pengalaman yang sungguh menyentuh dan spektakuler bagi penonton,”, ujarnya.

Melanjutkan pernyataan tersebut, Anggia Kharisma, selaku Produser Eksekutif Pertunjukan Panggung Musikal Keluarga Cemara ikut memberikan pernyataannya. “Bukan hanya bisa terhibur dengan tata panggung dan terkesan dengan serunya lagu-lagunya dihadirkan, kami berharap pertunjukan ini bisa menjadi moment untuk berkumpul bersama keluarga dan sahabat. Terlebih lagi, momennya pas sekali dengan libur sekolah sehingga bisa menjadi pilihan aktivitas yang dilakukan bersama keluarga. Tiketnya pun dijual di Loket.com yang bisa diakses dengan mudah, dan hampir setengah kapasitas dijual di bawah Rp500,000. Sehingga pertunjukan ini sangat memungkinkan untuk dinikmati oleh berbagai kalangan,” ungkapnya.
Tiket pertunjukan dijual di Loket.com dan hampir setengah kapasitas tiket akan dijual di bawah Rp 500.000, dengan rincian harga sebagai berikut; Weekdays: Bronze Rp 174.900, Silver Rp 299.900, Gold Rp 399.900, Platinum Rp 599.900, VIP Rp 799.900, VVIP Rp 1.299.900. Sementara untuk weekends: Bronze Rp 249.900, Silver Rp 349.900, Gold Rp 499.900, Platinum Rp 799.900, VIP Rp 999.900, VVIP Rp 1.449.900. Harga tersebut diharap dapat memberikan akses yang lebih luas bagi masyarakat untuk menikmati pementasan ini.
Pertunjukan Panggung Musikal Keluarga Cemara juga menonjolkan pesan #KembalikeKeluarga yang menghangatkan hati dan relevan di tengah kehidupan masyarakat modern yang semakin kompleks. Kasih sayang dan kehangatan keluarga ini akan diceritakan penuh tawa, drama dan akan menginspirasi para penonton. Salah satu yang menjadi daya tarik di pertunjukan ini adalah akan menampilkan lagu-lagu karya Ifa Fachir dan Simhala Avadana, yang akan menjadi official song Pertunjukan Panggung Musikal Keluarga Cemara. Dengan kombinasi antara musik, tarian, dan narasi yang menyentuh hati, pementasan ini akan membawa penonton pada sebuah perjalanan emosional yang penuh makna.

Kehangatan keluarga, tawa, dan inspirasi menanti Anda. Saksikanlah Pertunjukan Panggung Musikal Keluarga Cemara dan rasakan pesan #KembalikeKeluarga yang akan menyentuh hati penonton. Untuk informasi terbaru mengenai Pertunjukan Panggung Musikal Keluarga Cemara, penonton dapat mengikuti akun media sosial resmi @musikalkeluargacemara.
Jadilah yang pertama merasakan pengalaman panggung spektakuler dan mengangkatkan hati bersama keluarga dan orang-orang tercinta! Jangan lewatkan kesempatan untuk menjadi bagian dari pengalaman teater yang memukau ini. Dapatkan tiket Musikal Keluarga Cemara segera di Loket.com sebelum kehabisan!
You may like
-
Panggung Musikal Keluarga Cemara 2025 diharap jadi opsi keluarga Indonesia saat liburan
-
Hadirkan pembaharuan, Indonesia Kaya bersolek semakin cantik
-
Pertunjukan Musikal Keluarga Cemara Kembali Hadir 20 Juni–13 Juli 2025 di Ciputra Artpreneur
-
Lewat lagu “Kumpul Bocah”, MALIQ & D’Essentials isi Soundtrack film “Jumbo”
-
Film “Sukma” disebut oleh Baim Wong bakal jadi film horor paling fresh
-
Sal Priadi menghipnotis penonton timnas di GBK
-
Pertunjukan Panggung Musikal Keluarga Cemara buka penjualan tiket di 1 Juni 2024
iLive
Musikal Perahu Kertas segera digelar sebentar lagi, yuk ramaikan!!
Published
3 weeks agoon
January 25, 2026By
Frans Eko
iMusic.id – Kisah Kugy dan Keenan, dua tokoh ikonis dari novel legendaris “Perahu Kertas” karya Dee Lestari akan segera hadir dalam format pertunjukan musikal. Dipersembahkan oleh Indonesia Kaya dan Trinity Entertainment Network berkolaborasi dengan Trinity Youth Symphony Orchestra (TRUST), “Musikal Perahu Kertas” akan dipentaskan pada 30 Januari hingga 15 Februari 2026 di Ciputra Artpreneur, Jakarta, dengan total 21 pertunjukan.

“Musikal Perahu Kertas” akan membawa penonton kembali pada kisah Kugy dan Keenan, dua jiwa muda yang sama-sama lahir dengan darah seni. Kugy, yang sadar bahwa realita tak seindah itu, memilih untuk menciptakan dongeng sebagai zona nyamannya. Sementara Keenan, pelukis muda yang jenius, hidup di bawah bayang ekspektasi ayahnya, mencari jalan untuk bebas mengekspresikan diri meskipun dunia menuntutnya menjadi orang lain. Ketika keduanya bertemu di antara miliaran manusia, seolah semesta memberi jeda. Keduanya bertemu dalam perjalanan hidup yang penuh pilihan, mimpi, dan perasaan yang tidak selalu mudah diungkapkan. Tapi jauh di dalam hati, mereka percaya bahwa suatu hari nanti cerita dan karya mereka akan saling menemukan, seperti hati dan mimpi yang ditakdirkan untuk bertemu.
Mengangkat tema ‘Hidupkan Lagi Mimpi-Mimpi’, “Musikal Perahu Kertas” ini menjadi debut Trinity Entertainment Network di panggung musikal, sekaligus wujud komitmen jangka panjang Indonesia Kaya dalam menumbuhkan seni pertunjukan Indonesia. Adaptasi ini menghadirkan pengalaman panggung yang memadukan musik, sastra, dan teater, dalam satu perjalanan emosional yang hangat dan relevan bagi banyak orang.

Selain dua tokoh utama, Alya Syahrani, yang memerankan Kugy dan Dewara Zaqqi, pemeran Keenan, “Musikal Perahu Kertas” juga melibatkan 38 orang pemeran dan 20 orang tim kreatif yang ikut menyemarakkan panggung dan menguatkan kisah dan pesan yang disampaikan oleh cerita ini.
Keseluruhan proses produksi hingga kelancaran hari pertunjukan ini tak lepas dari tangan para produser pementasan ini, yaitu Billy Gamaliel, Eunike Elisaveta dan Chriskevin Adefrid. Sementara itu dari sisi artistik, “Musikal Perahu Kertas” menghadirkan konsep panggung berputar dengan permainan layer dan transisi visual yang dinamis.

Musikal Perahu Kertas akan menampilkan 21 lagu yang memperkuat narasi, termasuk dua lagu yang telah dirilis di berbagai platform digital, Miliaran Manusia dan Agency, dengan video lirik yang tersedia di YouTube. Untuk menjaga stamina dan kualitas penampilan selama rangkaian pertunjukan, tim produksi menerapkan sistem alternate cast pada empat jadwal pertunjukan, yaitu 3, 4, 10, dan 11 Februari 2026 pukul 19.30 WIB, serta menyiapkan swing performer dari Swargaloka.
Sebanyak 21 pertunjukan Musikal Perahu Kertas akan dapat disaksikan oleh lebih dari 23.000 penonton. Tiket pertunjukan masih tersedia dan dapat dibeli melalui loket.com/musikalperahukertas. Sebagai salah satu momen istimewa, penonton juga akan disuguhkan penampilan spesial dari Dee Lestari pada pertunjukan tanggal 30 dan 31 Januari 2026.

Dengan kolaborasi lintas disiplin, eksplorasi artistik yang matang, serta semangat untuk menghidupkan kembali mimpi-mimpi, Musikal Perahu Kertas diharapkan menjadi tonggak penting dalam perjalanan industri musikal Indonesia.
iLive
Buitenstage Vol 2, satukan band band indie berbagai daerah
Published
4 weeks agoon
January 18, 2026By
Frans Eko
iMusic.id – Platform live performance terkurasi ‘Buitenstage’ yang memasuki volume ke-2, sukses digelar pada hari Jumat, tanggal 16 Januari 2026 lalu. Bertempat di Kopi Wangsa Bogor, acara yang digagas oleh Buitenfest dan Cadaazz Pustaka Musik ini menghadirkan sederet musisi indie lintas generasi dari berbagai kota, diantaranya Swazta dan Man Sinner asal Jakarta, Hurtslaves asal Depok, serta USIX dan Ambarila mewakili tuan rumah Bogor.

Sesuai dengan jargon ‘Buitenstage’ yaitu “Amplify Your Music”, platform ini kembali menegaskan perannya sebagai ruang temu bagi musisi, media dan audiens dalam menghadirkan pengalaman live yang intim, relevan, dan berakar pada semangat skena independen.
“Acara ini adalah konser musik dengan konsep gigs, digelar se-intim mungkin tanpa jarak antara musisi yang tampil dan penonton yang hadir. ‘Buitenstage’ di dukung oleh teman – teman jurnalis musik nasional yang selama ini selalu support terhadap musisi tanah air lewat tulisan, jadi kalau teman – teman musisi punya karya baru bisa menjadikan “Buitenstage” sebagai etalase dan ruang memperkenalkan karya barunya”, jelas Fransiscus Eko dari Cadaazz Pustaka Musik.

Edisi kedua Buitenstage yang dipandu host Qenny Alyano (Bolehmusic) dan Yogi Hutabarat (Buitenfest) ini dibuka dengan penampilan Swazta, unit city pop asal Jakarta yang langsung menghangatkan malam itu dengan barisan lagu yang easy listening namun penuh energi. Band yang dibentuk pada akhir 2025 ini membawakan lagu-lagu yang masuk dalam debut EP mereka dengan rapi dan terkonsep, termasuk lagu andalan “Di Bawah Langit Senja” yang menampilkan tema refleksi dan mimpi.

Tanpa jeda panjang, setelah Swazta giliran Man Sinner mengambil alih panggung. Tanpa basa-basi, ‘laga tandang’ kuartet asal Cakung (jakarta Timur) pengusung skate punk ini langsung menggetarkan panggung Buitenstage dengan barisan lagu bertempo cepat dan penuh energi, termasuk nomor kolaborasi mereka dengan vokalis Rebellion Rose. Band yang konsisten menyuarakan isu-isu sosial, lingkungan, perlawanan terhadap diskriminasi dan pesan perdamaian ini seakan menjadi penghangat cuaca Bogor yang malam itu cukup dingin menusuk.

Tensi tidak lantas menurun saat Man Sinner turun panggung dan digantikan oleh Hurtslaves dengan musik yang sarat gitar terdistorsi, dentuman bass dan drum yang menghentak. Unit alternative rock asal Depok yang dikenal dengan lirik emosional dalam benang merah musik rock ini sukses membawakan materi orisinil mereka, termasuk single debut yang berjudul “I See A Stranger” dan single terbaru “Kelu” dengan rapi dan solid.

Setelah adrenaline audiens dipacu dengan setlist bertempo rapat, tiba giliran band-band tuan rumah Bogor membawa suasana ke dimensi yang berbeda. USIX yang mengusung musik bernuansa jazzy ini membuat suasana ‘mencair’. Tanpa malu-malu, USIX langsung membawakan single terbaru mereka yang berjudul “Pupus” sebagai pembuka dan ‘memaksa’ audiens untuk sing a long – membawa suasana semakin intim.

Ambarila yang didaulat menjadi penutup Buitenstage volume ke-2 ini tampil dengan deretan lagu bernuansa vintage, termasuk diantaranya single terbaru ‘Hajumari’ dan ‘Tuning Song’. Unit yang memasuki fase baru perjalanan dari format duo dan kini berkembang menjadi band penuh ini tampil interaktif dengan pendekatan ‘story telling’ khas mereka. Hal ini membuat audiens bukan sekedar menonton, tapi bagian menjadi bagian dari show mereka.

Melihat antusiasme penonton yang hadir pada malam itu, semakin menegaskan bahwa ruang kreatif seperti ini sangat dibutuhkan. Kolaborasi antara venue yang suportif, line up yang terkurasi dengan baik, penyajian acara yang terorganisasi dengan bapik serta antusiasme sambutan hangat penonton menjadikan platfom ini sebagai salah satu agenda musik yang patut dinantikan kehadirannya kembali.
“Buitenstage lahir dari pemikiran sederhana; momen dan emosi saat musisi memainkan karya secara langsung di depan audiens adalah sesuatu yang tak bisa digantikan oleh layar apapun. Digital itu penting, tapi koneksi langsung antara musisi dan pendengarnya adalah yang utama. Melalui kolaborasi antara musisi, media, label musik dan manajemen artis dalam Buitenstage ini harapannya dapat memperluas jangkauan karya musisi independent dan ngasi dampak positif bagi ekosistem musik”, tutup Anang dari Buitenfest.
Salam musik dan musisi Indonesia.
iLive
Kolaborasi para Beauty Pageant dan Safari Bazaar 16 berlangsung meriah
Published
2 months agoon
December 14, 2025By
Frans Eko
iMusic.id – Safari Bazaar yang di inisiasi oleh Rahasia Investasi Sukses (RINS) dan Komunitas Bisnis (Kombis) telah memasuki putaran ke 16. Digelar serentak mulai tanggal Rabu – Kamis, 26-27 November 2025 di hunian Sahid Sudirman Residence, Jumat – Sabtu, 28 – 29 November 2025 di hunian Maple Park Sunter dan di hunian Signature Park Grande, Cawang, Jaktim, Sabtu – Minggu, 29 – 30 November 2025 di Victoria Square, Tangerang dan Jumat – Sabtu, 5 – 6 Desember 2025 di Permata Hijau Suites, Jaksel.

Kegiatan Safari Bazaar ini masih terus dilaksanakan untuk mendukung pergerakan perekonomian nasional dan memberikan kesempatan bagi pelaku bisnis dari berbagai sektor usaha untuk memasarkan produk mereka plus tetap selalu konsisten mendukung perputaran perekonomian nasional melalui kegiatan yang mempertemukan pelaku usaha dagang dan konsumen di areal proyek hunian atau apartemen tersebut,
Ruby Herman selaku Presdir RINS Kombis melihat kegiatan yang berdampak baik bagi para pelaku UMKM tersebut terus mengalami peningkatan dari mulai antusiasme pengunjung, konsep acara bazaar dan peserta nya,
“Perkembangan Safari Bazaar ini sangatlah seru, kegiatan ini bisa meningkatkan omzet serta networking pesertanya. Antusiasme pengunjung sampai di putaran 16 ini juga sangat luar biasa, Selain bisa menjadi wadah penggerak ekonomi lokal, seluruh rangkaian Safari Bazaar dari awal sampai sekarang jadi sarana memperluas ekosistem bisnis yang berkelanjutan apalagi bazaar ini juga dikemas sedemikian rupa menyajikan banyak acara – acara menghibur Lainnya”, tegas Ruby Herman.

Ruby Herman juga menjelaskan bahwa Safari Bazaar putaran 16 ini masih di meriahkan dengan berbagai konsep hiburan termasuk tetap hadirnya para beauty pageant sebagai partner yang ikut terlibat di berbagai kegiatan seperti putaran – putaran sebelumnya.
“Banyak kejutan seru serta promo – promo menarik saat Safari Bazaar putaran 16 berlangsung. Banyak performance dari Anak – anak muda yang menunjukan bakat mereka saat acara ini digelar. Pada Safari Bazaar kali ini kita tetap berkolaborasi dengan para beauty pageant yang mana para beauty pageant tersebut kita beri ruang untuk Beauty bisa menunjukan bakat mereka seperti nyanyi menari dan juga main angklung bersama plus bisa bertemu dengan fans – fans mereka. Kita open network dan kolaborasi mendukung potensi bakat dan minat serta menjadi platform buat networking di market place. Jadi bisa berkolaborasi mewujudkan advokasi masing masing Beauty Pageant. Beauty pageant tetap jadi salah satu highlight untuk untuk nambah daya tarik acara, kita libatkan aura elegan plus hospitality dari teman-teman pageant. Support dari RINS Kombis buat para beauty pageant juga masih kuat, baik dari fasilitas, kesempatan tampil, sampai ruang untuk publikasi personal branding. Kita saling support sih, intinya mereka bantu meramaikan dan mempercantik event, dan event bantu mereka bangun exposure. Win-win vibes banget khan”, tambah Ruby Herman.
Sementara itu Nagia Halisa, Miss Tourism International Indonesia 2024 sebagai Juru Bicara RINS Kombis yang terlibat di Safari Bazaar putaran 16 ini mengaku sangat excited terlibat dan berkolaborasi di ajang bazaar yang berlangsung dua bulan sekali ini.

“Safari Bazaar putaran 16 ini vibes-nya makin matang, makin rapi, dan makin “kebaca” aura event yang udah punya karakter sendiri. Mayoritas peserta yang udah ikut dari putaran sebelumnya sih happy, mereka bilang Safari Bazaar itu crowd-nya “aman,” penjualan Bagus, dan ambience-nya bikin mereka betah. Banyak juga yang bilang kalau Safari Bazaar itu jadi tempat yang pas buat naikin exposure bisnis mereka, apalagi buat UMKM yang baru mulai, yang paling sering mereka apresiasi tuh : keramahan panitia plus adanya hiburan dan aktivitas yang bikin venue nggak flat”, jelas Nagia Halisa.
Selain Nagia Halisa, beberapa beauty pageant yang menyemarakkan Safari Bazaar putaran 16 adalah : Lulu Zaharani (Putri Indonesia Pariwisata 2023), Karen Nijsen (Model Dan Influencer) Priskila Jelita (Miss Favorite Universe Indonesia Jabar 2023), Ratih Widiartha (Miss Universe Jabar Indonesia 2023)
Noland Liberty (Puteri Pariwisata Indonesia 2021), , Monica (Finalis Miss Grand Tourism Indonesia 2024), Hilda Karolina (Miss Teen Tourism 2024), Yudha Ariyanto (Duta Kopi Indonesia lingkungan 2025), Iqbal Syammarry (Putra Pariwisata Nusantara Kesehatan Indonesia 2024), Mahadewi Mega (Putri Wastra Nusantara 2024), Najwa (Miss Cultural Indonesia 2025).

Di Safari Bazaar putaran 16 ini ada berbagai trik baru yang mulai diterapkan penyelenggara demi membuat ajang bisnis ini makin menarik.
“Di Safari Bazaar putaran 16 ini ada konsep atau strategi baru biar penghuni dan masyarakat umum tertarik untuk datang, kita lagi push konsep experience-based bazaar, jadi bukan cuma datang-belanja–pulang, contohnya : ada small performance atau mini talent show, jadi crowd dengan tenant berkolaborasi buat bikin promo bareng, intinya, Safari Bazaar putaran 16 ini pengen lebih “ramai tapi terarah dan lebih fun”, ujar Ruby Herman.
Menghadapi Safari Bazaar putaran 17 yang akan berlangsung di bulan Ramadhan tahun depan, pihak RINS Kombis dan lima proyek hunian tentu saja telah menyiapkan beberapa terobosan.

“Safari Bazaar putaran 17 akan berlangsung di akhir february dan awal maret 2026, banyak ide – ide yang pasti akan lebih seru, lebih heboh karena akan kolaborasi dengan Pihak Perbankan dan juga para Gen Z yang Kreatif. Karena bazar ke 17 diadakan pada Bulan Ramadhan kemungkinan kita akan berikan Idea baru agar bazaar ke 17 ini akan semakin Maksimal dan menarik, dan untuk Safari Bazaar ke depan nanti kita bakal bikin tema khusus per-putaran biar lebih fresh (misalkan “Tropical Market”, “Glow Up Fest”, yang dimana kita lakukan antara 2 atau 3 bulan sekali, atau ada nya konsep baru biar menarik gen Z buat datang ditambah dengan kita akan coba terus berkolaborasi dengan komunitas, entah komunitas seni, UMKM muda, sampai mengajak juga gen alpha bisa diajak. Oya, kita dari tim internal juga melakukan evaluasi kecil tiap putaran—lebih ke apa yang bikin crowd antusias, apa yang kurang “nendang,” dan apa yang bisa dibuat lebih fun.Sejauh ini yang paling kelihatan tuh pengunjung makin stabil, tenant makin percaya sama event-nya, dan manajemen booth serta alur pengunjung juga jauh lebih tertata dibanding putaran – putaran awal”, tutur Nagia Halisa.
Sampai Jumpa di Safari Bazaar RINS Kombis di putaran ke 17.
