Steven Jam Merilis Album “Penawar Rindu”

Steven Jam Merilis Album “Penawar Rindu”

iMusic – Setelah lebih dari lima tahun tidak merilis album terbaru, akhirnya kini band yang digawangi Stevan Nugraha Kaligis atau yang lebih dikenal dengan Tepenk, dan Teguh, Steven Jam merilis album solo kedua yang bertajuk “Penawar Rindu”. Album ini adalah persembahan Steven Jam untuk mengobati rasa rindu para penggemar musik khususnya musik reggae.

Ada yang unik dalam album tersebut, Penawar Rindu mengusung double album dalam satu paket CD. Dalam album ini berisikan 18 buah lagu dan merupakan keseriusan Steven Jam dalam berkarya di industri musik reggae Indonesia. Album Penawar Rindu ini memiliki dua tema didalamnya, Sunrise dan Sunset. “Seperti perputaran waktu didalam kehidupan, Sunrise ini memiliki nada yang membuat kita yang mendengarkan menjadi semangat, ceria. Dan sunset lebih cenderung Rileks dan tenang” ujar Tepenk.

Dalam album ini Steven Jam mengajak musisi reggae maupun non reggae untuk bekerjasama, seperi Heru “Shaggy Dog”, Tony Q Rastafara, Bastian “Cozy Republic”, Berry “Saint Loco” dan masih banyak lagi, sehingga album ini mempunyai banyak warna didalam lagu – lagunya. 18 lagu yang ada didalam album ini pun juga mempunyai ciri khas yang masih sama seperti lagu sebelumnya, Tepenk tetap membubuhi tema sosial, percintaan, dan kehidupan sehari – hari dalam album ini.

 

 

 

 

 

(Tito)


Related Articles

Perjalanan spiritual “Dhira Bongs” dan “Grace Sahertian” lewat “Holiday Savvy”.

iMusic – Dhira Bongs Kembali memeriahkan Blantika Musik Tanah Air dengan look dan musik yang berbeda, Setelah merilis single “Not

#THISISINDONESIA: Lagu Baru Atta Halilintar Bersama Musisi Internasional Keturunan Indonesia, DJ BEAUZ.

iMusic – Menyambut Hari Kemerdekaan Indonesia, musisi dan YouTuber, Atta Halilintar, meluncurkan lagu bertemakan kebangsaan yang berjudul #THISISINDONESIA. Lagu ini

Unit Punk Rock “Camestay” Ikut Rangkaian Acara “Kriminal Fest” di Argentina.

iMusic – CAMESTAY terbentuk pada 20 Agustus 2013, Di warnai oleh genre musik yang berbeda tapi mereka bungkus jadi satu